When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Kepercayaan


__ADS_3

Tidak lama kemudian,Henri dan Alea memasuki mobil selepas memasukkan semua belanjaannya di bagasi.Henri melajukan mobil sebaik aja semuanya udah dipastikan aman.


"Alea hidupkan radionya.Sepi banget begini"tutur Ayraa membuat Ayraa kaget.


"Aku nggak tahu Raaa.Ini bukan mobil aku"cicit Alea.


"Drii pasangiin radionya"perintah Rio membuat Henri segera menghidupkannya.


Ayraa menikmati lagu yang diputar di radio itu sepanjang perjalanan ke apartment.Lagunya berjudul Happy by Mikha Tambayong X Randy Panggalila.


Kar’na kamu ku ingin happy happy


Kar’na kamu aku ada disini


Kar’na kamu ku ingin happy happy


Kar’na kamu hdup tak pernah sepi


Seperti embun di pagi hari kan selalu datang setiap pagi


Bila waktunya pun tiba untuk apa kau tunggu tunggu tunggu tunggu lagi


Jangan kau bilang diriku tak perduli


Jangan kau bilang diriku tak perhatian


Bila ku cinta ku katakan cinta


Bila ku sayang ku katakan sayang


Jangan kau bilang diriku tak perduli


Jangan kau bilang diriku tak perhatian


Bila kau cinta kau katakan cinta


Bila kau sayang tell me tell me tell me tell me that you love me


Ayraa terlihat menikmati lagu itu dengan saksama.Dia sangat menyukai lagu itu karena lagu itu seperti mengambarkan perasaannya saat ini.


Beberapa waktu kemudian,mereka tiba di tujuannya.Ayraa turun selepas Rio membukakan pintu untuknya.Ayraa mengandeng Rio dengan mesra dan keluar dari sana.


Henri dan yang lain membawa keluar belanjaan mereka di supermarket tadi.Alea mengikuti mereka dari belakang karena Henri mggak mahu Ayraa membantu membawa belanjaan.


****************


Rio membawa Ayraa ke apartmentnya.Dari kejauhan Ayraa sudah menduga bahawa ini apartment pribadi mereka karena dia nggak melihat sesiapa di sini kecuali mereka.


"Ini apartment pribadi kalian??"tanya Ayraa.


"Iyaa.Apartment ini milik kami bertujuh"jawab Rio.Ayraa mengangguk lalu kembali melangkah keluar lift.Rio mengandeng Ayraa dengan mesra.


"Apa Erudian dan yang laim udah di sini??"tanya Ayraa karena nggak melihat mereka yang lain kecuali Albert,Gion dan Henri.


"Mungkin.Aku juga nggak tahu"balas Rio mengangkat bahunya.Ayraa kesal karena Rio mengacuhkannya.


"Aku benar benar nggak tahu sayang.Karena dari semalam aku hanya mikirin kamu"jelas Rio yang tahu Ayraa kesal dengannya.


"Tahu ahhh"ketus Ayraa.Rio tersenyum lalu memeluk Ayraa dari sisinya.Mereka akhirnya tiba di blok utama apartment itu.


"Ayo masuk.Hyung apa passwordnya tetap sama??"tanya Rio selepas melepaskan pelukannya.


"Iya nggak pernah berubah"jawab Gion.Rio mengangguk lalu membukakan pintu dengan memasukkan passwordnya.


"Ayo sayang"ajak Rio mengandeng tangan Ayraa.Ayraa memasukinya dan menatap kagum karena hiasan dam design sungguh unik dam elegan.Dari kejauhan terlihat Ditrain dan Erudian mendekati mereka.


"Kalian udah tiba??Ayo masuk duluan!!"ajak Ditrain.


"Ini hyung bantuin dongg"pinta Albert.


"Banyak banget cemilannya siapa punya??"bingung Ditrain.


"Kakak ipar"balas Henri dengan singkat.


"Tolongin dong jangan lihat dan nanya.Berat nihh"pinta Albert.


"Jadi kalian nggak ikhlas bantuin angkat belanjaan aku??Ya udah letak aja aku bisa sendiri tanpa kalian"ketus Ayraa lalu melangkah mendekati Albert dan mengambil beberapa beg cemilan miliknya.Tindakan Ayraa membuat Rio kaget dan melirik ke arah Albert.


"Ehh nggak usah kakak ipar.Aku ikhlas kok.Letak aja kami bisa membawanya"pujuk Albert takut dengan tatapan Rio.


"Nggak perlu aku bisa sendiri"kesal Ayraa melangkah meninggalkan mereka.


"Ayraa Adelia letak semua itu dan ikut aku"perintah Rio.


"Biarkan aku kemasin cemilan aku duluan.Aku nggak mahu menyusahkan sesiapa.Hubby kamu tunggu di sana aja"usir Ayraa.


"Sayang pleasee"pujuk Rio.


"Hubby jangan larangin aku.Biarkan aku kemasin semua ini.Alea ayo bantuin aku"ajak Ayraa melangkah pergi dari sana.Alea mendekati Ayraa dengan sedikit berlari dan menunduk sewaktu berjalan di hadapan Rio.


"Gapapa.Ayraa hanya kesal dan tidak lebih"tutur Alea sebelum melangkah pergi.


"Albert!!!Kamu ni sihh kenapa haishh??!!Udahla aku capek aku mahu tunggu istriku aja"kesal Rio melangkah meninggalkan mereka semua.


"Aku nggak sengaja.Hyung bagaimana ini??"cicit Albert ketakutan.


"Sana pergi minta maaf sama kakak ipar.Hanya itu pilihan mu"ujar Gion melangkah menuju ke dapur untuk mengemas bahan masakan mereka.


Sedangkan di dapur,Ayraa yang kesal meletakkan belanjaannya dengan kasar di lantai membuat Leon dan Charles sedang memasak kaget.


"Kakak ipar udah pulang??"tanya Leon.


"Hello Hyung.Iya baru aja tiba"balas Ayraa.


"Ayraa mahu susun di mana??"tanya Alea.


"Susun di kulkas berwarna putih itu aja kakak ipar.Masih kosong nggak punya apa apa"ujar Gion yang datang dari belakang.


"Baiklah makasih"balas Ayraa lalu mendekati kulkas itu lalu mulai menyusunnya.

__ADS_1


Leon dan Charles mengetahui suasana hati Ayraa yang kurang baik akhirnya memilih melanjutkan aktivitas mereka.


Tidak lama kemudian,Albert menghampiri Ayraa yang masih mengemas bersama Erudian.Erudian menghampiri Charles,Leon dan Gion.


"Hyung Rio manggil kalian ke ruang tengah"tutur Erudian.Charles,Leon dan Gion mengikuti Erudian untuk menemui Rio meninggalkan Albert di sana bersama Ayraa dan Alea.


Alnert mendekati Ayraa dengan pelam dan langkah yang ragu.Dia membuka suara selepas Leon dan Charles pergi dari dapur bersama Gion.


"Kakak ipar aku minta maaf.Aku nggak bermaksud begitu"lirih Albert.


"Loh Albert kamu di sini??Nggak usah pikirin aku nggak ambil hati kok tentang itu.Aku tahu kamu hanya bercanda"balas Ayraa kaget dengan kehadiran Albert.


"Apa benar kakak ipar??"tanya Albert memastikan.


"Iya iya kamu sana aja.Kelihatan mereka sedang berkumpul"usir Ayraa.


"Baiklah.Maafin aku ya sekali lagi"tutur Albert sebelum meninggalkan Ayraa dan Alea.


"Segitunya ya mereka takut kamu marah"goda Alea membuat Ayraa tersenyum.


"Mereka takut Rio marah aja itu"ujar Ayraa memyambung aktivitasnya.


"Dan Ayraa apa kalian berantem lagi??"tanya Alea.


"Nggak tau.Aku seolah jauh dengannya.Terlalu banyak perbedaan aku dan dia.Saat aku mahu bahagia dan lupakan sejenak masalah pasti ada yang akan menganggu pikiran aku.Entahlah aku nggak tahu bagaimana mahu terangin sama kamu"keluh Ayraa meluahkan apa yang dia rasa selama ini.


"Dan aku harap aku bisa bahagia"lirih Ayraa menyambung perkatannya.


"Kamu hanya perlu percaya Raa.Kamu nggak bisa terus negatif kayak ini.Kamu tahu Rio itu banyak pengagumnya di luar sana jadi kamu harus jaga kepercayaanmu dan aku pasti kok suami kamu nggak akan macam macam sama kamu.Kamu nggak minder gitu Raa.Kamu harus jaga rumah tangga kamu jangan biarkan seincipun pelakor masuk ke dalam.Aku sayang kamu Raa jadi please jangan terus curiga sama Rio.Percayalah dia akan memjadi yang terbaik untuk kamu"terang Alea menenangkan Ayraa.Tanpa mereka sedari,Rio yang ingin menyusul Ayraa dan mengajaknya ke kamar mendengarnya dan menatap lirih ke arahnya.


Flashback....


"Rio ada apa??"tanya Gion selepas duduk di sofa.


"Aku mahu nanya apa kalian akan tinggal bersama di sini???"tutur Rio.


"Jika kamu mahu begitu yah bisa aja.Lagipula bukankah kamu akan bulan madu nanti??"ujar Gion.


"Iya Henri udah atur jadual honeymoon aku sama Ayraa lusa jadi aku serahkan urusan pekerjaan sama kalian ya.Nanti aku pulang kalian bisa lakuin pekerjaan kalian seperti sedia kala"jelas Rio.


"Baiklah jika itu mahu mu.Tapi hyung mahu pesan sama kamu bawalah Ayraa dan tenangkan fikiran kalian.Jelasin semuanya kepadany Rio.Hyung nggak mahu kalian salah faham lagi"nasihat Ditrain.


"Aku nggak mahu dia salah faham hyung"lirih Rio.


"Kamu yang nggak berterus teranglah bikin dia anggap kamu masih cintakan Fiola hyung"marah Leon melihat Rio yang seakan ragu dengan keputusannya.


"Hyung nggak mahu kalian bertengkar karena ****** itu.Ingat Rio awas aja kalau kamu bikin ulah lagi.Hyung sendiri akan bawa Ayraa jauh dari kamu.Dan ingat hyung bisa sembunyiin dia dari kamu dan anak buahmu"ancam Gion.


"Baiklah.Nanti aku akan jelasin masa honeymoon nanti"pasrah Rio karena dia tahu hyungnya nggak akan omong kosong.


"Pergilah menyusul Ayraa dan ajak dia istirihat.Nanti Erudian akan manggil kaliam turun untuk makan malam"tegur Ditrain.


"Baiklah"setuju Rio lalu bangkit dari duduknya.


Di dapur Rio melihat Albert dan menunggu sehingga Albert selesai sebelum menghampiri Ayraa.Sebelum dirinya menghampiri obrolan Ayraa dan Alea membuat Rio berhenti dan mendengarnya.


Flashback off....


"Aku akan ceritakan segalanya kepadanya nanti.Aku nggak mahu hubungan kami semakin memburuk"gumam Rio yang akhirnya mendekati Ayraa.


"Sayang kami udah siap??"sapa Rio.


"Hubby??Bentar ini tinggal dikit lagi"balas Ayraa sambil menyusun beberapa aiskrim di kulkas.


"Baiklah aku menunggumu selesai"putus Rio membuat Ayraa segera menyelesaikan acaranya.


"Udah siap.Ada apa???"tanya Ayraa selepas selesai menyusun.


"Ayo ke kamar.Aku capek dan mahu bermanja dengan kamu"manja Rio membuat Ayraa menatap ke arahnya dengan malas.


"Dan kamu ke ruang tengah aja.Henri akan menunjukkan kamar untukmu untuk malam ini.Atau sebaliknya tanya aja pada Henri"sambung Rio menunjuk Alea yang berada di belakang Ayraa.


"Baiklah tuan muda"balas Alea.


"Sayang ayo"ajak Rio.


"Hhmmm baiklah ayo tuan muda"pasrah Ayraa mengandeng tangan Rio lalu mereka berjalam menuju kamar mereka.Rio membukakan pintu untuk Ayraa dan dirinya.


"Wahh besar sekali kamar kamu hubby"kagum Ayraa.


"Hmm ini kamar aku sewaktu remaja.Kami selalu akan bersama dan jarang tinggal di sini"jelas Rio memeluk dari belakang.Ayraa tampak ingin menanyakan sesuatu tetapi diurungkannya karena nggak mahu ribut.


"Jangan khawatir hanya kamu perempuan kedua yang masuk ke kamar selepas mama au"jelas Rio yang mengetahui pertanyaan Ayraa yang tidak ditanya.


"Emang siapa peduli??"ketus Ayraa melangkah menuju ke kasur lalu merebahkan dirinya.


"Arghh capek sekali badan ku kali ini.Lenguh lagi aaaaa aku udah nggak mahu kabur kaburan begini.Tapi apa keputusan aku benar kali ini???"gumam Ayraa sambil memejamkan matanya.


"Sayang jangan tidur duluan.Bersihkan diri kamu dulu baru kita tidur sementara nunggu makan malam"suruh Rio.


"Aku capek sekali hubby"lirih Ayraa.


"Kamu mahu aku mandikan??"seringai Rio membuat Ayraa segera bangun dan menuju ke kamar mandi yang ditunjuk Rio.


"Nggak usah.Makasih hubby"gerutu Ayraa sebelum hilang di balik pintu kamar mandi.


"Kamu bikin aku gemas sayang"gumam Rio memandang Ayraa yang pergi.


Rio berjalan menuju ke wardrobe untuk mengambil handuk dan bathdrobe untuk Ayraa karema dia tahu nanti Ayraa akan memintanya karena dia membawa handuknya.


Di wardrobe kelihatan tersusun pakaian Rio dan Ayraa yang disiapkan Erudian dan Ditrain dibantu Kiara sebelum mereka tiba di sini.Mereka membelinya sesuai arahan Rio karena nggak mahu lagi berurusan dengan Atmadja yang masih belum menerimanya.


Sedangkan di kamar mandi,Ayraa menggerutu kesal dengan Rio menggodanya.Ayraa membersihkan badannya dengan cepat karena dirinya kelelahan beberapa harini.


Seusainya itu,Ayraa baru menyadari dirinya tidak membawa handuk ke kamar mandi membuat Ayraa memaki perbuatannya sendiri.


"Bego aku.Kenapa pake acara nggak bawa handuk lagi!!Huaaaaa aku harus minta Rio ambilin.Ya ya Rio ada di luar kan??"gumam Ayraa merutuk dirinya sendiri.


"Hubby apa kamu masih di luar??"panggil Ayraa membuat Rio tersenyum.

__ADS_1


"Iya aku di sini"balas Rio.


"Bisa tolong aku ambilin handuk??Please hubby"pinta Ayraa dari dalam.


"Iya iya.Aku ambilin.Tunggu bentar"jawab Rio berpura pura ambilin handuk padahal sudah ada di tangannya.


"Sayang buka pintunya.Aku udah di depan nihh"seru Rio.


"Letak aja di depan.Kamu berpaling arah lain ya"pinta Ayraa.


"Emang kenapa sayang??"goda Rio.


"Ishh hubby.Cepatan!Aku kedinginan"kesal Ayraa.


"Iya iya aku letak di depan"jawab Rio tetapi dia tidak membalikkan badannya.


Ayraa membuka pintu dengan pelan dan menunjukkan sedikit badannya yang polos membuat Rio mendadak beku melihat gunung himalaya yang sungguh mengiurkan di hadapannya.


"Aaaa hubby.Aku suruh berbalik"pekik Ayraa kembali masuk selepas mengambil handuknya tetapi terlanjur melihat tatapan mesum dari Rio yang menatap intens tubuhnya yang kelihatan sedikit polos.


"Arghhh kenapa aku mendadak bernafsu hanya karena melihat sedikit aja"gerutu Rio menghembuskan nafasnya menenangkan gairah di badannya.


Ayraa keluar dari kamar mandi selepas memakai bathdrobenya dan segera menuju ke wardrobe untuk menganti pakaiannya karena ingin menghindari Rio.


Rio mencegahnya dengan memegang kedua tangan Ayraa dari belakang membuat Ayraa kaget.Rio memeluknya dan semakin mengeratkan bila Ayraa meronta ronta.


"Hubby lepasin aku.Aku mahu makai bajunya"tutur Ayraa.


"Kamu cantik banget begini sayang.Rugi jika aku melepaskan begitu aja"gombal Rio lalu memutar badan Ayraa agar menghadapnya.Pelan tapi pasti Rio memagut bibir seksi milik Ayraa yang membuat sang empunya terdiam seketika sebelum meneutralkan perasaan.


Rio mengulum bibir Ayraa sehingga Ayraa meronta karena kehabisan nafas.Dia melepaskan ******* itu lalu Ayraa dengan cepat mengambil nafasnya terengah engah.


"Bernafas sayang"tegur Rio membuat Ayraa bersemu malu.


"Ishh kamu sihh.Kenapa menciumku??"kesal Ayraa membuat Rio gemas lalu mengecup singkat bibirnya.


"Rio Adrian??!!!??!!"pekik Ayraa.


"Iya sayang"goda Rio membuat Ayraa bertambah kesal.


"Nanti malam aja kita nyambung"tambah Rio sebelum masuk ke kamar mandi membuat Ayraa kesal.


Ayraa masuk ke wardrobe dan memilih pakaiannya dan juga Rio.Walaupun dirinya kesal,dia tetap menjalankan tugasnya sebagai seorang istri yang baik.


"Sejak kapan ada pakaian wanita di sini??Apa milik mantannya???Eh nggak mungkin karena aku wanita kedua memasuki kamar ini selepas mamanya.Mungkin Rio menyediakannya untukku"gumam Ayraa melihat baju wanita yang bukan miliknya telah tersusun rapi di almari pakaiannya.


Ayraa memutuskan untuk berada di kamar menunggu Rio karena males harus kelhar dan akan berhadapan dengan temannya Rio yang pasti akan menyoal hal kekaburannya dari rumah sakit.


Sejujurnya Ayraa masih merasakan nyeri di perutnya dan tengkoroknya mungkin karena efek racun itu tetapi dia ingin menyembunyikannya agar Rio dan yang lain tidak khawatir tentangnya berlebihan.Ayraa memikirkan keadaan sang daddynya yang masih belum mahu menerima pernikahannya dengan Rio.


"Apa sebernanya Dad??Kenapa kamu bersikeras begitu??"gumam Ayraa memejamkan matanya.Dia tidak memyadari Rio yang keluar dari kamar mandi sempat mendengarkan ucapannya.


"Maafkan sayang.Aku harus merahsiakan dari dirimu tentang alasannya.Aku akan menceritakannya selepas aku meminta hakku sebagai seorang suami.Aku nggak mahu kehilangan mu sayang"lirih Rio menatap Ayraa.Dia mendekati Ayraa dengan perlahan dan memeluknya.


"Nggak usah mikirin terlalu jauh sayang.Aku nggak mahu kamu tertekan lagi.Cukupla aku lihat kamu sering menangis selama ini.Jadilah Ayraa yang kuat terhadap apa apa jua keadaannya.Jangan biarkan musuh kita mengambil kesempatan ini sayang"pesan Rio membuat Ayraa tersentuh.


"Hubby??"panggil Ayraa dari belakang Rio yang memeluknya.


"Maafkan aku.Aku akan coba untuk jadi kuat dan tolong jujur sama aku tentang apa apa masalah dan kejadian agar kita nggak akan salah faham nanti.Jujur aku hanya ingin hidup bahagia bersama anak kita kelak.Aku capek jika harus hidup dalam keadaan gini"tangis Ayraa.


"Jangan nangis sayang.Aku akan ceritakan segalanya tapi aku nunggu masa yang sesuai.Percayalah pada aku.Aku nggak akan membuang sesuatu yang telah menjadi hakku kecuali kamu yang meninggalkanku"tutur Rio menyakinkan Ayraa sambil mengusap air mata Ayraa yang berlelehan.


"Aku percaya padamu hubby"lirih Ayraa kembali masuk ke pelukan Rio.


"Sekarang kamu di sini.Aku mahu ganti pakaianku.Masa aku harus begini"tegur Rio melepaskan pelukannya.


"Baiklah.Aku menunggumu di sini untuk kita ke bawah bersama"malu Ayraa karena menyadari Rio tidak berpakaian.


"Bukankah kamu betah memelukku sayang??!?"goda Rio yang melihat muka Ayraa yang memerah.


"Hubby?!??"pekik Ayraa.


"Iya iya aku pergi sekarang"akhirnya Rio meninggalkan Ayraa yang memerah karena malu.


"Ishh nyebelin banget jadi orang"kesal Ayraa mengingat tindakan Rio tadi.


"Tapi kekar banget badannya.Apa dia selalu ngegym??"tanya Ayraa menyoal dirinya sendiri.


"Aaaarghh Ayraa jangan mesum begini.Nggak usah mikirin hal yang tidak patut"pesan Ayraa memukul kepalanya lalu menyembunyikan mukanya dengan dua tapak tangannya.


Tidak lama kemudian,Rio yang udah siap menghampiri Ayraa dengan pakaian yamg disediakan Ayraa.Dia mengandeng Ayraa selepas mengajaknya makan malam bersama.


"Ayo sayang.Mereka pasti menunggu kita"ajak Rio.Ayraa mengangguk dan mereka berdua berjalan keluar dari kamar itu lalu menuju ke meja makan.


"Wah wah pengantin baru udah kelar urusannya"ledek Albert melihat Rio dan Ayraa.


"Apaan kamu Bert.Nggak usah jadi nyebelin gitu.Nikah sono sana jika penasaran"kesal Rio.


"Iya iya ayo duduk.Aku kalah sama kamu"pasrah Albert ketika melihat tatapan Gion.


"Apa menu malam ini??"tanya Rio sambil duduk diikuti Ayraa disampingnya.


"Tteokbokki,dumplings dan samgyeopsal.Hanya itu aku bikin untuk dinner"jawab Leon.


"Baiklah ayo makan"ajak Rio.Mereka mengangguk lalu mulai makan dengan telaten.Ayraa mengambilkan makanan untuk Rio dan melayaninya sebelum dirinya makan.


"Hubby kamu mahu apa??"tanya Ayraa.


"Ikut kamu aja.Lagipula aku bisa makan semuanya kok"jawab Rio.Ayraa mulai mengisi mangkuk Rio dam dirinya dengam tteokbokki dan tidak lupa mengambil samgyeopsal.


"Makanlah"seru Rio melihat Ayraa sibuk melayaninya.Ayraa mengangguk lalu makan dinner.


Dinner malam iti ditemani kecanggungan dan kesepian di antara mereka karena nggak ada sorangpun membuka mulut sepanjang dinner.Ayraa dan Rio juga menikmati makan malam mereka masing masing.Mereka mneyudahi makan malam selepas semuanya habis dimakan.Mereka memutuskan untuk berkumpul di ruang tamu sebelum tidur.


...Bersambung🐣...


Hallo semuanya.Bagaimana??Apa kalian menikmati jalan cerita Ayraa dan Rio??Pasti kalian penasaran sama sambungannya...Jangan khawatir jika ada masa aku akan update setiap hari...Dan aku punya sedikit pesanan untuk kalian...


Aku udah milih dua pemenang giveaway kali ini hadiahnya udah sampai di tangan mereka loh🤭Maaf ya buat yang nggak menang karena kebanyakannya kalian nggak follow akun aqku di ig @whenceofallinlove dan juga @syzlnnfzh...

__ADS_1


Apa kalian penasaran sama pemenang dan hadiahnya???Ikuti aku di next up ya✨


__ADS_2