When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Bab 46


__ADS_3

Setelah selesai membersihkan badan Ayraa.Nyonya Sri menuntun Ayraa berjalan keluar kamar mandi.Ayraa merasa sedikit peuh di perutnya namun dia menahannya agar Nyonya Sri tidak khawatir.


“Pantasan Rio selalu mengendongku jika ingin bergerak”gumam Ayraa.


Setelah selesai memakai baju,Nyonya Sri membantu Ayraa untuk berdiri namun diurungkannya apabila mendengar Ayraa meringis kesakitan.


“Aduch mommy perih banget”adu Ayraa menahan sakit.


“Kamu makan di kamar aja ya.Biar mommy nyuruh Bi Inah bawain makanan untukmu”pujuk Nyonya Sri.


“Enggak mahu.Aku mahu makan bersama.Udah lama kita nggak makan bersama.Bentar lagi aku bakalan nikah dan tinggal bersama Rio.Jadi aku nggak bisa makan siang seperti sekarang”tolak Ayraa.


“Mommy khawatir sama kamu.Apa kamu mahu mommy panggilin Kakak kamu bantuin kamu?”tawar Nyonya Sri.


“No mom.Panggilkan Rio aja kerna pasti kakak capek baru pulang dari kantor.Rio pasti mahu kok gendong aku”tolak Ayraa dan menyuruh Nyonya Sri memanggil kekasih hatinya.


“Baiklah.Mommy akan memanggil Rio.Kamu tunggu di sini ya”ucap Nyonya Sri lalu keluar dari kamar Ayraa.


Nyonya Sri menuju ke ruang tamu untuk memanggil Rio.Kelihatan Rio mengobrol bersama Rico dan Daddynya Ayraa.Rio yang melihat kehadiran Nyonya Sri segera bangun dan menuju ke arahnya.


“Tante,di mana Ayraa?”tanya Rio.


“Oh ya nak Rio.Ayraa masih di kamar.Dia nyuruh tanye panggilin kamu untuk bantuin dia turun.Degil amat anak itu.Disuruh makan di kamar nggak mahu”gerutu Nyonya Sri.


“Aku aja yang bantu Ayraa ya”tawar Rico.


“Nggak usah Ayraa hanya mahu sama Rio”ucap Nyonya Sri.


“Kalau begitu Rio naiklah dan bantuin Ayraa ya nak.Maafkan dia kalau merepotin kamu”ucap Atmadja sang daddy Ayraa.


“Nggak papa kok Om.Saya dengan rela hati membantunya.Saya naik duluan ya”ucap Rio lalu menuju ke kamar Ayraa.


Di kamar Ayraa,Ayraa menunggu Rio sambil bermain ponselnya.Rio yang baru sampai di kamar Ayraa masuk tanpa mengetuk terlebih dahulu.Rio melihat Ayraa tersenyum di kasur sambil melihat ponselnya.


Rio mendekatinya dan memeluk Ayraa dengan kasih sayang.Ayraa yang awalnya terkejut hanya bisa tersenyum apabila melihat Rio yang memeluknya.

__ADS_1


“Sayang ayo bantu aku turun.Aku udah lapar nihh”ajak Ayraa.


“Hemmm.Ntar tadi aku ngajakin kami nggak mahu bila perih baru cari aku”sindir Rio.


“Aku kan nggak tahu akan ini.Aku ingat aku nggak akan perih lagi.Kalau nggak mahu bantu nggak usah bantu”rajuk Ayraa.


“Iya iya.Aku nggak bilang nggak mahu bantuin.Aku gendong aja ya.Ntar perih lagi”ucap Rio yang diangguki Ayraa.


Rio mengendong Ayraa dan membawanya turun menggunakan tangga walaupun Ayraa menyuruhnya menggunakan lift.


Rio membawa Ayraa ke meja makan di mana semua sedang menunggu mereka berdua.Rio meletakkan Ayraa dengan perlahan perlahan agar tidak menyakiti Ayraa.


Semua yang di situ melihat perhatian Rio ke Ayraa tersenyum bahagia.Mereka amat takut pada mulamya untuk melepaskan Ayraa kepada Rio.Perhatian Rio dan kasih sayang Rio membuktikan ucapannya yang ikhlas.


“Daddy aku kangen sama kamu”manja Ayraa.


“Daddy juga kangen sama anak manja Daddy”jawab Atmadja.


“Udah udah kita ngobrol lepas makan ya”ujar Sri.


Mereka mulai mengambil makanan masing masing.Namun tidak dengan Rio,dia dengan telaten mengambil makanan untuk Ayraa dan menyuapinya dengan kasih sayang.


“Nanti aja aku makannya.Kamu makan duluan”ujar Rio.


“No kita gantian aja ya.Kemarikan sendoknya.Aku akan menyuapimu”ujar Ayraa.Rio memberi sendok membuka mulutnya.


Mereka berganti menyuapi satu sama lain.Semua yang berada di situ tersenyum bahagia melihat keromantisan mereka.


...****************...


Setelah makan siang,Rio yang ingin pamit dihentikam oleh Atmadja sang daddy karena ingin bertanya tentang progress pernikahan mereka.


“Rio ayo kita bincang di ruang tengah aja ya”ajak Atmadja.


“Baiklah om”jawab Rio.

__ADS_1


“Sayang ayo”goda Ayraa sambil mengedipkan sebelah matanya.Rio hanya tersenyum dan menerima uluran tangan Ayraa dan mengandengnya ke ruang tengah.


Sedangkan Rico hanya tersenyum melihat kemesraan Ayraa adiknya bersama sang pujaan hatinya.


”Aku jadi kangen dengan Tiara”gumam Rico pelan namun didengari Sri sang mommy dan Sri mengodanya.


“Kalau kangen cepat cepat halalin dong”goda Sri.


“Aku ingin gitu mom tapi aku nggak mahu egois.Biarkan dia selesaiin kuliahnya duluan”seru Rico.


Sri hanya tersenyum dan mengajak Rico untuk bergabung dengan yang lain.


Di ruang tengah,Rio sedang menjelaskan tentang pernikahannya bersama Ayraa yang akan berlangsung lusa.


“Om,Tante semuanya udah beres termasuk baju baju kalian.Cuma besok aku minta izin untuk minjam Ayraa untuk membawanya melihat gedung pernikahan kami”sopan Rio.


“Om nggak masalah asalkan kamu bisa jaga Ayraa dengan baik”seru Atmadja.


“Sudah pasti Rio akan jagain permata hati Rio.Om dan Tante nggak usah khawatir.Rio janji akan jagain puteri kalian sebaik mungkin dan akan berikan kasih sayang kepadanya”ujar Rio.


“Kami serahkan putri kami kepadamu nak.Om harap kamu bisa jaga kepercayaan kami”ujar Atmadja.


“Baik om.Maafkan Rio jika Ayraa terluka oleh ulahku dengan perempuan itu”sesal Rio dan menatap Ayraa yang berada di sebelahnya.


“Kamu kok salahin kamu?Ini memang salahku juga.Aku yang bikin di marah di kantormu duluan kann:).Kami jangan bilang begitu ya.Aku akan sedih jika kamu asyik menyalahkan dirimu sayang”lirih Ayraa.


Ayraa memeluk Rio dan Rio membalasnya.Rico dan yang lain tersenyum melihat keromantisan mereka berdua dan berharap aagar mereka akan berkekalan hingga maut menjemput.


Bersambung✨


Terima kasih atas likenya dan vote ya.Terus baca ya agar aku lebih semangat untuk upnya.Mohon maaf jika cerita ini nggak seperti kalian mahu.Jika ada cadangan dan penambahbaikkan comment aja di bawah ya.Aku akan menerima semua cadangan kalian.


Jumpa lagi.Happy Valentine semua readers kesayanganku ya.Happy Always dan bahagialah selalu dengan pasangan kalian😊🦋


From me💜

__ADS_1



Happy Valentine Days dari Ayraa,Alea,Alesya dan Anna💜


__ADS_2