When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Bab 51


__ADS_3

Selepas sarapan,Bi Inah pamit kepada Ayraa untuk meletakkan pinggan makannya.Ayraa tersenyum melihat kepergiaan Bi Inah.


Ayraa kembali mengambil ponselnya yang berada di nakas.Dia bermain sokmednya.Ayraa jarang active di sokmednya karena menurutnya akan meresahkannya.Namun begitu followersnya mencapai 5M.


Ayraa mengscroll sokmednya.Tiba tiba dia terlintas untuk mengecheck sokmed Rio.Dia segera mencari account Rio.


Dia sungguh terkejut dengan sokmed Rio.Followersnya mencapai 10M.Namun sokmednya kosong tanpa posting.


“Sungguh hebat”gumam Ayraa.


Di apartment Rio


Rio masih lena dengan tidurnya.Dia kelihatan capek.Sedangkan Henri yang sudah bangun beberapa menit yang lalu menyediakan sarapanuntuk mereka berdua.Henri selalu memasak jika dia menginap apartment Rio.


Henri amat jago dalam masakan.Tidak dapatmungkiri masakannya bertaraf chef yang handal.Henri membuat nasi goreng.


Setelah selesai,Henri menghidangkan di meja makan dan kemudian menuju ke arah kamar Rio untuk membangunkan Rio.Dia mengetuk pintu kamar Rio.


Rio yang masih betah dengan mimpi terbangun mendengar ketuka pintunya.Dia bangun dalam keadaan yang masih mengantuk.Dia membukakan pintu dan melihat Henri di hadapan pintu kamarnya.


“Ada apa Henri??”tanya Rio.


“Saya mahu membangunkan anda.Ini sudah jam 8 pagi.Bukankah anda janji dengan Nona Ayraa pagi ini??”jawab Henri.


“Apa ini udah jam 8??Baiklah kamu tunggu di luar aja.Aku mahu bersiap”kaget Rio lalu tergesa gesa membersihkan dirinya.


...****************...


Sedangkan di mansion Atmadja


Di kamar Ayraa,Ayraa memberengut kesal.Dari pagi dia menunggu Rio namun si tuan masih tidak memunculkan diri lagi.Dia mengecek ponselnya berkali kali takut jika Rio menelefonnya.


“Di mana Rio??Apa dia lupa dengan aku??”gumam Ayraa lalu merebahkan badannya di kasurnya.Dia kembali bermain sokmednya.


Di apartment Rio,Rio yang sudah selesai bersiap keluar dari kamarnya.Hari ini Rio memakai pakaian kasualnya.Dia terlihat sungguh tampan.


Henri yang menunggunya di ruang tamu segera memberi hormat kepadanya.Dia memang menganggap sebagai majikannya.Sudah berkali kali Rio menyuruhnya agar santai jika berdua.


“Maafkan saya tuan muda.Tapi saya sudah menyediakan sarapan untuk anda.Lebih baik jika anda sarapan dahulu”ucap Henri.

__ADS_1


“Baiklah”jawab Rio sambil menuju ke meja makan.


Henri menghidangkan nasi goreng di piring Rio dan piringnya.Dia sudah membuat dua cangkir kopi untuknya dan Rio.


“Aku harus nelepon Ayraa dahulu.Tapi nanti aja dalam mobil”gumam Rio lalu mula menyendok nasi goreng.


Mereka berdua sarapan dengan keheningan tanpa suara.Rio benar benar menikmati nasi goreng buatan Henri.


Setelah sarapan,Rio bangun dari duduknya lalu menuju ke ruang tamu.Sedangkan Henri mengambil pring Rio dan piringnya dan membasuhnya.Setelah selesai,Henri menghampiri Rio yang sedang mengecek emailnya di sofa ruang tamu.


“Tuan muda apa mahu berangkat sekarang??”tanya Henri sopan.


“Iya ayo kita berangkat”kata Rio lalu bangun.


Mereka menaiki mobil sport milik Rio.



Henri melajukan mobil menuju ke mansion Atmadja.Di perjalanan,Rio menelefon Ayraa.


Rio:Good morning sayang.


Ayraa:Good morning too sayang.Kamu lagi di mana dari tadi aku menunggumu.


Ayraa:Iya dong.Aku nggak keluar dari kamar.Aku hanya berada di kamar sejak semalam.Aku juga sarapan sama Bi Inah di kamar.


Rio:Good girl.Kamu tunggu aja di kamar.Nanti aku sampai aku akan ke kamarmu.


Ayraa:Okay sayang Bye bye.See you soon babe.


Rio:Love you sayang.


Ayraa:Hehehehe Love you too.


Ayraa meletakkan panggilannya.Rio tersenyum melihat tingkah Ayraa yang lucu.Tiba tiba dia melihat ke arah Henri dengan tatapan tajam.


“Kenapa tuan muda menatap aku begitu”batin Henri hang melihat tatapan tajam Rio.


“Henri.Aku mahu kamu laksanakan tugas yang aku beri.Dan juga sediakan sekitar 25 orang bodyguard di sekeliling Ayraa.Hanya 5 orang yang mengikuti aku dan Ayraa dan yang lain mengikuti dari jauh aja”perintah Rio.

__ADS_1


“Baik tuan muda”jawab Henri sopan.


Rio kemudian melanjutkan mengecheck email dari Henri tentang kejadian yang berlaku akhir akhir ini.


“Aku akan pastikan Ayraa selamat kali ini”gumam Rio.


...****************...


Setelah beberapa menit,akhirnya mereka tiba di mansion Atmadja.Henri turun dan menbukakan pintu untuk tuannya.


“Tuan,lima bodyguard yang diminta sudah berada di sana”ucap Henri sambil menunjuk lima orang berbadan besar di hadapan mereka.


“Suruh merek nunggu.Aku masuk dahulu”kata Rio lalu berjalan menuju ke pintu utama mansion itu.


Henri mengetuk pintu untuk tuannya.Sri yang mendengar ketukan itu segera membuka pintu.


“Oooh nak Rio rupanya.Ayraa masih di kamar.Apa nak Rio mahu sarapan duluan??”tawar Sri.


“Nggak usah Tante.Rio udah sarapan sebelum ke sini.Rio ke kamar Ayraa aja ya”tolak Rio.


“Iya iya pergilah”ucap Sri tersenyum.


“Henri kamu tunggu di ruang tamu aja ya.Aku ke kamar Ayraa duluan”ucap Rio lalu menuju ke kamar Ayraa.Henri menuruti perintah Rio.Sri juga mengikuti Henri dari belakang karena suaminya dan anak sulungnya juga berada di ruang tamu.


Di kmar Ayraa


Rio sudah berada di hadapan kamar Ayraa.Dia masuk tanpa mengetuk karena pintunya tidak dikuncu.Ayraa yang masih betah bermain ponselnya kaget melihat Rio sudah berada di kamarnya.


Dia segera bangun dan memeluk badan kekar Rio.Walaupun sedikit kesusahan namun dia tetap berjalan ke arah Rio untuk memeluknya.


Rio membalas pelukan Ayraa.Ayraa mendongak menatap Rio.


“Kamu udah siap?Ayo kita pergi”ajak Rio.


“Udah tapi tolong ambilin tasnya di sana”pinta Ayraa menunjuk ke arah tasnya.Dengan senang hati Rio mengambil tas Ayraa.Kemudian,Rio mengandeng Ayraa dengan erat.Mereka keluar dari kamar Ayraa dan menuju ke ruang tamu.


...Bersambung✨...


Maaf ya jika aku tidak up semalam.Aku ada urusanmendadak semalam.Jangan lupa tinggalkan jejak anda comment.Terus bersama aku ya.Jangan lupa berikan 👍🏻.

__ADS_1


I love you guys


syzlnnfzh💜


__ADS_2