When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Mobil yang sama


__ADS_3

Ayraa yang mendengar ucapan Rio segera menoleh ke belakang.Dia berucap membuat semua mata menatapnya.


"Aku kenal sama mobil ini.Mobil ini persis mobil di mana mobil terakhir yang aku lihat sewaktu umurku 14 tahun ketika diri aku hilang.Alea kamu ingatkan peristiwa itu"jelas Ayraa.


"Apa benar??"tanya Rio.


"Mungkin aja karena aku nggak ingat.Auhchhhh"pekik Ayraa merasakan kepalanya pusing.


"Sayangg?!!!Kamu okay??"cemas Rio.


"Aku okay cuma sedikit sakit kepala"lirih Ayraa.


"Nggak usah mikirin apa apa tentang masa lalu Raa.Ingat apa yang dikatakan oleh Dokter Hani"tegur Alea yang mengetahui Ayraa cuba untuk mengingat apa yang terjadi.


"Sayang nggak usah dipaksa ya.Gion dan Diom akan menyusul nanti.Rilex aja okay.Bian kamu memandu seperti biasa agar mereka nggak tahu kita mengetahui pergerakan mereka"tegur Rio.


"Baiklah"jawab Bian.


Ayraa yang masih takut melirik ke arah Rio.Rio menyadarinya berinsiatif menenangkannya.Rio mendekap tubuh Ayraa dan berbisik.


"Tenang dan percayakanlah pada aku.Aku nggak akan biarkan sesiapa menyentuh dirimu"bisik Rio.Ayraa mulai mengontrol dirinya.Dia merasakan tenang dan nyaman di peluakan Rio.


"Makasih"lirih Ayraa membuat Rio tersenyum.


"Tenang ya"pujuk Rio.Ayraa tersenyum ke arahnya.


"Henri apa Gion udah memberi kabar??"tanya Rio.


"Belum lagi"jawab Henri memeriksa ponselnya.Rio hanya terdiam dan sesekali melirik ke arah mobil di belakangnya.


Sedangkan di tempat lain,Gion menjelaskan apa yang terjadi kepada yang lain agar mereka memahami kejadian sebenar.


"Jadi mobil itu mengikuti mobil Rio??"tanya Albert.


"Iya itu kata Henri.Sekarang kita hanya disuruh ke restoran untuk makan siang sedangkan mereka akan berjaga jaga selama makan siang"jelas Gion.


Semua yang lain turut diam dan memikirkan siapa yang masih berani menyerang Rio Adrian sang raja bisnis yang disegani dan paling ditakuti.


Mobil Rio telah tiba di restoran yang telah dipilihnya.Rio sengaja mengosongkannya karena mahukan privasi untuknya.Mereka menunggu Gion dan yang lain tiba duluan agar bisa masuk sekalian.


Tidak lama kemudian,mobil Gion dan sebuah mobil lagi tiba.Rio tersenyum lalu mengajak Ayraa dan yang lain keluar karena mereka udah diamankan oleh anak buah Dragon Nights.


"Ayo keluar"ajak Rio mengandeng tangan Ayraa lalu membukakan pintu kepadanya.


Ayraa tersenyum dan mengangguk lalu mengikuti langkah Rio.Kiara,Erudian dan Alea juga mengikuti mereka dari belakang sedangkan Henri berada di hadapan dan Bian di belakang mereka.


"Ayo masuk"seru Gion menyapa Rio di hadapan restoran.Rio mengangguk lalu masuk ke restoran.


Mereka memilih sebuah meja yang selesa untuk mereka semua.Rio menarik Ayraa duduk di sebelahnya.


"Kamu mahu makan apa???tanya Ayraa kepada Rio.


"Aku ikutan sama kamu.Kamu milihkan untuk aku ya"pinta Rio.


"Apa kamu punya apa apa alergi??"tanya Ayraa kembali memastikan.

__ADS_1


"Nggak"jawab Rio.


Ayraa kemudian memilih beberapa menu untuk mereka berdua dan juga minuman untuk dirinya dan juga Rio.


Mereka masing masing memilih menu untuk diri sendiri dan juga minuman.Rio terus melihat ponselnya membuat Ayraa cemberut karena dari tadi dirinya menanyakan tentang menu Rio hanya diam dan mengangguk.


Ayraa nggak mahu tunjukkan rasa kesalnya tetapi orang orang disekitarnya mengetahui kekesalannya.


"Hyung daripada lihat singa mengamuk lebih baik kamu berhenti periksa ponselmu"tegur Erudian setengah berbisik membuat Rio mengalihkan pandangannya kepada Ayraa yang di sebelahnya.


"Ya ampun.Ayraa pasti marah sama aku cuekinnya"gerutu Rio dalam hatinya.Rio menutup ponselnya dan beralih kepada Ayraa.


Dia menarik Ayraa agar mendekat dan berbisik kata maaf di telinga Ayraa membuat Ayraa kaget.


"Maafin aku sayang"bisik Rio lalu menatap Ayraa.


"Gapapa"balas Ayraa.


"Benaran nggak marah sama aku??"tanya Rio.


"Hemmm iya"balas Ayraa mengalihkan pandangannya.


"Maaf tadinya aku sibuk membaca laporan dari perusahan.Harini hari terakhir aku kerja karena aku akam cuti seminggu untuk honeymoon sama kamu"jelas Rio membuat Ayraa menatapnya.


"Kalau kamu sibuk ya udah tangguhin aja honeymoonnya"balas Ayraa.


"No no no.Aku udah liburkan diri seminggu untuk kamu dan aku.Kita harus ada masa bersama.Nggak ada penolakan darimu"bantah Rio.


"Emang kita mahu ke mana??"tanya Ayraa penasaran dengan lokasi honeymoon mereka.


"Ini suprise buat kamu.Kalau aku bagitahu ya nggak jadi suprisenya"balas Rio.Ayraa mengangguk.


Tidak lama kemudian,pesanan mereka tiba.Ayraa mengambil makanan dan meletakkan ke piring Rio.Dia melayani Rio dengan penuh kasih sayang.


Rio melihatnya segera menghabiskan makanannya dengan senyuman di bibirnya.Ayraa kemudian mengambil makanan untuknya lalu duduk di kerusinya.


"Ayo makan"ajak Ayraa yang melihat Rio hanya menatapnya.


"Baiklah"balas Rio.


Mereka makan siang dengan tenang dan damai tanpa sebarang suara.Selesainya makam siang,Ayraa pamit untuk ke kamar mandi dan Kiara mengikutinya.


Rio kekeh ingin menemani walau hanya berada di hadapan kamar mandi karena nggak mahu apa apa terjadi.Ayraa membiarkan Rio karena dia tahu Rio nggak mahu dirinya kenapa napa.


"Dasar kenapa dia jadi ikutan"batin seseorang yang memerhatikan Rio berjalan bersama Ayraa.Akhirnya orang itu meninggalkan tempat itu dengan raut kesal.


Setelah semuanya selesai,Rio mengajak Ayraa pulang karena Ayraa masih ada janji dnegan Rico.Ayraa mengiyakan lalu berjalan bergandengan.


Rio mengantar Ayraa dan Alea ke mansion Ayraa.Tapi dia nggak masuk karena dirinya terburu buru ingin ke perusahan menyelesaikan masalah yang tertunda beberapa hari yang lalu.Ayraa mengetahui itu membiarkannya.


Ayraa berpamitan dengan Rio sebelum masuk ke dalam mansionnya yang diikuti Alea di hadapannya.Semasuknya Ayraa,Rio menyuruh Erudian mengantar Kiara ke mansion daddy sedangkan dirinya harus ke perusahan.


"Jangan lupa menyusulku selepas mengantarnya"pesan Rio.


"Baiklah Hyung"balas Erudian lalu menaiki sebuah mobil yang disediakan asistennya.

__ADS_1


Erudian mengantar Kiara ke mansion William dan seterusnya menyusul Rio dan yang lain ke William Corps.


Di William Corps,Rio sedang memeriksa beberapa dokumen bersama rakan rakannya yang akan membantunya selama dirinya libur.


"Apa udah nemukan titik terangnya??"tanya Albert.


"Udah.Kita harus selesaikan masalah ini dan barulah bisa bermain main dengannya"balas Gion tersenyum sinis.


"Baiklah aku udah nggak sabar"jawab Albert yang udah lama nggak bersenam fizikal.


Rio membiarkan mereka menyelesaikan tugas yang diberikannya sedangkan dirinya sedang meneliti beberapa fail perjanjian dan juga kontrak dari perusahan lain.Dia meneliti agar tidak ada kesilapan yang dilakukan.


Mereka disibukkan dengan tumpukan fail fail sehingga Erudian yang baru tiba turut masuk campur dalam membantu hyungnya.


Skip ke mansion Ayraa


Ayraa dan Alea memasuki mansionnya dan melihat semua telah berkumpul di ruang tamu termasuk Anna dan Alesya.Mereka berdua mendekati ruang tamu dan duduk di sofa.


"Bagaimana??Apa menyenangkan??"tanya Anna penasaran.


"Seperti biasa aja.Lagipula dua hari ini aku hanya menyelesaikan skripsi kampus dan baru hari ini kamu jalan jalan"jelas Ayraa.


"Tapi apa menyenangkan??"tanya Alesya.


"Sedikit"balas Ayraa.


"Karena kami berbarque dan aku bisa mengenal orang terdekat Rio bahkan saudara angkatnya"terang Ayraa.


"Jadi benar apa yang kakak dengar bahwa Rio nggak punya keluarga kandung karena kematian orang tua kandungnya??"tanya Rico.


"Iya.Dan juga Rio nggak punya saudara di sebelah pihak mamanya juga papanya.Jadi dia hanya anak tunggal"balas Ayraa.


"Kenapa dengan tanganmu princess??"tanya Atmadja melihat tangan Ayraa dibalut walaupun telah ditutupi dengan bajunya.


"Oh ini...Aku terkena air panas sewaktu di sana"balas Ayraa mencoba tenang.


"Ceroboh"jawab Atmadja mengelengkan kepalanya.


"Daddy,Mommy kakak aku pamit ke atas duluan.Aku mahu tukar baju nanti aku turun lagi ya"pamit Ayraa menarik Alea.


"Ya udah.Jangan lupa turun ya"pesan Rico.


"Emang kenapa??"penasaran Ayraa.


"Kakak mahu luang masa bersama mu sebekum kamu sah menjadi istrinya"balas Rico.


"Kakak so sweet banget"melow Ayraa.


"Ya udah gihh tukar pakaian mu duluan"usir Rico.Ayraa mengangguk lalu menarik Alea mengikutinya.Alesya dan Anna menunggunya di ruang tamu bersama orang tua Ayraa dan Rico.


Sedangkan di kantor William Corps,Rio disibukkan dengan pelbagai fail di tangannya sehingga dia melupakan untuk menelefon Ayraa seperti dijanjinya membuat Ayraa memberengut kesal dan akhirnya memutuskan untuk mengabaikan panggilan darinya.


Tiba tiba,Albert memekik membuat semua mata memandangnya.


...BERSAMBUNG🐣...

__ADS_1


__ADS_2