Ustadz And I

Ustadz And I
luka


__ADS_3

Reina membuka matanya ...pandangan nya buram ia melihat ke sekeliling nya "ini di rumah "batin nya berkata ia tahu tempat ini ,kamar mas Farhan dan dirinya .....


Reina beranjak turun dari tempat tidur nya mencari keberadaan mas Farhan nya ...seingat nya ia kembali kesini bersama mas Farhan ,mas Farhan ngotot ingin membawa nya pulang ke rumah ,setelah membersihkan wajah nya mereka langsung pulang ke rumah keluarga mas Farhan


Reina berjalan ke balkon ia melihat pintu balkon terbuka ....benar saja dugaan nya mas Farhan benar ada di sana ...Reina tersenyum kemudian berjalan mendekat


"mas " panggil nya pelan


mendengar panggilan Reina Farhan sontak menoleh ke arah nya kemudian segera memalingkan wajahnya ,Reina melihat reaksi suaminya ,ia terdiam kemudian melanjutkan langkah nya .


"mas ....mama ada di bawah ?"tanya Reina mencoba mengawali pembicaraan


"ada" jawab Farhan singkat ,Farhan sama sekali tidak menoleh sedikit pun ke arah nya


"mas kita nginap di rumah ?"


"mama tahu kita datang ?"


"mas ...adek tidur yaa...tadi ....?" tanya Reina lagi


ia berharap kali ini mas Farhan menoleh ke arah nya ,tapi harapan nya pupus tidak ada jawaban dan reaksi apapun dari suami nya ..


Reina tersenyum perih ,hatinya terluka ia tidak suka perasaan ini rasanya seperti di abaikan ,Reina menoleh ke kaca jendela ia terdiam melihat wajah nya ..."apa kerena ini?" batin nya bertanya "apa karena sekarang ia tampak mengerikan ?" batin nya sesak


Reina menatap ke samping nya ,menatap sosok laki laki di sampingnya ...rasa nya sesak sekali pandangan nya mulai buram lidah nya kelu ,ia takut untuk bertanya ...tapi ..


"mas...."ujar nya memberanikan diri ..


"mas gak mau lihat Reina karena Reina sekarang jelek yaa?"tanya nya hati hati dengan mata yang berkaca kaca menahan jatuh nya air mata


berapa menit kemudian.......tes...Reina tersenyum ia mengusap air matanya yang jatuh karena Tak ada satupun jawaban dari suaminya , perlahan ia melangkah mundur ....


"kamu cantik ,sangat cantik ......maafkan mas.....mas gak kuat...."suara mas Farhan terhenti


Reina terdiam ia menoleh kebelakang ,menatap punggung Farhan yang bergetar .


perlahan ia melangkah mendekat ...mendekati punggung kokoh yang sedang membelakangi nya dengan perlahan Reina mengulurkan kedua tangan nya memeluk erat punggung itu dari belakang ..... menyampaikan beberapa kata kata cinta untuk suaminya


setelah berapa lama...Farhan membalikkan tubuh nya dengan mata sembab nya


"jadi bukan kerena wajah Reina jelek ?" goda Reina


Farhan menggeleng pelan ,ia menatap wajah Reina


"sakit?" tanya Farhan sambil mengelus pipi ungu Reina

__ADS_1


Reina mengangguk mengiyakan .....Farhan memegang wajah Reina dengan tatapan tidak rela


"gapapa kok mas" ujar Reina sekali lagi , konyol nya ia ...mengira suaminya tidak menyukai nya lagi


Farhan membawa Reina masuk kembali ke kamar


ia menuntun Reina kembali ke tempat tidur Reina naik ke tempat tidur disusul oleh Farhan yang baring di sebelah nya ,Farhan menghirup dalam dalam rambut istrinya,sudah berapa lama ia tidak seperti ini ,Farhan mengelus rambut Reina pelan sambil menatap wajah istrinya matanya tak bisa luput dari lebam lebam yang ada di wajah istrinya ,"adek tinggal bareng mas aja yaa" ujar Farhan pelan


"tinggal sama mas ...kenapa mas?"tanya Reina pelan "lebih aman "jawab Farhan sambil menatap mata Reina


"hmmm adek pikir dulu ya mas.."


"mas kira kira nanti bekas luka nya bisa hilang nggak "tanya Reina sambil mengelus rambut hitam suaminya


"insyaallah bisa" jawab Farhan ,dalam hatinya ia bertekad ia akan berusaha untuk mengobati nya semaksimal mungkin


Farhan mulai mengantuk matanya tertutup perlahan , hingga akhirnya ia benar-benar tertidur


Reina yang sadar akan hal itu , ia tatap wajah tenang suaminya sedang tidur .dengan hati yang bingung menentukan pilihannya "bagaimana ini ? apakah ia akan tinggal di sini?atau tetap di pondok? ia sangat senang jika ia tinggal di sini tapi di sisi lain ia tidak akan bisa untuk fokus menghadapi ujian ....jika di pondok ia bisa belajar tapi di sisi lain ia takut ...


tak ingin memikirkan nya lagi Reina memutuskan untuk turun ke bawah dengan hati hati Reina keluar dari pelukan suami nya


Reina menuruni tangga menuju dapur ia melihat lantai bawah sepi tidak ada orang sama sekali


"excuse me" sapa Reina pelan


maid itu menoleh "astaghfirullah"


Reina tersenyum ia tahu...... siapa yang tidak akan terkejut jika melihat wajah nya sekarang...sudah seperti mumi


"nyonya Reina ?"tanya maid itu


Reina yang mendengar dirinya di panggil nyonya merasa panggilan itu agak sedikit berlebihan untuk nya


"Reina saja " ujar Reina pelan


"apakah anda mau makan " tanya Maid itu ramah


"ya ...apakah ada yang bisa di makan ?" tanya Reina


"tentu saja " pelayan itu mengeluarkan makan dari lemari makanan dan meletakkan nya di atas meja


"mama kemana?"tanya Reina kepada maid itu


"nyonya baru saja keluar bersama bapak setengah jam yang lalu "ujar maid itu sambil mempersiapkan makanan untuk nya

__ADS_1


setelah semua sudah siap tersedia maid itu undur diri , Sebelum itu Reina sudah berterima kasih atas bantuannya ...tanpa basa basi


Reina memakan makanan yang ada di hadapannya ,"enak "ujar batin nya ia kembali meneruskan memakan makanannya


di tempat lain Farhan terbangun ia mendapati istrinya tidak ada di sampingnya dengan cepat ia bangun dari tidurnya mencari keberadaan sosok istri tercinta


Reina membuka kulkas mencari air dingin untuk menghilangkan dahaga nya tiba tiba ada tangan melingkar di pinggang nya


"Reinaaaa"panggil Farhan manja


"mas?"


"kenapa tinggalin mas?".tanya Farhan


"adek lapar"


"udah makan ?".tanya Farhan menempelkan dagunya ke bahu Reina


"udah .....mas mau makan ?"tawar Reina


"mau...makan kamu "bisik Farhan pelan


"ih....mas....."ujar Reina malu


begitu juga dengan Farhan sejujurnya ia malu mengatakan nya ...


"ayo ke kamar" ajak Farhan


Reina mengedipkan matanya berkali kali seakan akan tidak percaya dengan kalimat yang barusan di dengarnya "sekarang?" batin nya bertanya tanya ..


"sekarang mas?" tanya Reina dengan wajah tak percaya


"ya sekarang" jawab Farhan singkat


"mas!!!"


"ada apa ?" tanya Farhan cemas mendengar nada bicara Reina


"sekarang makan nya ?"tanya Reina sekali lagi ia sama sekali tak bergerak dari posisinya


"makan ?" justru Sekarang Farhan yang bingung


"astaghfirullah bukan .....adek salah paham" ujar Farhan malu .....bisa bisa nya ia....


mohon maaf lama update 🙏🥺di karenakan author kekurangan ide ... mohon maaf bila episode ini kurang nyambung ... makasih untuk pembaca ustadz and i ...mohon dukungan nya 😭 maafin author ya ...para reader tercinta kelamaan update nya ...semoga kalian masih suka😔 author minta saran dong dari kalian .....makasih banyak ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2