When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Kesetiaan


__ADS_3

Di dalam mobil


"Sayang kamu jangan fikirin tentang mommy ya"ucap Rio mengusap kepala Ayraa.Ayraa tersenyum dan menatapnya.


"Jangan khawatir aku nggak akan termakan sama omomgan mommy kerana aku tahu kamu akan setia sampai bila bila.Jadi aku harap kamu nggak siakan kepercayaan aku sama kamu ya"jelas Ayraa.


"Makasih sayang kamu sangat pergertian.Aku sayang kamu dan aku janji nggak akan ninggalin kamu"balas Rio tersenyum.Rio memeluk kekasih halalnya dengan penuh kasih sayang.


"Aku udah nggak sabar nunggu nanti malam sayang"bisik Rio membuat Ayraa mencubitnya.


"Dasar mesum"gerutu Ayraa.


"Aku udah nunggu lama moment ini sayang"goda Rio lagi.


"Stop Rio aku sesak"tolak Ayraa yang malu.


"Jangan harap kamu bisa terlepas nanti malam"bisik Rio kemudian kembali duduk dengan santai dan sebelah tangannya memeluk pinggang Ayraa.


"Aduhh hyung kondisikan tanganmu duluan.Masih ada yang jomblo di sini"gerutu Erudian melihat Rio memeluk Ayraa.


"Udah tahu kalian udah sah tapi hargailah jiwa jomblo kami"sambung Albert..


"Diam aja kalian.Nggak usah sibuk.Siapa suruh jadi jomblo akut??Resikomu"ketus Rio yang masih memeluk Ayraa.


"Lagipula kami udah sah jadi terserah mahu bikin apa"sambungnya.


"Iya iya dasar nggak sedar diri"gerutu Albert.


"Udah sayang nggak usah ribut.Kayak anak kecil aja"tegur Ayraa.


"Lihat kakak ipar mendukung kami"sombong Erudian.


Rio akhirnya diam dan meletakkan kepalanya di bahu Ayraa membuat Albert dan Erudian menatap jengah ke arah mereka.


"Dasar bucin"batin mereka berdua.


"Kamu nggak mahu kalah ya sama mereka"bisik Ayraa gemas sama Rio.


"Hemm udah aku mahu istirihat capek nanti resepsi mesti ramai tamunya"bisik Rio lalu memejamkan matanya untuk berehat sejenak.


"Kakak ipar harus sediakan mental dan fizikal menghadapi si kulkas ini"celetuk Albert.Rio hanya diam.


"Rio sangat lembut dan penyayang jika pandai menjinakkannya"tawa Ayraa.


"Kakak ipar ada ada aja"tawa Erudian.


Tidak lama kemudian,mereka tiba di hotel William Corps.Henri yang telah tiba lebih awal telah mengamankan lokasi itu agar tiada gangguan.Ayraa hanya menghelakan nafasnya dengan kehidupan dirinya yang sekarang.


"Apa kamu takut??"bisik Rio yang mendengar Ayraa menghelakan nafasnya dengam berat.


"Aku cuma capek dan rindu dengan kehidupan aku yang dulu.Tanpa wartawan,tanpa camera dan tanpa pengawal"lirih Ayraa.


"Apa kamu menyesal??"penasaran Rio.


"Sangat"jawab Ayraa tanpa sadar.Rio menatap tajam ke arahnya dan segera mengendong Ayraa dan turun dari mobil untuk masuk ke hotel.Ayra ayang kaget hanya bisa diam dan mengikuti Rio.


Henri membawa mereka berdua ke kamar yang telah disiapkan dari awal.Rio masih diam dengan wajahnya yang datar membuat Ayraa memikirkan kesalahannya.


"Aku salah di mana??"gumam Ayraa.


Mereka tiba di kamar dan Henri membuka pintu untuk mereka dan Rio masuk lalu menutup kembali pintu kamarnya.


"Apa aku salah??"tanya Ayraa sewaktu Rio meletakkannya di atas kasur.


"Apa kamu menyesal menikahi aku??"tanya Rio dengan serius membuat Ayraa akan jawapannya di mobil.


"Hey sayang dengar sini.Sewaktu di mobil hanya separuh dari penjelasan aku.Dengar ya.Aku nggak menyesal menikahi kamu tapi aku cuma sedikit risih sama keadaan baru ku.Hanya karena kehidupanku yang sekarang bikin aku kurang nyaman.Kamu tahu dari dulu aku selalu menghindari tatapan mana mana media.Aku malah beruntung berjumpa kamu yang akan bahagiakan aku.Jadi jangan salah faham ya"jelas Ayraa memegang tangan Rio.


"Aku akan cuba membiasakan diri dengan keadaan ini okay.Beri aku masa sayang"sambungnya.


"Aku hanya takut kamu menyesal menikah sama aku dan kamu akan meninggalkan aku"seru Rio.


"Jangan risau.Selagi kamu perlukan aku di sisi kamu aku akan di sini.Aku nggak akan ninggalin kamu"yakin Ayraa.


"Aku nggak akan ninggalin kamu sayang"lirih Rio memeluk Ayraa dengan erat.


Ayraa tersenyum dan membalas pelukannya.Rasa gugup dalam diri Ayraa hilang begitu saja diganti dengan rasa nyaman bersama Rio.


Tiba tiba,Rio menghadap Ayraa dan mendekatkan wajahnya dengan Ayraa.Pelam tapi pasti Rio mengecup dengan lembut bibir manis Ayraa membuat Ayra kaget.Lama kelamaan Ayraa terhanyut dengan ciuman mereka.


Merasa kehabisan oksigen Ayraa menolak Rio menjauhinya.Ayraa menghirup sebanyak mungkin oksigen.Ditambah dengan jantung nya yang berdegup kencang membuat Ayraa beetambah malu dan semburat merah kelihatan di wajahnya.


"Ihh kamu apaan??"protes Ayraa sewaktu Rio mendekatinya.


"Muka kamu merah.Malu ya..Tapi kamu menikmatinya"goda Rio.


"Diam Rio"ketus Ayraa.


"Ini baru permulaan sayang"goda kembali Rio.


Tidak lama kemudian,kedengaran suara ketukan dari luar.Ayraa bangun dan membukakan pintu.


"Mommy ada apa??"tanya Ayraa yang melihat Sri berada di ambang pintu.


"Ini pakaian kalian dan nanti ada orang yang akan menghias kamu.Tunggu di sini dan Menantu tahan dirimu ya"jawab Sri menguatkam suara agar Rio mendengarkan suaranya.Ayraa menahan malu.


"Momm"rengek Ayraa.Srri tersenyum lalu pergi.


Ayraa mendekati Rio dan menyerahkan pakaian mereka untuk majlis nanti.Rio hanya melihatnya tanpa mengambilnya.


"Nih ambil sayang"tegur Ayraa.


"Letak aja di situ.Lagi pula masih lama"tolak Rio membaringkan badannya di kasur.Ayraa meletakkannya di almari.


"Sini"ajak Rio.


"Makasih udah nerima aku"ucap Rio tiba tiba membuat Ayraa menatapnya.


"Sama sama sayang"balas Ayraa tersenyum.


"Oh ya soal panggilan ke aku tukar dong.Masa aku manggil kamu sayang kamu manggil aku sayang juga??"seru Rio.


"Nggak kamu aja nukar panggilanmu ke aku.Aku udah terbiasa"tolak Ayraa.


"No no mulai hari ini kamu manggil aku hubby.Bagaimana??Okay aja kan??"tanya Rio.


"H...hubby??Nggak usah aku manggil sayang aja ya"tawar Ayraa.


"No sayang.Panggil aku hubby"manja Rio merebahkan kepalanya di pangkuan Ayraa.


"Baiklah"pasrah Ayraa.

__ADS_1


"Cobain dech manggil aku hubby"balas Rio.


"Hubby"panggil Ayraa dengan pelan.


"Kuat dong.Aku nggak dengar"protes Rio.


"Hubby"ucap Ayraa menguatkan suaranya.Rio mengecup bibir Ayraa karena gemas.


"Ini baru aku sayang sama kamu"goda Rio.


"Jadi selama ini kamu nggak sayang sama aku??"curiga Ayraa.


"Kata siapa??Aku sayang kamu dari dulu.Cuma rasa sayang itu bertambah"gombal Rio membuat Ayraa malu.


"Cieee ada yang malu"goda Rio.


"Hubby udah godain aku"ketus Ayraa mencubit pinggang Rio.


"Aduhh sakit sayang"adu Rio mengusap usap pinggangnya.


"Ini namanya KDRT sayang.Masa baru nikah udah KDRT"gerutu Rio.


"Udah sana.Bersihkan diri kamu dan lergi ke bilik sebelah.Henri dan temanmu telah menunggu di sana"usir Ayraa.


"Nggak mau"tolak Rio memeluk Ayraa.


"Hubby nanti aku harus bersiap dan kamu harus keluar.Masa kamu di sini.Sana pergi temanmu udah menunggu lama.Kasian mereka"jelas Ayraa memberi pengertian.


"Nggak sayang.Tega kamu mengusir aku"rajuk Rio.


"Nggak hubby.Hanya beberapa waktu aja.Nanti kita akan ketemu sebelum majlis bermula okay.Lagipula nanti aku akan jadi milikmu selamanya dan nggak ada orang memisahkan kita berdua.Please Hubby"jelas Ayraa memeluk Rio.


"Hurmm baiklah.Aku bersihkan diri di sebelah aja untuk cepatkan urusanmu"pasrah Rio lalu melepaskan pelukannya.


"Makasih karena udah mengerti"tulus Ayraa mengecup singkat pipi Rio.


Ayraa menunduk malu karena perbuatannya.Rio tersenyum cerah.


"Aku pamit ya"senyum Rio lalu keluar dari kamar itu.


Ayraa mengelengkan kepalanya.Dia memutuskan untuk bersihkan dirinya sebelum sang MUA datang.


"Aku jadi takut nanti malam"lirih Ayraa.


"Nggak usah mikiran Ayraa.Positif aja"batin Ayraa.


Ayraa menikmati acaranya menghilangkan kecapekan di seluruh badannya.Tidak lama kemudian,kedengaran ketukan dari luar.Ayraa bangun dan segera membilas tubuhnya sebelum keluar membukakan pintu.


"Selamat siang Nona Muda.Kami MUA yang disuruh tuan muda untuk menghias nona muda untuk acara nnati"sapa salah seorang mereka.


"Ya udah masuk aja"ajak Ayraa.


"Ini pakaiannya nona muda.Nona mahu ganti duluan atau makeup duluan??"tanya sang perias.


"Makeup aja nanti ribut dengam dress itu"pilih Ayraa melihat ke arah gaun pengantinnya.


"Baiklah ayo duduk di sini"ajak sang perias sebelum memulakan kerja mereka.


Sedangkan di kamar lain,Rio duduk di kasur dan merebahkan dirinya menghilangkan lelah sejenak.


"Ada apa??"tanya Rio tanpa membuka matanya.


"Saya baru nerima laporan tentang siasatan untuk latar belakang Ayraa dan seperti Gion sangkakan memang ada orang menutupi segala akses tentangnya.Dan salah seoarang yang berjaga di hadapan melihat sebuah mobil hitam yang mengikuti kita tanpa perlawanan di depan hotel dan kelihatan memerhati pergerakan kita"jelas Henri membuka Rio kembali duduk dan bersandar di kasurnya.


"Tenang aja Rio.Aku akan cari tahu dan hyung juga akan membuka paksa akses mereka"seringai Gion.


"Hyung jangan bermaim terlalu jauh karena kita nggak tahu siapa lawan kita kali ini"tegur Albert.


"Tenang hyung nggak akam biarin sesiapa gangguin kehidupan si gemoynya hyung"seru Gion.


"Hyunggg.Aku nggak gemoy lagi"gerutu Rio.


"Hahahahaha.Kan hyung bilang kamu masih seperti dulu.Walaupun kamu telah berubah kamu tetap si gemoynya kami"celetuk Ditrain.


"Udah Rio sana gantiin pakaian kamu dan bersiap"perintah Leon.


"Hemm baiklah aku malas sekali harus melayani para tamu.Ditambah dengam si ****** itu bersama mommy.Pasti mommy akan membuat ulah nanti"gerutu Rio menatap pakaiannya.


"Apa kamu mahu aku ganti kamu untuk gandengan sama kakak ipar??Jika kamu mahu aku nggak masalah kok"tawar Albert mengundang tawa dari semua orang.


"Berani nyentuh milik aku awas kamu Albert"ancam Rio melototinya.


"Kamu kan malas.Jadi nggak salah aku bantu kamu"pancing Albert membuat Rio mendekatinya.


"Udah stop.Albert jangan pancing kemarahannya.Dan Rio pergi sana.Soal mommymu nggak usah khawatir kakak ipar pasti bisa menanganinya"cegah Ditrain.


Rio menurut dan berlalu ke kamar mandi dengan membawa pakaiannya.Dia mengerutu kesal dengan Albert.


Tidak lama kemudian,Rio telah siap memakai jasnya.Dia kelihatan sangat sesuai dan tentunya sangat tampan dengannya.


"Sini duduk nanti ada yang akan merias kamu"ajak Ditrain.


"Nggak perlu.Aku mahu natural face aja"tolak Rio.


"Lagipula aku nggak mahu sesiapa memegang wajahku"sambungnya.


"Baiklah ikut suka kamu aja"balas Ditrain.


"Apa masih lama??Albert pergi lihatin sama ada Ayraa udah siap atau belum??"perintah Rio.


"Kenapa harus aku??"protes Albert.


"Pergi aja sana"usir Charles.


"Baiklah.Aku selalu harus pergi"gerutu Albert lalu keluar dari kamarnya itu.Beberapa saat kemudian,Albert kembali dan memberitahu mereka semua.


"Kata sang perias itu mungkin dalam 3-5 menit lagi untuk kakak ipar menyiapkan dirinya"beritahu Albert.


"Tapi kan Rio"ucap Albert yang tergantung membuat semua mata memandangnya.


"Tapi apa??tanya Erudian.


"Di dalam kamar sebelah ada mommy dan perempuan ****** yang kau sebutkan tadi"jelas Albert membuat Rio bangun dari duduknya.


"Kenapa mereka di sana??"tanya Rio cemas.


"Nggak tahu aku.Aku lihat mereka seperti rencanakan sesuatu dari arah belakang kakak ipar yang lagi bersiap.Tapi nggak usah terlalu khawatir di sana ada temannya kakak ipar.Gebetan Kak Henri"jelas Albert membyat Henri melototinya.


"Sejak kapan Alea jadi gebetan aku???"geram Henri.


"Oohhh bukan ya"ejek Albert.

__ADS_1


"Aku harap mommy nggak lakuin apa apa"lirih Rio.


"Percaya aja.Kakak ipar pasti akan lindungin dirinya hyung"tegur Erudian.


Skip ke kamar di mana Ayraa berada.


Beberapa saat yang lalu,mommy Julia dan seorang wanita yang digandeng tempoh lalu masuk ke dalam kamarnya.Ayraa tampak tersenyum menyambut kedatangan Sang Mertua tetiba Julia hanya mengacuhkannya.


Alea,Alesya dan Anna yang telah masuk duluan menatap jengah ke arah mereka berdua.Anna mendekati Ayraa dan membisikkan sesuatu membuat Ayraa menoleh ke arahnya.


"Ayraa tenang.Kamu nggak harus kalah sama cewek ini.Ingat kamu udah jadi istri sah Rio Adrian.Dia hanya ulat yang mahu membiak di atas pokok yang tinggi.Percayakan Rio.Aku tahu dia seorang yang setia dan dia snagat sayangin kamu"bisik Anna.


"Makasih Ann"bisik Ayraa.Anna tersenyum lalu duduk di tempat asalnya.


"Benar kata Anna.Aku udah berada di peringat yang paling tinggi di kehidupan Rio.Raa jangan takut atau menjadi lemah.Percaya Rio nggak akan khianati kepercayaanmu"yakin Ayraa.


"Nona Muda semuanya udah siap jadi ayo kita bersiap untuk gaunnya"ajak sang perias.


"Baiklah"balas Ayraa tersenyum.


"Eh tunggu.Biarkan aja dia memakainya dengan sendiri.Kamu makeup Audrey duluan"perintah Julia.


"Maaf Nyonya tapi kami harus mengikuti perintah Tuan Muda dan acaranya akan dimulai tidak lama lagi.Jadi minta Mbak Audrey tunggu selepas kami menyiapkan Nona Muda"tolak sang perias.


"Berani ya kamu nolak permintaan aku.Siapkan aja Audrey duluan.Jika tidak aku akan laporin pada Rio"ancan Julia.Tiba tiba suara ketukan pintu.Sang perias berjalan mendekati pintu kamar untuk membukanya.


"Ya ada apa??tanya sang perias dengan ramah.


"Apa Nona Muda kalian udah siap??"tanya Albert.


"Udah hanya tinggal sedikit lagi.Beri masa 3-5 menit untuk kami siapkan semuanya"jelas sang perias.


"Baiklah dan pastikan cepat ya.Tuan Muda nggak mahu kelamaan"perintah Albert lalu pergi dari sana.Sang perias mendekati Ayraa dan menyuruhnya mengikutinya.


"Ayo nona muda.Kita harus bersiap segera"ajak sang perias.


"Heyy kamu nggak dengar perintah saya"pekik Julia.


"Maaf nyonya.Ini perintah tuan muda agar segera menyiapkan semuanya"tolak sang perias membuat Julia geram.


"Awas aja kamu gadis kampungan"gumam Julia dengan penuh amarah.


Tidak lama kemudian,Ayraa telah selesai dan berjalan keluar dari wardrobe.Alesya,Anna dan Alea mendekatinya.


"Wahh Ayraa kamu sungguh cantik"puji Alesya.


"Apaan kamu bikin aku salting aja"malu Ayraa.


"Alea kamu manggilin Rio dan yang lain.Ayraa udah siap.Mommy dan Daddy udah menunggu di aula"suruh Anna.


"Kenapa emang aku???"tanya Alea.


"Pergi aja"usir Alesya.


Alea memberengus kesal lalu menghentakkam kakinya keluar dari kamar itu.Dia mengetuk pintu kamar di mana Rio berada.


"Henri kamu bukain pintu"suruh Gion yang mendengar ketukan pintu.


Henri mengangguk dan berjalan membuka pintu.Dia melihat Alea yang begitu anggun di muka pintu.


"Ya ada apa??"tanya Henri.


"I...itu Ayraa udah siap jadi dia minta panggilin Rio.Mommy sama Daddy udah di aula"gugup Alea.


"Baiklah tunggu bentar"balas Henri lalu masuk ke dalam.


"Rio ayo semuanya udah siap"ajak Henriembuat Rio meletakkan ponselnya.Rio berdiri dan berjalan keluar dari kamar.


Yang lain mengikuti Rio dari belakang.Alesya membukakan pintu dan Anna menuntun Ayrraa keluar dari kamar yang sedikit kesusahan karena gaunnya.


Rio menatap kagum ke arah Ayraa yang begitu cantik dan sangat mempesona.Ayraa malu karena Rio menatap dirinya.


Rio mengulurkan tangannya kepada Ayraa.Ayraa tersenyum lalu menerima dan mengandengnya.Mereka berdua berjalan dan diikuti Anna yang memegang bahagian belakang gaun Ayraa dan yang lain.


"Kamu sungguh cantik sayang"bisik Rio.


"Shhh diam jangan bikin aku gugup"balas Ayraa sambil berbisik.


Rio tersenyum.Dia terus mengandeng tangan Ayraa dengan senyuman yang lebar di wajahnya.


"Dia kelihatan begitu senang dan bahagia"batin Ayraa.


"Ada apa kamu lihatin aku??"tanya Rio setengah berbisik.


"Nggak ada apa apa"jawab Ayraa memalingkan wajahnya.


"Nggak usah boong aku tahu kamu kagum dengan ketampanan aku"ucap Rio dengan kepedeannya.


"Udah diam hubby"protes Ayraa melihat Rio menggodanya.


Mereka akhirnya tiba di depan gerbang aula di mana resepsi mereka akan diadakan.Ayraa sungguh gugup buat masa ini karena dia takut akan tatapan orang terhadapnya.Rio yang mengetahui itu mengangguk ke arah Ayraa untuk menyakinkannya.


"Tenang sayang.Semuanya akan okah dan baik baik saja.Nggak usah khawatir sama apa apapun masalah okay"tegur Rio.


"Makasih Hubby"balas Ayraa dengan berbisik sebelum mereka berdua melangkah masuk ke aula tersebut.


Semua tamu di situ bertepuk tangan meraikan kedatangan sang mempelai yang begitu anggun dan tampan.Ayraa membalas senyuman para tamu di situ.


Tiba tiba.......



Ini adalah gambaran pesta Ayraa dan Rio✨



Ini pula adalah gambaran kartu undangan ke majlis pernikahan Ayraa dan Rio yang wajib dibawa untuk memasuki pesta ini❤


Untuk pakaian pengantin di next episode ya.Bikin sedikit penasaran ya🤭


...BERSAMBUNG🐣...


Hayyo apa penasaran dengan apa yang terjadi...Maafin aku karena tangannya gatal untuk memberikan question pada diri kalian✨Terus bersama untuk lihat apa kelanjutannya dan adakah semuanya berjalan dengan lancar atau sebaliknya??Ketahuilah perjalanan kisah cinta Ayraa dan Rio.


Jangan lupa ngelike episode ini ya karena aku akan mulain giveawaynya🥳🥳


GIVEAWAY TIME!!!!


Kalian berpeluang mengikuti giveaway ini...Syaratnya kalian harus download noveltoon dan baca dan ngelike karya pertama aku dan jangan lupa follow account aku ig @whenceofallinlove dan juga di noveltoon...Dan jangan lupa untuk masuk ke group chat aku di sana ya...Ini syarat yang utama guys...Terus bersama aku untuk ke pemilihan yang cocok untuk pemenangnya✨Semoga berjaya🌸


Bagaimana??Kalian jangan khawatir dong hadiah insyallah lumayan🌸Ini bentuk perhargaan aku kepada kalian readersku yang terus dukung aku hingga aku sampai di detik ini✨

__ADS_1


Ayo rebut peluang kalian untuk menyertai giveaway ini..Ini terbuka kepada semua lohhh ayo sertai aku😁


__ADS_2