
sore hari pun tiba ,jam sore adalah jam terakhir belajar bersama ustadz ,yg tentu nya ustadz Farhan karna ustadz Farhan adalah ustadz yg bertanggung jawab atas kelas Raina bisa di bilang wali kelas
Raina datang lebih cepat ,dia tidak ingin terlambat lagi , hukuman yg di berikan ustadz sudah cukup membuat tangan Raina pegal
"Raina awal tumben "sahut Balqis santri yg duduk dua meja belakang dari Raina
Raina baru kenalan saat dia keluar dari jam hukuman ,karna Balqis juga santri hukuman
"nggak kuat kalau nambah lagi hukuman nya " sahut Raina sambil mengubah posisi duduk nya menghadap ke belakang ke arah Balqis
"Yoo raina udah disini ?!"tanya Jasmin dan hawa
"kami tadi cariin kamu di aula eh ternyata udah disini! "sahut hawa yg dibalas anggukan dari Jasmine
"maaf aku duluan , takut terlambat "sahut Raina sambil tersenyum
"kyk mana hukuman nya ?"tanya Jasmine
"sulit atau sulit banget "lanjutnya lagi .
"hahah dari pertanyaan nya kyk nya kalian udah tau yaa, nggak ada yg namanya hukuman ustadz farhan yg biasa aja pasti sulit atau nggak sulit banget ?"Raina membuat kesimpulan yg masuk akal menurut nya
__ADS_1
"ya gitu...."jawab hawa
"eh tau nggak Rai ,sebentar lagi ada lomba bikin risalah fikih karna udah dekat perpulangan "sahut Jasmin lagi
"apa ,apa lomba ?!" tanya Raina memastikan
"iya "dibalas kompak Jasmine dan hawa
"perpulangan ? ,maksud nya kalian pulang , pondok libur ?!" tanya Raina memastikan lagi
"iya " jawab mereka dengan mata yang nampak ingin meyakinkan Raina yang kelihatan tidak percaya
dia tidak mungkin bahagia karna sebentar lagi libur ,karena dia tidak akan pulang seperti santri santri yg lain ,Dia berasal dari Indonesia yg berbeda benua dengan Africa tidak mungkin baginya untuk pulang balik dan dia juga yakin Abi nya tidak akan mengizinkan nya kembali
"raina tenang saja libur nya masih sekitar 3 Minggu lagi "seru hawa merasa kasihan melihat raut sedih di wajah Raina
"Raina jangan pikirkan tentang liburan , pikiran kan tentang lomba !" sahut Jasmine mengalihkan pembicaraan
"lomba ?? aku ikut lomba?" tanya Raina sambil menunjuk dirinya sendiri
"iya !! kamu ...emang siapa lagiii??!" seru Jasmine geram
__ADS_1
dengan gerakan pelan Raina memutar posisi duduk nya kembali ke depan , kemudian Raina menempel kan kepalanya ke meja nya
"aku ?? mana mungkin bisa ??!! aku baru berapa kali mengikuti kelas dan sekarang mau ikut lomba itu namanya mengundang masalah " sahut Raina dengan nada kecewa nya
"Raina kamu apaan sihh,kok ngomong gitu ,itu sama aja kamu pesimis sama diri kamu ,ingat yaa !!,kata pedoman santri itu
من حد وجد ،من صبرا ظفيرا.
(barangsiapa yang bersungguh sungguh pasti akan mendapat, barangsiapa yg sabar pasti akan beruntung )
jadi ingat Allah SWT memberi kamu tenaga , kesehatan untuk kamu gunakan sebaik-baiknya ,jadi kamu jangan pesimis dongg"sahut hawa
Raina menatap hawa tanpa kedip ,baru sekali ini dia mendengar hawa ngomong sepanjang itu
"Raina semangat ,💪💪💪 ,kita akan berjuang bersama sama oke !!! jadi GK ada yg namanya kamu GK bisa atau apalah ituu ,yakan hawa?!"seru Jasmine semangat
Raina menatap dua perempuan yg sedang menatap dirinya dengan mata berbinar dan ucapan ucapan semangat dari keduanya tanpa raina sadari bulir bening mutiara hangat lolos dari pelupuk mata nya .
"iya kita akan berjuang bersama "seru Raina dengan tangis haru nya
jgn lupa like ya my lovely reader
__ADS_1