Ustadz And I

Ustadz And I
51 bimbang


__ADS_3

"Ustadz itu kan gelas saya " seru reina tidak terima


"APA!!" Seru Farhan menatap horor gelas di depan nya


Reina hanya busa diam dan mengambil gelas baru ,suasana mood nya seketika berantakan ,malu kesal bercampur menjadi satu.


Beberapa menit kemudian ,Reina ,Farhan,Harits sudah berada di mobil Harits .


Reina duduk di kursi belakang seorang diri ,bagaimana bisa mas nya ,menyuruh nya pulang meninggalkan sepupu nya yang masih di sana ,Mas Harits memaksanya untuk pulang padahal reina ingin sekali bersama sepupunya pergi ke alun alun kota .tapi untung nya makanan pesanan nya semuanya ada bersama nya ,dan ia bisa memiliki makanan ini semua nya ini sendiri tanpa harus berbagi dengan ketiga abang sepupu nya .


"Ting" notif di hp reina


Reina membuka Hp nya "dari siapa yaa?" Batin Reina bertanya ketika melihat chat dari No wa yang tidak ia kenali .


"Waalaikumussalam " ketik Reina menjawab chat yang berisikan salam


^^^ "Maaf kan saya karna minum di gelas kamu " ^^^


"Ohh Gapapa ustadz" jawab Reina cepat ,seketika ia tahu siapa orang yang men chat nya siapa lagi jika bukan Ustadz Farhan .


Diam diam Reina melirik pemuda yang duduk di samping mas nya ,benar sekali dugaan nya ini nomor ustadz Farhan ,terlihat jelas bahwa sosok di samping sedang memegang hp


^^^"Kalau begitu "^^^


"Ya ustadz ada apa ?"


^^^ "Ayo kita nikah"^^^


"Maksud nya apa ustadz "


^^^ "Bukan kah saya sudah minum di gelas kamu "^^^


"Apa hubungan nya ?"

__ADS_1


^^^"Kamu "^^^


"Ya ustadz" jawab Reina ketika melihat ustadz nya agak lama tidak membalas


^^^"Calon istri saya"^^^


"Hah?"


^^^"Seminggu lagi saya dan keluarga akan datang melamar kamu "^^^


"Ustadz tapi...."


"Saya kan sudah menolak ustadz "


"Ustadz kenapa masih ingin melamar saya "


"Ada seseorang yang lebih pantas untuk ustadz dari pada saya "


"Saya tidak mau mengecewakan ustadz untuk kedua kali nya "


^^^"Apa kamu kira jasmin pantas untuk saya dan kamu tidak "^^^


"Ustadz tahu ?"


^^^"Saya tahu ,tapi apa karena alasan itu kamu nolak saya "^^^


"Alasan itu……"


^^^"Saya dengan jujur mengatakan saya ingin melamar kamu untuk jadi Makmum saya ,dan dengan jujur saya juga mengatakan saya mengatakan rasa ini ,tolong di pikirkan baik baik ,ini bukan tentang kamu dan kawan kamu tapi juga tentang saya ,saya dengan serius ingin datang melamar sekali lagi"^^^


"Ustadz tapi saya tidak bisa "


^^^"Reina ,Saya minta kamu istikharah ,dan kamu pertimbangkan lagi "^^^

__ADS_1


Reina tidak membalas ,ia hanya menatap lama layar hp nya ,ia tidak tahu lagi apa yang harus ia lakukan ,ia sudah sejauh ini bertahan tapi apakah pertahanan ini baik atau buruk ,Reina juga tidak tahu pasti .


Setelah sampai di pondok reina segera di antar oleh Harits masuk ke rumah ,memastikan bahwa adik bungsunya ini tidak akan ke mana mana lagi setelah kepergian nya ,setelah mengantar Reina ,Harits berlalu pergi.


Reina berjalan dengan langkah lunglai sambil membawa kresek makanan .dengan pelan ia duduk di sofa sambil membuka satu persatu makanan pesanan nya .


"Hmm harum " reina mencium aroma aroma khas makanan yang ia pesan .jika di hitung ada 10 jenis makanan yang telah ada di meja ini


Baru hendak mengambil satu potong martabak Bangka pesanan nya ,Adnan dan Raisa datang menghampiri Reina .


"Subhanallah harum nya " ujar Adnan segera mengambil posisi di sebelah adik nya


"Mbak juga ikatan yaa" ujar Raisa anak kedua .


"Silahkan mbak "ujar Reina mempersilakan ,jujur ia butuh orang untuk menghabiskan semua ini ,jika tidak ia tidak akan sanggup untuk menelan ini sendiri .


Ditengah makan , Reina mengajukan pertanyaan pada kedua saudara kandung nya yang sedang asik makan .


"Mas…Mbak ,Reina mau cerita ada teman Rei waktu di pondok ,dia suka sama seorang ustadz tapi dia diam diam aja ,trus entah gak tau cerita nya tiba tiba ustadz ini lamar cewek ni ,"


"Tiba tiba ?" Tanya Adnan memotong Cerita Reina .sambil makan satu porsi Mie ayam


"Iya mas tiba-tiba ,tapi sebelum cewe temen rei ini di lamar ,dia tahu kalau sahabat nya ini suka dari lama sama ustadz ,trus karna tahu teman nya suka ,teman Rei ini gak mau nerima …………………………………………………………" seru Reina menceritakan kisah nya yang di ubah menjadi kisah teman nya pada mas dan mbak nya .


"Gimana menurut mbak ,?" Tanya Reina penasaran dengan tanggapan Mbak Raisa nya .setelah selesai menceritakan pada mas dan mbak nya .


"Kalau menurut mbak sih ,mendingan teman rei itu Yah istikharah ,Yah kalau mbak sih jadi si teman Rei itu udah mbak terima dari dulu " ujar mbak nya sambil lanjut makan .


"Menurut Mas gimana ?" Tanya Reina pada Adnan dengan penuh harapan bahwa jawaban dari Mas nya dapat membawa pencerahan bagi dirinya karna sedari tadi mas nya nampak fokus menyimak ceritan nya


"Kalau menurut mas ,teman kamu itu Bodo banget ,kalau saling suka bilang ,taaruf, akad ,nikah ,udah SELESAI…ini sih cewe yang buat lama ,dek dengarin mas yaa! Kalau ada seseorang laki laki yang serius sama cewe berarti tanda nya dia yakin sama ni cewek ,apalagi kalau udah sampai berjuang ,jadi bilangin sama teman kamu itu ,jangan tunda terlalu lama perjuangan seorang laki laki yang serius nanti nyesal "ujar Adnan dengan santai


Reina yang mendengar jawaban dari Mas Adnan nya hanya bisa menelan ludah ,mendengar setiap kata yang sebenar nya untuk dirinya .

__ADS_1


__ADS_2