Ustadz And I

Ustadz And I
-


__ADS_3

berapa hari kemudian ………


Reina berjalan dengan langkah lunglai tangan nya membawa risalah nya karna hari ini ,hari pengumpulan risalah


Reina memegang erat risalah fikih nya


, perlu perjuangan yg panjang untuk menyelesaikan risalah nya ,hal ini bisa dilihat dari kantong matanya yg hitam karna kurang tidur berhari hari


Reina masuk ke kelas ,


meja Ustadz sudah penuh dengan tumpukan risalah risalah para santri,Reina menaruh risalah nya di atas meja ustadz ,bersama tumpukan risalah lain


"bismillah" sahut Reina.


setelah menaruh risalah nya Reina memegang tangan nya yg gemetar


ingin rasanya mengambil kembali risalah nya tapi..hal itu tidak mungkin


Reina duduk di meja nya menatap nanar tumpukan risalah yg berada di meja ustadz tebal nya bermacam macam ada yg tebal ada juga yg tipis , dibandingkan dengan punya yg lain risalah Reina termasuk tidak terlalu tebal dan tidak tipis


Reina berkali kali mencubit paha nya karena


mata nya tidak bisa dia ajak berkerja sama matanya terasa sangat berat ingin rasanya ia tertidur sekarang


tapi hal itu tidak bisa karna sebentar lagi ustadz akan datang


berapa lama kemudian ustadz farhan masuk ke kelas ....


tak selang berapa lama kemudian pelajaran pun di mulai


berapa kali Reina menguap dari balik cadarnya


mata nya ia paksa untuk tidak tertutup


"ahhhrggggh ngantuk sekali…" keluh Reina


" Alhamdulillah ,risalah nya akan di nilai oleh para ustadz dan ustadzah , pengumuman pemenang nya akan di umumkan dua hari lagi" sahut ustadz Farhan di akhir jam pelajaran nya


setelah jam pelajaran berakhir para santri segera berhamburan keluar kelas , kecuali santri yg terkena hukuman ,dan Reina termasuk dalam golongan itu


Reina menatap iri orang orang yg keluar dari kelas nya .


sedangkan ia harus kembali memeriksa lembar Jawaban yg sudah ada di meja ustadz


tidak peduli lagi Reina melangkah kan kaki nya ke arah meja ustadz untuk mengambil tumpukan lembar jawaban


setelah itu Reina kembali ke meja duduk nya


" kenapa sihh ,hukuman memeriksa lembar Jawaban ini tiap hari, nggak ada habis nya , emang mereka ujian tiap hari "omel Reina sambil meletakkan dagu nya di atas tumpukan kertas itu


menit berlalu suasana hening tanpa suara


Farhan menutup pelan buku yg ia baca karna Farhan sudah selesai membaca nya ,dengan hati hati Farhan mengangkat Kepalanya


"tidur? " tanya Farhan melihat Reina yg tidur di atas tumpukan lembar jawaban

__ADS_1


melihat Raina yang tidak kunjung bangun Farhan berjalan ke meja Reina , sesampai nya di meja murid nya itu Farhan mengetuk buku yang ia pegang ke meja Reina berkali kali


.dengan ketukan yg keras


"apasihh ganggu aja !" sahut Reina tidak sadar


bukan nya Reina bangun ia justru membalikkan kepalanya membelakangi ustadz yg berada di sampingnya


setelah putus asa membangun Reina, Farhan memutuskan kembali ke meja nya


watu berlalu sekarang tidak seorang pun di kelas selain Reina yg masih tertidur


Farhan pun sudah kembali ke ruangan nya


Reina membuka mata nya pelan


saat ia membuka matanya terlihat lah meja di depannya sudah bersih


"hmm ,meja Ustadz kok udah bersih?" tanya Reina


biasanya meja ustadz selalu penuh dengan kitab kitab besar di atasnya


Reina menoleh ke samping kok udah sepi yaa


"astaghfirullah!!!"sahut Reina saat melihat jam tangan nya menunjukkan waktu sholat Zuhur


"ya Allah "sahut Reina berlari secepat mungkin menuju aula untuk sholat


sepanjang Reina berlari terlihat lorong lorong sudah sepi dari para santri


shalat sudah selesai ,itu berarti ia terlambat Reina memutar balik badan nya berniat kembali ke asrama agar ia tidak kena hukuman


baru berpa langkah Reina sudah di cegat oleh dua kk senior nya


"mau kemana kamu?" tanya mereka dengan bahasa Arab yang fasih


" hmm mau ..ambil wudhu kk" sahut reina cengengesan


" kamu ! siapa nama kamu?" sahut seorang kk kelas sambil mengarah kan sebuah rotan panjang ke jilbab reina


"Reina kak" sahut Reina pelan (Reina merasa berhadapan dengan dua kakak keamanan ini serasa seperti orang sedang ta'aruf)


"kelas?" tanya ke dua kk itu


"kelas satu kk ,"jawab Reina


"anak kamar?" tanya kk bagian keamanan itu


" kamar adawiyah " sahut reina lagi


"nanti abis kamu shalat temui saya di ruang keamanan " sahut ke dua kakak senior itu berlalu meninggalkan Reina


"huh belum selesai hukuman yg ini udah tambah aja hukuman baru" keluh Reina


Reina sudah menyelesaikan sholat nya

__ADS_1


ia meminta Jasmin untuk menemani nya ke bagian keamanan .


"assalamualaikum kk" Reina masuk di ruangan keamanan tanpa Jasmin karna hanya yg terkena hukuman yg boleh masuk


ruangan yg berukuran besar ,ruangan dimana para kakak kelas bagian keamanan berkumpul dengan rompi abu abu mereka ,yang menambah wibawa mereka ,


,tak sedikit santri yg terkena hukuman seperti nya , bisa dilihat dari penuh nya orang di ruangan ini ,santri santri dari berbagai kelas yg terkena pelanggaran berkumpul di sini


.di ruangan ini ,semua hukuman pelanggaran pondok di putuskan ,dari beribu santri ada sekitar seratus kk senior bagian keamanan masing masing punya asisten sendiri itu informasi yg Reina dapat dari Jasmin


"Reina Mardhiah" panggil salah satu dari kk keamanan


"iya kk!" sahut Reina mencari asal suara berasal dari kk keamanan yg mana


"saya kk" sahut Reina setelah menemukan seorang kk kelas berkaca mata yg tidak jauh di depan nya


"sini!" sahut kk berkacamata itu


"kamu Reina dari kelas adawiyah?" tanya kk berkacamata itu , tatapan masih tertuju dengan kertas di tangan nya


"iya kk saya!" sahut Reina hati hati


"kamu terlambat sholat sampai sholat selesai !"


"iya kk" jawab Reina


"ikut amalan?" tanya kk kacamata itu sekali lagi


"tidak kk" jawab Reina


" hmm kalau begitu , kamu gabung sama kelompok itu " sahut kk keamanan itu sambil !menunjuk segerembolan santri yg di sudut ruangan


" makasih kk ,hmm kk kaca mata"sahut Reina ingin melangkah pergi


"apa kamu bilang?!"


Reina menghentikan langkah nya ,berbalik menghadap kk keamanan tadi


" makasih kk" ulang Reina polos


"lanjutan nya!" sahut kk tu dengan nada tinggi


"makasih kk ,kk kacamata" ulang Reina , sekarang dia baru menyadari aura yg dikatakan oleh Jasmin (memang beda)


"Hahahahah"tawa satu ruangan pecah (disini yg berani ketawa cuma kakak kakak sesama bagian keamanan,)


"kacamata kata kamu?! " seru kk keamanan itu dengan nada yg tidak bersahabat


"iya kk" jawab Reina lagi


bukan nya tambah baik sosok dihadapan nya seakan akan sudah sangat geram pada Reina


"saya punya NAMA ,!!! ANGKAT KEPALA KAMU LIAT SAYA"


Reina mengangkat kepalanya memberanikan diri melihat sosok di depannya

__ADS_1


"Kamu!????"


__ADS_2