
"bikinin saya teh...gulanya pisah"
"baik tuan...."
sania pergi kedapur sambil membawa peralatan bersih-bersihnya tadi.
beberapa menit kemudian teh sudah disajikan dihadapan jonathan.sania menguap berkali-kali tapi tuannya masih sibuk dengan ponselnya.
"emm..tuan apa saya sudah boleh tidur ?"
"boleh"
tau gitu daritadi gue kekamar.hadeeh
"permisi tuan"
sania masuk kekamar dan langsung berbaring tengkurap.badannya sedikit berkeringat tapi dia enggan untuk mengganti bajunya.persediaan bajunya disini hanya sedikit,lagipula nyonya sudah tidur jadi lebih baik dia menggantinya besok pagi setelah mandi.
tok..tok
"sania..."
"ya tuan...." ada apa lagi,saya ngantuk
sania bangkit dari tidurnya dan membuka pintu.
"bikinin saya nasi goreng...."
"sekarang tuan ??" huaaaa saya ngantuk banget tuan.....
"nggak pake lama"
jonathan sudah melipir keruang tamu meninggalkan sania yang lesu sambil memeluk pintu kamar.
"semangat sania...cuma nasi goreng"
gadis itu menepuk-nepuk pipinya sendiri agar kantuknya menghilang.
Dia mengeluarkan bahan-bahan termasuk sayuran hijau,telur dan daging ayam dari kulkas.sania melihat cuka dan terpikir membuat sedikit acar untuk melengkapi nasi goreng buatannya itu.
semua bahan sudah siap,dia mengambil dua piring penuh nasi karena dia juga merasa kelaparan sekarang.
__ADS_1
acar buatannya sudah jadi dan dia masukkan kedalam kulkas terlebih dulu,sekarang saatnya menggoreng nasi.
sania menjadi bersemangat setelah mencium aroma nasi goreng buatannya sendiri.
"silakan tuan..."
"kamu udah makan ?"
"ini mau makan juga tuan.."
"bawa kesini makanan kamu..saya mau ngobrol"
"baik tuan.."
sania membawa piringnya ke meja makan dan mengambil kursi terjauh dari tempat duduk jonathan.
"pindah kesini san...saya nggak mau makan sambil berteriak"
"iya...." ck..saya takut nyonya liat,entar dikira macem-macem lagi.padahal nyonya baru aja mau ngomong sama saya lagi.
mereka berdua mulai makan dalam keheningan..sania yang biasanya heboh bila sedang makan dengan bi minah kini seperti tikus yang berada dalam lilitan ular.
"gimana keadaan mami disini ?"
"sepertinya??mami bilang apa aja ke kamu?"
nothing...
"nggak cerita banyak tuan"
soalnya nyonya ngambek sama saya
"kenapa kamu nggak bawa mami pulang,padahal saya sudah menyuruh kamu?"
sania menelan makannya tanpa dikunyah saat mendengar pertanyaan jonathan barusan.membuat tenggorokannya sakit.
"nyonya menolak tuan.." akhirnya sania bisa menjawab setelah meminum sedikit air.
"kamu nggak dimarahin mami kan ?"
bukan cuma dimarahin,tapi juga dicuekin.nyesek
__ADS_1
sania menggeleng.
rasanya tidak tepat dia mengatakan bahwa nyonya maria kemarin sempat salah paham.dia hanya tidak mau tuan dan nyonya bertengkar lagi seperti beberapa hari yang lalu.
jonathan menyuruh sania untuk membereskan meja makan dan pergi tidur.besok pagi mereka akan kembali ke jakarta.sania senang akhirnya dia bisa bertemu lagi dengan bi minah.
dalam tidur sania bermimpi bertemu dengan ayahnya dan juga...ibunya yang meninggal saat melahirkannya.mereka tampak bahagia karena akhirnya bisa bersama lagi.sania mendekat lalu memeluk kedua orangtuanya yang sangat dia rindukan.
"bapak..ibu sania kangen"
kedua orangtuanya hanya tersenyum dan mengusap lembut kepalanya.
tapi hal itu malah membuat sania semakin menangis.
"sania...hey sania bangun...kenapa kamu nangis?"
antara sadar dan tidak sania melihat jonathan dihadapannya dan refleks dia memeluk lelaki itu.air matanya mengalir begitu deras.kini dia benar-benar meluapkan emosinya yang merasa lelah karena harus berjuang seorang diri.
sania masih terisak dalam tangisnya sampai akhirnya dia merasakan tepukan di punggungnya.gadis itu segera melepaskan pelukannya pada tubuh jonathan.
"ma..maaf tuan.saya lancang"
"kamu kenapa sampai nangis begitu ?"
"saya mimpi bertemu bapak sama ibu saya tuan"
"sania...."
"i...iya nyonya.
tuan mending tuan ngumpet sekarang.kalo nyonya tau tuan disini saya bisa dimarahin"
jonathan segera bersembunyi dibelakang pintu,sementara sania keluar kamar menuju kamar nyonya maria.tapi ternyata majikannya itu sudah ada didekat kamarnya membuat sania gelagapan.
"kamu tidur kok berisik banget sih..pake teriak-teriak segala"
"maaf nya..tadi saya mimpi" gadis itu mengusap air matanya yang tersisa.jelas sekali matanya terlihat sembab dan hidungnya pun sedikit memerah.
nyonya maria melongok kamar sania yang gelap gulita,karena sebelum keluar tadi sania sengaja mematikannya.
"tidur kok gelap-gelapan gini...ck" ucap nyonya maria sambil berlalu pergi masuk kekamarnya diiringi sania.
__ADS_1
BERSAMBUNG