
"Hello Henri.Siapin mobil.Aku mahu bawa Ayraa jalan jalan bentar lagi.Dan kami akan makan siang di luar juga ya"perintah Rio.
"Baiklah tuan muda"sahut Henri dari seberang sana.
Rio meletakkan ponselnya dan duduk di sofa menunggu Ayraa siap mandinya.Dia memicit kepalanya.
"Sebernanya apa yang terjadi??"batin Rio coba untuk memikir hal yang terjadi sebernanya.
"Aku harus lindungin Ayraa sebelum semuanya jelas"gumam Rio penuh nekad.
...****************...
Tidak lama kemudian Ayraa keluar dari kamar mandi dengan memakai handuknya karna terlupa mengambil pakaiannya.
"Hubby"panggil Ayraa.Rio segera mendekatinya apabila namanya diseru.
"Iya sayang.Ada apa??"tanya Rio.
"Bajuku.Aku ngga bawa pakaian ganti ke kamar.Bisa kamu keluar duluan??"usir Ayraa dengan pelan.
"Sayang keluar aja.Kita udah sah jangan malu lagi sama aku.Sini aku pilihin pakaianmu untuk dipakai"ajak Rio menghilangkan rasa canggung Ayraa.
Mahu tidak mahu Ayraa keluar dari kamar mandi dengan pelan dan memegang handuknya dengan erat.Dia mendekati Rio yang ada di hadapannya.
"Mahu baju couple sama aku??"tanya Rio.Ayraa mengangguk meyeutujuinya.
"Aku mahu dress putih aja.Lebih aman untuk baby di sini"ujar Ayraa sambil mengusap perutnya yang masih datar.
Rio memilihkan dress putih untuk Ayraa dan tidak lupa mencari bajunya juga agar sama selection Ayraa.
"Ini sayang.Kamu siap siap duluan.Aku mahu mandi bentar"ujar Rio sambil menghulurkan dress Ayraa.Sebelum beredar dia tidak lupa mengecup pipi Ayraa.
Ayraa hanya tersenyum dengan kelakuan suaminya itu.Dia segera memakai pakaiannya sementara Rio di kamar mandi.
"Apa aku terlalu beruntung memilikinya??"gumam Ayraa lirih.Dia memikirkan kehidupannya sejak akhir akhir ini yang amat tertekan dengan masalah dan masalah yang bersilih ganti.
Tidak lama kemudian,Rio telah siap mandi keluar dengan handuk di pinggang.Dia mempamerkan sixpacknya.Titisan air di six-pack membuat Ayraa terpana.
__ADS_1
"Sayang apa kamu tergoda dengan badanku ini.Aku tahu aku menawan tapi lap dulu mulutmu itu sudah meleleh itu sayang."usik Rio membua Ayraa cepat cepat mengelap mulutnya.
"Ihh hubby.Jahat"rajuk Ayraa yangembuat Rio gemas dengannya.
Rio tertawa melihat kecomelan Ayraa semakin hari semakin comel.Rio mengusap rambut Ayraa dengan gemas.
"Sayang kamu jangan terlalu kepikiran ya.Aku nggak mahu kamu sama bayi kita kenapa napa.Kamu ngga usah khawatir.Aku akan selalu sama kamu walau apa yang jadi ya"ujar Rio mengingatkan Ayraa yang terus berpikir tentang masalah yang sama.
"Aku tahu kok hubby.Tapi restu mummy mu penting untuk kita"balas Ayraa menunduk.
"Shuhhh..Jangan berpikir terus ya.Aku khawatir sama kalian.Baby juga udah protes mommynya terus berpikiran"pujuk Rio.
"Iya iya.Maafin mommy yaa sayang.Mommy ngga bermaksud kok"ujar Ayraa lembut sambil mengusap perutnya.Rio turut mengusapnya.
"Udah lah.Hubby sana pakai bajumu duluan.Kita udah telat.Kasian Henri yang menunggu kita"perintah Ayraa menolak Rio yang terus memeluknya tanpa berbaju.
"Iya iya.Bawel"usik Rio melangkah menjauhi Ayraa sambil mengambil pakaiannya.
Tidak lama kemudian,mereka keluar dari kamar bergandengan.Senyuman di bibir Ayraa tidak henti karna merasakan kebahagiaan yng diberikan Rio.
"Kalian mahu ke mana??"tanya Leon.
Rio hanya mengendahkan ucapan Leon karna masih kesal sama hyungnya itu.Ayraa menunduk ketakutan.Rio mengenggam tangannya untuk menguatkan istrinya itu.Mereka hanya berjalan tanpa menjawab pertanyaan Leon.
"Rio?Kalian mahu ke mana??Erudian sama Albert udah siapin makan siang.Ayo makan bersama"Ditrain akhirnya bersuara karna Rio makin menjauhinya.
"Maaf hyung.Aku makan di luar aja.Perasaan istriku harus dijaga apa lagi di sedang mengandung.Aku ngga mahu jadiin istriku sebagai tempat pelampiasan marah DIA"ucap Rio menekankan kata DIA karna memerli Leon.
Akhirnya mereka melangkahi keluar dari apartment itu.Ditrain hanya mengusap rambutnya karna pusing dengan keadaan sekarang.
"Lihatkan Leon.Karna kegabahanmu untuk menangani masalah ini banyak pihak yang terluka.Aku lelah dengan semua ini.Kamu harus cari jalan solusi untuk selesaikan semua ini"ucap Ditrain lalu memutuskan untuk makan siang bersama yang lain meninggalkan Leon yang masih terkaku di sana akibat perkataan Rio dan Ditrain.
"Apa aku salah"gumam Leon memandang pintu yng ditutup Rio tadi.
Skip kepada Rio dan Ayraa
"Hubby apa kamu ngga berlebihan??"tanya Ayraa memandang Rio yang berada di sebelahnya.
__ADS_1
"Maksudmu sayang??"Rio tidak mengerti.
"Ihhh kamu.Maksudku ucapan kamu tadi.Hyung Leon tampak terkaku akibat ucapanmu.Aku kasian samanya Hubby"lirih Ayraa menunduk.Walaupun dia takut sama Leon tapi dia ngga tega untuk menyakiti Leon.
"Sayang dengarin aku.Aku cuma kesal samanya.Dan aku ingin hyung itu berfikir sedikit panjang.Dia hanya menganggap kamu sebagai kanak kanak tanpa memikirkan apa yng akan jadii.Aku ngga suka sama itu.Udah jangan sampai kita berantem gara ii ini baby"tegah Rio ingin menamatkan topik ini.
"Iya iya..maaf kesalin kamu"ujar Ayraa lalu mencium pipi Rio.Rio tersenyum dan memeluk Ayraa gemas.
"Kamu mahu makan dia mana sayang??"tanya Rio.
"Aku sih gapapa makan apapun.Aku masih ngga ngidam apapun.Baby kita bagus kok.Ngga susahin mummy dan daddy nya "ujar Ayraa tersenyum sambil mengelus perutnya yng masih datar.
Rio segera menunduk dan mengarahkan mukanya dia hadapan perut Ayraa.Ayraa tersenyum.
"Baby daddy ngga kisah kok kalau kamu mahu apapun.Akan daddy cariin demi kamu baby"Rio seolah bercakap sama anaknya.
"Iya daddy nanti aja.Sekarang biar daddy aja milihin makanan untuk aku sama mummy"jawab Ayraa meniru suara anak kecil.
Rio terkekeh dan segera bangun.Dia menciumi Ayraa dan sedikit **********.Dia merapatnya muka mereka.
"I love you always sayang.Jangan pernah tinggalin aku sayang.I can't without you love"lirih Rio selepas melepaskan ******* mereka.
"I promise Hubby.I will he beside unless you throw me"ujar Ayraa mengelus pipi Rio.
"Never and I will not throw u baby.I love you since I met u"lirih Rio lalu membaringkan kepalanya di pangkuan Ayraa.Dia merapatkan mukanya di perut Ayraa dan mulai memejamkan matanya.
Rio ngga cukup rehat selama beberapa harini karna masalah yang tidak henti ii.Ayraa memahami keadaaan Rio.Dia hanya mengelus rambut Rio
...BERSAMBUNG......
Hye semua readers ku maafin aku karna udah lama ngga up.Kekurangan waktu bikin aku ngga bisa up seperti biasanya.Insyallah aku bakal up lagi dan maaf ya udah lama ngga up.
Jika berkesempatan aku akan update lebih dari 2 bab untuk malam ini dan juga esok ya..Tunggu ya udpate dari aku..Dan jangan lupa untuk TEKAN LIKE,COMMENT DAN TINGGALKAN JEJAK KALIAN DI KOMENTAR..
BERIKAN AKU DUKUNGAN DAN SEMANGAT UNTUK KEKAL AKTIF UPDATENYA YA🐣😍🥰🥰
luv u guys♡
__ADS_1