
Zahra siapa ?" Tanya Farhan pada Reina
"Z...Z...Zahra khairunnisa tokoh utama novel " ujar Reina sambil memperlihatkan novel yang barusan ia baca
Setelah memerlukan waktu beberapa lama untuk berfikir akhirnya Farhan mengerti ,sosok Gilang dan Zahra hanya tokoh utama novel ,bukan orang asli ,"sampai nangis begini " ujar farhan dalam hati matanya masih melihat ke arah reina yang masih menangis di depan nya
Jika di ingat-ingat betapa lucunya diri nya saat tahu orang yang ia cemburui adalah tokoh utama novel .
"Pulang sekarang …keluarga kamu cariin " ujar farhan berusaha ketus pada reina
"Ya " balas Reina singkat dan segera membersihkan barang barang bawaan nya menyusul Farhan yang sudah berjalan meninggalkan nya
Tidak menunggu berapa lama ,Reina sudah berada di belakang Farhan berjalan keluar dari perpustakaan .
Farhan terus berjalan sampai ke parkiran ,ketika ia menoleh ke belakang ,Reina sudah tidak ada .
Dengan cepat farhan kembali ke jalan yang tadi ia lewati ,benar saja ketika ia hendak masuk melewati pintu farhan menangkap sosok reina yang sedang membeli jajanan di stan yang ada di luar perpustakaan .
"yang vanila satu bang" seru reina yang sedang memilih topping boba yang ia pesan .
__ADS_1
"Ngapain kamu di sini ?" Tanya farhan yang tiba tiba muncul dari belakang reina
"Belanja ustadz " jawab reina
"Suaminya orang Arab ya Neng?" Seru si abang boba sambil menyerahkan dua boba pesanan reina
"Bukan ,bukan ini bukan suami saya bang "ujar reina sambil menyerahkan uang pas
"Terimakasih neng ,tapi cocok loh neng " ujar si abang boba masih melanjutkan
"D..doa ...KA.n ss..saja "ujar farhan menimpali dengan memaksakan berbahasa Indonesia walaupun agak terbata bata
Sedangkan Reina sudah jalan duluan tidak ingin melanjutkan pembicaraan nya dengan mang boba .
Di mobil ...
"Nih " ujar reina sambil menyerahkan salah satu dari boba yang ia beli ke farhan
"Untuk saya ?" Tanya farhan kaku
__ADS_1
"Ya untuk ustadz " ujar reina
"Ohh ya." Jawaba farhan tapi hanya melihat sebentar boba yang reina berikan tampa berusaha mengambil nya dan langsung melanjutkan menyetir
Reina yang merasa tidak ada respon dari sosok di depan nya ,segera berinisiatif menancapkan sedotan yang baru di buka ke dalam boba yang ia serahkan .karna mungkin susah jika belum di gini in
"Nih udah " ujar reina sambil menyerahkan Boba sekali lagi pada farhan
Dengan pelan Farhan mengambil boba yang Reina berikan untuk nya
"Thanks " ujar farhan malu jangan di tanya kondisi hatinya sekarang ,ia merasa hatinya berbunga bunga ,baru pertama kali ia seperti ini ,dikasih sesuatu langsung oleh seorang wanita ,dan apalagi wanita itu orang yang ia sukai ,walaupun dengan posisi duduk mereka ,reina berada di jok tengah sedangkan farhan menyetir didepan ,tidak jauh beda dengan posisi abang Grabb
Sesampainya di pondok reina segera turun dari mobil dengan tas ransel di pundak nya dan segera berlari ke dalam rumah agar mas Harits nya tidak mengetahui keberadaan nya ,ia yakin sekarang mas nya pasti sedang mencari nya .
Farhan mematap ke spion mobil nya ,memerhatikan reina yang sedang berlari menjauh ,tangan nya memegang erat boba pemberian reina ,wajah nya memerah karna malu ,semudah itu ....
Semudah itu ...hati nya luluh kepada seorang gadis yang suka membuat semua orang yang mengkhawatirkan nya menjadi kwhatir ,gadis sederhana dengan segela keceriaan nya
"Insyaallah reina 3 hari lagi kita akad " ujar farhan sambil mencium pelan botol boba pemberian reina
__ADS_1
Ia benar benar seperti orang gila sekarang ,jika santri santri nya melihatnya keadaan nya mungkin mereka tidak akan percaya dengan tingkah laku nya yang sekarang ini .