
Selepas mengantar pulang Ayraa,Rio ke perusahaannya untuk menyelesaikan sedikit masalah yang tertunda akibat cutinya.Henri dengan siagap mengantar Rio ke perusahaan.
Sepanjang perjalanan Rio memeriksa email tentang laporan yang diberikan Henri sepanjang ketidakhadirannya.Rio memeriksa dengan tekun agar tidak meninggalkan sebarang laporan.Tiba tiba Rio mendapati ada yang aneh dengan laporan keuangan.
“Henri!Siapa yang bikin laporan keuangan ini??”tanya Rio dengan tegas.
“Manager Fiola tuan muda”jawab Henri.
Rio hanya diam menanggapinya.Dia dengan cepat cuba menyelesaikan masalah itu.Dia sangat terkejut dengan laporan yang dibuat.Rio seringai melihat kebodohan Fiola yang cuba memalsukam data.
Kemudian,Rio melanjutkan pekerjaannya sepanjang perjalanan.Keheningan terjadi di antara Rio dan Henri.
Tidak lama kemudian,Rio dan Henri tiba di perusahaan William Corps.Henri dengan gerakan cepat keluar untuk membuka pintu untuk tuan mudanya.
Rio keluar dengan gagah namun jelas dari raut wajahnya dia menahan kekesalan.Henri yang menyadari itu bergumam “Apa yang Fiola lakukan”
Rio dan Henri masuk dengan gagah.Ketibaan mereka membuat semua karyawan menunduk hormat dan mengucapkan selamat siang.
Rio seperti biasanya mengendahka sapaan para karyawannya.Henri hanya berdehem lalu lanjut mengikuti Rio yang di hadapannya.
Mereka berdua masuk ke lift pribadi yang hanya bisa digunakan oleh Rio dan Henri.Para client yang mempunyai janji juga tidak bisa menggunakannya.Rio telah mengasingkam liftnya.
Mereka tiba di ruangan Rio.Rio berjalan masuk ke ruangan sedangkan Henri pamit dan menuju ke ruangannya yang berada di sebelah ruangan Rio.
“Tunggu Henri.Panggilkan Manager Fiola ke ruanganku sekarang!!”perintah Rio dengan tegas lalu berjalan masuk ke ruangannya.
“Aduh pekerjaanku makin bertambah”gerutu Henri yang bisa didengari Rio.
__ADS_1
“Kalau nggak mau silakan siapkan surat pengunduran aja”santai Rio lalu melanjutkan langkahnya yang terhenti akibat gerutu Henri.
“Mampus aku”gumam Henri.
Henri menuju ke ruangannya.Dia duduk di meja kerjanya dan membuat panggilan kepada Fiola menggunakan telefon pejabat.
“Manager Fiola sila ke ruangan CEO sekarang”ucap Henri lalu mematikan panggilannya secara sepihak tanpa mendengar ucapan Fiola.
“Menyusahkan”gerutu Henri lalu menyelesaikan pekerjaannya yang semoat tertunda akibat insiden Ayraa tempoh hari.
Sedangkan Fiola yang mendapat arahan dari Henri untuk menemui Rio segera menghiaskan dirinya.Dia fikir Rio telah tertarik dengannya.Sebelum ini belum pernah mana mana manager berurusan secara langsung dengan CEO WILLIAM CORPS.
“Akhirnya Rio Adrian akan menemui aku.Lihatlah nanti aku akan menjadi ratu hatinya.Aku akan dapat merasai kemewahannya”gumam Fiola berangan angan.
Fiola berjalan menuju ke arah ruangan Rio dengan sombong.Dia seperti memamerkan dirinya yang dipanggil secara lamgsung oleh Ceo Muda itu.
Rio yang melihat itu hanya tersenyum sinis dan mencibir kejalangann perempuan itu.Dia sebernanya sudah nggak sabar untuk menjatuhkan dan menghancurkan Fiola namun dia perlukan Fiola mengikutinya ke markas Dragon Night agar urusannya akan lebih senang.
“Silakan duduk dahulu Manager Fiola”ajak Rio sambil tersenyum penuh kepalsuan.
Fiola hanya mengikuti arahan Rio namun dia berjalan ke arah Rio terlebih dahulu.Dia berjalan dengan gerakan yang menggoda.
“Apa kata kita main main dahulu?”bisik Fiola dengan penuh gairah.
“Jadi itu mahumu.Baiklah.Tapi kita harus ke tempat lain ya”terima Rio membuat Fiola tersenyum penuh kemenangan.
“Ayo sayang”ucap Fiola penuh sensual yang hanya dibalas dengan anggukan Rio.
__ADS_1
Mereka berdua keluar dari ruangan Rio lalu menuju ke arah lift karyawan namun diprotes oleh Fiola.
“Kenapa nggak guna lift pribadimu saja”tanya Fiola.
“Lift itu rusak”jawab Rio tenang.
Mereka berdua menuju ke arah lift para karyawan dan Fiola hanya menempel di lengannya.Rio yang rimas segere melepaskan pegangan Fiola.Fiola hanya tersenyum tanpa protes karena tidak ingin membuat Rio kesal.
Rio mengajak Fiola ke arah mobilnya yang telah disediakan oleh Henri.Henri yang membawanya.Rio masuk ke dalam mobil dan duduk di kerusi sebelah pemandu karena tidak ingin duduk bersama Fiola.Henri hanya tersenyum kikuk melihat keadaan itu.
Rio kemudian mengambil sehelai kain yang telah disediakan Henri lalu menyerahkan kepada Fiola.Fiola yang menerimanya heran dan melihat ke arah Rio.
“Pakai itu untuk tutup matamu.Aku ingin lakuin suprise untukmu”ucap Rio penuh kepalsuan.
“Baiklah kalau itu mahumu”jawab Fiola tanpa memprotes.
Henri dan Rio hanya tersenyum melihat kebodohan Fiola dalam meneliti seseorang.Henri melajukan mobil sedangkan Rio kembali dengan ponselnya untuk memeriksa keadaan Ayraa di mansionnya.Di sepanjang perjalanan,Henri dan Rio risih dengan Fiola karena dari tadi dia tidak berhenti ngomong dan membuat Rio ingin membunuhnya sekarang juga.
Fiola Kinara✨
...Bersambung✨...
Makasih karena telah terus mendukung karyaku.Teruskan bersama ya.Aku akan usahin untuk update setiap hari ya.Maafin ya semuanya atas kesibukan author yang tidak update sekerap mungkin.
syzlnnfzh💜🦋
__ADS_1