Ustadz And I

Ustadz And I
HIDUP


__ADS_3

(Aina POV)


Hidup itu jalani ,nikmati dan syukuri itulah motto hidup ku ..


perkenalkan namaku Raina Mardhiah biasa di panggil Aina


emang..hidup itu harus di jalani seperti aku sekarang ini yg sudah babak belur disebabkan pukulan dari KK asih pengasuhku ..walaupun babak belur Kayak gini tapi aku tetap menikmati nya


"maaf mbak kalau saya mukul nya GK diperhitungkan "ucap KK asih


"ya gapapa kok ,kan saya yg minta KK"ucapku sambil berlalu meninggalkan KK asih yg masih melanjutkan gerakan silat di susuli beberapa santri putri lain nya nya ,sedangkan aku berhenti sampai di sini


oh ya aku ini adalah Aina yang lebih terbiasa di panggil mbak ,aku di besarkan di lingkungan pesantren karna Abi dan umi adalah pemilik pesantren lebih di kenal dengan sebutan kyai dan buk nyai ..


aku bukan lah seperti yg kalian kira .jika kalian mengenal orang orang di lingkungan pesantren adalah orang yg rajin ,dll maka aku adalah kebalikan nya ,berbeda dengan saudara saudaraku yg lain aku hanyalah seorang gadis nakal yg dengan diam diam main hp ,dan nonton Drakor tengah malam di saat semua orang sedang tahajud atau ibadah malam lain nya


untung nya aku tinggal di rumah ku yg mana posisi nya berada di luar pondok ,tapi GK jauh Jauh amat dari pondok ,kalau aku membuka pintu belakang maka otomatis sudah berada di arena ponpes putri


dan aku adalah anak ke 4 dari 4 bersaudara

__ADS_1


2 kakak laki laki dan 1kakak perempuan ..mereka itu Soleh dan Sholehah sedangkan aku ya kyk gitu paling usil ,paling nakal ,paling susah di atur ,dan yg paling penting paling keras kepala


walaupun aku ini anak nya paling paling


tapi aku juga yg paling sabar kalau menghadapi omongan orang orang terhadapku yg sifat nya GK ketulungan


oh ya ..aku ini adalah seorang akhwat bercadar .aku memutuskan untuk mengenakan cadar pada saat baligh itu sama sekali bukan pemaksaan dari siapapun melainkan kemauanku sendiri ..karena menurutku cadar adalah bentuk perlindungan dan juga Mazhab Syafi'i mengatakan aurat bagi setiap muslimah yg merdeka adalah seluruh badan nya


dan aku juga menghargai keputusan dan penilaian orang dalam hal cadar .ada yg suka dan ada yg tidak suka


setiap pilihan dan keputusan orang itu berbeda beda jadi jadilah orang yg menghargai dan menghormati sesama


hmm hari ini sebenarnya nya aku gak ada waktu untuk latihan silat karena ,hari ini aku akan terbang ke south Africa dimana aku akan bersekolah disana nanti nya


sebenar nya dengan waktu penerbangan yg sebentar lagiaku takut..akan tetapi siapa yg peduli?


aku takut akan kehilangan orang orang di sekitar ku ,takut akan hidupku yg jauh dari umi .dan paling aku takutkan adalah aku takut aku tidak mampu


tapi apa yg bisa ku lakukan kalau Abi sudah memutuskan ,tidak ada seorang pun yg berani menolak bahkan umi ku sendiri

__ADS_1


koper ku sudah siap dari satu minggu yg lalu .yang perlu ku lakukan adalah bersiap menunggu jemputan ke bandara


"ya Allah nduk kok wajah nya lebam lebam gini, kamu kan mau berangkat "seru umi ketika melihat wajah ku yang dihiasi blush-on alami karena pukulan


"nggak papa umi ,sebentar lagi juga hilang "jawabku pelan


tanpa aba aba umi memelukku dengan sangat erat


"yg iklash ya nduk pergi nya niat kan mencari ilmu , insyaallah pilihan Abi yang terbaik untukmu "seru umi sambil memelukku tidak lupa dengan air mata yg menetes dari diriku maupun dari umi


"insyaallah umi Aina ikhlas,umi doakan Aina ya "balasku sambil membalas pelukan umi


begitulah momen melow yg terjadi sebelum aku berangkat ke bandara


aku berangkat di temani oleh kakak sulung ku yg bernama Harits


dia pergi untuk membantu keperluan ku di sana setelah itu dia akan kembali ke Indonesia


semua keluargaku mengantar kan ku dan mas Harits ke bandara ..

__ADS_1


aku tidak menangis karena aku sudah berjanji pada diriku untuk tidak menangis lagi


__ADS_2