When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Inginkan keluarga yang lengkap


__ADS_3

"Biarkan aku gugurkan kandungan ini"sinis Ayraa membuat semua mata memandang.


"Putri Ayraa Adelia.Jangan kamu berani lakukannya.Anak itu ngga ada salah apapun sama kamu.Kamu jangan jadi gila Ayraa"tegas Rio dengan emosi.


"Salahnya karna hadir di dalam perut aku"tangis Ayraa kembali pecah.Dia memukul mukul perutnya membuat Rio memegang kedua tangannya.


...****************...


Rio mengendong keluar Ayraa dari lift diikuti Gion,Ditrain dan Leon.Mereka memasuki aprtment selepas Charles membuka pintunya.


"Ada apa ini??"tanya Charles yang bingung.


Rio hanya diam lalu membawa Ayraa ke kamarnya.Henri yang ada di samping Cjarles yang lirik sebentar lalu kembali berjalan menjauh.


"Henri panggilkan dokter untuk istriku"perintah Rio sebelum menjauh dari sana.


Henri hanya mengangguk lalu mengambil pomselnya untuk menelefon dokter seperti yang disuruh.


Charles meminta yang lain memberi penjelasan kepadanya.Ditrain duduk dan menghelakan nafasnya.


"Seperti yang dijangka Rio,kakak ipar ngga mahu bayi yang dikandungnya"lirih Ditrain melirik ke arah Charles dan Henri yang kelihatan kaget.


"Kalian kaget ya?Apa lagi sama aku yang melihat semua"ujar Ditrain lagi.


"Ngga mungkin hyung"tolak Charles tidak percaya.


"Percaya atau tidak itulah kebenarannya.Kakak ipar masih dalam emosi.Dia gaa bisa ngontrol emosi lagi buat saat ini"jelas Leon lalu pamit untuk ke dapur untuk memasak sarapan diikuti Ditrain.


"Apa Rio akan mengikuti kemahuan Ayraa?"batin Charles.


"Jangan khawatir Charles.Aku tahu apa yang kamu fikirkan.Rio ngga akan bertindak begitu"ujar Gion melirik ke arah Charles.


"Aku hanya takut Gion.Bayi itu ngga salah sama sekali"lirih Charles.


"Seperti Leon katakan.Kakak ipar masih emosi.Dan aku tahu dia juga ngga tega membunuh bayinya sendiri"tenang Gion melirik Henri.


"Aku ke kamar untuk membereskan sedikit perkerjaan"pamit Henri menunduk lalu meninggalkan mereka berdua.


Di kamar Rio.


Ayraa masih memberontak kepada Rio.Rio kelal dengan posisinya mengungkung Ayraa di bawahnya.


"Sayang please tenang.Tenang duluan.Dengarin apa yang aku kata ini"pujuk Rio dengan lembut.


"Kamu bisa lanjut kuliah jika ngga mahu ofline aku akan susunin untuk online.And i will never cut of your activities with your friends baby.I will never"sambung Rio mengusap pipi Ayraa yang basah dengan air matanya.


"Sayang please jangan begini.Kesian sama bayi kita.Sayang ayolah"pujuk Rio kembali.


"Aku benci kamu"emosi Ayraa melepaskan pegangan Rio.


"Aku sayang kamu juga sayang"tulus Rio.


"Ak...."ucapan Ayraa ngga habis.Dia terus berlari ke arah kamar mandi karna mual.


"Huek huek huek"suara muntah Ayraa dari dalam membuat Rio menyusulnya.


"Ini gara gara kamu"desis Ayraa sebelum sambung mengeluarkan isi perutnya kembali.


Rio coba untuk bertenang dan mengusap belakang Ayraa untuk menghilangkan sedikit rasa mualnya.

__ADS_1


"Hubby aku ngga kuat lagi"tangis Ayraa akhirnya pecah karna merasakan pusing yang teramat.Dia terduduk di lantai kamar mandi sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.


"Sayang!Sayang jangan bikin aku cemas"lirih Rio mengangkat badan Ayraa lalu meletakkannya di kasur sebelum keluar dari kamar.


Rio keluar dari kamar untuk memanggil Henri.Namun tuan badan yang dipanggil sudah berada di hadapan kamarnya bersama seorang dokter perempuan.


"Cepatan.Istriku pengsan"desak Rio membuat dokter iti tergesa gesa.


"Ada apa ini??"tanya Dokter Miko yang baru tiba di sana karna tadinya dia ke kamar mandi duluan.


"Nona muda pengsan"ujar Henri yang memandang mereka dari jauh.Mendengar iti,Miko segera mendekat ke arah rekan kerjanya.


"Low blood pressure.Its risk the pregnancy Doc"lirih Dokter Gina.


"Apa pun yang jadi selamatkan mereka berdua"tegas Rio sambil mengenggam tangan Ayraa yang masih terkulai lemas di kasurnya.


"Dia gaapapa tapi Tuan Muda...Low blood pressurenya kambuh.Jaga emosinya dan juga pemakananannya.Ia dapat meresikokan kandungan nona muda"jelas Miko dengan hati hati.


"Ini ubatnya dan sekali lagi jangan bikin Nona Muda berpikiran terus.Ngga adanya ngga mungkin jika hal ini terus terjadi kepadanya"sambung Miko lalu memutuskan untuk keluar dari sana diikuti Gina rakan kerjanya.


"Please jangan gini terus baby"lirih Rio memandang Ayraa yang masih berbaring lemas di kasur.


Rio memegang tangan Ayraa dan mengecupnya dengan lembut.Dia mengusap lembut rambut Ayraa.


"Hubby"panggil Ayraa dengan lirih.


"Iya sayang.Kamu sudah sadar??"kaget Rio.


"Haus"pinta Ayraa membuat Rio bergegas mengambil gelas yang ada di samping kasur.


"Makasih hubby"lirih Ayraa mengatakannya.


"Capek"hanya satu kata yang keluar dari mulut Ayraa.


"Aku ada di samping mu sayang.Maafin aku bentakin kamu"lirih Rio mengecup pipi Ayraa.


"Tapi aku ngga mahu bayi ini Rio"lirih Ayraa memegang perutnya.Rio coba untuk menahan emosinya.


"Sayang ayo sini dengarin aku.Anak ini ngga ada salah sama kamu.Kita udah sah di mata negara dan masyarakat.Kamu ngga kasian samanya??Kamu tega membunuh darah dagingmu sendiri??Coba kamu bayangin mommy kamu lakuin hal itu kepada kamu masa masih dalam perut.Kamu ngga rasa sedikit kasiankah sama dia sayang??Ayraa Adelia is a kind women and she will never hurt anyone.I know you Ayraa.Please think twice about it.Aku anak tunggal dan ngga ada keluarga sewaktu masih ngga matang.Dilayan seperti sampah dimata mereka yang hanya memandang hartaku.Bisakah aku rasakan bagaimana indahnya mempunyai keluarga yang lengkap??Aku mahu kamu pertahankan anak kita sayang.Please aku mohon"tangis Rio akhirnya pecah di hadapan wanita yang disayanginya sepenuh hati.


"Hiks hiks hiks maafin mommy sayang.Mommy jahat banget tega membunuh kamu"isak tangis Ayraa sambil memegang perutnya.


"Sayang udah.Kamu ngga salah.Ini salah aku juga karna ngga mikirin hati perasaan kamu sebelum ini.Im sorry sweetiepie"lirih Rio mengecup bibir Ayraa dengan singkat.


Ayraa memeluk Rio dengan erat.Dia menenggelamkan mukanya di dada Rio dan memghirup bau badan Rio yang menenangkannya.


"Ngga.Aku yang salah hubby.Maafin aku ngga ngerti perasaan kamu.Hubby udah berikan yang terbaik untuk aku"lirih Ayraa.


"Shush udah.Jangan mikirin lagi.Kasian dedek bayi akan sedih kalau mommy ini sedih mulu"tegur Rio mengusap kepala Ayraa yang ada dalam pelukannya.


"Aku takut.Takut kamu akan ninggalin aku.Mommymu masih membenciku"lirih Ayraa melepaskan pelukannya dan membelakangi Rio.Rio mendekatinya dan memeluknya dengan pelan.


"Sayang apa pun yang terjadi ngga ada sorang pun bisa menghalang cinta aku sama kamu dan sayangnya aku pada bayi kita sayang.Percayalah aku akan mempertahankan kalian berdua.Walau apa yang terjadi.I love You sweetie"lirih Rio sebelum memejamkan matanya.


"Hubby sana gih.Aku mahu turun"tolak Ayraa.


"Kamu perlukan istirihat yang cukup.Baring sama aku aja.Jangan mikirin hal yang lain"ujar Rio memeluk Ayraa kembali.


"Ngga.Aku ngga mahu di sini.Ayolah turun.Aku laper"pinta Ayraa merengek rengek seperti anak kecil meminta permen.

__ADS_1


"Iya iya sayangku..ihh gemas banget kamu sayang"gemas Rio mencubit pelan pipi Ayraa.Dia bangun dan turun dari kasur lalu membantu Ayraa dengan berhati hati.Mereka turun ke bawah dengan bergandengan mesra.


Tiba tiba Ayraa berhenti membuat Rio menoleh ke arahnya.Rio menatap bingung ke arah Ayraa.


"Sayang??"panggil Rio.


"Aku takut.Hyungmu pasti marah sama aku kan?"lirih Ayraa mengingat tindakan nekatnya dilihat oleh Gion,Ditrain dan Leon.


"Sayang gapapa.Mereka paham kok.Kamu lagi emosian jadi jangan takut ya baby"pujuk Rio membuat Ayraa menatapnya ngga percaya.


"Benaran??Aku ngga akan diusir??Ngga akan diacuh??Mereka pasti memandang remdah ke aku"tunduk Ayraa melemah membuat Rio mengangkat kepalanya.


"Sayang ayo sini lihatin aku.Apa selama ini aku tipu kamu??Apa aku ngga pernah lindungi kamu??Kamu istriku dan tanggungjawab aku.Jika hal hal yang kamu sebutkan berlaku aku akan melindungi sayang"terang Rio membelai kepala Ayraa.


"Hurm baiklah"pasrah Ayraa lalu mengikut jalan Rio.Walaupun dengan takut takut,mereka berdua mendekati meja makan.


Semua orang sudah berkumpul di sana menunggu Ayraa dan Rio.Rio menarik Ayraa agar duduk di sebelahnya.


"Maafin kami lambat hyung"ujar Rio.


"Gapapa ayo mulai sarapan"balas Ditrain.


"Sayang kamu mahu makan apa??"tanya Rio.


"Scramble eggs and orange juice only ya"pinta Ayraa.


"Lainnya??Kamu harus makan banyak sayang.Kamu barusan muntahin semua makananmu"pujuk Rio.


"Apa apa saja tapi bisa ngga nyuapi aku??"pinta Ayraa.


"Iya ayo sini dekati aku.Biar senang aku suapi kamu baby"ujar Rio dibalas anggukan Ayraa.


Mereka menghabiskan sarapan dengan rengekan dan pujukan daripada calon ortu.Hyungnya yang lain hanya diam memerhati mereka berdua.


"Hubby benaran ngga muat lagi"tolak Ayraa memelas membuat Rio melihat piringnya.


"Ya udah aku habisin ini.Ini minum"putus Rio lalu menyerahkan gelasnya kepada Ayraa.Ayraa menerimanya.


"Ayraa ada yang hyung mahu katakan sama kamu.Nanti di ruang tamu aja ya"ujar Leom tiba tiba membuat Ayraa melirik takut ke arahnya.Dia mengenggam erat tangan Rio.


"Emang ada apa hyung??"tanya Rio bingung karna dia tahu Ayraa takut sama hyung hyungnya.


"Nanti aja.Selepas ini"acuh Leon mengabaikan tatapan Rio yang menginginkan jawapan darinya.


"Shush udah sayang nanti aku temanin kamu.Jangan takut baby"pujuk Rio setengah berbisik.


Ayraa mengangguk lalu menunduk tanpa berani menatap mana mana mata yang sedang memperhatikannya.


"Ada apa ya??Apa Kak Leon marah sama aku??"batin Ayraa memikirkannya.


"Apa jangan.....


...BERSAMBUNG🐣✨...


Hye semuanya.Maafin aku karna kurang update dan lebih kurang sebulan tiada update tentang lanjutannya.


Jika berkesempatan aku akan update lebih dari 2 bab untuk malam ini dan juga esok ya..Tunggu ya udpate dari aku..Dan jangan lupa untuk TEKAN LIKE,COMMENT DAN TINGGALKAN JEJAK KALIAN DI KOMENTAR..


BERIKAN AKU DUKUNGAN DAN SEMANGAT UNTUK KEKAL AKTIF UPDATENYA YA🐣😍🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2