
Ayraa dibawa ke rumah sakit berdekatan.Rio yang melihat itu panik karena Ayraa pengsan secara tiba tiba.Sedangkan Tio hanya bisa diam apabila dimarahi oleh Tuan Muda.
Tidak lama kemudian,mereka tiba di rumah sakit.Dengan gerakan cepat,Rio mengendong Ayraa keluar mobil.Tio mengikuti mereka dari belakang.
Semua pasien dan doktor di situ membelalakan mata mereka melihat kedatangan raja bisinis sedunia Rio Adriam William.
"Doktor cepat periksa istriku ini"Bentak Rio melihat kebengongan doktor itu.
Tio hanya diam melihat itu dan mengambil ponselnya untuk menghubungi Hendri agar ke sini karena Tio nggak bisa mengurusi Rio seorang diri.
Henri dengan cepat menyusul Rio dan tidak lupa
memaklumkan perkara itu kepada yang lain.Namun Henri mencegah mereka untuk ikut serta kerna kondisi mereka yang baru tiba dari perjalanan yang cukup jauh.
Henri amat risau akan keadaan tuannya yang akan menggila jika sesuatu berlaku kepada Ayraa.Dia memecut mobilnya dengan kelajuan yang tinggi.
Sedangkan di rumah sakit
Ayraa ditangani oleh doktor yang bertugas.Setelah pergulatan panjang,akhirnya pihak hospital memanggil doktor perempuang untuk menangani Ayraa karena tidak mahu hospital itu diratakan oleh Rio.
Rio mondar mandir di luar ruangan pemeriksaan Ayraa.Dia gelisah memikirkan keadaan Ayraa yang tampak lesu sejak bandara.Rio mengusap kasar mukanya yang kelihatan tertekan dan stress.
Beberapa menit kemudian,doktor yang memeriksa Ayraa keluar dari ruangan Ayraa.Dia meneutralkan perasaannya agar tidak dipecat sama Rio yang dikenali kejam dan sadis kepada sesiapa yang melakukan kesalahan.
__ADS_1
Rio mendekatinya dan menatap tajam ke arahnya.Henri yang baru tiba mendekati doktor itu duluan sebelum Rio bangun.
"Apa terjadi sama Nona Ayraa dok??"tanya Henri.
"Jelaskan apa yang terjadi"bentak Rio tidak sabaran.
"Kondisi Nona Ayraa amat buruk.Ditambah dirinya seakan trauma dan trauma itu membuat dirinya tertekan.Dirinya juga anemia.Akibat keterkejutannya membuat dia kesukaran mendapat oksigen.Sekarang kita harus menunggu kesadarannya.Jika Nona Ayraa masih tidak sadar dalam 6 jam kedepan,kami akan melakukan operasi karena darahnya membeku secara tiba tiba tapi untuk sekarang kami masih bisa menanganinya.Tapi...."jelas Doktor Yunaa tergantung.
"Tapi apa??"tanya Rio tidak sabaran.
"Tapi saya hanya khawatir jika Nona Ayraa menolKak untuk bangun.Tuan Muda bisa bjcara samanya dan berikan semangat kepadanya"sambung Doktor Yunaa.
Rio menerobos masuk ke dalam ruangan Ayraa.Dia melihat Ayraa terbaring lemah.Rio mendekati Ayraa dan duduk di sebelahnya.
"Sayang aku harap kamu bisa bertahan demi aku ya!Lupain trauma mu itu.Ada aku sama keluargamu yang tetap akan setia di sisimu sayang.Bersabar akan aku cari siaps yang berani membuat kamu menderita seperti ini.Aku mohom padamu untuk sadar ya.Bangunlah sayang aku menunggu mu di sini selamanya"lirih Rio.
Rio menangis.Ya dia sudah buntu dengan setiap masalah yang timbul bila aja dia ingin bahagia.Apa ada masalah dengannya yang sungguh sial itu.
"Aku capek sayang jika setiap aku mahu bahagia pasti aja ada halangannya.Apa aku tidak oantas untuk bahagia untuk kehidupan aku ini.Jika begini terus maafkan aku,aku harus meninggalkanmu dan menutup rapat hatiku agar tidak ada yabg terluka di masa depan.Aku pamit sayang.Jaga dirimu"pamit Rio dan melepaskan genggaman Ayraa.
Namun semasa dia ingin bangun dari duduknya.Langkahnya ditahan oleh Ayraa.Rio melihat itu tersenyum kerna Ayraa amat menyanyanginya sehingga takut jika dia benar ii pergi.
"Jangan Rio.Aku cinta sama kamu"lirih Ayraa" menatap mata indah Rio.
__ADS_1
Rio tersenyum dan mendekat.Dia memeluknya dan Ayraa hanya tersenyum dan membalas pelukannya.
"Aku juga sayang"balas Rio.
"Kenapa aku di sini"tanya Ayraa.
"Tadinya kamu pengsan sewaktu dalam perjalannan ke hotel.Apa kamu okay?"balas Rio.
Ayraa tampak mengingat semuanya dan wajahnya berubah pucat dan tangannya gementar.Keringat dingin di tangannya.Rio menyadari itu memeluk badan Ayraa dan mengecup bibir Ayraa sekilas.
"Sayang dengar sini.Aku akan jaga kamu dan kamu nggak usah begini.Ada aku di sisi kamu ya sayang.Aku akan pastiin kamu sentiasa bahagia.Jangan begini.Kalau kamu begini aku akan sedih juga dong karena kebahagiaanku sedih"pujuk Rio tersenyum.
Ayraa merasakan sedikit tenang di pelukannya.Ayraa menatap dalam Rio dengan tatapan yang sulit diartikan.Namun Rio dengan ceoat menangkapnya.
"Nggak usah khawatir aku akan setia di sisimu.Nggak usah cerita jik kamu belum siap ya sayang.Aku akan nunggu kok.Percaya padaku sayang"ucap Rio dengan lembut.
Ayraa tersenyum dan memeluk Rio dengan tangamnya terulur untuk Rio memeluknya karena dia sukar memeluk Rionoleh wayarnya verada di badannya.
...Bersambung💥...
Berikan jempol kalian di akhirmmembaca.
Hallo semuanya.Aku akan kerao menupdatenya oke.Sabar dan setia bersamaku.Giveaway akan aku adakan selepas lebaran ya.Tunggu dan kekal bersamaku.Tentu saja pemenang aku skan tingkatkan bilangannya.Jangan khawatir.Makasih untuk oara readers yang selalu bersamaku.
__ADS_1