
Farhan datang mengetuk kamar hawa ,ia tadi mendengar teriakkan hawa memanggilnya
"tok tok tok" ketuk Farhan
"benarkan! tuh datang bang Farhan nya " sahut hawa pada Reina
"gak jadiiii" teriak hawa lagi ,karna dari awal ia hanya memanggil untuk membuktikan pada ke dua teman nya
"kok kamu gak kasih tau pas di pondok!" ujar Reina masih tak terima
"kamu gak nanya" bales hawa sambil cekikikan ia tahu betapa seringnya Reina marah marah tidak jelas melaporkan tentang ustadz Farhan pada mereka berdua
"tau ah, " jawab Reina perasaannya sekarang adalah ia merasa kesal bercampur dengan malu
kesal bagaimana bisa dirinya tidak tahu hawa adalah adik dari ustadz yang sering menghukum ,malu karena ia sering ustadz Farhan karena sering mengadu tentang hukuman ustadz yang gak ada abis abis nya
" udah udah , keluar yuk" ajak Jasmin pada hawa dan Reina
"ya mendingan kalian keluar , daripada di sini " seru mama hawa setuju
"oke juga ,tapi tunggu aku yaa! mau siap siap" sahut hawa hendak bersiap siap
menunggu hawa bersiap Jasmin dan Reina memakan buah yang di hidangkan di meja
"Reina dan jasmin gak ada rencana mau main kerumah mama?" tanya mama hawa
"gak tau maa ,Rei tergantung Jasmin aja" jawab Reina dengan senyuman manisnya
"boleh nte ,nanti kami main kerumah Tante " seru Jasmin setuju
"mama tunggu yaa"
"klek" pintu kamar mandi terbuka terlihat hawa yang sudah siap
"jalan jalan nya ajak bang Farhan hawa ,temanin kalian supaya ada yang jagain , kurang aman kalau perempuan semua ,biar ada mahram nya " sahut mama hawa mengingat kan
"sama ustadz farhan!" batin Reina cemas bertemu dengan ustadz farhan saja takut apalagi seperti ini
berbeda dengan Jasmin yang senang karena ia akan berjalan di temani dengan salah satu ustadz terganteng di pondok , siapapun ingin berjalan dengan nya
"oke maa, hawa pergi dulu yaa!" sahut hawa mencium tangan mama nya,disusul oleh Jasmin dan Reina berpamitan dengan mama hawa
hawa keluar dari kamar yang ia tempati ,berjalan ke arah kanan dari kamarnya menuju pintu coklat yang tertutup
"tok tok tok " hawa mengetuk pintu kamar Abang pertama nya
"klek" pintu terbuka
"ada apa?" tanya Farhan pada adik perempuan nya
"mama suruh Abang temani kami jalan jalan" sahut hawa ia yakin Pasti Abang nya tidak dapat menolak permintaan nya
"baiklah" sahut Farhan menutup pintu kamar , mempersiapkan dirinya
__ADS_1
hawa dan dua sahabatnya memutuskan untuk menunggu Farhan di luar rumah ,tak selang beberapa lama ,Farhan keluar dengan pakaian jubah hitam nya dan langsung membuka mobil nya
"ayo kita naik! " sahut hawa bersemangat
"aku di belakang !" sahut Jasmin dan hawa bersamaan
"aku?" tanya Reina menanyakan dimana ia akan duduk ,
"di depan !" sahut hawa santai
"tapi ……Jasmin tukaran dengan ku!" pinta Reina
"hmm tidak bisa" tolak Jasmin bisa bahaya jika ia duduk di samping ustadz farhan ,belum duduk udah pingsan duluan
"hawa……" pinta Reina pada hawa ia benar-benar tidak sanggup jika harus duduk bersampingan dengan ustadz Farhan
"aku tidak bisa duduk di depan " tolak hawa lembut
"kalau di kursi belakang?" tanya Reina memastikan
"sorry Reina belakang penuh barang barang!" sahut hawa
"cepat naik!!" sahut Farhan yang sudah menunggu di dalam mobil dari tadi , menunggu 3 perempuan ini , mungkin tidak ada habis nya
dengan cepat Jasmin dan hawa langsung naik ,duduk di kursi tengah , meninggalkan Reina yang masih di luar ,Reina menatap pasrah dengan pelan ia buka pintu di kursi samping kanan mobil ,karna mobil di luar negeri berbeda dengan mobil di Indonesia yang stir nya berada di kanan , sedangkan disini stir pengemudi berada di kiri
Farhan menatap Reina yang duduk di samping nya
"maaf ustadz ,saya duduk di sini !" sahut Reina menyadarkan Farhan dari lamunan nya
tanpa mengucap sepatah kata pun ,Farhan menjalan kan mobil nya ,mereka akan jalan jalan ke tempat wisata yang ada di dekat Sardinia beach , seperti taman bunga ,festival jalanan yang sangat terkenal di sardinia beach dan banyak lagi ,karna hari masih pagi mereka pasti akan pergi ke banyak tempat
sepanjang perjalanan Reina membuka hp nya mengscroll Instagram nya untuk menetralisir kegugupannya ,
Reina melihat ada banyak chat dari Abang-abang sepupu nya yang belum ia balas ,Reina membuka satu satu persatu chat mereka dan membalas balas satu persatu ,saat sedang asik asik nya 1 chat dari Abang sepupunya masuk
"akhirnya!!! di jawab juga chat mass,! kok nggak bilang sih re kalau mau pergi pondok ,mas kan gak ada kawan ,gak ada lagi agen paket mas!"
pesan dari mas Arya nya membuat Reina mengingat masa masa dimana ia menjadi perantara paket antara santri putri pondok nya yang selalu menitip kan sesuatu untuk diberikan pada mas Arya nya
Reina tertawa pelan saat mengingat dimana ia rela manjat untuk bertemu dengan mas Arya dan ia terjatuh ke bawah karna menginjak atap rumah yang rusak
Farhan yang sedari tadi diam saja , sekarang justru memerhatikan Reina yang kadang tertawa sendiri
" chat sama siapa yaa?" tanya Farhan dalam hati .
" rindu kan sama adek mu ini !!, hahaha cari dong mas agen paket yang lain!🤣" Reina membalas chat dari mas Arya nya
"Re kamu lagi ngapain ? foto in dong ,mas pingin liat " chat Mas Arya nya
dengan segera Reina Boomerang tanpa malu malu sambil mengedipkan matanya ,dan langsung mengirim ke pada mas nya .
farhan yang memerhatikan dari tadi sekarang bertambah panas saat Reina membuka vn yang tak tahu dari siapa ,tapi itu suara laki laki
__ADS_1
Farhan menancap gas mobil nya ,ia tak peduli lagi , emosi nya sudah di ambang batas ,dari tadi Farhan menenangkan dirinya dengan bersangka baik ,bahwa Reina hanya chat dengan kawan perempuan nya
belum masalah yang kemaren malam , sekarang Farhan harus di hadapkan dengan keadaan seperti ini
"siapa Reina ? kok suara laki laki?" tanya Jasmin dan hawa kepo
"ohh ini suara saudara laki laki saya" Reina menjawab pertanyaan ke dua sahabatnya dan tanpa Reina sadari ia juga menjawab pertanyaan dari sosok di samping nya yang sedang cemburu berat
berapa menit kemudian mobil berhenti
"waah akhirnya kita di sini !" sahut hawa heboh
betapa tidak heboh akhirnya mereka sampai di taman bunga tersembunyi di port Elizabeth ,taman ini masih belum punya nama tetap karna baru ditemukan beberapa tahun lalu ,taman bunga ini terkenal karna termasuk tempat wisata di sardinia beach
Reina menghirup nafas dalam-dalam ,disini segar sekali ,Reina langsung mengeluarkan hp nya mengabdikan momen momen nya
karna belum terlalu siang banyak pengunjung yang datang sekadar melihat , berfoto dan ada juga membeli buket yang diambil langsung dari bunga tulip di sini ,tapi harga nya cukup mahal di banding harga buket biasa
Farhan tersenyum memerhatikan tingkah lucu adik nya dan dua teman nya saat mencoba banyak pose untuk berfoto
"tolong tolong!!!" suara perempuan paruh baya yang berdiri di samping Reina
Reina melihat seseorang baru saja mengambil tas ibu di samping nya ,dengan tanpa pikir panjang Reina berlari mengejar orang itu
"REINA!!" batin Farhan melihat Reina berlari mengikuti orang itu , dengan cepat Farhan berlari juga sebelum ia kehilangan jejak Reina
ketika jarak Reina tak jauh lagi Reina mengeluarkan jurus tendangan nya
"buk bak " suara orang di depan Reina terjatuh akibat tendangan Reina dari belakang
laki laki di depan Reina tampak tak mudah putus asa ,dia mengeluarkan senjata dari saku celana nya , sebuah pisau layak nya belati kecil yang mengkilap ,dengan cepat laki laki itu menyerang Reina beberapa kali
Reina yang sudah di bekali ilmu silat dari kecil ,dengan mudah menghindari serangan laki laki di depan nya
Reina menendang tepat di tangan laki laki itu ,tangan yang menggenggam belati kecil itu hingga membuat belati itu terhempas dari tangan laki laki itu
saat laki laki itu masih fokus dengan tangan nya yang ditendang Reina ,Reina menendangnya hingga terjatuh ke belakang
"Reina !!!" panggil ustadz farhan ngos ngosan karna mengejar Reina
Reina melihat ke arah ustadz Farhan ,tapi sebelum itu ia sudah mengambil tas milik ibu di sampingnya tadi
"pulang! " perintah Farhan pada Reina , kemudian berlalu meninggalkan Reina
dengan langkah cepat Reina mengikuti dari belakang
baru Langkah Reina melangkah pergi menyusul
tiba tiba
"Reina !!! awas!!!!!!!"…………………………
__ADS_1