
Satu bulan berlalu ..., semua nya seperti biasa hanya akhir akhir ini ia lebih sibuk persiapan ujian ,Reina menutup buku nya saat bel berbunyi ...ya ,sekarang sudah jam 11 malam ,murid murid sudah pada kembali ke asrama setelah kelas malam berakhir
"Rei duluan yaa.."
"Duluan rei.."
"Jangan kemalaman rei "ujar kawan kawan nya sebelum meninggalkan nya di kelas sendiri
Jasmin dan hawa dimana ? mereka di ruang ustadzah ,insyaallah sebentar lagi mereka datang
Sambil menunggu Reina merangkum pelajaran yang dibahas tadi untuk persiapan ujian ,dan sejak setengah bulan yang lalu ia dan kedua sahabat nya mengumpulkan referensi untuk persiapan ujian yang akan diadakan di awal bulan
"Sorry kami lambat rei .." Ujar hawa memberikan segelas kopi hangat untuk nya
"Ya Gapapa"
Tampa disadari sepasang mata memandang mereka dengan tatapan tajam ,dan sebuah senyum di wajah nya menatap lekat lekat sosok yang sedang belajar di dalam kelas
"Akhir nya..."
__ADS_1
Di dalam Reina merasa tidak nyaman seperti ada yang mengawasi nya ,ia menoleh ke sekitar nya ,tapi ia tidak melihat seorang pun
"Ngapa Reina ? "Tanya hawa
"Hmm gaada cuma perasaan ku aja" jawab Reina dan kembali melanjutkan belajar nya
Beberapa jam kemudian
Mata mereka mulai mengantuk dan juga mereka merasa lebih lelah ,apa pengaruh kopi nya sudah habis
"Masih sempat nggak kalau kita tidur... Hoamm?" Tanya jasmin sambil menutup mulut karna sedang menguap
"Satu jam lagi ,masih bisa ..." Ujar Reina bangkit dari tempat duduk nya dan diikuti oleh kedua sahabat nya ,mereka berjalan menyusuri lorong lorong sepi sambil melihat ke kelas kelas yang masih terbuka dengan beberapa santri ambis di dalam nya ,karena sebentar lagi ujian banyak santri yang memilih untuk belajar lagi di malam hari karena sudah menjadi rahasia umum pondok tarbiyatul banaat adzadville terkenal ketat saat ujian ,dan mereka tidak main main jika hasil nya tidak memuaskan ,tinggal kelas menjadi satu satu nya pilihan jika masih mau menetap di sini ..
Di asrama ...Reina segera ke kasur nya ,memejamkan matanya sebelum jam sholat tahajud Tiba .ia menjalani hari harinya dengan sangat melelahkan
Pagi hari ...Reina yang sedang berjalan dari asrama ke kelas nya merasa ada yang mengikutinya ..tapi saat ia menoleh ke belakang tak ada satu pun orang yang mengikutinya ...Reina mempercepat langkah nya ia masih takut jika yang mengikutinya adalah orang orang yang menyakitinya dahulu
"Assalamualaikum" seru Reina dengan nafas yang beraturan
__ADS_1
"Waalakumusalam "jawab para santri yang sudah di dalam kelas .memang masih belum seberapa tapi jam pelajaran akan segera di mulai . Reina melihat ke arah pintu kelas ia menatap dengan tatapan bertanya tanya hingga ia di sadarkan "Reina ayo duduk sebentar lagi ustadzah akan masuk " tegur kawan sekelas nya
"Baik " ujar Reina kembali ke tempat duduk
Minggu ujian tiba ....
Reina mendirikan dua rakaat lagi ...di sepertiga malam ini Reina menambah rakaat sholat tahajud nya berbeda dari biasanya
Ia melambaikan sujud nya karna panjang nya doa di sujud terakhir
"Assalamualakum warahmatullah "salam Reina menyelesaikan shalat malam nya .ia mengaktualisasikan kedua tangan nya di awali bismillah dan pujian atas keesaan sang kuasa dan shalawatan salam untuk nabi besar kita nabi Muhammad SAW .....setelah itu mulai lah Reina menyebut kan satu persatu hajat nya sampai ia mengakhirkan doa nya dengan bacaan "aamiin"
Pagi yang berbeda ...suasana yang berbeda ...semua santri mengenakan jilbab biru muda seragam masuk ke aula besar dimana ujian akan berlangsung mereka hanya membawa pensil penghapus dan papan .....ujian dimulai ...semua santri nampak fokus pada lembar jawaban mereka masing masing ....suasana sepi dan tegang bercampur menjadi satu...saking sunyi nya siapapun dapat mendengar detik jam silih berganti ....
"Teettttttt" bel penanda waktu ujian berakhir telah berbunyi
Semua santri segera mengangkat tangan nya membiarkan lembar jawaban mereka diambil dengan cepat oleh para ustadzah ...setelah melalui dua mata pelajaran mereka akhirnya boleh keluar dari aula,semua santri berduyun duyun keluar dari kelas sambil sibuk membicarakan jawaban soal tadi
Sedangkan jasmin melangkah dengan tak bertenaga. Ujian nya tidak main main. Jauh dari kata mudah ,walaupun mereka sudah berusaha satu bulan semua itu terasa masih kurang ..
__ADS_1