When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Bahagia


__ADS_3

"Hubby habis Maldives kita akan pulang kan??"tanya Ayraa.


"Nggak masih ada rencana selepasn ini.Kamu ikuti aja ya"balas Rio memandang laut yang terbentang luas di depannya.


"Rencana??Rencana apa??"bingung Ayraa yang tidak mengetahui apa apapun.


"Tunggu aja.Aku ada suprise buat kamu gembira.Pokoknya beberapa hari kedepan kamu harus tersenyum tanpa kesedihan ya.Aku nggak mahu lihat kamu sedih ya sayang"pinta Rio.Ayraa mengangguk.Sepanjang perjalanan,Ayraa memeluk Rio dan mereka bercanda ria di tempat berehat itu.Ayraa sungguh bahagia saat itu tanpa bisa menjelaskan bagaimana perasaannya ketika itu.


...****************...


Tidak lama kemudian,Henri mendekati mereka berdua untuk memaklumkan bahawa mereka akan berhenti untuk mandi manda sebentar lagi jadi Henri menyuruh Rio dan Ayraa menganti pakaian mereka.


"Maaf menganggu tuan muda.Kita akan mandi di lautannya sebentar lagi jadi tuan muda dan nona muda harus berganti pakaian sekaramg"tutur Henri.


"Baiklah.Sayang ayo"ajak Rio mengandeng Ayraa yang kelihatan bersemangat.


"Iya hubby"balas Ayraa tersenyum senang.


"Apa kalian ingin juga??"tanya Rio ke arah Erudian dan Albert.


"Apa bisa hyung??"tanya Erudian takut Rio tidak mengizinkannya


"Boleh"setuju Rio kasian jika mereka berdua hanya melihat Ayraa dannya bermain aja.


"Makasih hyung aku bersiap duluan"teruja Erudian berlari memasuki kamarnya di cruise itu.


"Leaa kamu ada kann baju renangnya??Ayo ikuti kami"ajak Ayraa membuat Alea tergamam.Dia melihat lirikan Henri untuk menerimanya.Dengan nada ragu,Alea menerimanya membuat Ayraa tersenyum.


"Ada Ayraa.Iya aku akan bersiap duluan"balas Alea tersenyum kaku.


Rio menarik Ayraa masuk ke kamar mereka setelah obrolan mereka selesai.Ayraa yang teruja mengikutinya.


"Tuan muda ini kamar kalian"tunjuk Henri membuat Ayraa menatap pintu kamar itu.


"Iya kamu juga bersiap jika mahu ikuti kamu"perintah Rio membuat Henri terkaku.


"Nggak usah tuan muda"tolak Henri yang tidak berniat membasahkan tubuhnya bersama.


"Ya udah kalau kamu nggak mahu aku nggak paksa"balas Rio menatap jengah ke arah Henri lalu menarik Ayraa memasuki kamar mereka.


Ayraa kagum melihat kamar itu.Sungguh elegan dan mewah.Dia tahu ini adalah kerja Rio yang mengarahkan Henri dan anak buahnya menyiapkannya.


"Apa kamu suka sayangg??"bisik Rio memeluk Ayraa dari belakang.


"Suka banget.Makasih hubby.I love you"balas Ayraa dengan senyuman di wajahnya.


"Kamu jangan menggodaku sayang.Nanti malam aja kita sambungnya.Sekarang kamu pergi bersiap sana.Pakaian renangmu ada di wardrobe itu"jahil Rio mengecup pipi dan bibir Ayraa.


"Baiklah.Bentar aku ke sana"pamit Ayraa yang memerah karena malu.Rio terkekeh melihat istrinya yang merona itu.


"Sayang jangan lama aku rindu nanti"pekik Rio membuat Ayraa malu.


"Hubby jangan terus menggoda aku"kesal Ayraa lalu memasuki wardrobe dan meninggalkan Rio yang masih tertawa senang karena menggoda Ayraa.


"Kamu sungguh gemas sayang"kekeh Rio tersenyum lalu membaringkan tubuhnya di kasur merehatkan badannya sejenak.


Tidak lama kemudian,Ayraa keluar dengan pakaian renang yamg sedikit terbuka namun Ayraa memganggap biasa karena dia sudah terbiasa berpakaian seperti ini.


Y



Pakain renang yang dikenakan Ayraa.


"Hubby bagaimana dengan pakaian ini??"tanya Ayraa meminta pandangan dari Rio.Rio yang berbaring membuka matanya dan mengintip sebentar lalu dia bangun kaget melihat Ayraa berpakaian seperti itu.

__ADS_1


"Ganti"kesal Rio membayangkan anak buahnya akan memandangi tubuh molek Ayraa.Sungguh dia tidak mahu itu terjadi.


"Tapi hubby"protes Ayraa.


"Sayang ganti"ketus Rio meninggikan suaranya.Ayraa menunduk lalu meninggalkan tempat itu.Seharusnya dia menyadari bahawa Rio nggak suka miliknya ditatapboleh orang lain.


Ayraa menganti pakaian renang itu dengan pakaian yang lain yang membuat Rio menyuruh ulang ganti.Awalnya ingin protes namun ucapan Rio membuat dirinya menyadarinyaa.


"Sayang carilah pakaian yang lebih tertutup.Aku nggak mahu badanmu ditatap liar oleh anak buahku dan lelaki di luar sana.Hanya aku bisa melihat kamu seksi begini"tutur Rio membuat Ayraa mengangguk lalu pergi ke wardrobe untuk mencari pakaian renang yang lebih tertutup.


Rio tersenyum selepas melihat pakaian renang Ayraa yang lebih tertutup.



Ayraa mendekati Rio yang tersenyum ke arahnya.Dia duduk di sebelah Rio yang menarik tangannya.


"Sayang kamu cantik.Aku nggak rela kamu keluar sebelum projek kita"jahil Rio tersenyum mesum ke arahnya.


"Hubby sana gantian.Nanti malam aku janji akan layanin kamu sepuasnya sayang"manja Ayraa menolak Rio untuk bangun.


"Benarkah??"ragu Rio.


"Iya hubby aku janji"gemas Ayraa mencubit pelan pipi Rio.


"Baiklah sayang.Awas aja kalau kamu boong"ancam Rio membuat Ayraa terkekeh.


"Iya hubby"balas Ayraa tersenyum.Rio bangum lalu menuju ke wardrobe untuk menganti pakaiannya.


Ayraa tersenyum sendiri melihat tingkah Rio yang mesum itu.Dia menggelengkan kepalanya mengingat Rio yang mesumnya sungguh tidak dibisa dipikirkan karena di mana mana gemar memikirkan hal itu.


Ayraa seketika termenung sambil mengelus perutnya yang masih datar itu.Sejujurnya dirinya belum siap menerima kehadiran bayi karena dia belum yakin akan dirinya untuk mengurus bayinya kelak tetapi melihat Rio yang bersungguh membuat dirinya terdiam dan terkepit di antara kesenangan suaminya dan juga ketidaksediaan hatinya itu.


"Aku hanya takut"gumam Ayraa menatap ke arah perutnya yang diusap.


Dari kejauhan Rio melihat Ayraa yang termenung,dia memilih untuk mendekatinya daripada melihat Ayraa yang selalu berpikiram tidak tidak.



"Hubby kamu siap??Ayo"ajak Ayraa mengalihkan pandangannya.


"Sayang kamu baik baik aja kan??"tanya Rio penuh kekhawatiran.


"Hurmm aku baik baik aja.Ayo mereka pasti menunggu kita"ajak Ayraa menarik Rio untuk keluar dari sana.Dia gamau Rio melihat kesedihannya.


"Baiklah jika kamu mahu diam.Ayo"pasrah Rio yang nggak mahu terlalu memaksa Ayraa.


"Maafkan aku hubby"gumam Ayraa menatap Rio.


"Sayang??!Ayo"panggil Rio selepas melihat Ayraa yang diam mematung apabila dia hendak melangkah pergi.


"Iya iya ayo"balas Ayraa.


Rio diam karema dia tahu Ayraa akan bersikeras menyembunyikannya daripada bercerita kepadanya.Sikap keras kepala dan pemendam pada diri Ayraa membuat dirinya selalu menahan emosi karenanya.


Alea dan yang lain telah bersiap dan memunggu mereka di tempat di mana tadinya mereka berkumpul.


"Di mana si bocah itu Bertt??"tanya Rio tidak melihat Erudian di sekitarnya.


"Dia akan menyusul katanya"jengah Albert karena dia telah menunggu Erudian sebelum ke sini.



"Henri jadi di renang di kolam renang atau di jaring seperti sedia kala??"tanya Albert memandang Henri yang telah bersiap.


"Itu terserah tuan muda mahu bagaimana"tutu Henri.

__ADS_1


"Ayraa mahu di laut means seperti biasanya"balas Rio singkat dan datar.


"Baiklah saya akan menguruskannya"tutur Henri pergi dari sana untuk memerintah anak buahnya untuk menyiapkannya semuanya dna mengamankannya.


Tidak lama kemudian,Erudian datang dengan pakaian renangnya yang tampak biasa biasa membuat Albert kesal karena dirinya tadi menunggunya dengan lama tetapi hanya ini yang disiapkan olehnya.


"Kamu buat apa lama lama di kamar bocah??Aku menunggumu malah kamu mengusirku dari sana"ketus Albert dengan kesal.



"Hehehe hyung jangan marah tadinya aku siap siap pakai sunblock semuanya agar tidak sunburn dan aku sukar untuk memilih bajunya jadi sedikit lama sihh"jelas Erudian membuat Albert ingin memukul namum ditahan Ayraa.


"Udah jangan bikin keributan di sini.Ntar aku baling kalian ke lautan itu mahu"gertak Rio membuat dua orang itu berhenti berdebat.


Ayraa dan Alea hanya bisa terkekeh melihat kelakuan mereka.Terutama Albert dan Erudian.


"Kalau kalian masih bergaduh seperti ini kalian pulang aja sana"usir Rio membuat mereka cemberut tetapi diam.


"Iya iya aku minta maaf hyung"pasrah Erudian meminta maaf tanpa memandang Albert.


"Hurm.Aku juga"balas Albert melakukan hal sama dengan Erudian.


"Udah aa kalian.Sayang ayo"ketus Rio menarik Ayraa meninggalkan yang lain.Alea menyusulnya karena nggak mahu terlibat dalam mereka berdua.


"Tuan muda semuanya udah siap"tutur Henri memberi hormat.


"Hurmm.Sayang ayo"ajak Rio dan mereka menuju ke tempat itu.


"Hubby apa di sini aman??"tanya Ayraa menatap ngeri ke arah lautan yang disediakan jaring untuk mereka bersantai di sini.


"Aman sayang.Nggak usah khawatir aku di sini sama kamu"tutur Rio tersenyum melihat Ayraa yang takut akan lautan itu.


"Anak buahku telah melakukan pengamanan jadi semuanya aman.Ayo"sambung Rio.


"I trust you hubby"balas Ayraa.Dia mengulurkan tangannya untuk digenggam Rio.Rio menerimanya dan mulai turun dengan berhati hati dengan mengandeng Ayraa bersamanya.Mereka akhirnya telah masuk ke dalam air laut yang sungguh jernih.


"Ayo sini"ajak Rio menarik Ayraa untuk ke permukaan yang lebih jauh.


"Jangan laju laju tariknya aku takut"cicit Ayraa yang nggak bisa berenang.


"Bentarr Alea kamu nggak mahu turun??"tanya Ayraa yang melihat Erudian dan Albert turun tidak dengan Alea yang hanya memerhatinya.


"Kamu lupa aku nggak bisa berenang??Gapapa enjoy ur trip.Aku di sini aja"tutur Alea.


"Ya sudah.Tapi nanti fotoin aku ya"pinta Ayraa.


"Iya babe.Udah sana nikmatinya aja"seru Alea.Ayraa tersenyum lalu lanjut mengenggam tangan Rio.


Ayraa sedikit aman karena sebelum turun mereka telah memakai safety jacket jadi hanya Rio yang akan menariknya.


"Sayang apa kamu suka??"tanya Rio memeluk Ayraa dari belakang apabila melihatnya menikmati pemandangannya.


"Suka banget sayang.Makasih.I love you so much"bisik Ayraa.


"Selagi aku bersama kamu aku janji akan bahagiakan kamu jadi kamu nggak usah khawatir ya.Cukup kamu di sisi aku,aku pasti akam bahagia"tutur Rio.


"Iya aku akan selalu di samping biarkan saat kamu duka mahupun suka"balas Ayraa tersenyum yakin ke arah Rio.


Mereka menikmati permandangan yang sungguh indah sebelum sumsetnya dimulai.Pelbagai candaan yang dilontarkan dari Erudian membuat Albert kesal tetapi Ayraa terkekeh melihat sifat jahil Erudian yang gemar membuat hyungnya kesal dengannya.


...Bersambung❤...


Maafin aku udah lama nggak updatenya karena jadualnya aku sedikit sibuk karena ujiannya.Maaf ya.Doakan aku rajin dan semangat ya.Berikan aku dukungan dan semangat juga untuk aku makin bersemangat intuk sentiasa upnya.Kalian yang hanya membaca tanpa meninggalkan jempol dan komen di komentar membuatku sedikit kurang bersemangat.Aku perlukan dukungan dari kalian.


Jangan khawatir aku akan sentiasa up jika kalian bersemangat dan sentiasa mengevote aku.Oh ya jangan lupa berikan like di akhir membaca dan juga hadiah kepadaku ya..Akan ku tunggu dari kalian ya.Semoga kalian menikmati perjalanan ceritanya ini.

__ADS_1


Love u alls💜💜


__ADS_2