
Reina berjalan pelan di bandara ,sekarang jam 2 dini hari ,ia sudah berpamitan kepada umi dan abinya ,walaupun harus membangunkan mereka ,setidak nya umi dan abi nya tahu kepergian nya .
"Sini tas nya . " ujar Farhan meminta tas ransel Reina .
"Untuk apa mas ?" Tanya Reina .
"Biar mas pegang " ujar Farhan mencoba meminta tas ransel Reina yang berukuran besar .
"Ini ? Gak usah mas ,Reina aja "ujar Reina menolak .
"Sayang………" seru Farhan tidak terima .
"Baiklah baiklah "ujar Reina segera melepas ransel nya dan memberikannya pada Mas Farhan .
Di Kursi tunggu .
Reina menutup matanya perlahan ,ia mengantuk .
Farhan yang menyadari Reina tertidur segera menggulung jaket nya ,sebagai bantalan ,dan dengan hati hati ia letakkan kepala Reina ke pangkuan nya .setelah itu farhan merapikan baju istrinya ini agar tidak ada aurat yang terlihat ,berusaha memberikan tempat yang nyaman untuk istri nya.
Waktu berlalu....
Reina mendengar sayup sayup surat Ar-Rahman masuk ke pendengaran nya ,"merdu " ujar batin Reina saat bacaan surat Ar -Rahman itu semakin jelas masuk ke pendengaran nya .dengan perlahan ia membuka matanya ,menatap dengan tatapan koson wajah tampan suaminya ,yang sedang melantunkan surat Ar-Rahman dengan syahdu ,Reina menikmati bacaan suaminya hingga akhir ayat ,"lagi...."ujar Reina pelan saat Farhan sudah selesai .
"Sudah bangun?" Tanya Farhan saat suara Reina masuk ke pendengaran nya .
Reina mengangguk pelan ,"mas lagi ..."pinta Reina
"Insyaallah nanti ya ,kita siap siap dulu ya dek ,pesawat nya udah landing "
__ADS_1
"Hmm ok mas " reina bangkit dari pangkuan suami nya .
"Tunggu dek " Farhan menahan reina dengan lembut , ia merapikan jilbab istri nya ,"mas baikkan sebentar yaa"
"Makasih mas ganteng "bisa reina yang berhasil membual Farhan salting
"Sama sama dek manis" kini Reina yang di buat salting
(Maklum masih pengantin baru😂)
Setelah melakukan penerbangan 9 jam akhir nya mereka sampai ke Kuwait internasional AirPort .
Farhan membawa tas ransel nya dan dua koper milik nya dan milik istrinya .sambil menunggu istri nya yang sedang memesan cake untuk makan siang mereka ."mas mau yang mana ?" Tanya Reina sambil menunjukkan beberapa menu ,"mas sama aja sama adek " ujar farhan sambil tersenyum tipis ,mendengar Jawaban Farhan ,Reina segera memesan beberapa cake untuk mereka
Mereka makan di pojok ruangan ,sambil berhadap-hadapan ."mas lagi nelfon sama siapa ?"tanya reina saat mendengar percakapan farhan ketika menelpon seseorang .
"Pelan pelan aja dek " ujar farhan terlihat dari sorot matanya ia sedang kwatir saat melihat Reina makan dengan sangat cepat
"Heheh iya mas" reina memelankan kecepatannya
Beberapa menit kemudian ,mereka sudah berada dalam mobil ,tanpa menunggu waktu lama mobil berjalan meluncur ke jalanan raya kota Quwait .sampai akhirnya mobil yang mereka tumpangi berhenti di pekarangan rumah .Reina Menatap rumah di depan nya ,dengan tatapan penuh tanda tanya
"Mas ini rumah siapa ?" Tanya Reina saat Farhan menuntun nya masuk
"Rumah kita " jawab Farhan sambil menutup pintu mobil yang mereka naiki
"Huh? Rumah kita?" Tanya reina masih tidak mengerti ."Mas ...." Panggil reina saat tidak ada jawaban dari mas nya
__ADS_1
"Ini rumah mas kalo menetap di sini "jawab farhan sambil membuka kunci rumah
"Assalamualaikum " ujar farhan memberi salam saat hendak melangkah masuk ke dalam
Reina berjalan masuk kedalam ruangan mata nya menatap ke sekeliling rumah .sambil berjalan mengikuti mas nya yang jalan di depan nya .
Mereka masuk ke salah satu kamar yang ada di lantai dua .
"Ini kamar kita ya dek ,mas taruh barang barang nya disini "ujar farhan ,reina duduk di pinggiran kasur sambil membuka jilbab dan cadar nya ia hanya menatap mas nya yang sedang meletakkan barang barang mereka di pojok ruangan ,reina hanya diam ia tidak ada niat ingin membalas .
"Kamar mandinya di sini ,dan adek kalau mau apa apa bisa bilang sama Maid ,mereka ada di bawah ……………………"ujar Farhan panjang lebar , menerangkan seluk beluk rumah ini dan juga kebutuhan yang lain nya .
Merasa tak ada jawaban Farhan melangkah mendekati reina ,ia duduk Bertumpukan lutut nya sambil mengelus pelan tangan istrinya ."ada apa sayang?"tanya Farhan sambil menatap dalam mata reina
"Everyting Okay ?"tanya farhan lagi
"Hemm"angguk Reina pelan .
"I love u"ujar Farhan sambil mencium punggung tangan istri nya
Reina Tersenyum tipis ,ntah mengapa hari ini, ia ingin sekali bermanjaan dengan suaminya tapi hari ini sepertinya tidak bisa ...mas farhan akan langsung pergi ke kantor setelah mengantar nya ,karna perusahaan keluarga suaminya sedang membutuhkan suaminya ,todak mungkin keinginan nya bisa terwujud .
"Baby………baby are you Okay ?" Tanya farhan lagi saat melihat istri nya sedang melamun
"Mas pergi nya jangan lama lama " ujar Reina pelan lalu dengan cepat mencium pipi suaminya ,farhan memegangi pipi nya ,lalu tersenyum dengan pelan ia memegang kedua sisi wajah istrinya dan mendekatkan wajah mereka ."insyaallah mas akan pulang cepat"bisik farhan pelan dibalas dengan senyuman penuh arti oleh reina
Beberapa menit kemudian farhan sudah berada dalam mobil ,Berlajan melaju menuju perusahaan
__ADS_1