
" Reina ayo pulang" ..
Reina membuka matanya yang berat " ada apa lagi ini?" tanya Reina matanya sudah berat rasa kantuk nya makin terasa
"hei hei!!" sahut seseorang mencubit pipi Reina
"jasmiinn" seru Reina kesal
"hei bangun !!" sahut Jasmin masih mencubit pipi Reina
"yayaya,nii bangun,apa!" tanya Reina dengan nada kesalnya
yang membuat onar hanya tersenyum cengengesan ,"tadaaa!" seru Jasmin saat menunjukkan barang yg ia bawa
" koper?" tanya Reina masih belum sadar
"koper siapa?" tanya Jasmin
Reina memerhatikan koper yang tak asing lagi baginya ini kan,,,,"koper aku?" tanya Reina tak percaya.
". yaiyalah koper kamu" jawab Jasmin bete ,ini semua jauh dari ekspektasi nya
"kok bisa!" tanya Reina yang mulai sadar
"aku ambil!" sahut Jasmin yg tak tertarik lagi
"eitss tunggu kamu kok bisa ambil koper aku ? " tanya Reina penasaran
"jadi gini lohh aku dan mama aku izinkan kamu ke pihak pondok untuk tinggal di rumah kami,dan pihak pondok setuju karena Sekarang di rumah aku gak ada laki laki ,papa aku pergi ke luar kota 1 bulan dan adek laki laki aku masih di pondok nggak libur," terang Jasmin
jadi untuk santri internasional ( dari luar negara) bisa pulang ke salah satu rumah seseorang ,apabila di rumah itu bisa menjamin tidak ada laki laki,dan juga sang wali bisa menjamin keamanan dan keselamatan santri yg menginap ,dan hal ini juga memerlukan persetujuan dari orang tua santri tersebut
"dan akhirnya pihak pondok izin kan kamu tinggal di rumah aku ,dan orang tua kamu udah setujuuuu! kalau kamu menetap di rumah ku selama liburan " sahut Jasmin heboh
"serius!" Reina tak percaya
"iya serius , surat perjanjian nya ada sama mama aku" sahut Jasmin mantap
"beneran?!!!" tanya Reina lagi
"iya beneran!!!"
"yeeee"seru Reina memeluk jasmin
betapa bahagianya dirinya saat ia tak jadi menetap sendirian di kamar ini, walaupun bukan pulang ke rumahnya melainkan rumahnya Jasmin itu sudah lebih dari cukup bagi Reina
" cepat bersiap ,aku tunggu di aula " sahut Jasmin berlalu pergi
dengan segera Reina memasukkan baju bajunya dan perlengkapan penting lain nya
" Reina sini!" lambai Jasmin ketika melihat Reina yg baru masuk ke aula
__ADS_1
" assalamualaikum" sapa Reina pada Jasmin dan mama nya
"wa'alaikumsalam" jawab mereka serentak
" ini yg namanya Reina , cantik yaa" puji mama nya Jasmin
Reina hanya bisa tersenyum malu mendengar nya
"mau kan ke rumah tante?,temanin Tante sama Jasmin " tanya mama Jasmin lembut
"mau kok nte, makasih ya nte!" ujar Reina cepat jangan sampai sang ibu ini tidak jadi membawanya pulang .
waktu terus berjalan……
sekarang Reina sudah selesai mengurus semua administrasi yg harus di lengkapi nya
dengan semangat Reina dan Jasmin berjalan hendak membawa koper mereka ke parkiran mobil bersama dengan mama Jasmin
tiba tiba langkah mereka terhenti ……
"kalian tunggu aja di sini,mama bawa mobilnya ke sini " sahut mama nya Jasmin menyuruh anak nya dan Reina menunggu di gerbang pondok karena kasian melihat mereka membawa koper dan tentengan lain nya
sewaktu menunggu……
Reina mendengar seseorang berteriak memanggilnya
"kakak superherooooooooooo" lambai Adli saat ia melihat sang super Hero nya ada di sebrang jalan
karna teriakan Adli yg bisa di bilang cukup keras
dengan refleks Reina membalas lambaian tangan Adli sekaligus memberikan kedipan mata nya untuk fans kecil nya
" wahhh kakak superhero " teriak Adli kegirangan
sedangkan dilain sisi seseorang mengepalkan tangan nya ,rahang nya menegang karna menahan emosi ,wajah nya sudah memerah layak nya kepiting rebus
"bisa bisanya" sahut Farhan tak terima ,dengan Reina yg dengan terang terangan mengedipkan mata di Depan umum " ya Allah sabar sabar" batin farhan menahan ,jangan sampai ia mengeluarkan sifat aslinya di Depan umum
menit pun berganti ………………
Reina sekarang sudah ada di mobil Jasmin berjalan menuju rumahnya Jasmin ,matanya tak bisa lepas dari jalanan kota adzadvile yang berbeda jauh dari jalanan di Indonesia ,bentuk rumah bergaya barat menjadi primadona di sini
mata Reina terus menatap jalanan yang astetik karna di dominasi dengan warna kuning di sebabkan banyak nya pohon maple di tepian jalan ,rasa nya ingin sekali Reina keluar dan ber foto-foto tapi itu tidak mungkin baginya
30 menit berlalu ,mobil yg Reina naikin berhenti di halaman salah satu rumah,rumah berwarna kuning yang terlihat asri
." mari Reina !! kita angkat barang nya" sahut Jasmin langsung mengajak Reina untuk segera membawa koper koper mereka dan meletakkan nya di kamar milik nya
dengan senang hati Reina menyutujui usulan Jasmin
__ADS_1
Jasmin menekan tombol rumah nya "tittt"
tak butuh waktu lama pintu rumah nya terbuka dari dalam
"assalamualaikum" sapa Jasmin kepada seorang maid keluarga nya
"wa'alaikumsalam" jawab ibu itu segera mempersilahkan Jasmin dan Reina masuk
"ayo!!kita ke kamar ku" seru jasmin bersemangat
"siapp" jawab Reina tersenyum , sebenarnya Reina juga penasaran seperti apa kamar Jasmin
"assalamualaikum" salam Jasmin saat masuk ke kamar nya
"assalamualaikum" Reina mengikuti seperti apa yang dilakukan Jasmin ,Reina menatap sekeliling kamarnya Jasmin ,ada satu pertanyaan muncul di benak nya
"jas kamu suka warna tosca?" tanya reina memastikan
Jasmin menoleh menatap lama Reina kemudian dengan nada kesal nya ,ia berseru:
" ya ampun Reina!! kamu baru tau!!" sahut Jasmin frustasi bagaimana bisa ia punya teman yg seperti ini , dirinya bahkan sudah memakai alat tulis serba tosca ,dan juga perlengkapan tidur nya di asrama juga berwarna tosca
"iya baru tahu "balas Reina cengengesan
melihat tingkah Reina Jasmin memutar kan bola matanya malas
"ya udah ,aku mandi dulu"sahut Jasmin berlalu meninggalkan Reina
setelah selesai memindahkan baju baju nya ke lemari Jasmin ,Reina berjalan ke arah pintu kamar ,ia ingin keluar untuk mengambil minuman untuk nya dia sudah sangat haus sekarang
Reina pun membuka pintu kamat Jasmin dan menuruni tangga ke bawah , dikarenakan kamar Jasmin berada di lantai dua
Reina berjalan menyusuri rumah Jasmin sambil mencari dimana dapur nya
setelah berhasil menemukan dapur ,Reina segera mengambil gelas dan menuang air ke dalam nya
ketika ia sudah menghabiskan minuman nya ,Reina mendengar suara bel dari pintu rumah Jasmin,Reina menunggu beberapa lama tapi tidak ada satu orang pun yang membukakan pintu
"pada kemana yaa?pada sibuk kali" pikir Reina dengan cepat ia berjalan ke arah pintu utama rumah Jasmin
"klek" Reina berhasil membuka kunci pintu
"assalamualaikum" sapa Reina ramah ketika pintu terbuka
" wa'alaikumsalam"terdengar suara laki laki membalas salam nya
"Astaghfirullah!" seru Raina kaget saat ia mengadahkan kepalan nya dan melihat sosok laki laki yg hanya berjarak berapa jengkal darinya
spontan Reina melangkah mundur .membuat jarak lebih jauh
__ADS_1
"Jasmin nya ada?"