When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Over Thinking


__ADS_3

Tidak lama kemudian pesanan mereka tiba.Ayraa dengan tidak sabar menyusunnya satu persatu.


Dia mengambil foto makanan itu semua selepas melarang sesiapa pun memulai makan mereka.Semua hanya bisa mengiyakannya.


"Udah sayangg??"tanya Rio.


"Iya ayo makan"ajak Ayraa lalu mengambil sudunya.Rio tersenyum dan menyuruh semua untuk memulakan sarapan.


Ayraa dan Rio menikmati makanan mereka dengan bercanda dan saling menyuapinya.Ayraa seakan bisa melupakan semua tekanannya akhir akhir ini.


****************


Ayraa dan Rio memasuki mobil setelah habis sarapan mereka.Mereka bercadang akan berbelanja duluan sebelum bermain air di resort mereka.Ayraa sungguh bahagia karena keindahan Maldives tiada tandingnya.Dia yidak berhenti tersenyum manis.


"Sayang aku bahagia jika kamu tersenyum seperti ini"ujar Rio mengecup tangan Ayraa yang digenggamnya sedangkan sebelahnya lagi memandu mobilnya.


Ayraa meminta Rio memandu sendirian bersamanya karena dia sudah lama ingin menaiki mobil sports bersama Rio.Rio tidak bisa menolak dan langsung mengiyakannya.


"Makasih hubby.Aku sadar kamu benaran kiriman tuhan buat aku di sini.Membahagiakankan aku di saat aku terluka.Aku sayang kamu hubby"lirih Ayraa memandang Rio.


"Jangan bikin aku hilang fokus ya sayang.Nggak usah makasih sayang.Itu tugas aku untuk jaga dan bahagiakan kamu.Jadi aku hanya minta percayakan aku walau apa yang terjadi nanti"pesan Rio.Ayraa mengangguk lalu Rio kembali fokus memandu.


Ayraa kembali membuka suara.Rio mengalihkan pandangannya.


"Hubby apa kamu mahu anak dari aku??"tanya Ayraa tiba tiba.


"Iyalah sayang.Hanya kamu layak menjadi ibu kepada anak anak aku"balas Rio tersenyum.


"Apa yang terjadi jika aku nggak bisa hamil??"negatif Ayraa.


"Sayang nggak mikirin apa apa.Jika kamu nggak bisa aku akan carikan dokter yang terbaik untuk merawatmu.Jadi sekarang kita nikmati semua duluan sebelum perhatianmu akan beralih kepada bayi kita nanti"tegur Rio membuat Ayraa tersenyum cerah.


"Apa kamu nggak akan ceraiin aku jika aku nggak bisa hamil nanti??"tanya Ayraa.


"Iya aku janji.Aku nggak akan ninggalin kamu walau apa pun kekurangan kamu sayang.Aku juga punya kekurangan yang kamu bisa terima jadi kenapa aku nggak"balas Rio memeluk Ayraa.Ayraa mengangguk.


"Ayo nikmati liburan kali ini karena aku nggak mahu kamu bersedih sedikitpun di sini.Jika tangis yang keluar aku mahu itu adalah tangisan bahagia bukan kesedihan.Dan nggak usah over thinking sayang"tegas Rio.


"Okay hubby.Aku nggak akan kecewakan kamu lagi"balas Ayraa sungguh sungguh.


"Bagus jika begitu.Jangan bertindak bodoh lagi"tegur Rio.Mereka kemudian menikmati perjalanan itu.


Rio membawa Ayraa berbelanja di beberapa tempat.Dia senang melihat Ayraa memilih beberapa baju untuknya dan Rio.Tidak lupa juga kepada temannya yang lain.Ayraa terdiam apabila mengingat kepada ortunya dam mertuanya.Rio mengetahui itu segera menghiburnya.


"Beli aja.Nanti kita ke sana bagiin ya"pujuk Rio memeluk Ayraa.


"Beneran??"tanya Ayraa.


"Iya sayang.Jika itu bikin kamu bahagia"balas Rio tersenyum.


"Makasih hubby"gembira Ayraa sambung dengan aktivitasnya memilih beberapa buah tangan.

__ADS_1


Alea,Albert,Erudian dan Henri melihat keberadaan mereka dari jauh karena nggak mahu mengacau aktivitas mereka.


"Apa kakak ipar selalu derita??"tanya Erudian.


"Huurmm.Ayraa kawan yang susah ditebak.Dia pinter menyembunyikan rasa sakitnya termasuklah traumanya.Jadi aku selalu khawatir samanya.Tambahan di sekolah ada yang sering membulinya dengan memanggil anak buangan"jelas Alea menatap ke arah Ayraa.


"Jadi kalian benar benar nggak tahu siapa orang tua kandungnya??"tanya Albert penasaran.


"Nggak.Kami sempat mencari jejaknya tetapi Ayraa menyerah karena nggak mahu terlarut ntar sakit jika tahu tahunya mereka nggak inginkan Ayraa"tutur Alea.


"Tapi sewaktu SMA Ayraa didekati seorang lelaki dan dia menanyakan pelbagai hal termasuk alergi Ayraa terhadap strawberry karena itu hal yang sangat langka.Tetapi beberapa tahun ini dia menghilangkan diri.Kami nggak bisa mencarinya"sambung Alea.


"Jika dugaan aku benar kali ini.Keluarganya kakak ipar udah tahu keberadaannya hyung.Hanya aja mereka belum memberitahunya karena sesuatu hal yang penting.Ini hanya tanggapan aku"tutur Erudian.


"Kamu benar Dian.Aku juga berpikir begitu tapi kita harus nunggu keputusan Rio.Itu semua haknya untuk cari tahu atau nggak.Walau hyung Gion telah menyiasat kita nggak bisa semena mena untuknya.Ingat Rio sebaiknya itu hanya untuk istrinya aja bukan kita"jelas Albert menatap Rio yang melayani Ayraa dengan lembut.


Sedangkan mereka berdua yang dibincangkan sedari tadi sibuk dengan aktiviti mereka berbelanja.Ayraa sibuk memilih beberapa buah tangan dan hadiah yang akan dibawa pulang nanti.Dia memilih dengan perasaan bahagia.Rio mengikutinya dari belakang dan sesekali mengelengkan kepalanya melihat istrinya yang teruja itu.


"Sayang udah??"tanya Rio melihat Ayraa mendekatinya.


"Hurmm aku rasa udah.Aku nggak mahu apa apa lagi buat masa sekarang.Aku capek sekali"keluh Ayraa yang merasakan nyeri di kakinya.


"Pantesan aku rasa nyeri.Lihatlah kakiku memakai heels tetapi aku sibuk berlari ke sana ke sini"gumam Ayraa menatap kakinya.


"Kaki mu sakit sayang??"khawatir Rio segera berjongkok lalu membukakan heels Ayraa.Dia kaget melihat kaki Ayraa yang sedikit lecet.


"Henri bawain kerusi dan minta sesiapa mengambil sandal di mobil"pinta Rio meninggikan suaranya.Dia nggak bisa mengendalikan emosinya melihat Ayraa yang terluka.


"Hubby tenang.Ini hanya dikit.Aku baik baik aja.Jangan marah marah begitu"pujuk Ayraa.


"Duduklah aku akan mengobatinya"tegur Rio mengambil cream dari Henri.Ayraa hanya diam dan membiarkan Rio melakukanya.Percuma jika berdebat dengannya.


"Ini hyung sandal yang diminta"serah Erudian kepada Rio yang baru selesai memgobati kaki Ayraa.


"Sayang pakai ini aja.Kaki masih lecet.Aku nggak mahu makin teruk"tegur Rio.


"Baik hubby.Makasih hubby karena perhatian sama aku.Makasih juga Dian"balas Ayraa tersenyum.


"Nggak masalah kakak ipar"seru Erudian.


"Sekarang kita mahu ke mana sayang??"tanya Rio.


"Ke hotel aja.Aku mahu berenang dan berehat.Badanku pegal pegal.Nanti sore kita ke pantai untuk sunsetnya sekalian dinner"jawan Ayraa.


"Baiklah ayo.Albert tolongin pandu mobilku.Aku males memandu"pinta Rio disetujui Albert.Mereka akhirnya memutuskan untuk kembali ke hotel mereka.


"Ayo"ajak Albert memasuki mobil Rio.Alea,Erudian dan Henri memasuki mobil yang lain.


Sepanjang perjalanan,Ayraa terlelap di bahu Rio.Rio kasian melihat Ayraa yang tampak keletihan itu.Dia memutuskan untuk membaringkan Ayraa di pangkuannya.Ayraa tidak terusik dengan perlakuan Rio membuat Rio tekekeh.


"Begitu lelahnya kamu sayang"gumam Rio mengusap pipi Ayraa sambil tersenyum.

__ADS_1


"Rio ada yang ingin aku bicarakan kepadamu"ujar Albert yang baru membukakan suaranya selepas melihat Ayraa terlelap di pangkuan Rio.


"Apa??"tanya Rio memandang Albert.


"Hyung Gion memberitahu aku semalam berkemungkinan besar Carlos ada kaitan sama keluarga kandung kakak ipar yang bersembunyi"jelas Albert.


"Apa Carl??"kaget Rio.


"Emang kenapa dia terlibat??"tanya Rio yang mengetahui Gion nggak mungkin mengesyaki sembarangan.


"Sewaktu kejadian kakak ipar diracun waktu itu,Carlos mengambil gambar dan kelihatan cemas dengan kondisinya.Dan tanpa sengaja satu sudut CCTV di aula itu terlihat Carl sedanf menelefon seseorang dan membicarakan tentang kakak ipar"jelas Albert membuat Rio menghembuskan nafasnya.


"Tapi siapa yang bersembunyi begini??Apa mereka inginkan Ayraa di keluarganya??Aku nggak tega melihat Ayraa yang sentiasa rindukan keluarganya"gumam Rio yang didengari Albert.


"Hyung bilang jangan terlalu fikirkan tentang hal itu.Dia bakalan selesaiinnya.Dan fokus aja kepada kebahagiaan kakak ipar.Jangan biarkan dia tertekan.Bahagiakannya semampubysng mungkin karena kita nggak mahu hal buruk terjadi lagi"ujar Albert menasihati Rio.


"Dan kamu harus awasin kakak ipar selalu karena mommymu masih mengincar keberadaan kamu dan kakak ipar.Tambahan Audrey ****** itu.Jadi berhati hati"pesan Albert.


Rio larut dengan pikirannya setelah mendengar ucapan Albert sebentar tadi.Dia harus memastikan Ayraa aman di sisinya selalu.Bahaya berada di mana mana.Tambaham dengan musuhnya lagi.Rio benar benar pusing memikirkan masalah ini.


Saking melamun,Rio tidak memyadari telah tiba di penginapan mereka.Alber menyadarkannya.


"Rio udah sampai"ujar Albert.


"Udah??Ya udah aku mahu gendong Ayraa kamu tolong bukakan pintu aku ini.Kasian jika dibangunkan"pinta Rio mengendong Ayraa.


"Baiklah"balas Albert keluar untuk membukakan pintu untuknya.


"Henri kamu urusin aktivitas kita di pantai dan siapkan makan malam kita.Nggak perlu jauh jauh karena kasian Ayraa yang masih lelah.Jadi jika bisa carikan yang berdekatan pantai itu aja.Dan sewain cruise untuk sunset ini.Aku mahu lihat Ayraa bahagia.Jika udah siap manggil aku di kamar.Mumpung Ayraa masih tidur.Gunakan waktu secepatnya dan Erudian sama Albert akan membantumu mengurusnya"perintah Rio yang membuat semua mengangguk faham kecuali Ale ayang bisa mendengarnya.


"보안을 확인하고 모든 문제를 피하십시오. 아무 문제가 없기를 바랍니다"tegas Rio.Alea yang kagum dengan kefasihan Rio berbicara bahasa korea menatap kagum ke arahnya.


("boan-eul hwag-inhago modeun munjeuleul pihasibsio.amu munjega eobsgileul balabnida")


(Periksa keselamatan dan elakkan semua masalah. Harap tiada masalah.)


"Jangan khawatir hyung aku akan pastikan semua berjalan lancar seperti di rancang"yakin Erudian.


"Iya Rio serahkan kepada kami aja"balas Albert.


"Baiklah jika begitu aku ke kamar duluan.Dan Nona Alea anda bisa ikutan mereka jika nggak mahu di kamar anda"ujar Rio memandang Alea.


"Baiklah tuan muda"balas Alea dengan kaku.


"Aku serahkan kepada kalian"balad Rio sebelum melangkah masuki kamarnya dengan mengendong Ayraa.


Setelah Rio hilang di balik pintu kamar,Henri dan yang lain segera melakukan tugasan mereka agar tidak ada yang terkendala.Alea memilih mengikuti Henri karena bosan hanya rebahan di kamar.


...Bersambung🐣...


Maafin aku udah lama nggak updatenya karena jadualnya aku sedikit sibuk karena ujiannya.Maaf ya.Doakan aku rajin dan semangat ya.Berikan aku dukungan dan semangat juga untuk aku makin bersemangat intuk sentiasa upnya.Kalian yang hanya membaca tanpa meninggalkan jempol dan komen di komentar membuatku sedikit kurang bersemangat.Aku perlukan dukungan dari kalian.

__ADS_1


Jangan khawatir aku akan sentiasa up jika kalian bersemangat dan sentiasa mengevote aku.Oh ya jangan lupa berikan like di akhir membaca dan juga hadiah kepadaku ya..Akan ku tunggu dari kalian ya.Semoga kalian menikmati perjalanan ceritanya ini.


Love u alls💜💜


__ADS_2