
Keesokan paginya,Ayraa bangun dan melihat dirinya dipeluk Rio.Ayraa tersenyum dan menatap wajah tampan Rio.Ayraa melihat infus masih ditangannya.Ayraa mencoba mencabutnya namun sebuah tangan kekarnya menariknya.
"Hey sayang.Awas aja jika kamu berani coba mencabutnya"ancam Rio yang telah bangun sejak tadi.
"Kamu udah bangun??"bengong Ayraa.
"Iya iya lah.Jika aku masih tidur mungkin kamu akan cabut infus itu"sinis Rio.
"Aku mahu mandi.Ini sangat tidak nyaman bagiku.Lagipula aku harus siapin sarapan buat kamu"jelas Ayraa.
"Nggak usah.Tinggal di sini.Aku akan membantu mu mandi.Soal infus itu sini cabutin duluan nanti kamu memakainya kembali.No protes"ucap Rio.
"Terus sarapannya??"tanya Ayraa.
"Nggak usah aku akan siapin nanti.Lagipula Ditrain Leon itu pandai memasak.Pasti mereka akan siapinnya"jelas Rio.Ayraa hanya memgangguk dan tersenyum ke arahnya.
"Gendong"manja Ayraa.Rio tersenyum melihat Ayraa yang manja seperti yang dikatakan Aela semalam.
"Sini aku gendong princessnya"goda Rio.
"Oke my prince"balas Ayraa memeluk leher Rio selepas Rio melepaskan infusnya dan mengendongnya.
Ayraa membersihkan dirinya temani Rio di luar kamar mandi karena Ayraa malu untuk mandi di hadapan Rio.Rio hanya mengiyakan karena Ayraa mengancam akan pulang.
Setelah selesai,Ayraa keluar dengan pakaian lengkapnya dan segera Rio menuntunnya ke kasur.Ayraa hanya mengikuti langkah Rio.Rio mendudukkan Ayraa di kasur lalu memasang kembali infus Ayraa.Ayraa mendengus kesal melihat tangannya diinfus.
"Apa perlu infus segala"gerutu Ayraa.
"Iya iyalah perlu.Kamu itu sakit jadi berlagak seperti orang sakit bukan superwoman"balas Rio.
"Aku kan cuma alergi sayang"cemberut Ayraa.
"Emang hanya alergi tapi kamu pengsan bikin aku dan lainnya khawatir.Mana lagi muka pucat lagi.Bikin aku jantungan"luah Rio.
Tiba tiba Ayraa merasakan pusing di kepalanya.Dia memegang tangan Rio yang masih berceloteh membuat Rio melirik ke arahnya.
"Ada apa sayang??"panik Rio.
"Aku pusing.Rebahkan aku please"pinta Ayraa.
Rio merebahkan Ayraa ke kasur dengan hati hati.Rio cemas meligat Ayraa yang masih pucat.Ayraa memberikan senyuman kepada Rio untuk menandakan dirinya akan baik baik aja walaupun wajahnya masih pucat.
"Sayang apa kamu baik baik saja"cemas Rio.
"Hemm a....aku se....sesak"ucap Ayraa terbata bata.
"Sayang sayang tenang tarik nafas.Ini mungkin kesan strawberry tadi malam"balas Rio menenangkan Ayraa.
Ayraa tersenyum lalu memejamkan matanya.Rio melihat itu sangat panik memganggap Ayraa pengsan lagi.
"Rio aku baik aja.Biarkan aku pejamkan mataku"lirih Ayraa.
"Kamu bisa bersihkan dirimu duluan sebelum sarapan.Pasti kamu gerah"sambungnya.
"Baik.Jika ada apa apa segera berteriak kepada aku okay.Aku akan segera keluar"pesan Rio.
"Okay sayang"balas Ayraa kembali memejamkan matanya merehatkan badannya.
Rio masuk ke kamar mandi dan membersihkan dengan pantas karena masih khawatir dengan keadaan Ayraa.Rio memilih pakaiannya sendiri dan memakai lalu menaiki kasur sambil mendekati Ayraa.
"Sayang"panggil Rio.
"Rio hmm auchh.Ap...apa ka..kamu u....udah si...siap??"tanya Ayraa meringis kesakitan dengan terbata bata.
"Sayang apa kamu masih pusing??"tanya Rio dengan cemas sambil memeriksa Ayraa.
"Aku baik baik aja.Tapi aku kedinginan.Bisa turunin sedikit suhu ac"getar Ayraa.Rio menurunkan suhu AC lalu mengecek suhu badan Ayraa yang ternyata panas.
"Kamu di sini aja.Aku akan manggil dokter dan bawain kamu sarapan"perintah Rio.
"Iya tapi jangan lama"lirih Ayraa.
"Okay sayang"balas Rio bergegas keluar.
Rio keluar dan melihat Ditrain dan Leon sedang memasak sarapan.Rio mendekati mereka.Sebelum itu dirinya telah menelefon dokter pribadinya agar ke apartment memeriksa Ayraa.
__ADS_1
"Kalian bikin apa untuk sarapan??"tanya Rio mengagetkan mereka.
"Nasi goreng kimchi"balas Ditrain.
"Jadi teringat masa debut dulu"lirih Ditrain.
"Heyy udah udah.Apa udah siap??Ayraa masih pusing.Mungkin belum minum obatnya namun dia harus mengisi perutnya.Apa nasi itu pedas atau kayak kamu bikin selalu??"cegah Rio yang tidak ingin Ayraa menunggunya lama.
"Biasa aja.Jangan risau.Leon udah mempertimbangkannya sebelum menambah cabe"jelas Ditrain.
"Tunggu bentar aku mahu menambah garam sedikit lalu siap"sambung Leon.
"Hemm baiklah"balas Rio mendudukkan dirinya di bangku.
"Rio apa nggak mahu munculkan diri pada Army lagu??"tanya Ditrain.
"Nggak untuk sekarang.Kamu tahu aku mahu hilangkan diri sejenak.Aku nggak mahu Ayraa mengetahuinya.Memang nggak ada salah karena itu masa lalu ku namun buat masa ini biarkan semua berjalan mengikut alurnya"jelas Rio.
"Aku akan ikut kamu.Karena kita selalu bertujuh jika seorang hilang maka apa guna untuk muncul"tegas Ditrain.
"Makasih Hyung"balas Rio.
"Kamu,Albert sama Erudian seperti adik buat aku.Nggak sangka ya kalian yang gembel dulu sekarang udah besar seperti ini.Tambah pula kamu mahu nikah"lirih Ditrain.
"Makasih Hyung karena selalu di sisi aku sejak dulu.Aku tahu jika aku nggak punya kalian aku pasti nggak akan seperti sekarang"balas Rio.
"Udah kalian.Rio ini sarapan mu dan Ayraa.Kamu temanin dia di kamar aja.Nanti dokter tiba akan aku suruh ke kamarmu"cegah Leon melihat dramatis itu.
Tiba tiba Erudian,Gion,Charles dan Albert bergabung.Albert memeluk Rio dengan erat membuat Rio memberontak.
"Aku kangen sama kamu Rio.Udah lama kita nggak begini sejak kita...."lirih Albert.
"Albert kenapa kamu mewek begini??"tanya Rio.
"Kamu udah mahu nikah.Nanti aku akan keseorangan"lirih Albert.
"Kamu itu sahabat serta keluarga aku.Nggak mungkin aku akan ninggalin kamu"pelik Rio.
"Hemm...Kita nggak akan sedekat dulu"lirih Albert.
"Jahat ya kamu"cemberut Albert.
"Udah udah Albert.Rio harus jagain Ayraa.Kondisinya masih drop"cegah Gion.
"Oke Hyung"seru Albert.
"Kalian nanti aku minta kalian bantuin aku ya.Tolong aku pesan sama Henri untuk ke kamar selepas dokter pulang nanti"pesan Rio bangkit mengambil sarapannya dan Ayraa lalu berlalu.
"Oke Hyung"balas Erudian.
"Hyung Rio udah banyak berubah ya"lirih Erudian.
"Kalau dulu dia paling gemoy tapi sekarang tegasnya melebih Hyung Gion"sambung Erudian.
"Gapapa.Sekarang hanya Ayraa bisa kembaliin sifat Rio yang dulu"balas Charles.
"Ya udah sekarang ayo sarapan.Erudian kamu panggilin Alea sama Kiara dan kamu Albert panggilin Mike sama Henri"perintah Ditrain.
"Baik hyung"jawab Albert dan Erudian bersamaan.
Kembali ke kamar Rio
Ayraa yang masih merasakan pusing hanya memejamkan matanya.Rio mendekati Ayraa dan meletakkan sarapan di meja yang ada disamping kasur.
"Sayang ayo bangun duluan sarapan.Aku suapi kamu"ajak Rio.
Ayraa membuka matanya dan mengangguk tanda setuju.Ayraa membetulkan kedudukannya.
"Ayraa kamu baik aja??"tanya Rio khawatir.
"Aku oke.Mungkin karena aku nggak minum obatnya lagi"balas Ayraa tersenyum.
"Ini sarapannya lalu minum obat itu"perintah Rio.
"Kamu udah makan??"tanya Ayraa.
__ADS_1
"Nggak nanti lepas kamu aja"balas Rio.
"Makan sama aku.Sini aku suapi kamu.Kamu suapi aku"pujuk Ayraa.
"Apa kamu bisa??"cemas Rio.
"Bisa dongg"seru Ayraa.
"Ya udah ini"pasrah Rio.
Mereka sarapan dengan saling menyuapi.Rio tersenyum melihat Ayraa yang bersikukuh ingin menyuapinya.
"Habis ini minum obatnya"perintah Rio.
"Apa perlu??"tanya Ayraa.
"Sayang obat itu penting agar kamu sehat"jelas Rio.
"Hemm baiklah"ucap Ayraa mengambil obatnya dan meminumnya.Rio tersenyum melihat Ayraa yang terpaksa memakannya.
"Udah sekarang kamu di sini.Aku letak sisa ini di sana lalu aku akan nemani kamu sementara dokternya datang memeriksa kamu"jelas Rio.
"Baiklah"balas Ayraa.
Rio meletakkan piring mereka dan meletakkan di meja.Kemudian,Rio mendekati Ayraa.
"Sayang apa kamu udah baikkan??"tanya Rio mengelus rambut Ayraa.
"Hemm udah.Hanya tadi mungkin aku nggak sarapan sama minum obatnya mungkin"balas Ayraa tersenyum.
"Bagusla kalau begitu.Nanti siang aku bantuin kamu siapin skripsi mu okay"seru Rio.
"Oke sayang.Rio mmmm bisa aku nanya??"ragu Ayraa.Rio yang melihat keraguan Ayraa menatap matanya.
"Ada apa??Nanya aja"balas Rio.
"Janji nggak akan marah"seru Ayraa.
"Nggak mungkin aku marah sama kamu saat kamu lagi sakit ini"balas Rio.
"Hmmm ji...jika mommymu masih nggak restuin kita apa kamu akan ninggalin a...aku??"tanya Ayraa sedikit ragu.Seperti yang diperkirakan Rio akan melototinya.
"Sayang dengarin aku.Biarpun satu dunia nggak mahu kita bersama namun hati aku jiwa aku ada kamu.Please jangan bahasin ini lagi.Mommy ku akan nerima kamu lambat laun.Tetap percaya sama aku oke.Aku sekali mencintai memang susah untuk lupain.Aku harap kamu faham maksudku.Bukan maksudku untuk memarahimu namun tolong paham maksudku yang sebernanya"jelas Rio panjang lebar.
"Maafkan aku sayang"lirih Ayraa.Rio memeluk Ayraa dengan erat menenangkan Ayraa yang menangis.
"Lihat aku.Aku di sini karena aku cinta sama kamu.Jadi aku mohon sama kamu jangan pernah peduliin sama omongan orang lain.Di hal ini hanya kamu sama aku.Aku jadi takut lihat kamu begini.Ingat musuhku di luar sana banyak.Aku nggak mahu karena kamu nggak percayakan aku mereka mengambil kesempatan ini"balas Rio.
"Maafkan aku.Aku janji akan percayakan kamu mulai hari ini"janji Ayraa.Rio tersenyum lalu mengusap kepala Ayraa.Ayraa memeluk Rio sambil membalas senyuman Rio.
Tiba tiba........
...BERSAMBUNG🐣...
Ditrain sama Leon memasak sarapan....
Rio sama Ayraa🌸
Hello readersku.Apa khabar??Maafin aku udah tiga hari nggak updatenya.Aku sibuk kebelakangan ini.Aku akan usahin update satu atau dua sehari..
Terus semangati aku dengan jempol kalian di akhir membaca.Maafin aku jika ada kekurangan di mana mana.Jangan khawatir aku akan double check kadang kadang di novelku sendiri.Terus bersama aku ya.Tinggalkan juga jejak kalian di ruang comment.
Dan akhir akhir ini mental aku juga down karena ada beberapa yang ingin aku berhenti daripada menulis.Aku nggak ngerti salahku di mana.Maafin ya aku jika aku ada salah di mana mana.Jika ada kesalahan tinggalkan di komentar.Aku akan membacanya dan membaikinya tentu aja.
Aku baru aja masuk ke dunia menulis.Aku mohon pinta bantuan dari senior senior di sini.Maafin aku ya kalian.Teruskan semangati aku dengan berikan aku jempol dan juga sedikit hadiah🤭
Untuk pengetahuan kalian giveawaynya aku tangguh duluan karena ini lagi pandemik akan sukar untuk aku fokus memilih pemenangnya.
Jangan lupa follow aku ya.Untuk sosmetnya nanti aku akan tag di episode seterusnya okey.Saranghae kalian yang terus beri semangat kepada aku..
syzlnnfzh🌸💐
__ADS_1