
"Wah wah pengantin baru udah kelar urusannya"ledek Albert melihat Rio dan Ayraa.
"Apaan kamu Bert.Nggak usah jadi nyebelin gitu.Nikah sono sana jika penasaran"kesal Rio.
"Iya iya ayo duduk.Aku kalah sama kamu"pasrah Albert ketika melihat tatapan Gion.
"Apa menu malam ini??"tanya Rio sambil duduk diikuti Ayraa disampingnya.
"Tteokbokki,dumplings dan samgyeopsal.Hanya itu aku bikin untuk dinner"jawab Leon.
"Baiklah ayo makan"ajak Rio.Mereka mengangguk lalu mulai makan dengan telaten.Ayraa mengambilkan makanan untuk Rio dan melayaninya sebelum dirinya makan.
"Hubby kamu mahu apa??"tanya Ayraa.
"Ikut kamu aja.Lagipula aku bisa makan semuanya kok"jawab Rio.Ayraa mulai mengisi mangkuk Rio dam dirinya dengam tteokbokki dan tidak lupa mengambil samgyeopsal.
"Makanlah"seru Rio melihat Ayraa sibuk melayaninya.Ayraa mengangguk lalu makan dinner.
Dinner malam itu ditemani kecanggungan dan kesepian di antara mereka karena nggak ada sorangpun membuka mulut sepanjang dinner.Ayraa dan Rio juga menikmati makan malam mereka masing masing.Mereka mneyudahi makan malam selepas semuanya habis dimakan.Mereka memutuskan untuk berkumpul di ruang tamu sebelum tidur.
****************
Ayraa mengambil tempat di sisi Rio yang duduk di sofa bersebelahan Gion dan Albert sedangkan Alea duduk di sofa samping Ayraa bersama Henri dan Kiara yang baru datang sebelum makan malam tadi karena khawatir tentang keadaan Ayraa.
"Yahh apa kalian udah mikir tentang honeymoon kalian kakak??"tanya Kiara mebuka suaranya setelah mereka saling mendiami sesama mereka.
"Engg..."ucapan Ayraa terpotong Rio.
"Udah"santai Rio menjawabnya.
"Kapan hubby??"tanya Ayraa yang tidak tahu menahu.
"Lusa"balas Rio menatap Ayraa.
"Di mana kakak??"tanya Kiara penasaran.
"Ada dech jangan kepo mulu kerjanya"ujar Rio membuat Kiara sebal karena kakaknya main rahsia samanya.
"Kakak nyebelin"kesal Kiara membuat Ayraa tersenyum melihat interaksinya sama Rico.Dia sangat merindui keluarganya yang dulu.Keluarga yang saling mendukungnya.
"Kamu kenapa??"tanya Alea melihat Ayraa muram membuat semua mata kembali menatap dirinya.
"Gapapa kok.Cuma teringat sama Kak Rico"lirih Ayraa menunduk.
"Apa kamu mahu ketemunya sayang??"tawar Rio membuat Ayraa menatapnya.
"Apa bisa hubby??"tanya Ayraa gembira.
"Bisa kok.Pagi atau siang besok kita akam ketemu nya.Sebelum berangkat honeymoon kita"balas Rio membuat Ayraa memeluknya.
"Makasih hubby"tulus Ayraa membuat semua di sana gembira karena hubungan mereka berdua yang hampir hancur akibat kesalahfahaman akhirnya mulai memudar.
"Aku akan bahagiain kamu sayang"balas Rio sambil mengelus kepala Ayraa dengan lembut dan penuh kasih sayang.Ayraa tersenyum.
"Udah udah kalau mahu bermesraan sana aja ke kamar aja hyung.Nggak usah di sini.Masih ada yang jomblo"protes Erudian.
"Bilang aja iri"goda Rio.
"Hahahahaha"mereka tertawa melihat Erudian cemberut karena Rio.
"Awas aja hyung aku balas"gerutu Erudian dengan kesal.
"Biarin aja mereka Dian.Pengantin baru"goda Albert.
"Iya iya nanti jangan lupa berikan kami keponakan yang lucu ya kakak ipar"goda Ditrain membuat Ayraa malu menyembunyikan wajahnya di dada kekar milik Rio.
"Hahahahhahaha"tawa mereka melihat Ayraa yang masih malu.
"Jangan godain istriku hyung.Masalah keponakannya tunggu aja aku janji akan tunaikan"Rio yang berpura pura marah membuat Ayraa semakin geram dan mencubitnya.
"Hubby"panggil Ayraa membuat Rio menatapnya.
"Ada apa???"tanya Rio.
"Hemm...lupakan aja"jawab Ayraa yang tidak yakin dengan persoalannya.
"Sayang ada apa??Jangan simpan sendiri"tegur Rio membuat semua yang menatap mereka turut penasaran sama pertanyaan Ayraa.
"Apa perempuan yang dijodohkan sama mommy kamu yang meracuni aku??"tanya Ayraa setelah diam seketika.
"Dari mana kamu tahu??"bingung Rio padahal dirinya nggak menceritakan apa apa.
"Aku dengar perbualan seorang nurse sewaktu di rawat.Dia mengancam nurse itu untuk meletakkan racun yang sama dengan dosis tinggi secara pelan pelan dan mengunci pintu agar bila kalian lihat aku aku udah meninggal"jelas Ayraa yang ingin meluruskan semuanya.
"Bregsekkk!!!!Berani dia macam macam sama aku"kesal Rio meninju dinding di depannya yang membuat Ayraa kaget lalu menarik tabgan Rio.
"Hubby??Apa yang kamu lakukan??Nggak usah celakain diri kamu.Bukan salah kamu.Aku baik baik aja"tegur Ayraa meniup tangan Rio yang memerah.
__ADS_1
Gion,Henri dan yang lain turut merasa kesal dengan perbuatan berani Audrey.Mereka mengumpat kesal dan marah karena tindakannya hampir mencelakai nyawa Ayraa.
"Rio kamu tenang aja.Aku akan beresin semuanya.Percaya sama aku"tutur Henri yang marah karena dirinya kecolongan saat ini.
"Udah udah kalian ini.Jangan bikin apa apa.Itu sudah berlalu.Aku gapapa sekarang.Dan itu juga sebernanya salahmu Hubby"kesal Ayraa melihat seemua orang merumitkan lagi masalah.
"Kenapa salah aku???"bingung Rio.
"Ya salah kamu.Siapa nyuruh kamu terlalu mempesona.Jika kamu nggak setampan ini tiada yang akan merampasmu dari aku.Pasti kamu akan ninggalin aku nanti jika aku jelek"gerutu Ayraa membuat Rio tersenyum.
"Sayang jangan marah dongg.Jika aku tidak tampan kamu pasti tidak mahu sama aku"pujik Rio.
"Tapi gapapa kok jika Audrey mahu kamu,aku juga cantik jadi aku juga akan dapat lelakibyang lebih tampan dari kamu.Atau lebih kaya dari kamu"idea jahil Ayraa mula berkerja membuat Rio marah.
"Aku nggak biarkan sesiapa mendekatimu.Kamu hanya milikku sampai bila bila"kesal Rio.
"Mommymu nggak izin kita bersatu jadi lebih baik aku undur diri sebelum tersakiti"7jar Ayraa yang tanpa sadar menyakiti perasaannya sendiri.
"Jangan lupa daddymu juga nggak mahu aku menjadi suamimu.Jadi kita berdua harus berjuang dapatkan restu mereka.Dan ingat walaupun badai melanda rumah tangga kita,aku nggak akan lepaskan kamu sayang.Itu janji aku sama kamu.Kamu bisa percaya dan pegang janji aku"tutur Rio menyakinkan Ayraa yang mulai goyah terhadap hubungan mereka.
"Uda udah.Jangan ribut mulu.Masa pengantin baru harus ribut tiap kali berkumpul begini.Jangan pikirin masalah itu.Hyung akan beresin dan kalian jangan pernah meragui satu sama lain"cegah Gion yang muak melihat adegan mereka.
Ayraa segera mengalihkan pandangan dari Rio yang masih menatapnya dan menarik Alea pergi dari situ.Alea yang ditarik hanya bisa mengikutinya.Rio hanya melirik Ayraa yang menghindari tatapannya.
Kiara menatao kesal ke arah kakaknya yang tidak peka itu.Dia mendekati Rio dan menepuk tangan Rio.
"Kakak sihh kenapa nggak kejar kakak ipar???Kenapa dibiarin begitu??"kesal Kiara.
"Biarin dia tenangin dirinya.Kakak akan mujuknya nanti hatinya udah tenang.Nggak bisa jika bicara sewaktu hati panas begini.Ntar masalah makin rumit"tutur Rio.
"Rio sebenarnya kenapa sih kalian gaduh mulu??Penat aku lihatnya kalian"gerutu Albert.
"Aku belum jelasin semuanya.Dan walaupun dia bilang mahu percaya sama aku,aku tahu dia masih meragukan kesetiaan aku"lirih Rio membuat Leon kesal dengannya.
"Kenapa kamu nggak jelasin Rio????Apa kamu nggak peduli sama perasaannya??Rio ingat dia perempuan.Jangan kamu layaninnya sebagai patung Rio.Wajar aja dia meragukanmu kalau begini.Jangan jadi pengecut Rio.Mana sikaomu yang tegas dan berani.Jika kamu sayangkam hubungan kalian,jelasin segera.Jangan sampai Ayraa pergi lagi dari kamu karena waktu itu hyung sendiri akan pastikan kamu nggak akan ketemunya"ancam Leon lalu bangun dari duduknya dan menuju ke kamar.Dia memang terlalu kesal dengan sikap Rio yang tidak memahami perasaan wanita.
"Hyung hanya nggak mahu kamu menyesal Rio.Cukuplah kamu pernah menderita karena perempuan"lirih Leon di balik pintu kamarnya.
Ya ramai yang tidak tahu Leon asyik menyalahkan dirinya karena tidak becus menjaga adiknya yang menyebabkan kehilangan orangtuanya yang dia anggap keluarga kandungnya.Leon tidak ada di Jakarta waktu itu karena melakukan perjalanan bisnis bersama Gion,Charles dan Ditrain.Sedangkan Albert dan Erudian sedang mengurus perusahaan mereka bersama yang berada di England.Hanya Henri yang ada di sisi Rio sewaktu itu.
Apabila mereka mendengar kejadian buruk yang menimpa Rio mereka segera pulang ke Jakarta karena khawatir dengan emosi Rio.
Flashback on...
Leon dan yang lain sedang berehat selepas pertemuan mereka dengan klien.Tiba tiba dirinya menerima panggilan dari Henri.
Henri memaklumkan bahwa kejadian yang buruk telah menimpa Rio dan meminta mereka semua agar tenang dan nggak usah terburu buru.
"Maafin hyung Rio.Hyung nggak becus menjaga kamu dan mama sama papa.Hyung menyesal nggak bongkarin dari dulu keburukannya"sesal Leon.Sepanjang pernerbangan itu,Leon menyalahkan dirinya walaupun udah ditenangin oleh yang lain.
Dirinya makin bersalah apabila melihat Rio yang begitu tertekan dan depresi karena kehilangan orangtuanya sekaligus.Dia menguatkan Rio dan membalas perbuatan Fiola dan pacarnya itu.
Keadaan Rio membaik pulih selepas mendapat sokongan dan dukungan dari temannya dan kakek angkatnya.Rio kembali beraktivitas seperti biasa tetapi dirinya makin dingin dan jarang melihat dirinya tersenyum dan bercanda seperti sedia kala walaupun berada bersamaa temannya.
Walaupum sedih,Henri bersyukur karena Rio tidak melakukan hal yang bukan bukan.Dia bertekat akan menjaga dan melindungi adiknya itu sebaik mungkin.
Flashback off...
"Hyung akan oastikan kamu bahagia Rio.My love ittle brother.Kamu akan tetap memjadi Baby Mochinya Hyung"lirih Leon memandang gambar mereka bertujuh di samping kasurnya.
Sedangkan di balkon apartment itu,Ayraa memeluk Alea untuk menguatkan dirinya sendiri.Dia menangis di pelukan Alea.Alea yang bingung berusaha menenangkannya.
"Ayraa sayang kenapa??"tanya Alea.
"Aku nggak kuat Lea.Kenapa banyak sekali dugaan di rumah tangga aku"lirih Ayraa
"Hey lihat aku.Itu adalah cara untuk menguatkan lagi hubungan kalian.Ingat nggak ada yang bahagia dengan tiba tiba.Ada rintangan yang harus ditempuh jika ingin mendapatkan kebahagiaan yang kekal"terang Alea menguatkan Ayraa.
"Tapi Leaa kenapa daddy benci sama Rio??Apa salahnya??Sebelum ini Daddy baik baik aja.Kenapa Leaa??Orang yang aku sayangi tudak merestu hubungan ku sama Rio.Aku nggak kuat"tangis Ayraa kembali pecah di pelukan Alea.
"Kamu harus percaya sama Rio Ayraa.Jangan biarkan pihak lain mengambil kesempatan ke atas kamu.Jaga hubungan rumah tangga kalian.Jangan biarin pelakor datang dan menghancurkannya"pesan Alea dengan bijak.
"Sekarang udah.Kita masuk aja ya.Rio pasti khawatir sama kamu"pujuk Alea membuat Ayraa mengelap air matanya.
"Makasih Alea"tulus Ayraa.
"Gapapa.Itu tugasku sebagai teman kamu.Hanya kamu harus fikir positif terus.Jangan pendam jika nggak kuat.Ingat semua akan baik baik jika kalian saling percaya"tegur Alea.
"Baiklah.Ayo kita masuk.Hari udah malam"ajak Ayraa kembali tersenyum.Alea menariknya pergi dari balkon itu dan memasuki kembali apartment itu.
Dari kejauhan Rio melihat Ayraa dengan matanya sedikit sembap mendekatinya dan memeluknya membuat Ayraa kaget.
"Maafkan aku sayang"sesal Rio melihat Ayraa yang selalu menangis karenanya.
"Hubby aku mahu ke kamar aja ya"pinta Ayraa dengan pelan.
"Hemm baiklah"setuju Rio mengandeng Ayraa ke kamar mereka.
__ADS_1
"Apa kakak ipar baik baik aja??"tanya Albert kepada Alea.
"Ya.Hanya sedikit kecewa aja"jujur Alea.
"Ya udah kamu rehat aja sana"usir Henri.
"Hemm baiklah"ujar Alea berjalam menuju ke kamarnya yang telah ditunjuk Henri sebentar tadi.
Sedangkan Ayraa dan Rio hanya diam sepanjang jalan ke kamar mereka.Kecanggungan terjadi di antara mereka membuat Rio merasa bersalah tetapi enggan mengatakan apa apa karena ingin menjaga perasaan Ayraa.
Setibanya di kamar,Ayraa segera menuju ke kasur tanpa mempedulikan Rio.Rio menyusul Ayraa berniat menahannys untuk tidur karena dirinya masih ingin menjelaskan semuanya karena nggak tahan melihat hubungan mereka semakin jauh begini.
"Sayang jangan tidur duluan.Aku mahu jelasin semua,please baby"pujuk Rio.
"Ada apa??"tanya Ayraa yang masih tidak menatap Rio.
"Lihat aku sayang"pujuk Rio.
"Aku capek"gumaman Ayraa membuat Rio berinsiatif memeluknya dari belakang.
"Sayang dengarin aku ya.Aku akan jelasin semuanya waktu kita berangkat honeymoon nanti ya.Aku mahu kamu santai dan tidak setegang ini.Please tunggu dua hari lagi.Aku janji akan jelasin semuanya"pohon Rio karena nggak tega melihat Ayraa yang kesedihanan.
"Sayang jawab aku"desak Rio.
"Hurmmm"dehem Ayraa membuat semakin Rio gelisah.
"Sayang aku minta maaf"lirih Rio membuat Ayraa tidak tega akhirnya Ayraa membuka suara.
"Hubby nggak usah bersalah begitu.Aku gapapa.Aku akan menunggu masa di mana kamu akan menjelaskan semuanya.Jangan terlalu lama karena aku takut diri aku nggak dapat bertahan jika masalah terus mendatang ke hubungan ini.Aku juga perempuan yang bukan saja inginkan kasih sayang seorang lelaki tetapi aku juga perlukan kepercayaan dan kejujuran dari kamu hubby.Aku harap kamu faham maksudku hubby"luah Ayraa membuat Rio memeluknya.
"Makasih sayang karena telah memahami aku.Aku janji akan jujur sama kamu saat honeymoon kita.Aku hanya ingin kamu percaya sama aku dan tanya jika kamu ragu sama tingkah aku.Jangan pendam sendirian.Aku nggak mahu kamu terbeban lagi sayang.Aku nggak kamu tersakiti lagi.Jika aku bikin salah tegur aku ya.Aku akan selalu ubah diri aku untuk keselesaan kamu"pinta Rio membuat Ayraa mengangguk.
"Aku akan coba hubby.Jangan bohongin aku karena aku nggak suka sama lelaki penipu apa lagi berselingkuh"balas Ayraa.
"Nggak usah khawatir sayang.Juniorku hanya beraksi saat sama kamu"goda Rio membuat Ayraa merona.
"Hubby!Dasar mesum"gerutu Ayraa membuat Rio terbahak.
"Hahahaha sayang aku nggak bohong kok.Memang benar hanya kamu bisa membangkitkan gairah aku dan hanya kamu layak mengandung benihku nanti"tutur Rio membuat Ayraa mencubit perutnya yang sixpack itu.
"Sayang jangan dong.Sakit"manja Rio membuat Ayraa memberengus kesal.
"Siapa suruh mesum"kesal Ayraa.
"Hahahah sayang aku hanya mesum sama kamu"ujar Rio lalu mengecup bibir Ayraa.
"Arghh hanya karena menciumnya juniorku bangun.Ya ampun kamu kenapa sih bangun tiba tiba begini"gumam Rio memejamkan matanya menahan gelojak dalam badannya.Ayraa yang tidak peka memasang wajahnya yang polos.
"Hubby ada apa??"tanya Ayraa sambil mengelus tangan Rio yang membuat Rio mengeram kesal karena elusan itu dapat membangkitkan lagi nafsunya.
"Jangan menggodaku sayang jika nggak mahu kehilangan hartamu malam ini"tahan Rio sambil menatap penuh makna ke Ayraa membuat Ayraa merinding melihatnya.
"Hubby???"panggil Ayraa melihat Rio memejamkan matanya.Ayraa sepertinya tahu akan makna Rio tetapi dirinya sendiri masih takut akannya.
Karena tidak tahan,Rio akhirnya ******* bibir mungil Ayraa dengan rakus karena tidak tahan dengan godaan yang diberikan.Ayraa terbelalak karena serangan mendadak dari Rio.Dia memukul dada Rio karena kehabisan nafasnya.
"Huh hubby!!Kamu mahu membunuhkan"kesal Ayraa menghirup sebanyak mungkin udara yang sempat sesak akibat ciuman mereka.
"Salah kamu siapa nyuruh menggoda nafsuku"jahil Rio.
"Tapi sayang kamu juga menikmatinya"sambung Rio dengan nada menggoda Ayraa membuat Ayraa mencubit perut kotak kotak Rio.
"Sayang jangan membuatku bernafsu lagi"geram Rio melihat Ayraa yang tidak meraba perutnya walaupum itu cubitan tetapi sentuhan Ayraa membuat ***** dalam dirinya kembali mengelonjak.
"Sial kenapa demgam ciumam itu juniorku bangun"geram Rio melihat ketegangan juniornya yang mulai beraksi selepas ciuman mereka.
"Sayang apa bisa aku lakukan itu sekarang??"pinta Rio setelah tidak bisa mengontrol birahiinya lagi.
Ayraa yang gugup hanya menunduk malu.Dan tindakan Ayraa membuat Rio salah faham dan kecewanya dengannya yang menolak.
"Gapap sayang.Aku nggak maksa kamu"kecewa Rio mulai melangkah ke kamar mandi untuk menenangkan juniornya.
"Salah kamu sihh.Siapa suruh tegang di waktu ini???"batin Rio mihat juniornya yang mulai bangkit dari tidurnya.Ayraa sedikit ragu untuk menatap Rio tetapi dia tahu dia nggak boleh menolak Rio sebagai suaminya.Dia memutuskan untuk menahan tangan Rio yang hendak berjalan dari sana.
"Kenapa??"bengong Rio melihat Ayraa menahannya karena tadinya Ayraa kelihatan menolaknya.
"Hubby aku bukan menolakmu....."ucapan Ayraa terputus karena Rio dengan cepat memotongnya.
"Nggak usah bersalah sayang.Aku yang terlalu awal untuk memintanya.Maaf"potong Rio lalu berjalan melepaskan pegangan Ayraa karena dia masih perlu menenangkan sesuatu yang menegak tetapi bukan keadilan ; )
"Hubby aku bersedia kok"pekik Ayraa membuat Rio berhenti berjalan dan memutarkan badannya.
"Aku bersedia hanya saja ini pengalaman pertama aku.Aku gugup dan takut"sambung Ayraa membuat senyuman Rio mengembang.
......Bersambung🐣......
Hayyo bagaimana??Mikirin yang tidak tidak🤣🤣Maafin aku udah lama nggak updatenya karena jadualnya aku sedikit sibuk karena ujiannya.Maaf ya.Aku bakalam double update untuk harini atau selebihnya.Doakan aku rajin dan semangat ya.Berikan aku dukungan dan semangat juga untuk aku makin bersemangat 7ntuk sentiasa upnya.Kalian yang hanya membaca tanpa meninggalkan jempol dan komen di komentar membuatku sedikit kurang bersemangat.Aku perlukan dukungan dari kalian.
__ADS_1
Jangan khawatir aku akan sentiasa up jika kalian bersemangat dan sentiasa mengevote aku.Oh ya jangan lupa berikan like di akhir membaca dan juga hadiah kepadaku ya..Akan ku tunggu dari kalian ya.Semoga kalian menikmati perjalanan ceritanya ini.
Ikhlas dari authornya kesayangan kalian💜❤