Ustadz And I

Ustadz And I
45


__ADS_3

Reina melangkah kan kakinya menuju asrama nya ,sekarang sudah jam 12 malam ,reina sudah sengat mengantuk ,tapi ia harus packing barang untuk besok ,karna pernerbangan nya besok dini hari ,dan ia harus berangkat setelah shalat subuh .


Reina membuka lemari nya ,mengambil satu persatu baju yang ia perlukan,reina tidak membawa banyak baju karna di rumah nya masih banyak baju nya ,reina melihat koper nya sekarang sudah penuh ,bukan karna barang bawaan nya tapi karena hadiah yang sudah ia kumpulkan selama 3 thn ini untuk orang orang yang ia kenal di indonesia .


Sambil berkemas kemas ,reina meminum kopi hangat nya yang barusan ia buat dengan bantuan persedian air hangat nya yang ia simpan di termos kecil milik nya ,reina menatap ke arah tempat tidur semua kawan nya masih tertidur pulas ,ini sudah jam setengah dua pagi .rasa kantuk yang menyerangnya sudah hilang dari tadi ,tapi ia butuh istirahat ,reina mmelangkah ke kasur nya ,berbaring sekedar istirahat ,matanya masih terjaga ,pikiran nya jauh melayang mengingat kata kata umi nya di telfon tadi "apa ini harus?" Batin nya bertanya


Waktu berlalu ,sekarang reina sudah rapi duduk di sajadah nya ,menunggu subuh tiba bersama jasmin dan hawa yang berada di samping nya


"Rei kamu balik kesini lagi kan?" Tanya jasmin tak rela ,ia sangatterkejut ketika reina menyampaikan ia akan pergi pagi ini balik ke indonesia


"Iya ,aku janji sama kamu aku akan kembali ke sini ,aku gak mungkin berhenti disini dimana tinggal satu tahun lagi kita akan lulus, " ujar reina menenangkan jasmin


"Tapi kamu ngapain harus ke indo,ada masalah apa ?" Tanya hawa penasaran pasalnya selama reina di sini tidak pernah sekalipun orang tuanya meminta nya untuk kembali ,ada apa ? Sampai orang tua reina meminta ia kembali sekarang ,apa ada hal penting?


"Urusan keluarga ,aku juga belum tahu pasti. "Jawab reina jujur karena sebenar nya ia masih belum tahu jelas apa maksud dari perkataan umi nya kemarin malam


Waktu subuh tiba semua santri mengerjakan shalat subuh bersama ,setelah selesai reina segera mengambil kopernya dan berpamitan pada kawan kawan nya tak lupa minta doa dari mereka .


"Pokok nya harus kembali ke sini" isak jasmin sambil memeluk erat reina yang sudah mau pergi di jemput oleh bagian ke amanan pondok


" insyaallah oke ?,"jawab reina merasa terharu ,melihat jasmin menangis di hadapan nya ,dalam hati Reina bertekad walaupun gimanapun ia akan tetap kembali ke sini ,ia akan berusaha untuk kembali lagi ke sini

__ADS_1


"Kamu banyakin amalan ya..hati hati ..jangan lupa dzikir "ingat hawa sambil gantian memeluk reina ,tanpa sadar ia juga menangis ada persaan takut yang amat jika waktu tidak mengizinkan nya kembali bersama sama dengan sahabat nya ini .


"IYa wa ,makasih yaa" peluk reina membalas peluka hawa


Menit berlalu sekarang reina sudah di mobil pondok menuju bandara ,karna ia santri asing reina dapat fasilitas mobil antaran ke bandara gratis ,untuk menjamin keselamatan nya sampai di bendara .


Di tempat lain .


Para santri bergegas masuk ke kelas ,terlihat beberapa orang berlari larian .


"Klek"farhan membuka pintu hijau dan dengan segera melangkah kan kaki nya masuk ke dalam kelas ,ia sudah tidak sabar ingin bertemu dengam gadis pujaan hatinya ,siapa lagi jika buka reina


Setelah masuk ,mata farhan langsung tertuju pada bangku kosong yang ia tahu siapa yang menempati nya ,"dimana reina ,?" "Kenapa dia tidak masuk " "apa reina sakit ?" Batn farhan bertanya tanya


Di tengah pelajaran saat semua santri sedang mengerjakan tugas ,farhan bertanya dengan suara keras "dimana no 7 kenapa tidak datang di kelas saya ?" Tanya Farhan pada seluruh santri yang berada di kelas nya


Salah seorang santri berdiri menjawab pertanyaan ustadz farhan "mohon maaf ustadz santri no 7 atas nama Reina mardhiah ,untuk sementara waktu tidak mengikuti kelas karna mengambil izin pulang ke negaranya pagi ini " seru santri itu yang tidak lain adalah ketua kelas .


"DEG " farhan terdiam ,"Reina pulang ke indonesia ?"farhan bertanya dalam hati


"Kenapa harits tidak memberi tahu kan nya padanya tentang perpulangan reina ?" Batin farhan bertanya

__ADS_1


"Siapa yang menemani Reina?"tanya farhan lagi


Waktu berlalu ,kelas beraakhir ,dengan terburu buru farhan keluar dari kelas ,ia bisa saja langsung keluar dari kelas tapi ia tidak mau melakukan nya karna itu perbuatan tidak betanggung jawab ,farhan mempercepat langkah nya menuju ke parkiran untuk mengambil mobil nya ,sesampainya di parkiran farhan langsung masuk ke mobilnya dan langus menancapkan gas pergi menuju bandara


"Setidak nya masih ada di bandara "batin farhan takut ,ia takut jika sesuatu terjadi pada reina dan ia tidak mengentahuinya


Sesampainya di bandara ,farhan langsung berlari mencari cara reina ,setelah lama ia mencari reina belum ditemukan ,reina sudah pergi


Farhan terduduk lemas ia mengenggam erat rambut nya ,"bagaimana bisa ?" Batin nya menyalahkan nya .farhan terdiam sejenak tidak berapa lama kemudia ia membuka hp nya dan mengirim pesan ke no seseorang


"Kirimkan rekaman panggilan atas nama reina mardhiah " ketik farhan ,ini satu satunya cara untuk mengetahui ada apa? Kenapa reina kembali ?,rekaman panggilan yang di minta nya berupa rekaman vidio saat santri melakukan panggilan bersama keluarga nya ,ini data yang sangat tertutup bagi pondok ,mereka tidak akan memberikan kecuali jika seseorang yang penting meminta mereka


Tidak menunggu lama ,sebuah vidio berdurasi 30 menit masuk ke hp farhan ,dengan cepat farhan membuka nya .terlihat sosok reina sedang mengangkat telfon ,farhan mendengarkan baik baik apa saja yang reina ucapkan,karna di vidio ini suara reina sangat pelan .


"APA NIKAH!!" Kata kata reina terdengar jelas di vidio itu ,persaan takut mulai menyerang farhan walau bahasa indonesia nya buruk ia tahu maksud dari kata kata reina,farhan kembali menekan tombol play untuk menuruskan vidio ini setelah mempause nya beberapa saat


"Udah melamar? Dan ABI TERIMA? " jantung farhan seakan berhenti saat mendengar kalimat itu di ucapkan reina . "ada apa ini? Mengapa? Lamaran apa ? Terima ?kenapa? Apa kyai saad tidak memberikan ku kesempatan ke dua ?apa kyai saad tidak menginginkan ku untuk melamar putri nya lagi ? Tapi kenapa ?kenapa ia menerima seseorang ? Kenapa ?." Perlahan bulir bening di mata nya jatuh persatu membasahi pipi nya


"Kenapa ? Aku sudah menunggu nya beberapa tahun ? Kenapa bisa orang lain mendapatkan nya dengan mudah sedangkan aku…"ujar farhan pelan ,ia menangis terdiam di kursi tunggu bandara ,sambil menundukkan kepala nya seakan akan tak berdaya lagi.


"Orang lain mendapatkan nya "farhan mengulang kalimat itu dengan penuh penekanan ,wajah nya memerah rahang mengeras ,hati nya merasa marah saat ia mengucapkan kata kata itu ,ada persaan tidak rela yang farhan rasakan ,ia tidak akan biarkan seseorang pun mendapatkan reina nya selain diri nya .

__ADS_1


Farhan berdiri dengan gerakan cepat ia menghapus air mata nya ,dan segera memesan tiket dari aplikasi di handphone nya penerbangan ke indonesia hari ini juga ,farhan mendapatkan tiket pada 2 jam mendatang


"Hanya aku yang akan menikahinya ,tak kan ku biarkan orang lain memilikinya selain aku ,dia cintaku "


__ADS_2