
Kamu ngga tahu mommy lakuin ini untuk kakak mu juga.Mom ngga mahu dia tersiksa dan ngga bahagia sama istrinya yang ngga tahu asal usul sepertinya"jelas Julia membuat Mike emosi.
"Mommy benar??Takut kakak tersiksa atau karna harta kakak ipar??"sinis Mike.
"Udah la mommy.Aku ngga mahu kamu kecewain kakak sampai dia ngga mengaku kita sebagai keluarganya.Ingat mom kita hanya menumoang di sini.Dia sepenuhnya berhak ke atas harta William dan semua kemewahan di keluarga kita ini.Jangan terlalu sombong dan lena dalam kemewahan ini mom"pesan Mike lalu meninggalkan Julia sendirian.
"Dasar anak ngga tahu untung"maki Julia karma emosi.Dia menghentakkan kaki lalu meninggalkan ruang tamu itu.
...****************...
Di ruangan Ayraa
"Knock knock"pintu kamar ruangam Ayraa diketuk dari luar.
"Masuk"balas Rio dari dalam.
Albert,Henri,Alea dan Erudian masuk ke dalam ruangan Rio setelah meminta.Mereka masuk membawa kantong makanan di tangan masing masing.
"Kalian beli apa??Omg banyak sekali"tutur Ayraa kaget sama makanan yang dibeli mereka.
"Kami ngga tahu mana yang enak..Jadi kami ambilin aja kesemuanya"kekeh Alea karna mereka memang ngga tahu mahu milih yang mana satu karna beraneka makanan yang ada.
"Udah udah.Ayo sayang makannnya.Bukannya kamu udah lapar??"ajak Rio karna ngga mahu ribut.
"Hurmm tapi cabutin infus ini bisaa??"pinta Ayraa yang sedari tadi ngga berhenti merengek kepada Rio.
"Aku suapin aja.Ini tinggal dikit.Kan sayang jika buang begitu aja"pujuk Rio.
"Tapi hubby aku ngga nyaman"rengek Ayraa.
"Sayang ini juga demi kamu"pinta Rio membuat Ayraa cemberut.
"Raa ikuti aja.Siapa suruh kamu mikir mulu??Itu akibatnya"cerocos Alea membuat semua mata memandangnya.
"Emang ucapanku salah Raa??"bisik Alea membuat Ayraa terkekeh.
"Ngga.Itu karna kamu aja yang berani berkata itu sama aku"kekeh Ayraa membuat Alea menelan ludahnya.
"Udah udah iya iya kamu suapin aku"pasrah Ayraa karna berdebat sama Rio ngga ada gunanya.
"Ayolah aku udah lapar hyung"rengek Erudian memegang perutnya.
"Iya makan aja"balas Rio lalu mengambil makanan untuknya dan Ayraa lalu menyuapinya telaten.
Tidak lama kemudian,makanan yang dibeli telah habis dimakan oleh mereka semua.Rio membantu Ayraa membersihkan mulutnya yang sedikit kotor dengan tisu.Sedangkan Alea dan Henri mengemas sisa sisa makanan mereka.
__ADS_1
"Knock knock"pintu kamar mereka diketuk dari luar.
"Permisi saya ingin mencabut infusnya Nona Muda karna ini udah waktunya"seru Neo dari luar.
"Masuklah"jawab Rio.
"Wahh kalian udah makan??Baru aja mahu ngajak kalian makan sama aku di satu cafe yang terkenal di sini.Yahh sayang banget aku telat"gurau Neo padahal dia udah tahu tentang mereka yang membeli makanan.
"Diam aja kamu.Jangan sok ngga tahu.Kamu yang nyuruh mereka belinya kann??"kesal Rio dengan basa basi Neo.
"Iya iya Tuan Muda kok sensi banget..Aku cuma bercanda.Ngga seru ahh.Kakak ipar kamu kok bisa bertahan sama es kulkas ini"tutur Neo membuat Ayraa tertawa.
"Hanya dia bisa bahagiakan aku"balas Ayraa membuat Neo mencibir kesal sedangkan Rio tersenyum bahagia dan tidak lupa mengecup pipi Ayraa.
"Iya iya kalian pasangan BUCIN"kesal Neo menekankan kata bucin kepada pasangan itu.
"Yahh hyung aku tahu kalian itu udah sah tapi Hormatilah para jomblo di sini"protes Erudian.
"Udah diam.Cabutin duluan infusnya.Aku mahu bawa istriku jalan jalan"perintah Rio membuat Neo kesal lalu dengan pelan dia mencabut infus di tangan Ayraa lalu memberikannya kapas untuk menutupnya.
"Udah.Dan jangan lupa ya kakak ipar untuk happy selalu.Ngga usah aa mikirin hal yang ngga penting.Ngga berguna buat kamu aja"pesan Neo membuat Ayraa mengangguk lalu memandang Rio.
"Makasih Doc"tulus Ayraa memberikan senyuman kepada Neo membuat Rio kesal.
"Ngga usah senyum senyum sama dia Sayang"protes Rio membuat semua menatap jengah atas keposesifannya.
"Udah aa aku mahu keluar.Ayo hyung aku mahu jalan jalan di sini.Kan rugi jika datang tanpa jalan jalan di sini"ajak Erudian karna dia udah bosan sama perdebatan unfaedah mereka.
"Iya hubby aku juga mahu jalan jalan"pinta Ayraa membenarkan ucapan Erudian.
"Tapi sayang..."ucapan Rio terpotong.
"Please hubby hanya bentar"potong Ayraa membuat Rio ngga tega menolaknya.
"Iya baiklah.Henri sediakan mobil untuk itu.Dan bawa beberapa pengawal untuk jaga jaga"perintah Rio membuat Henri mengangguk lalu pamit untuk menyediakannya.Alea memutuskan untuk menemaninya karna Ayraa memintanya.
"Hubby biarkan Alea mengikuti Henri yaaa"pinta Ayraa membuat semua mata memandang heran ke arahnya.
"Untuk apa??"bingung Rio.
"Untuk temani Henri aja"balas Ayraa memberi kode kepada Rio agar memahami maksudnya.
"Ohh iya.Iya Henri bawain aja dia samamu untuk temani kamu"suruh Rio mengikuti kehendak Ayraa agar istrinya itu bahagia.
"Baiklah Tuan Muda saya permisi.Ayo ikuti aku"balas Henri pamit sebelum keluar sambil menarik Alea.
__ADS_1
"Kamu mahu jodohkan mereka berdua Rio??"tanya Albert yang dapat membaca gelagat Ayraa dan Rio.
"Ngga.Mereka itu udah suka sama suka.Hanya aja gengsi mereka yang lebihan"protes Rio karna ngga mungkin dia menjodohkan orang karna dia juga ngga suka dijodohin.
"Baguslah jika begitu.Kasian dia hanya kerjaan mulu sama hyung.Ngga cuti sama sekali untuk dirinya apalagi untuk kekasihnya"setuju Erudian.
"Emang kenapa sama Henri??Dia ngga cuti sama sekali??Di mana keluarga??"tanya Ayraa bingung.
"Ngga kakak ipar.Sejak kematian mama dan papanya Rio,dia menjaga Rio seperti adiknya.Dia ngga tinggalin Rio sama sekali.Karna itu orang bilang mereka itu pelanduk dua serupa.Dan untuk keluarga dia,aku kira dia udah ngga ada keluarga karna mama Rio menjumpainya di tepi jalan karna kasian sama keadaannya yang tidam terurus"jelas Erudian karna dia udah tahu kisah silam Henri.
"Di zaman sekarang susah sekali untuk mencari kawan yang setia dan ngga pernah berkhianat"tambah Albert.
"Tapi bentar.Apa kalin dulunya korean idol??"tanya Ayraa tiba tiba membuat semua terdiam.
"Tuan Muda aku permisi ya.Banyak pasien masih menunggu aku"pamit Neo karma dia ngga mahu masuk campur dalam hal ini.
"Emang kenapa sayang??"bukannya menjawab Rio bertanya kembali kepada Ayraa.
"Aku pernah ingat sama muka kalian.Kalian kelihatan familiar banget sama satu kpop idol yang famous dulu"jelas Ayraa membuat semua ngga tahu mahu menjawab apa.
"Ngga sayang.Mungkin kamu salah lihat"elak Rio.
"Hurm benar juga yaa.Ya udah"setuju Ayraa membuat semua bernafas lega.
"Aku tahu kalian sembunyiin sesuatu"batin Ayraa memcurigai mereka.Dia memang ngga bisa menafikan dia pernah melihat wajah mereka bertujuh di dunia musik.
Tidak lama kemudian,Henri dan Alea masuk ke dalam dan memaklumkan bahwa mobil mereka udah tersedia.Rio membawa Ayraa turun dan ranjang dan menuntunnya dengan berhati hati agar Ayraa ngga terjatuh.
"Sayang apa kata aku gendong aja??"cadang Rio khawatir sama Ayraa.
"Hubby tenang aja.Aku bukannya lumpuh.Aku bisa jalan sendiri kok"tolak Ayraa lalu mengabaikan ocehan Rio dengan berjalan sendirian.Mahu tidak mahu Rio harus menurutinya agar tidak ngambek lagi.
...Bersambung.......
Harap kalian terus beri dukungan kepada aku ya.Dan jangan lupa vote novelku ini juga yaaa🙆‍♀️.Vote ya jangan lupa.Aku nunggu voting dari kalian.🙆‍♀️❤❤
Dan jangan lupa ngelike episode episode yang baru aku update supaya semangat aku berkobar kobar untuk menulis ya.
Sekali lagi aku tulus mohon maaf atas ketidakhadiran aku di novel ini setiap hari ya.Aku akan usahain updatenya.
Jangan lupa vote juga ya dan rajinkanlah menyumbang hadiah kepada novelku karna giveaway kedua akan dimulai jika novelku meningkat ya.....
Untuk readersku di sana,jagalah kesihatan kalian mumpung sekarang lagi musim covidnya belum berakhir.Jaga kesihatan kalian ya....Hargai oramg disekelilingmu selagi dia ada dan nggak meninggalkan kamu❤
Love dari author kesayangan kalian......
__ADS_1
syzlnnfzhh:)