Ustadz And I

Ustadz And I
Sakit


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan lama ...akhirnya mereka tiba di kediaman keluarga ustadz Farhan .


Farhan menatap istri nya yang terlelap di pangkuan nya dengan hati hati ia gendong kembali tubuh Reina dan segera keluar dari mobil ..


"Udah sampai..." Ujar Reina membuka mata nya menatap ke sekitar nya


"Alhamdulillah" ujar Farhan tanpa ada niat menurunkan istri nya


Mereka berjalan masuk ke rumah Ustadz Farhan ,saat Farhan dan reina mengucapkan salam tak satupun orang dari keluarganya nya menjawab nya ...tak selang berapa lama datang seorang perempuan berkulit hitam datang tergopoh-gopoh ke arah mereka .


"Dimana yang lain BI?"tanya Farhan menanyakan keberadaan keluarga nya


"Pergi dari pagi tadi ,bibi juga gak tau mau Kemana " ujar bibi tersebut sambil menyerahkan kuci kamar Farhan .


"Hmm kalau begitu Terimakasih ,saya duluan" ujar Farhan masih menggedong Reina berjalan menaiki tangga


Farhan membuka kamar nya dan segera Malangkah masuk ,ia berjalan menuju tempat tidur dan debgan hati hati membaringkan tubuh .

__ADS_1


"Tunggu dokter nya dulu yaa" ujar Farhan pelan ia masih kwatir ada apa dengan istri nya .


Rina hanya diam saja ia menatap langit langit kamar yang di tempati nya ,sekarang is sudah di kamar ustadz Farhan ,ia tak tahu harus malu atau senang ,memang beda suasana nya di sini .di kamar ini Reina paham betul warna kesukaan suami nya karna dari segi warna sprei ,sofa dan karpet semuanya berwarna abu abu gelap ,dan disini ia merasakan parfume yang biasa Farhan kenakan


Tak berapa lama kemudian datang seorang wanita berambut pirang di antar oleh salah satu Pelayang disini masuk kekamar yang ditempati Reina dan Farhan .


"Perkenalkan saya Dr Emilia "ujar dokter itu menjulurkan tangan nya pada Farhan


Melihat hal itu Farhan segera mengatup kedua tangan nya "mohon bantuan nya Dr.emilia " ujar Farhan datar


"Ada apa dengan istri saya dok ?"tanya Farhan serius


"Saya bisa pastikan ini gejala dari Dehidrasi ,Tubuh nya kekurangan banyak cairan ,apa Anda baru datang dari sebuah tempat yang panas ?" Tanya Emilia sambil melihat catatan nya


"Kami baru saja pulang dari Qatar " jawab Farhan pelan .


"Qatar ? Pantas saja ,selama ini ia jarang minum air putih dan berkeringat dengan jumlah banyak ,ia juga dalam masa menstruasi ,cairan tubuh nya yang hilang lebih banyak dari yang masuk ,untuk ke depan nya tolong pastikan minum istri Anda,usahakan ia meminum 2-3 liter dalam masa masa ini ,karna jika dibiarkan ini bisa menyerang jantung istri Anda .apa ada pertanyaan " melihat Reaksi Farhan yang diam saja ,Dr Emilia melanjutkan ucapan nya "kalau begitu saya pamit undur diri " ujar Dr Emilia diantar oleh Pelayan keluar dari kamar Farhan .

__ADS_1


"Dehidrasi?bagaimana ia bisa sampai ceroboh sekali " ujar Farhan memijat pelan pelipis nya,bagiamana bisa ia lupa dengan Kondisi Reina yang dalam artian ia baru sekali itu pergi ke sana ,dulu ia ingat saat ia pertama kali ke Qatar bersama dengan Faris dan hawa (adik Farhan ) mereka masih usia belasan tahun saat itu ,kedua orang tua mereka tak henti henti menyuruh mereka minum dan hawa yang tidak suka minum hanya meminum sedikit air saja yang berakibat fatal ia juga terkena dehidrasi saat itu dan berkali kali pingsan karna hal itu .....bagaimana ia bisa lupa untuk mengingatkan istrinya sendiri .......


Farhan berjalan ke arah tempat tidur dilihat nya wajah tenang istrinya ...dengan Hati hati Farhan ikut berbaring disisi Reina dan memeluk tubuh istrinya dari belakang ."maaf "ujar Farhan pelan tentu saja ia tahu bahwa istri ny tidak akan mendengar permintaan maaf nya tapi apalah daya ia merasa sangat bersalah .


Waktu zuhur tiba ...Farhan yang sudah bangun dari tadi dan sekarang ia hendak bersiap ke masjid dekat rumah nya .


Reina membuka matanya pelan ."mas mau shalat ?" Tanya Reina saat melihat Farhan yang sudah siap hendak ke masjid


"Ya sayang ku ,mas pergi ya " ujar Farhan sambil berjalan ke luar pintu ,ia sudah ada wudhu jadi tidak bisa salam kepada istri nya .


Reina yang masih belum suci melihat ke atas meja ....ada catatan ..."diminum air nya sayang mas mau ke masjid ,habisin air nya "Reina mengambil catatan kecil itu dan melihat ke gelas berukuran besar terletak di atas meja


Reina mengambil air tersebut dan meminum nya sampai habis sesuai kata kata suaminya.ia beranjak turun dari kasur kepalanya masih berat sekali tapi ia ingin sekali membersihkan dirinya .


Reina berjalan pelan sambil memegangi kepalanya kenapa masih sakit ...ia berjalan ke arah kamar mandi tapi ketika hendak membuka pintu kamar mandi pandangan nya tiba tiba gelap


"Buruk "

__ADS_1


__ADS_2