
"jadi si mariska itu tunangannya fredi,anaknya tante lauren"
"apa?!"
"iya..kenapa kok kaget gitu?"
"nggak pa-pa sih bu...saya kira dulu dia mau dijodohkan dengan papanya bintang"
wanda tersenyum kecil mendapat pertanyaan dari sania.
"kamu kan tau sendiri,jojo sukanya sama siapa"
"ah..em..maksud saya anu..kapan mereka akan menikah?"
wanita itu jadi malu sendiri begitu mendengar jawaban sarkas dari wanda.
"tiga bulan lagi"
sania hanya bisa membatin dalam hati.bagaimana bisa wanita yang sudah memiliki tunangan dan berencana menikah tiga bulan lagi memiliki niat untuk merebut suami orang lain?
"kamu harus lebih hati-hati sama mariska,menurut orang kepercayaan saya dia bisa melakukan apa saja yang dia mau"
maria yang berada disampingnya langsung berbisik ditelinga sania karena khawatir jonathan atau yang lainnya akan mendengar perkataannya.
"baik ma"
"tadi saya sudah bilang sama petugas keamanan untuk menghapus bukti rekaman cctv saat kamu menampar dia.saya nggak peduli dia mau ngomong apa ke kamu,saya lebih peduli keselamatan kamu.apa kamu nggak mikir kalau dia bisa menuntut kamu dengan tuduhan penganiayaan?"
mata sania membeliak,dia sama sekali tidak memikirkan hal seperti itu.
"ma-maaf ma,saya nggak mikir sampai kesitu"
"hati-hati,saya akan kirim orang buat awasin kamu dari jauh"
sania mengangguk lalu kembali menatap mariska.dia tidak tau wanita seperti apa mariaka sebenarnya,tapi yang jelas dia akan menjaga keluarga kecilnya.dia tidak akan membiarkan orang seperti mariska menghancurkan kebahagiaannya.
tiba-tiba sania teringat pada tante lauren,ingin rasanya dia mengatakan tentang mariska padanya.tapi sania berpikir ulang,begitu menyadari tante lauren seperti membencinya.
lalu fredi yang disebut-sebut sebagai tunangan mariska,dimana lelaki itu sekarang?
__ADS_1
sepanjang acara kumpul-kumpul keluarga berlangsung,sania bisa melihat ada beberapa orang yang benar-benar menerimanya,berpura-pura baik padanya,bahkan ada yang bersikap ekstrim langsung berpaling saat bertatap muka dengannya.
didepan kini darius tengah bersiap-siap akan menyanyi,sania menoleh pada wanda dan bertanya benarkah darius bisa menyanyi?
"begitu kamu lihat dia nyanyi sambil main gitar,kamu nggak akan kenal lagi siapa darius"
"serius bu?" sania tersenyum tak percaya,dia menoleh kedepan dimana darius sedang bersiap-siap akan memulai pertunjukkannya.
gemuruh tepuk tangan langsung terdengar saat darius mulai memetik senar gitar.sania pun tak luput memberikan apresiasinya untuk darius.lelaki itu seperti orang lain,begitu tenang dan hanya fokus dengan pertunjukkannya.sania seperti melihat sisi lain darius yang sebenarnya tapi selalu disembunyikan dengan wajah riangnya.
"kamu liatin apa?"
"itu darius bagus banget nyanyinya..." tersadar itu adalah suara jonathan sania langsung menoleh.
cup
pipi kirinya menabrak bibir jonathan yang ternyata tepat ada dibelakangnya.
"ih..tuan kok bisa ada disini.bu wanda mana?"
"di toilet.kenapa?kamu kayaknya serius banget liat darius nyanyi.kamu suka?"
"kenapa kamu nggak nikah sama dia aja sekalian ?!"
"ah..astaga.jadi tuan cemburu?"
sania tertawa tak percaya,dia kembali membalikkan badan menanti jawaban jonathan.
"apa?!"
"tuan cemburu?" sania tidak terpengaruh dengan wajah garang jonathan,dia tetap tersenyum mengejek pada suaminya.
"nggak"
"oh..nggak ya?"
"nggak..jangan ge-er kamu"
"kalau begitu saya boleh dong ngefans sama darius?"
__ADS_1
"oh kamu berani?siap-siap kamu nanti malam buat menerima hukuman dari saya.pertama karena kamu masih panggil saya tuan"
"loh..loh nggak bisa gitu dong tuan"
"yang kedua karena kamu masih membantah perintah saya"
sania nampak ingin mengatakan sesuatu tapi tak ada satu katapun keluar dari mulutnya,melihat itu jonathan langsung menyeringai.
"mam..aku mau balik dulu kekamar"
"kok cepet banget sih jo,kenapa?"
"sania ngantuk katanya,iya kan sayang?"
"emm..iya ma"
"loh kalian udah mau istirahat?" wanda kembali ke tempat duduknya setelah berbincang dengan beberapa saudara sepupunya yang lain.
"iya tante..sania nggak sabar.." sania tidak bisa mendengar lanjutan dari perkataan suaminya karena jonathan mengatakannya sambil berbisik.
tapi kemudian wanda meledeknya dengan mengatakan bahwa wajar karena mereka masih pengantin baru.
sania tidak bisa membela diri karena dia sama sekali tidak tau apa yang dikatakan jonathan pada wanda.
"ish..nyebelin,awas ya tuan lihat aja nanti bakal saya kerjain" ucap sania dalam hati.sekarang boleh saja jonathan menang,tapi kesempatan berikutnya dia tidak akan membiarkan jonathan menang.
"ya udah sana buruan kekamar,mumpung masih sore" ucap wanda lagi,maria yang dari tadi tidak memerhatikan sedikit kebingungan tapi tetap menyerahkan bintang pada sania.
"harusnya kita titipin bintang ke tante wanda sama mami"
"yaampuuun.." sania memutar bola matanya malas dan berjalan meninggalkan jonathan yang tersenyum senang dibelakang punggungnya.
sementara itu mariska yang sedang duduk disamping lauren menatap tak suka kearah mereka berdua.
BERSAMBUNG
lanjut besok lagi ya??
kuotanya abis readers...bantuin dengan komentar like dan favorit ya???biar aku tambah semangat update
__ADS_1
😋😋😋