
setelah pertemuan Akbar berakhir ,Raina keluar dari ruangan itu dengan semangat
Raina memejamkan matanya sejenak tubuhnya berhenti dikala orang sedang berhamburan keluar dari ruangan
"aroma semangat baru "itulah yg sedang Raina hirup
belum lama Raina memejamkan matanya Raina dikejutkan dengan pundak nya yg ditepuk dari belakang
"Raina ,ketemu lagi 🥰"seru jasmin dengan senyum manis nya
"eh iya.hawa mana?"tanya Raina penasaran Karena melihat Jasmin hanya sendiri
"hawa ,ada urusan sebentar insyaallah nyusul"balas Jasmin sambil berjalan bersama Raina keluar dari area pertemuan Akbar
"Udah istirahat?"tanya Jasmine
"Alhamdulillah udah "sahut Raina malu
"aku antar kamu ke bagian keperluan yaa"tawar Jasmin mengingat Raina belum mendapatkan jadwal pelajaran dan buku buku yg harus di pelajari ,Raina harus datang ke bagian keperluan karna dia masuk ke pondok bukan pada masa awal penerimaan santri baru
__ADS_1
"boleh😊" Raina kemudian berjalan bersama dengan Jasmine ke bagian keperluan
Raina menelan ludah melihat dua tumpuk buku yg ada di hadapannya ,Raina tidak menyangka buku nya akan sebanyak ini
"jangan kaget Rai ini masih buku untuk kelas 1" seru Jasmine melihat ekspresi wajah Raina yg pucat pasi
"ini untuk 1tahun?"tanya Raina memastikan
"iya loh raina ini baru untuk kelas 1 yg berarti hanya untuk 1tahun, tahun berikutnya kamu dapat buku lagi yg jumlahnya lebih banyak dari ini"terang Jasmin
"huhhuhu"Raina mengusap dadanya
semangat yg membara tadi sontak hilang ketika melihat 2 tumpukan besar buku buku yg akan menjadi miliknya
"insyaallah semua akan bisa di lalui asalkannkamu mau usaha dan ikhtiar dan terus mendekat kn diri kepada allah " nasehat Jasmin menyadarkan Raina agar tidak patah semangat
"makasih ya Jasmin insyaallah aku akan semangat "seru Raina pelan
"insyaallah aku yakin kamu bisa ,dan kalau kamu tau yg ngajar kita adalah ustadz yg paling the best lah kalau menurut aku "hibur Jasmin
__ADS_1
"oh ya di jadwal di tulis masuk kelas pelajaran 15 menit lagi "seru Raina sambil membaca jadwal nya
"yaudah kalau begitu kita langsung ke kelas yukk!"ajak Jasmin
"boleh "
mereka berdua pun berjalan bersama ke arah ke kelas merka berhenti dikelas bertuliskan di pintu nya" dauroh 1 " Raina terdiam menatap kelas nya "besar sekali "itulah kata yang paling cocok menurut Raina
di kelas sudah ada berapa orang yg hadir walaupun belum masuk jam pelajaran,sebagian mereka ada yg belajar ada juga yg ngobrol ,Raina masuk ke kelas masih dengan 1tumpukan buku di tangan nya
dan 1tumpukan lagi di tangan Jasmin
Jasmin meletakkan buku buku Raina di meja di depan loker loker buku berjejer
Raina yg sudah menemukan loker nya segera membuka nya dan meletakkan buku buku nya , pelajaran jam ini adalah fiqih ,Raina mengambil beberapa buku nya dan segera duduk di meja yg ada no 7 nya karna no meja nya no 7 ,meja ini menurut Raina sangat strategis letak nya paling depan dekat dengan pintu , tapi masalah nya meja ini juga berada di depan meja untuk ustadz atau Ustadzah
Raina membuka buku nya membaca baca sekilas ,tanpa dia sadari kelas sudah penuh
terdengar suara laki laki "assalamualaikum " Raina yg masih membaca bukunya segera mengadahkan kepalanya ,mata nya menangkap sosok laki laki yg familiar ,"kenapa dia di sini?"
__ADS_1
"kenapa dia duduk di meja ustadz ,?"
"jadi dia ustadz?"