Ustadz And I

Ustadz And I
Hari pertama


__ADS_3

Reina membuka matanya perlahan ,ia menatap lama apa yang didepan nya "astagfirullah" batin reina saat sadar apa yang didepan nya sekarang yang tak lain adalah dada telanjang milik ustadz farhan


Reina ingat tadi malam ia menangis sampai ustadz memeluk nya dan ia tidak sadar apa yang terjadi setelah nya ...apakah ia tertidur di pelukan ustadz? ,kalau bener itu sungguh memalukan .


Dengan pelan dan hati hati reina melepaskan pelukan ustadz dari dirinya ,bukan nya terlepas pelukan nya justru tambah menguat


Dengan hati hati reina kembali melepaskan tangan ustadz dari diri nya ,hingga suara serak khas orang bangun tidur terdengar di telinga nya


"Ada apa ?"


"Ustadz ini sudah waktunya untuk shalat tahajud." ujar Reina diam di tempat .


"Bangun yaa..cepat sekali ." ujar farhan dengan nada rendah


"Ustadz bisa lepaskan ?" Pinta reina kembali memberanikan diri


Bukan nya melepaskan pelukan nya ,Farhan justru memeluk erat reina ,sambil membenamkan wajah nya di rambut reina dan menghirup perlahan aroma rambut sang istri .


"Saya tidak mau ....." Ujar farhan enggan


"Reina saya ingin meluk kamu lebih lama lagi ,"lanjut farhan masih menutup matanya .


Reina sadar ia tidak boleh egois ,yang memeluk nya sekarang bukan lah orang lain melainkan suaminya sendiri ,malam tadi ia juga belum melakukan tugas nya ,apa sekarang ia harus menghindar? dimana status nya sekarang adalah seorang istri dari pria di depan nya ini .


Reina mengadahkan kepala nya menatap wajah suaminya yang sedang tertidur ,sambil terus memeluk nya


"Subhanallah ,segala puji bagi Allah ,yang menjadikan aku istri dari pria di depan ku ini ,yang sampai sekarang masih kucinta ,segala puji bagi Allah yang menjadikan aku jodoh dari Muhammad Farhan al Faruqi " batin Reina menatap wajah ustadz farhan sedekat ini ,dulu jangan kan sedekat ini untuk berjalan ke sisi nya saja ,Reina sudah takut ,dulu ia hanya bisa menatap dari jauh sosok ini ,hanya bisa menangisi nya dalam doa ,dulu ia pernah berhenti untuk mencintai ,tapi ternyata ia tidak bisa berhenti..


Rasa cinta itu tumbuh tanpa alasan di dalam hatinya dan ia tidak bisa mengubur paksa rasa yang sudah tumbuh itu walaupun ia sudah berusaha ,tetap saja rasa itu tumbuh dari waktu ke waktu menjadi kuat dan kokoh ,tapi ia hanya bisa menutupi nya dengan diam dan doa ,sampai Allah mengizinkan nya untuk mencintai nya lagi ,bukan dalam diam lagi ,melainkan mencintainya dalam kehalalan yang Allah karuniakan padanya .


"Alhamdulillah Terimakasih ya Allah atas karunia mu "ujar Reina pelan sambil mencium pipi farhan dengan cepat .


"Cup" seketika farhan langsung membuka matanya ,tangan nya segera memegang pipi nya ,bibir tersenyum senang ,mata nya membesar tak percaya


"Huh huh huh ini beneran ?" Ujar Farhan sambil memegangi pipi nya ,nafas nya terengah-engah entah tidak percaya ,sedangkan Reina,ia sudah bersembunyi di balik dada bidang Farhan .

__ADS_1


"Makasihhhhh" ujar Farhan mengeratkan pelukan nya.


"Makasih " "makasih banyak " ujar Farhan sekali lagi ,ia sekarang seakan akan ingin loncat loncat dan memberitahukan kepada semua orang ia sudah mendapat satu ciuman dari istri nya ,pagi ini hari ini ingin sekali ia memberitahukan pada semua orang .


Berapa saat kemudian terdengar Reina memanggil Farhan pelan "ustadz," masih tidak ada sahutan ,Reina kembali memanggil kembali "ustadz " panggil Reina pelan


"Iya Honey ,ada apa ." jawab Farhan lembut .


Mendengar di panggil Honey oleh ustadz farhan jantungnya serasa ingin melompat keluar .


"Shalat tahajud" ujar Reina mengingatkan


"Hmm baiklah " ujar farhan melepaskan pelukan nya walau ia enggan .


Setelah Farhan melepaskan pelukan nya ,Reina segera duduk dan mencari jilbab nya ketika hendak memasang kembali jilbab nya ,tangan nya di pegang


"Udah liat Honey ,nggak usah ditutupin lagi ..." Ujar farhan dengan mode manja .


Mendengar hal itu reina mengurungkan niat nya dan segera turun dari tempat tidur ,baru hendak berjalan ke kamar mandi ,lagi lagi ia di cegat


"Aduh ya Allah ,bisa serangan jantung hamba mu jika tiba tiba di giniin "Batin Reina mencemaskan kondisi jantung nya yang sudah tidak baik baik saja dari Kemaren .


Setelah 5 menit ,farhan belum melepaskan pelukan nya .


"Ustadz ,udah 5 menit " seru Reina mengingatkan .


"5 menit lagi boleh ya ?" Ujar Farhan dengan santai


"Ustadzzz…………" protes Reina .


Dengan cepat Farhan melepaskan pelukan nya ,"yang kanan udah ,yang kiri belum .." Ujar farhan sambil menunjuk ke pipi kirinya yang belum mendapat kecupan dari sang istri .


Reina yang sadar akan apa yang dimaksud suami nya segera bergegas menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan mengambil wudhu ,sebelum ia melangkah masuk terdengar suara Farhan dari belakang "nggak samaan aja dek " ,tanpa aba-aba Reina segera masuk dan langsung mengunci pintu kamar mandi.


"Imut nyaa" ujar Farhan sambil menatap pintu kamar mandi dengan tersenyum .

__ADS_1


Waktu terus berlalu ,Sepasang insan sudah selesai menunaikan shalat di imaji oleh sang suami di makmu oleh sang istri,sekarang Reina mengambil al-quran milik nya dan segera membaca nya .


"Dek berdua.." Ujar farhan sambil menatap Al-quran milik Reina .


"Ustadz kan udah hafal ," jawab Reina cuek


"Mau berdua " ujar farhan pelan


"Bentar ustadz saya ambilkan ,"Reina segera bangkit menuju ke rak buku buku di kamar nya dan segera mengambil salah satu Al-Quran miliknya ,dan memberikan nya kepada Farhan.


Setelah selesai reina segera duduk dan lanjut membaca hafalan nya ,tapi ia tidak bisa fokus saat ia melihat ustadz bangkit dari duduk nya dan berjalan ke rak buku ,kemudian meletakkan kembali al-quran yang baru saja ia berikan .


"Dek berdua .." Ujar Farhan kembali duduk di samping Reina .


Sambil menahan senyuman nya Reina mempersilakan Ustadz nya untuk baca bersama nya,sesaat Reima terdiam menatap pemandangan di depan nya ,"subhanallah ustadz" batin Reina kagum pada sosok suami nya ,bacaan Al-quran ustadz mampu menggetarkan hatinya ,sekali lagi ia kembali jatuh cinta pada sosok di samping nya ini



Waktu terus berganti ,sekarang Reina sedang bersiap siap untuk turun ke bawah sarapan bersama keluarganya


"Assalamualaikum umi "sapa Reina saat melihat umi nya sudah duduk di meja makan .


"Waalaikumussalam pengantin baru "seru Adnan dan Harits bersamaan .


"Apaan sih mas" ujar Reina menatap kedua mas nya yang sedang tersenyum menggoda nya


"Waalaikumussaalam anak umi yang sholehah" ujar sang umi sambil memberi kecupan singkat


"Assalamualaikum abi ganteng " ujar Reina sambil menyalami abi nya .


"Waalaikumussalam pengantin baru " ujar sang abi bersamaan dengan kedua mas nya


"Abi…"seru Reina malu ,berbeda jika kedua mas nya menggoda nya ,tapi sekarang ini abi nya ,bahkan abi nya yang jarang sekali menggoda nya juga ikut menggoda nya


"Assalamualaikum my darling , i Love Love Love you so much. " ujar seseorang dari belakang

__ADS_1


Dengan spontan Reina membulatkan matanya sempurna "apalagi ini ya Allah 😭"


__ADS_2