When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Diracun??


__ADS_3

Ayraa kini telah dipindahkan ke kamar pribadi Rio di rumah sakit itu.Henri sengaja memintanya karena dia tahu jika tidak Rio nggak akan berehat nanti malam.Kamar itu mempunyai kasur yang besar muat untuknya dan Ayraa.


"Tuan muda apa ada lagi yang bisa saya lakukan??"tanya Henri.


"Nggak ada.Kalian bisa berehat.Aku akan menemani Ayraa di sini"seru Rio.


"Baiklah Rio.Jangan lupa berehat jangan bergadang nanti kamu yang sakit buat Ayraa kesusahan merawat kamu"tegur Gion.


"Apa kamu mahu kopi Rio??"tanya Albert.


"Nggak perlu.Jika aku dahaga di dalam udah ada minuman disediakan.Jangan khawatir sama aku.Kalian rehat aja"seru Rio sambil melangkah masuk ke dalam kamar pribadinya.


"Dion kamu bawa beberapa orang untuk jagain ruangan ini.Aku nggak mahu apa apa buruk terjadi"perintah Henri.


"Baiklah.Bentar aku manggil mereka"balas Dion mengambil ponselnya.


"Kalian berehat duluan.Nanti aku dan Dion nyusul kalian"seru Henri.


"Baiklah ayo semua"ajak Albert.


Mereka meninggalkan Henri di situ.Dion mendekatinya.


"Apa kamu nggak mahu ganti pakaian Dri??"tanya Dion.


"Nanti aja.Kita tunggu sampai mereka tiba baru kita menyusul yang lain"jawab Henri.


"Baiklah"balas Dion.


"Apa kamu ada idea tentang siapa pelaku kali ini???"tanya Henri tanpa menatap Dion.


"Fikiran aku jadi cemas jika ini ulah Nyonya Julia.Rio pasti marah besar pasti akan berimbas kepada Kiara dan Mike yang tidak tahu apa apa.Hubungan mereka pasti akan berantakan"sambung Henri.


"Aku nggak tahu siapa saat ini harus dipersalahkan.Karena Bian masih melihat CCTV di aula itu dan orang di situ saat ramai untuk melihat siapa pelakunya"jawab Dion.


"Aku berharap agar ini bukan ulah Nyonya dan aku jadi curiga sama Carlos.Apa kamu lihat di mana dia??"curiga Henri.


"Nggak.Terakhir kali aku lihat sewaktu kalian makan bersama tadi.Lepas itu kita menjadi tidak beraturan karena cemas keadaan Nona Muda"balas Dion.


"Nanti aja kita menyiasat tentang Carlos.Sekarang kita harus fokus dengan pelakunya"seru Henri lalu bangun dari duduknya karena melihat anak buahnya telah tiba.


"Tolong awasin siapapun yang akan masuk ya.Jangan berikan kebenaran kepada sesiapapun yang mahu masuk.Jika ada segera salah seorang daripada kalian memaklumkan kepada aku di sebelah kamar ini.Jaga dengan baik jangan sampai ada ketelodoran ya"perintah Dion.


"Baiklah tuan"kompak mereka.


"Kami masuk ke dalam duluan.Ingat awasi mereka"pesan Henri sebelum masuk ke kamar.


Sedangkan di ruangan pribadi Rio,Rio berbaring di samping Ayraa selepas bersihkan dirinya dengan pakaian yang sedia ada di wardrobenya.Rio kadang kadang akan menginap di sini jika ada meetings dengan pihak rumah sakit.Saking lelahnya Rio tertidur sambil memeluk Ayraa.


Keesokan paginya,Rio terbangun karena cahaya yang menerobos ke kamarnya.Dia bangun dan menuju ke kamar mandi untuk basuh mukanya dan memutuskan untuk mandi agar lebih segar.


Selepas selesai,Rio mendekati Ayraa yang masih tidak sadarkan diri dari semalam.Dia memeluk Ayraa dan mengecup keningnya.


"Good morning sayang.Aku harap kamu ceoat sadar ya.Aku rindu kamu"lirih Rio.


"Sayang maafin aku.Karena aku kamu jadi begini.Lebih baik aku aja yang terbaring di sini Berkali kali aku lihat kamu terkulai di rumah inap begini.Aku udah nggak kuat jika kmau terus begini.Apa aku pembawa sial untuk kamu"tangis Rio.Keadaan Ayraa yang pucat semakin membuat Rio bersalah karena dirinya lalai menjaga Ayraa.


"Hu..hubby jangan kata begitu"ucap Ayraa dengan lirih dan pelan membuat Rio menatapnya dengan mata menangis.


"Sayang kamu udah sadar??Apa kamu baik baik aja??"cemas Rio memeriksa badan Ayraa.


"Aku baik baik aja.Jangan khawatir"seru Ayraa dengan pelan.


"Aku panggilin dokter ya"ucap Rio yang hendak bangun namun ditahan Ayraa.


"Nggak usah sayang.Aku baik baik aja"tahan Ayraa menatap sayu ke arah Rio.


"Aku minta maaf lalai menjaga mu"tangis Rio pecah dalam pelukan Ayraa.


"Jangan salahkan diri kamu.Ini udah takdir aku.Aku nggak apa apa.Huk huk huk"batuk Ayraa.Rio menatapnya Ayraa menyembunyikan tangannya.


"Ada apa??"tanya Rio menarik tangan Ayraa yang disembunyikannya.


"Darah??Kamu berdarah sayang???"panik Rio.


"Nggak apa apa"balas Ayraa.


"Tunggu di sini aku manggil dokter"seru Rio.


"Nggak usah"tolak Ayraa.


"Jadi kamu mahu aku lihat kamu mengeluarkan darah begitu???"bentak Rio membuat Ayraa menangis.Rio menyadarinya segera mendekatinya.


"Aku nggak marah kamu sayang.Aku cuma nggak mahu kamu kenapa kenapa.Ingat aku sayang sama kamu"pujuk Rio.


"Tunggu di sini aku akan manggilin dokter"pujuk Rio lalu keluar.


Di luar ruangan,Rio menyuruh salah seorang anak buahnya yang berjaga memanggil dokter.Kemudian dia masuk kembali ke dalam kamar.


Albert yang mendengar kekacauan di hadapan kamarnya segera bangun dan tidak lupa membangunkan yang lain.


"Ada apa??Aku masih mengantuk"ucap Erudian sambil menguap.


"Ayo keluar aku dengar keributan dari luar"ajak Albert menarik tangan Erudian.


"Iya iya sabar"gerutu Erudian mengumpul nyawanya.Henri dan Gion mengikuti mereka berdua tanpa membangunkan yang lainkarena mereka masih nyenyak.


"Ada apa ini??"tanya Albert.


"Saya kurang pasti.Tuan Muda keluar tadi menyuruh kami memanggil dokter dengan tergesa gesa.Mungkin ada yang terjadi sama Nona Muda"jelas sang pengawal.

__ADS_1


Tanpa menunggu mereka masuk ke ruangan itu untuk melihat keadaan Ayraa.Rio yang menyangka dokter menatap kesal ke arah mereka.


"Di mana dokter??"tanya Rio.


"Masih nggak tiba"jawab Henri.Tidak sempat Albert membuka suara mereka dikejutkan dengan kedatangan dokter dengan lamgkah tergesa gesa.


"Periksa istriku.Dia batuk darah tadi"perintah Rio yang masih mengenggam tangan Ayraa.


Gina mula memeriksa keadaan Ayraa.Dia juga menyuruh suster menambahkan obat pereda sakit ke dalam infus Ayraa untuk mengelakkan Ayraa kesakitan atau rasa sakit.


"Keadaan Nona Muda sudah kembali normal.Dan batuk itu efek dari racun yang diberikan kepadanya.Jangan khawatir penawar itu sudah berkesan kepada badannya Nona Muda yang menerimanya.Tapi Nona Muda harus menerima asupan yang cukup untuk mengelakkan dehidrasi berlaku"jelas Gina.


"Dan obat ini sila diminum selepas sarapan ya.Kalau nggak ada apa apa saya permisi"sambung Gina.


"M...makassih Dok"ucap Ayraa dengan pelan.


"Nggak usah nona muda.Ini tugasku.Ya udah berehat cukup ya jangan terlalu stress.Saya permisi"pamit Gina lalu keluar dari ruangan itu.


"Rio aku sama Henri keluar duluan untuk cari sarapan untuk kita.Ada apa apa pesanan??"tanya Gion.


"Beliin bubur untuk istriku Hyung.Dia masih nggak bisa makan makanan yang keras"pesan Rio.


"Baiklah aku permisi.Dan kalian berdua pergi mandi dan jangan lupa kejutkan yang lain untuk sarapan bersama nanti"ucap Gion.


"Baik hyung"patuh Albert mengikuti Henri dan Gion yang keluar.


"Kakak ipar cepat sembuh ya"pesan Erudian sebelum keluar.


Tinggallah Ayraa dan Rio di dalam ruangan itu.Rio memeluk Ayraa dari samping selepas membantu Ayraa membersihkan kotoran darah di mulutnya.


"Apa kamu menyesal nikah sama aku??"tanya Rio.


"Emang kenapa bie??"tanya Ayraa dengan pelan.


"Kerna aku kamu selalu kesakitan,trauma dan sial"seru Rio menunduk.


"Heyy sayang pandang aku.Apa aku pernah kata aku menyesal nikah sama kamu??Memilih untuk berada di sisi kamu adalah keputusan mutlak aku.Jangan salahkan diri kamu.Ini ujian untuk kita berdua.Dan jangan pernah fikir untuk ninggalin aku karena nggak kamu nggak mahu aku terluka dan tersakiti lagi.Aku akan tetap setia sama kamu hubby.Nggak usah overthinking.Aku baik baik aja"jelas Ayraa dengan senyuman manisnya.


"Makasih sayang.Aku janji nggak akan selingkuh sama kamu dan aku akan jagain kamu selamanya"ucap Rio dengan melow.


"Gini baru suamiku yang tampan"gombal Ayraa.


"Udah sekarang ayo kita tidur.Ingat kamu baru sembuh.Aku nggak mahu apa apa terjadi lagi sama kamu.Kamu bikin aku separuh sesak tahu.Aku begitu takut akan kehilanganmu"gerutu Rio.


"Oh ya di mana yang lain??"tanya Ayraa yang mencoba menukarkan suasana.


"Mereka pulang semalam.Karena nggak mahu terlalu ramai di sini.Jadi hanya temanku yang berjaga di kamar sebelah"jelas Rio.


"Udah diam ayo tidur"ajak Rio kembali memeluk Ayraa lalu memejamkan matanya.


"Kamu aja tidur.Aku temanin kamu ya"tolak Ayraa karena nggak merasakan mengantuk.


"Tidur aja.Aku ada di sini hubby"balas Ayraa sambil mengelus pelan rambut Rio yang tidur.


Tidak lama kemudian,Rio tidur dalam pelukam Ayraa.Ayraa nggak sampai hati melihat kelelahan Rio dari wajahnya.Dia bersalah telah membuat suaminya kelelahan begini menjaganya.


"Pasti dia capek menjaga aku semalaman"gumam Ayraa menatap Rio yang tertidur.Ayraa berharap nggak ada masalah lagi di masa depannya karena dia nggak mahu melihat Rio yang capek begini.


Tiba tiba pintu kamar ruangannya terbuka membuat lamunan Ayraa terhenti dan melihat siapa yang masuk.Henri dan yang lain memasuki ruangan itu.Ayraa memberikam isyarat agar mereka diam.


"Kalian makan duluan aja kalau lapar.Aku nggak tega mengejutkannya.Dia kelihatan kelelahan"ucap Ayraa memelankan suaranya.


"Gapapa kakak ipar.Kami belum lapar.Kami tunggu di sana aja"balas Gion mewakili.Ayraa mengangguk.


"Rio kelihatan capek banget ya.Apa penyakitnya udah sembuh Henri??"tanya Albert yang mengetahui Rio mengalami kesukaran untuk tidur pada waktu malam.


"Aku nggak tahu.Tapi sejak kedatangan Ayraa,Tuan Muda nggak lagi perlukan apa apa obat untuk tidur yang nyenyak"jelas Henri menatap Rio.


"Aku harap mereka akan bahagia sampai ajal memisahkan mereka berdua"doa Ditrain.


"Apa kamu udah ketemu pelakunya Dion??"tanya Henri melihat Dion bermain ponselnya.


"Nggak.Sukar untuk menemukannya karena semalam ramai banget tamu yang datengnya.Aku akan coba melihat CCTV pada bahagian makanan buffet.Mungkin akan ada sedikit clue dari sana"jawab Dion.


"Orang yang melakukannya sudah memprediksi semuanya dengan teliti.Lihat aja jejaknya sukar ditemui"gerutu Charles.


"Kita harus sabar dan terus dukung Rio dan Ayraa.Tambahan Ayraa nggak biasa sama kekerasan dalam dunia Mafia ini.Aku nggak mahu dia jadi trauma lagi.Kasian samanya"jelas Gion.


Mereka akhirnya diam dan lakukan aktiviti masing masing dalam diam karena nggak mahu menganggu Rio.


Sedangkan Ayraa yang menemani Rio tidur akhirnya ikutan tiduran samanya.Mereka bahkan melupakan sarapan mereka.


Beberapa jam kemudiam,Rio akhirnya terbangun karena perutnya terasa lapar karena belum diisi dari pagi.Dia membuka matanya dan melihat Ayraa tiduran di pelukannya.Dia mengelus lembut wajah Ayraa yang gemoyy menurutnya.Henri yang mengetahui Rio terjaga segera mendekatinya.


"Rio lebih baik kamu nyuruh Ayraa bangun karena ini udah lewat untuk sarapan"seru Henri.


"Apa kalian belum sarapan??"tanya Rio.


"Nggak.Kami mahu makan bersama lagipula tadi kami belum lapar"jawab Henri.


"Ya udah kamu siapin makanan.Aku kejutin Ayraa duluan.Nanti aku menyusul ke sana"balas Rio.Henri mengangguk lalu mendekati yang lain.


"Sayang ayo bangun"kejut Rio.Ayraa tidak mengendahkannya.Akhirnya Rio mencium kedua mata Ayraa karena gemas dengannya.


"Sayang ayo bangun.Aku sudah lapar"bisik Rio membuat Ayraa terbangun.


"Kamu sudah bangun??Aku masih mengantuk"manja Ayraa.


"Iya nanti aja sambung ya.Sekarang ayo sarapan.Aku udah lapar.Dan kamu harus makan isi tenagamu"ajak Rio.

__ADS_1


"Kamu aja pergi makan ya hubby.Aku mahu tidur"seru Ayraa memejamkan matanya.


"Nggak.Ayo bangun.Atau kamu mahu melakukan malam pertama kita yang tertunda??"seringai mesum Rio membuat Ayraa mencubitnya.


"Aduh sayang sakit"ringis Rio mengusap cubitan Ayraa.


"Makanya jangan mesum"gerutu Ayraa.


"Aku hanya bercanda.Tapi aku akan nagih janji ini di honeymoon kita nanti"serunya.


"Apa honeymoon masih jadi??Aku telah merusakkan segalanya.Maaf"lirih Ayraa mengingat keadaannya yang masih lemah.


"Jadi dong.Cuma aku tangguh beberapa hari ke depan.Aku mahunya kamu Fit duluan sebelum aku membawamu honeymoon.Karena aku mahu mengurungmu sepanjang saat di kamar"goda Rio.


"Fikiran kamu kenapa sihhh ke situ mulu,Hubby??"cemberut Ayraa.


"Udah udah.Ayo sarapan.Mereka udah menunggu kita"ajak Rio.


"Tapi bagaimana infusku??"tanya Ayraa memandang tangannya yang diinfus.


"Aku nggak bisa cabutin itu karena ada anti biotik di dalamnya.Bawa aja penyangga itu bersama aku akan menyuapimu nanti"seru Rio.


"Apa kita makan di sini aja??Aku kasian melihat kamu kelelahan nanti"tawar Rio.


"Ikut kamu aja.Kamu tentukan.Aku akan ikut kamu"jawab Ayraa.


"Kamu tunggu bentar.Aku akan nyuruh mereka makan di sini bersama.Tunggu di sini.Jangan ke mana mana.Awas aja bergerak seinci pun"ancam Rio lalu berlalu.


"Haishh laki aku kenapa makin posesif aja.Tapi sikapnya begitu manis.Bikin gemas aja"gumam Ayraa tersenyum.


Tidak lama kemudian,Rio menghampiri Ayraa yang sedang berbaring di kasur.Ayraa tersenyum melihat Rio menghampirinya.


"Kamu tunggu bentar nanti mereka akan ke sini.Jangan bergerak ke mana"seru Rio.


"Aku mahu nolong mereka.Nggak mungkin aku duduk aja"protes Ayraa.


"Nggak usah sayang.Kamu masih sakit.Biarkan mereka mengurusinya.Mereka udah besar.Nggak usah peduliin mereka"cegah Rio.


"Aku juga udah besar hubby.Masa aku anak kecil lagi"gerutu Ayraa.


"Nggak usah begitu.Aku nggak mahu kamu kelelahan.Ingat ya badan kamu baru aja mahu membaik dari racun mematikan itu.Aku nggak mahu membahayakan kamu sayang"pujuk Rio menerangkan alasannya.Rio kelihatan sedih mengingat saat Ayraa tidak sadarkan diri.


"Ya udah nggak usah mengingat hal itu hubby.Aku udah gapapa.Takdirku melalui itu semua.Jadi kamu nggak perlu salahkan diri kamu sayang"seru Ayraa tersenyum.


"Janji ya walau apa yang terjadi kamu nggak akan ninggalin aku.Aku nggak sanggup kehilangan diri kamu lagi.Kamu tahu aku nggak sanggup lihat kamu kesakitan lagi.Aku takut jika di luar sana masih banyak musuh aku mengincar keselamatan kamu.Jadi aku mohom walau apa yang terjadi kamu harus percaya dan bincang sama aku sebelum lakuin apa apa keputusan.Aku akan jaga diri kamu sebaik mungkin sayang"jelas Rio memegang tangan Ayraa.


"Baiklah hubby.Aku percaya sama kamu.Jadi aku mohon kamu jangan menkhianati kepercayaan aku ya.Jangan selingkuh sama aku.Jaga hati kamu untuk aku ya.Jangan pernah duakan aku.Aku nggak akan toleransi sama apa apapun selingkuhan yang kamu lakukan.Ingat itu ya"ancam Ayraa.


"Hati aku cinta aku jiwa aku nyawa aku hanya untuk kamu sayang.Nggak usah ragukan diri aku.Aku nggak akan macam macam sama kamu"yakin Rio.


"Aku cuma ingatkan kamu.Aku nggak mahu nerima selingkuhan dari kamu.Dan aku nggak mahu berkongsi"jelas Ayraa menatap tajam ke arah Rio.


"Nggak usah khawatir kakak ipar.Jika Rio berani duain kamu,Hyung akan patahkan tangan dan kakinya.Biar tahu rasa"seru Gion dari arah belakang mereka.


"Aku percaya hyung"balas Ayraa tersenyum.


"Ya udah sekarang ayo makan.Kasian kakak ipar pasti lapar.Lagipula kakak ipar harus makan ubat untuk hindarikan kesan kesan racun itu dalam badan kakak ipar"ajak Albert tersenyum.


"Baiklah ayo makan sayang"balas Rio.Ayraa mengangguk dan tersenyum.


"Ini hyung bubur nasi untuk kakak ipar"seru Erudian menyerahkan semangkuk bubur untuk Ayraa.


"Sini aja aku suapinya"balas Rio mengambilnya.


"Tapi kamu makan apa??"tanya Ayraa.


"Kamu duluan aja"tolak Rio.


"Henri di mana makanan Rio??"tanya Ayraa tanpa membalas penolakan Ayraa.


"Ini Nona Muda"jawab Henri.


"Nggak usah Nona,Henri.Panggil aja nama aku"ujar Ayraa nggak selesa dipanggil Nona Muda.Henri ingin menolaknya namun Albert memotongnya.


"Henri panggil aja Kakak Ipar seperti kamu jika nggak mahu"cadang Albert.Henri mengangguk.


"Hubby kamu makam duluan.Aku bisa sendiri"cegah Ayraa memegang tangan Rio.


"No excuses Mrs. William"ucap Rio menatap ke arah Ayraa.


"Iya iya terserah.Tapi gantian ya.Kamu harus makan juga.Aku nggak mahu kamu sakit karena menjaga aku.Nanti siapa mahu menjaga aku hubby"cemas Ayraa.


"Iya iya.Kenapa kamu cerewet banget??"geram Rio.Ayraa tersenyum dan mendekatkan wajahnya ke arah Rio.


"Karena aku sayang kamu"bisik Ayraa.


"Jangan godain aku Nyonya Rio.Kamu akan menanggung akibatnya nanti"tegur Rio berbisik.


Akhirnya mereka diam dan saling menimati sarapan mereka yang sudah lewat itu.Ayraa bahagia melihat perlakuan Rio kepadanya.


...Bersambung🐣✨...


Bagaimana??Apa persoalan kalian terjawab???Aku akan memperbaiki beberapa bahagian untuk kalian ya.Dan maaf jika ada kesalahan bahasa dan ejaan ya.Typo aku kumat kadang kadang.Jadi jika kalian mahu episode selanjutnya komen di bahagian komentar ya!!Aku menunggu kehadiran kalian di komentar!!


Apa kalian teruja sama hadiah Giveaway kali ini??Yahh maafin aku jika aku lambat update tentang hadiahnya karena sulit aku memutusnha berapa ramai pemenangnya dan hadiahnya apa??


Tapi bentar guyss...Aku mahu tahu apa readersku ini ada dari BTS ARMY @ BLINKS???Jika iya komen di bawah kalian ARMY @ BLINKS.


Aku akan menunggu respons kalian ya.Karena aku juga buntu mahu kasi apa🐣Jangan lupa komen,ngelike dan juga share ya.Dukungan kalian amat mendorong aku ya.Dan jangan khawatir aku udah punya calon pemenangnya tapi ada sebahagian kalian yang layak nggak mengikuti syaratnya iaitu tidak menfollow account noveltoon aku dan juga ig aku @whenceofallinlove ....Jadi baca syaratnya nanti nyesal lohhh jika semuanya udah lengkap tapi hanya satu syarat nggak lengkap.

__ADS_1


Jangan lupa ngelike setiap bab dan tinggalkan jejak di komentar!!!Makasih atas dukungan kalian.Aku akan usahin yang terbaik buat kalian💜


__ADS_2