
I love you always sayang.Jangan pernah tinggalin aku sayang.I can't without you love"lirih Rio selepas melepaskan ******* mereka.
"I promise Hubby.I will he beside unless you throw me"ujar Ayraa mengelus pipi Rio.
"Never and I will not throw u baby.I love you since I met u"lirih Rio lalu membaringkan kepalanya di pangkuan Ayraa.Dia merapatkan mukanya di perut Ayraa dan mulai memejamkan matanya.
Rio ngga cukup rehat selama beberapa harini karna masalah yang tidak henti ii.Ayraa memahami keadaaan Rio.Dia hanya mengelus rambut Rio
****************
Tidak lama kemudian,mobil mereke berhenti.Henri menjenguk ke belakang dan melihat Ayraa dan Rio tertidur dengan Rio terbaring di pangkuan Ayraa.
Mahu ngga mahu Henri terpaksa membangunkan Rio karna jam siang udah lewat dan itu akan resikokan kandungan Ayraa.
"Tuan muda.Tuan muda"panggil Henri dengan pelan sambil mengoyangkan tangan Rio.
"Hurm Henri ada apa??"Rio menghadap ke away Henri.
"Kita udah sampai di cafenya.Maaf soalnya aku takut jam siang telat akan bahayakan kondisi kakak ipar"ujarnya pelan.
"Oh ya bentar.Kamu masuk duluan.Ntar aku nyusul"sigap Rio mendengar ucapan Henri.
"Maafin aku sayang.Kamu pasti lelah dengan aku tidur di pangkuan mu lagi"gumam Rio memandang Ayraa.
"Sayang ayo bangun.Kita udah nyampe di cafenya"ujar Rio mengusap pipi Ayraa.
Ayraa sedikit mengeliat dam membuka matanya dengan pelan.Dia memandang Rio dengan mata layu.
"Gendong"manja Ayraa memberikan tangannya untuk digendong.
"Iya iya sini aku gendong"senyum Rio sambil mengendong Ayraa.Mereka akhirnya masuk ke dalam cafe itu dan menuju ke arah meja di mana Henri udah menunggu.
"Kamu mahu makan apa baby??"tanya Rio selepas meletakkan Ayraa di tempatnya.
"Ngga mahu"tolak Ayraa karna dia ngga selera makan apa pun.Rio menggeleng dan memesan beberapa makanan karna dia akan menyuapi Ayraa nanti.Dia ngga mahu berdebat karna hal ini.
"Kamu sekalian orderan kamu aja Henri"ujar Rio selepas selesai memilih beberapa menu.
"Hubby aku mahu ipadmu"pinta Ayraa dengan memelas.
"Ipadku di mobil sayang.Nanti aja ya??"jawab Rio mengelus pipi Ayraa.Ayraa langsung cemberut dan memalingkan wajahnya.
Rio menghela nafasnya.Dia menatap Henri.Henri segera mengeluarkan ipadnya.
"Ini kakak ipar.Guna punyaku aja"serah Henri membuat Ayraa tersenyum lebar.
"Makasih Henri"senyum Ayraa tidak mengendahkan Rio di sebelahnya.
"Ini mah fixx dia merajuk sama aku"batin Rio memandang Ayraa yang terus bermain ipad Henri.
"Sayang nanti kita mahu ke mana habis ini??Ke mall atau pulang aja??"
Ayraa hanya mengendahkan ucapan Rio dan terus bermain ipad Henri.Rio Cuba untuk tidak terpancing emosiinya.Dia akhirnya memutuskan untuk cuek juga sama Ayraa sambil bermain ponselnya.
Henri merasa tertekan dengan keadaan sekarang.Tuan muda dan kakak iparnya sedang berantem tanpa sadar.
__ADS_1
Tidak lama kemudian makanan mereka siap.Terdapat beberapa menu yang Rio order untuknya dan Ayraa.
"Sayang letak duluan ipadmu itu.Ntar sambung.Ayo makan aq suapi"ujar Rio memandang Ayraa.
"Ngga mahu aku ngga lapar"tolak Ayraa.
"Baby please.Kasihani bayi di kandunganmu.Ntar dia laper karna mummynya ngga makan loh"pujuk Rio membuat Ayraa memanndang perutnya.
"Ayo makan.Aku suapi"tawar Rio sambil menyuapi Ayraa.Dengan ngga rela Ayraa membuka mulutnya dengan pelan.
"Good girl babe"puji Rio.Mereka berdua makan sepiring dengan Rio menyuapi Ayraa dan dirinya secara bergilir gilir.
Akhirnya habis jua makanan mereka selepas dipaksa makan oleh Rio.Ayraa cemberut karna Rio ngga henti ii bilang sikit aja sikit aja..
"Ini mah udah habis "gerutu Ayraa dalam hati.
Tiba tiba secawan aiskrim coklat dihantar pelayan.Ayraa tersenyum lebar melihatnya.Rio mrngambilnya dan meletakkan di hadapan Ayraa..
"Ini ganjaran untukmu karna makannya banyak.Tapi ngga selalu ya ganjarannya aku beri"ujar Rio melihat kecomelan Ayraa yang ngga sabar untuk melahap ice cream nya.
"Makasih Hubby"gembira Ayraa karna mendapat kesukaannya.Dia sudah lama mahu makan ice cream tetapi dihalang Rio karna ngga bagus untuk kandungannya.
"Udah habisin ice creammu dan kita akan ke mall.Aku mahu beliin kamu novel dan beberapa baju.Ntar bajumu itu ngga muat lagi karna perutnmu ini akan membesar dan aku suka hal itu.Maksudnya anak kita lagi membesar di dalam ini"tutur Rio tersenyum sambil mengusap perut Ayraa.
"Tapi aku ngga mood shopping hubby"cemberut Ayraa.
"Gapapa sayang.Ntar aku pilihin untuk kamu okey.Udah udah aku ngga mahu dengar alasan dari mu.Habisin itu dan kita akan berangkat"tutur Rio menamatkan pergaduhan yang akan tercetus jika ngga ditamatkan.
"Hurm iya iya.Bawel"gerutu Ayraa menyambung makannya.
Akhirnya Ayraa selesai dengan aiskrimnya.Rio tidak menyadarinya karna sibuk sama ponselnya.Ayraa merasakan Rio ngga lihatin dia segera bangun dan keluar dari sana.Kebetulan pula ketika itu Henri ke toilet.
"Maaf tuan muda tapi di mana nona muda??"tanya Henri karna merasakan tidak enak dengan ketiadaan Ayraa.
"Dia di- Wait di mana Ayraa??"cemas Rio menyadari Ayraa tidak lagi bersamanya.
"Tadinya aku lagi ngecek beberapa file dan ngga nyadar dia udah pergi.Ayo Henri cari istriku"panik Rio segera bangun dan menuju ke mobil untuk mencari Ayraa.Henri mengangguk dan mengikuti Rio.
Sedangkan di mobil
Ayraa merasakan penat lalu dia bersandar di mobil sambil bermain ponselnya.Dia ngga tahu Rio dan Henri setengah panik mencarinya.
"Sayang??"panggil Rio dari jauh menyadari Ayraa di mobil.
Ayraa kaget karna badannya dipeluk tiba tiba.Dia melepaskan pelukannya itu.
"Ada apa hubby??"tanya Ayraa bingung.
"Kamu ke mana??Aku mencarimu di mana mana tapi kamu malah di sini bermain ponselmu??ARE YOU JOKING WITH ME AYRAA ADELIA???"suara Rio mulai meninggi tanpa dia sedar.Ayraa menunduk tatkala melihat Rio memarahinya.
"Aku lihat kamu sibuk di sana jadi aku ke mobil duluan.Aku ngga berniat bikin kamu khawatir hubby"lirih Ayraa.
Rio diam lalu terus memasuki kereta tanpa bicara.Ayraa kesal sama itu.Dia ngga masuk malahan pergi kembali ke dalam cafe itu.Dia menuju ke toilet tanpa mempedulikan Rio.
"Marah aja kerjaan.Dia ngga tahu apa perutku lagi mules duduk di sana.Dasar laki arrogan.Baby kamu jangan ngikuti daddymu itu baby.Mommy ngga suka"gerutu Ayraa sambil berjalan dan mengusap perutnya.
__ADS_1
Sedangkan Rio dan Henri di mobil
"Tuan muda.Maaf bicara tapi saya rasa tuan ngga perlu memarahi nona begitu.Dia juga ngga berniat kali meninggalkan bgitu aja.Pasti ada alasannya"tutur Henri membuka suaranya.
"Diam aku lagi marah"kesal Rio mendelik tajam ke arah Henri.
Tidak lama kemudian Ayraa masuk ke dalam mobil.Dia tidak mengendahkan Rio.Dia hanya masuk dan duduk bermain ponselnya.
"Sayang kamu ke mana tadi??"tanya Rio coba untuk memendam rasa marahnya.
"Males sama kamu.Kamu hanya tahu marah marah dan marah.Apa kamu tahu aku bangun ke sini karna ngga mahu menganggu mu.Perutku mules dan sakit.Dan kamu datang aja marah marah.Apa kamu pikir aku ngga punya perasaan??Bodoh aja aku ini.I don't want f****** care with this bullshit"marah Ayraa.
"Sayang don't swearing please.Im sorry.I know I'm wrong.Kenapa ngga bilang sama aku??Kamu sakit lagi sini aku pijitin kamu"sesal Rio mendengar ucapan Ayraa.Ayraa hanya mengendahkan.
Rio mendekati Ayraa dan memeluknya dari samping.
"Maafin aku ya sayang"pujuk Rio dan mengecup pipi gembul Ayraa.
"Iya iya.Lain kali itu nanya duluan.Jangan marah marah terus.Aku ngga suka sikapmu yang ini.Please aku ngga mahu berantem sama kamu lagi"luluh Ayraa.
"Iya maafin aku sayang"tutur Rio.Dia menarik muka Ayraa dan mulai mengecup bibir yang lama kelamaannya menjadi *******.Ayraa hanya membiarkannya.
"Aku sayang kamu.Jangan bahayakan diri kamu karna aku akan gila jika kamu terluka lagi"tutur Rio.
"Iya hubby.Kamu juga ya.Jangan pernah ninggalin aku.Aku sayang banget sama Si Kulkas ini"ejek Ayraa di akhirnya..
"Karna aku lagi baik aku ngga akan menghukummu memanggil aku kulkas"ujar Rio tersenyum.
"Kamu ngga bisa nafikan kamu emang kulkas sejati"balas Ayraa tersenyum.
"Iya iya.Tapi sayang aku hanya akan lembut untukmu aja.Lagi lagi di kasur"goda Rio membuat Ayraa mencubit sixpacknya.
"Auch sayang sakit"adu Rio.
"Siapa suruh kamu goda aku.Henri ada di depan hubby"gerutu Ayraa dengan geram.
Rio tersenyum dan memeluk Ayraa.Mereka menikmati pemandangan di luar sambil bermesra.Henri tersenyum melihat keharmonian rumah tangga Rio yang semakin membaik di mana mereka tidak bergaduh seperti biasanya.
"Aku harap kalian terus bahagia"gumam Henri.
......BERSAMBUNG......
Harap kalian terus beri dukungan kepada aku ya.Dan jangan lupa vote novelku ini di acara lomba yang tentera di profile novelku.Vote ya jangan lupa.Aku nunggu voting dari kalian.
Dan jangan lupa ngelike episode episode yang baru aku update supaya semangat aku berkobar kobar untuk menulis ya.
Sekali lagi aku tulus mohon maaf atas ketidakhadiran aku di novel ini setiap hari ya.Aku akan usahain updatenya.
Untuk readersku di sana,jagalah kesihatan kalian mumpung sekarang lagi musim covidnya belum berakhir.Jaga kesihatan kalian ya....Hargai oramg disekelilingmu selagi dia ada dan nggak meninggalkan kamu❤
Love dari author kesayangan kalian......
syazlinnafizah❤
Ketemu lagi di lain hari dan lain episode🍂
__ADS_1
Jika berkesempatan aku akan update lebih dari 2 bab untuk malam ini dan juga esok ya..Tunggu ya udpate dari aku..Dan jangan lupa untuk TEKAN LIKE,COMMENT DAN TINGGALKAN JEJAK KALIAN DI KOMENTAR..
BERIKAN AKU DUKUNGAN DAN SEMANGAT UNTUK KEKAL AKTIF UPDATENYA YA🐣😍🥰🥰