
Dokter Gina baru sahaja keluar dari ruangan Ayraa.Rio segera mendekati Dokter Gina diikuti Daddy Ayraa dan Rico.
“Bagaimana keadaan Ayraa dok??”tanya Rio tidak sabar.
“Maafkan saya Tuan Muda.Saya telah cuba sebaik mungkin.Keadaan Ayraa sekarang stabil tapi......”kata Dokter Gina mengantungkan ucapannya.
“Tapi apa dok!!!Jangan gantung ucapanmu”sergah Rio tidak sabaran.
“Tuan Muda dan Tuan Atmadja saya perlu memberitahukan hal ini kepada kalian.Jantung Nona Ayraa terus berdetak hingga saat ini karena bantuan dari mesin,tapi jika mesin itu dilepas sebernanya Nona Ayraa sudah tidak tertolong”lirih Gina yangmeneteskan air matanya.
“Tidak tidak”seru Rio.
“Dokter Gina,aku tidak peduli berapa uang yang harus aku keluarkan.Buat Ayraa selamat”seru Rio.
“Tuan muda tenanglah.Semua akan baik baik sahaja”ucap Henri yang tidak tega melihat keadaan Rio.
“Dok,jangan biarkan putri kecilku tidak tertolong”lirih Daddy Ayraa.
“Aku tak tahu bagaimana menjalani hidup tanpa putriku”lanjutnya.
“Tuan Muda dan Tuan Atmadja,saya akan berusaha sebaik mungkin.Nona Ayraa adalah perempuan yang kuat.Kita berdoa agar Nona Ayraa bisa segera pulih”tutur Gina.
“Dok apa aku bisa melihat calon istriku?”tanya Rio.
“Silahkan”ucap Gina.
“Rio kamu masuklah dulu nak.Biar Daddy pulang karena Mommymu sudah menunggu Daddy di rumah”ucap Daddy Ayraa dan Rio pun langsung mengangguk.
Dokter Gina dan Sekretaris Henri langsung berjalan meninggalkan Rio.Sedangkan Daddy Ayraa kembali ke mansionnya.
__ADS_1
Rio langsung masuk ke dalam ruang rawat istrinya.
“Sayang,kenapa kamu belum sadar.Aku tidak bisa tanpa mu.Aku sudah terbiasa dengan sifat manjamu itu.Cepat sadar sayang”ujar Rio sambil mengelus pipi calon istrinya.
“Apabkamu tahu dulu saat pertama kali aku melihatmu?kamu gadis yang sangat cantik.Penakut,tangguh dan sikapmu yang manja membuat aku benar benar jatuh cinta pada mu”lanjutnya.
“Aku sangat beruntung kamu mahu menikahi lelaki dingin seperti aku.Tetapi aku juga kacak kan”narsis Rio.
“Aku sangat beruntung memiliki calon istri yang sangat cantik sepertimu,kamu itu sangat lucu.Kamu sering membujukku untuk mengikuti kemauan mu.Tapi akhirnya kamu menuruti aku”
“Sayang sudah berapa hari ini kamu tidak sadar.Aku benar benar rindu suaramu,sentuhanmu.Bangunlah sweet heart.Aku benar tidak bisa hidup tanpamu”lirih Rio yang kembali meneteskan air matanya.
***
Henri tengah duduk di luar ruangan Ayraa.Ia kemabli termenung mengingat perkataan Gina.Ia tidak bisa membayangkan jika hal buruk terjadi pada nona mudanya.
Tok tok
Henri terkejut melihat Alea yang duduk di sebelahnya sambil meletakkan tangan di pundaknya.
Henri langsung memeluk Alea karena dirinya perluakn sebuah pelukan sekarang.Alea syok Henri memeluknya.
“Sekretaris Henri”seru Alea.
“Biarkan begini sementar.Aku benar benar perlukan pelukan”lirih Henri dan Alea langsung membuarkan.
“Aku mahu melihat Ayraa tapi aku melihat Tuan Rio sdang berbicara dengan Ayraa.Aku tidak enak menganggu”ucap Alea.
“Sebelum aku ke ruangan ini aku berjumpa Dokter Gina di ruang kerjanya,menanyakan tentang keadaan Ayraa.Ayraa akan baik buak saj,dia akan sehat seperti sebelumnya.Jadi jangan sedih begini”tutur Alea menyemangatkan Henri.
__ADS_1
“Alea,aku baru pertama kali melihat Tuan Muda menangis sejak kematian Orang tuanya.Aku sungguh tidak tega melihat keadaannya sekarang.Dia bahkan nolak untuk makan apa apapun selagi Ayraa tidak sadar”ujar Henri.
“Pria tetap memiliki peradaan,ia akan menangis jika ia ketakutan kehilangan orang yang dia sayangi.Kamu juga pria,dan sekadang kamu menangis.Karena kamu nggak tega melihat keadaan Rio kan?Begitu juga sama Rio,dia nggak rela jika Ayraa meninggalkannya”ujar Alea.
“Akh masih jngat dengan perkataan Ayraa jika selalu ada pelangi sehabis hujan”lanjut Alea dan Henri langsung mengangguk setuju.
“Tuhan tidak akan tega memisahkan Rio dan Ayraa,terlebih lagi mereka baru bertemu dan akan melangsungkan pernikahan mereka.Aku yakin Tuhan akan menyelamatkan Ayraa”tutur Alea dengan bijak.
“Iya aku yakin itu.Nona Ayraa pasti akan bangun dan sehat seperti sediakala”ucap Henri melepaskan pelukan Alea.
“Aku kenal Ayraa sejak tadika.Aku yakin dia kuat dan akan sembuh seperti sediakala.Lebih baik kita harus menguatkan Tuan Mudamu.Berikan dia keyakinan jika Ayraa akan selamat”ucap Alea.
“Iya terima kasih sudah memberikan semangat untukku Alea”ucap Henri kembali memeluk Alea.
Alea syok namun membiarkan Henri memeluknya.Mereka larut dengan pikiran masing masing.
Bersambung✨
Maaf jika ada kesilapan yang dilakukan.Jangan lupa untuk like share dan comment.Berikan juga bintang kepada novelku.Jangan lupa untuk vote novelku.
Kalian juga bisa follow ig aku yang baru dicipta @beautifulmariagewithceo
Aku akan buat secara rawak untuk follow back akun korang🧸
****************
Maaf ya kerna tidak update tiga hari aku sibuk banget pokoknya.Aku akan usahain update tiap hari ya🧸🥺
Maaf yaa🦋
__ADS_1
Salam jumpa ya readers semua.Maafin kerna aku jarang updatenya kerna aku sibuk.Aku harap kalian faham dengan keadaan aku.Sekali lagi maafin aku ya.Aku akan cuba sebaik mungkin untuk update setiap hari.Insyaallah dan aku harap dokongan dari kalian.Sokongan kalian amat penting untuk aku.Nunggu aja ya.
🔥🔥🔥🔥