Tuanku Suamiku

Tuanku Suamiku
sayang (after marriage)


__ADS_3

hari sudah siang saat sania sibuk menyapu lantai sambil menggendong bintang.putranya itu selalu menangis bila ditidurkan di boks bayi membuat sania tidak bisa leluasa melakukan pekerjaannya.sementara wanita itu sibuk menimang bintang,jonathan masih asyik bergelung diatas tempat tidur.sania yang sudah membangunkan lelaki itu berkali-kali kini mulai merasa kesal.dulu mungkin dia bisa mengabaikan kebiasaan tuannya untuk bangun siang,tapi entah kenapa kini melihat jonathan bangun siang saja sudah membuatnya kesal setengah mati.


sebelum jonathan tinggal dirumah ini,biasanya dia akan bangun pagi dan menyelesaikan semua pekerjaan disaat bintang belum bangun.pukul lima tadi sebenarnya sania sudah bangun dan berniat untuk memasak sarapan dan mencuci pakaian,tapi dengan alasan masih ingin memeluk sania,jonathan memaksanya untuk kembali tidur.rasa kantuk ditambah pelukan hangat dari suaminya membuat sania terbuai kedalam alam mimpi.


akhirnya setelah mandi dan puas menyusu,bintang bisa tertidur lelap.sania benar-benar merasa lapar,tapi dia belum memasak sama sekali.tak berapa lama sania tersenyum senang dan mengambil sesuatu dari laci bawah dekat kompor.


untung gue selametin nih mi instan punya tuan darius yang ketinggalan minggu lalu.ada bagusnya juga tuan bangun siang,gue bisa diem-diem makan ini.


sania menyeringai lalu memasak mie itu di atas kompor.sudah lama sekali dia tidak memakannya karena dulu jonathan melarang keras sania memakan makanan instan.


"ehm"


sania menoleh tapi dia mengacuhkan jonathan yang sudah ada disampingnya.rasa takutnya sudah dikalahkan oleh rasa lapar dan kesal.


"tuan mau?"


"kenapa kamu makan mi instan?"


"laper"


jonathan membuka lemari pendingin dan melihat ada buah serta roti tawar disana.


"itu kan ada makanan lain,sejak kapan kamu nyetok mi dirumah?"


"makan itu tuh nggak kenyang tuan" jawab sania sambil menambahkan nasi kedalam mangkuk mi dihadapannya,membuat jonathan terkesiap.apakah bisa habis makanan sebanyak itu dimakan sendiri oleh istrinya?


"lagian saya udah laper banget,mana dari tadi bintang rewel,kerjaan belum selesai"


"ya udah,kali ini nggak pa-pa.apa perlu cari orang buat bantuin kamu beres-beres rumah?" jonathan melunak karena merasa kasihan melihat sania yang kelelahan mengurus rumah sendirian.bintang juga masih memerlukan banyak perhatian dan kasih sayang.

__ADS_1


jonathan masih belum menyadari kalau sania kesal padanya.


"coba tuan tadi nggak ngajakin saya tidur lagi,pasti semua kerjaan saya udah selesai"


melihat wajah cemberut sania jonathan ingin tertawa,tapi dia menahannya karena takut sania semakin kesal.


"yaampun san..saya tau kamu masih ngantuk makanya saya suruh kamu tidur lagi"


lelaki itu lalu mengambil ponsel dari atas meja dan menghubungi seseorang dari laundry langganannya untuk mengambil baju kotor.dia juga memesan makanan agar sania tak perlu repot-repot memasak lagi.


sania menyodorkan kopi hangat pada jonathan lalu pergi kekamar untuk mandi tanpa mengatakan sepatah kata pun membuat jonathan kembali bingung.


"kamu nggak usah masak sama nyuci.saya sudah pesan makanan sama nyuruh laundry langganan mami buat dateng kesini"


sania melongokkan kepalanya diambang pintu,apa tadi dia tidak salah dengar jonathan memanggil tukang laundry dan memesan makanan?


sudah satu minggu mereka berrumah tangga,tapi sania masih belum bisa memahami cara berpikir suaminya itu.


"tuan,nggak perlu.nanti biar saya kerjain sendiri aja semuanya"


"saya nggak mau kamu kecapekan" jonathan memaksa untuk masuk kekamar mandi,tapi sania langsung menolak karena dia sudah melepas bajunya.mereka masih saling mempertahankan salah satu sisi pintu,dengan jonathan yang terus berusaha mendorong agar pintunya cepat terbuka.


"tuan mau ngapain sih?"


"cuci muka"


akhirnya pintu terbuka lebar dan jonathan masuk dengan senyum mengembang.dengan santainya berjalan menuju wastafel sementara sania masih berdiri kaku didekat pintu menunggu jonathan selesai dengan ritualnya.


"handuk san"

__ADS_1


bukannya memakai handuk yang diberikan istrinya,jonathan malah mengusapkan wajahnya kehanduk yang menutupi tubuh sania.membuat sania terkikik geli berusaha menjauhkan kepala jonathan dari tubuhnya.


"kamu udah selesai belom sih pendarahannya..." jonathan semakin menggila karena sudah terlalu lama menahan hasratnya.dia mulai menciumi tubuh sania yang kini terekspos karena handuk yang menutupi sudah terlepas.


sania hanya bisa menahan nafas tanpa bisa menjawab.


lima belas menit kemudian jonathan keluar dari kamar mandi dengan wajah bahagia.dia langsung merebahkan badannya diatas ranjang karena kelelahan,lengkap sudah kebahagiaannya.


saat sedang enak-enaknya memejamkan mata,sania keluar dari kamar mandi sambil memarahinya karena kembali tidur.


"tuan mandi kek..emang nggak kekantor ?"


"saya kekantor nanti siang.kamu jadi ke tempat mami?"


"iya..ibu kangen sama bintang katanya"


jonathan merasa aneh mendengar sania memanggil maminya dengan sebutan ibu,tapi memanggilnya masih dengan embel-embel tuan.sania sudah hampir selesai memakai bajunya saat jonathan tiba-tiba menghampiri dan memeluknya dari belakang.


"kemarin kamu bilang pengen liburan ke bali?"


"itu juga kalau tuan bisa.semalem kan tuan yang nanya dan maksa saya buat jawab"


"besok kita berangkat"jawab jonathan sambil membalik tubuh sania agar menghadapnya.


"emang bisa?"


"bisa dong,tapi kamu harus berhenti panggil saya tuan"


"baik sayang,kalau begitu silakan mandi dulu nanti kita lanjut ngobrol lagi"

__ADS_1


sania menyerahkan handuk ke tangan suaminya lalu membalik badan lelaki itu menuju kekamar mandi.niat jonathan ingin menggoda sania,tapi malah dirinya yang tersipu malu begitu mendengar sania memanggilnya sayang.


BERSAMBUNG


__ADS_2