
Farhan menatap langit langit kamar yang ia tempati "akhirnya sampai juga " ujar Farhan pelan ,dari awal ia tidak punya rencana untuk datang ke Indonesia ,tapi semua berubah ketika ia membuka vidio rekaman itu .
Farhan mengusap kasar wajah nya ia benar benar tidak tahu apa yang harus ia lakukan lagi setelah ini .
"melihat reina bersama Adnan saja aku harus berusaha mati matian menahan nya " ujar Farhan pelan
Tidak berapa lama kemudian Farhan bangkit dari posisi nya berjalan ke arah kamar mandi memutus kan untuk segera membersihkan dirinya
Beberapa jam berlalu ……
Farhan terlihat sedang berjalan terburu buru keluar dari lobi menuju ke sebuah mobil putih yang terparkir di depan nya dengan tanpa pikir panjang farhan langsung masuk ke dalam mobil dimana Harits sudah menunggu nya dari tadi .tidak selang beberapa lama kemudian mobil yang farhan naiki tampak ke luar dari pekarangan hotel .
"Kemana ni Han ?"tanya harits pada farhan yang duduk di samping nya
"Ke pondok " ujar farhan singkat, matanya fokus menatap layar handphone nya ,ia sedang memberi penjelasan kepada mama nya yang menanyakan keberadaan nya sekarang .
"Kok tiba tiba lu kesini ?" Tanya Harits di sela sela menyetir
"Ya " jawab farhan singkat
Mendengar jawaban farhan ,Harits hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan ,"apakah harus sesingkat itu ?" Batin harits menghadapi kelakuan sahabat nya yang memang seperti itu dari dulu nya
Beberapa menit berlalu ,mobil sedan putih nampak memasuki gerbang pondok pesantren Al abrar ,nama pondok pesantren milik keluarga Harits .
__ADS_1
Farhan memerhatikan suasana pondok yang sudah jauh berbeda dari saat terakhir kali ia datang ke sini ,ketika sedang memerhatikan ,mata farhan menangkap seseorang yang ia kenali ,siapa lagi jika bukan reina yang sedang hendak memasuki sebuah mobil .
"Reina!mau Kemana dia ?" Batin Farhan bertanya
"Lo ada mobil lain nggak ?" Tanya farhan spontan
"Ada emang kenapa ?." Jawab harits
"Gue pinjam ," jawab farhan cepat
"Mau Kemana ? Gue antar aja ,lo nggak tahu jalanan di sini" tawar harits
"Gak ,gak,gue sendiri aja " jawab Farhan cepat ,matanya menatap lekat mobil hitam yang dinaiki Reina.
"Yaya cepatan " jawab Farhan
Akhirnya setelah berhasil mengambil alih mobil harits ,farhan segera menancap gas mengikuti mobil hitam jauh di depan nya
Farhan terus mengikuti mobil hitam itu sampai mobil hitam itu berhenti di Bassment mall ,farhan memakirkan mobil nya agak jauh dari mobil yang reina Naikki
Terlihat pintu mobil terbuka ,reina turun bersamaan dengan seorang pemuda yang bukan Harits maupun Adnan .pemuda itu nampak berjalan mengikuti reina .
Melihat hal itu farhan menggengam erat stir mobil ,terlihat jelas kuku nya memutih karna terlalu keras mengengam ,rahangnya mengeras ,sekali lagi ia harus kembali menahan amarah nya ,menahan rasa cemburu nya ,melihat reina bersama laki laki yang bukan diri nya .
__ADS_1
Farhan berjalan pelan mengikuti reina dan seseorang yang tidak ia ketahui siapa, terlihat reina masuk ke salah satu boutique ,melihat tampak depan boutique itu farhan kembali menarik nafas panjang
"Apa harus sekarang reina ?" Ujar farhan pelan ,hati nya seakan akan ditusuk perlahan ,
Farhan memutuskan untuk tidak mengikuti reina masuk ke dalam ,agar keberadaan nya tidak diketahui oleh reina .
berapa lama kemudian terlihat reina keluar dari boutique itu dengan 3 paperbag ukuran besar di tangan pemuda di samping nya .
"Mas kita Kemana lagi " tanya reina pada seseorang di samping nya
"Ke toko perhiasan "
Mereka kembali melanjutkan perjalanan nya ,tanpa mengentahui keberadaan farhan di belakang mereka
Farhan berjalan pelan walaupun hatinya sekarang sudah sangat berantakan ,farhan tetap berjalan mengikuti perempuan yang ia cintai
Di toko perhiasan , Reina tampak sedang mencoba memakai beberapa cincin di jari jemari nya ,sambil memperlihatkan kepada seseorang di depan nya ,dan kadang mereka tertawa bersama saat melihat cincin yang terlihat kebesaran di jari mungil reina
Semua itu tidak luput dari tatapan farhan di balik kaca bening toko itu ,farhan memegangi dada nya ,sangat ngilu dada nya terasa ngilu melihat Reina bercengkrama dengan laki laki itu ,
Farhan membalikkan badan nya berjalan menjauh dari toko itu ,ia tidak kuat jika harus melihat itu lebih lama lagi .
__ADS_1
..."Aku juga sudah mempersiapkan untuk mu cincin ,tapi kenapa cincin itu tidak tersematkan di jari manis mu "...