When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Diawasi??


__ADS_3

"Henri kamu urusin aktivitas kita di pantai dan siapkan makan malam kita.Nggak perlu jauh jauh karena kasian Ayraa yang masih lelah.Jadi jika bisa carikan yang berdekatan pantai itu aja.Dan sewain cruise untuk sunset ini.Aku mahu lihat Ayraa bahagia.Jika udah siap manggil aku di kamar.Mumpung Ayraa masih tidur.Gunakan waktu secepatnya dan Erudian sama Albert akan membantumu mengurusnya"perintah Rio yang membuat semua mengangguk faham kecuali Ale ayang bisa mendengarnya.


"보안을 확인하고 모든 문제를 피하십시오. 아무 문제가 없기를 바랍니다"tegas Rio.Alea yang kagum dengan kefasihan Rio berbicara bahasa korea menatap kagum ke arahnya.


("boan-eul hwag-inhago modeun munjeuleul pihasibsio.amu munjega eobsgileul balabnida")


(Periksa keselamatan dan elakkan semua masalah. Harap tiada masalah.)


"Jangan khawatir hyung aku akan pastikan semua berjalan lancar seperti di rancang"yakin Erudian.


"Iya Rio serahkan kepada kami aja"balas Albert.


"Baiklah jika begitu aku ke kamar duluan.Dan Nona Alea anda bisa ikutan mereka jika nggak mahu di kamar anda"ujar Rio memandang Alea.


"Baiklah tuan muda"balas Alea dengan kaku.


"Aku serahkan kepada kalian"balad Rio sebelum melangkah masuki kamarnya dengan mengendong Ayraa.


Setelah Rio hilang di balik pintu kamar,Henri dan yang lain segera melakukan tugasan mereka agar tidak ada yang terkendala.Alea memilih mengikuti Henri karena bosan hanya rebahan di kamar.


...****************...


Di kamar


Rio membaringkan Ayraa di kasur dan meninggalkannya untuk menganti pakaiannya.Dia memutuskan untuk mandi terus karena keringat di badannya membuat dirinya sedikit gerah.


Ayraa mulai terusik dengan suara gemercik dari kamar mandi.Dia membuka matanya dengan pelan dan menyadari dirinya berada di kamar.Dia perlahan bangun dan mencari keberadaan Rio.


"Sayang kamu udah bangun??"tegur Rio yang baru selesai mandi.Dia hanya memakai handuk tanpa bajunya yang membuat terlihat perut kotak kotak milik Rio.( sixpacknya bang Rio keren kok.wkwkwkw)


"Hubby makai baju duluan"malu Ayraa menutup matanya.Walaupun telah banyak kali melihatnya Ayraa tetap merasakan malu apabila melihat tubuh telanjang Rio itu.Rio yang melihat Ayraa malu segera menjahilinya.


"Kamu nggak mahu nikmati keindahan ini sayang"jahil Rio berjalan mendekati Ayraa.


"Hubby jangan macam macam"ancam Ayraa.


"Aku hanya mahu satu macam aja sayang"goda Rio.


"Hubby"pekik Ayraa melihat Rio mulai mendekatinya dengan rapat.


"Iya iya aku stop.Hahahahah gemes banget kamu"tawa Rio terhibur melihat Ayraa merona malu.


"Haishh hubby kamu kejam banget sihh"cemberut Ayraa.


"Maaf maaf.Kamu sih siapa suruh gemes begitu"tawa Rio mencium pipi Ayraa.


"Stop hubby.Awas aja ntar malam tidur di kamar lain"ancam Ayraa.


"Ehh sadia banget kamu.Iya iya aku stop.Sekarang kamu bersiap gihh.Katamu mahu berenang"tutur Rio meberhentikan tawanya.Dia takut ucapan Ayraa benar benar terjadi.Mana mungkin baru nikah harus tidur di luar.


"Beneran nihh??"teruja Ayraa.


"Iya sayang.Sana cepatan sebelum aku ubah pikiran.Dan jangan lupa jangan terlalu terbuka aku nggak suka"pesan Rio posesif.


"Iya iya aku paham"balas Ayraa memasuki kamar mandi untuk siapkan dirinya.


Rio tersenyum lalu mulai memakai pakaian renangnya.Dia memutuskan untuk menemani Ayraa bermain.

__ADS_1


"Hubby kamu udah siap??"tanya Ayraa melihat Rio berbaring di ranjang setelah dirinya selesai berganti pakaiannnya.


"Udah.Kamu siap??Jika siap ayo"ajak Rio.


"Hurmm ayo"balas Ayraa tersenyum.


Walaupum di kamar mereka udah punya kolan renang private,Ayraa tetap kekeh mengajak Rio ke public pool di luar.Mahu tidak mahu Rio terpaksa mengikuti kemahuan Ayraa agar Ayraa nggak cemberut.


"Sayang lihat mata mata pria pria itu.Mereka seolah ingin menerkammu.Salah kamu sihh udah dibilang di kamar aja.Ngototnya di luar"gerutu Rio menatap tajam ke arah pria pria itu.Ayraa terkekeh melihat gelagat Rio.Dia mengusap pipi Rio dan mengecupnya.


"Nggak usah cemburu.Kamu hanya milikku dan aku juga hanya miliknya TUAN MUDA RIO ADRIAN WILLIAM"ujar Ayraa tersenyum.Rio tersenyum mendengar ucapan Ayraa.


"Sayang bentar ya.Ponselku berbunyi"ujar Rio yang dihentikan oleh deringan ponselnya di saku celananya.Ayraa mengangguk mengizikan Rio mengangkatnya.Rio berjalan sedikit menjauhi Ayraa.


"Henri ya ada apa??"tanya Rio selepas mengangkatnya.


"Tuan muda aku mahu nanya untuk nanti malam anda mahu menginap cruise atau di hotel aja???"tanya Henri bingung dengan keputusan yang harus dipilihnya.


"Hurmm lihat aja nanti.Jika istriku ingin menginap di sana ya menginap aja.Jiak tidak aku ke hotel aja"balas Rio seadanya.


"Siapkan terus pakaian ku dannya di cruise itu"tambah Rio.


"Baiklah tuan muda.Maaf karena menganggu"balas Henri memutuskan panggilan selepas Rio selesai bicara.


"Hubby ada apa??"tanya Ayraa penasaran.


"Nggak ada apa apa.Hanya sedikit masalah aja"balas Rio tersenyum.


"Ya udah kamu mainnya aja.Aku di sini"sambung Rio mengalihkan perbicaraan mereka.


"Kamu nggak mahu ikut??"tanya Ayraa.


"Ayolah.Nggak seru jika keseorangan begini"pujuk Ayraa membuat Rio pasrah dipaksa dan ditarik oleh istri munggilnya.


Ayraa dan Rio menikmati aktivitas mereka di situ dengan senyuman dan tawa mereka.Ayraa kelihatan sungguh bahagia tanpa apa apa beban dipundaknya.


"Sayang apa kamu bahagia??"tanya Rio selepas selesai bermain.


"Tentu aja hubby.Makasih karena bahagiakan aku kali ini"gembira Ayraa tersenyum lebar.


"Nggak usah berterima kasih.Aku sepatutnya yang harus berterima kasih sama kamu karena sudi menerima aku di sisi kamu"senyum Rio mengelus pundak Ayraa.


Rio mengecup bibir Ayraa dengan lembut dan mereka mulai terbuai dengan kecupan itu.Rio menginginkan hal yang lebih.Dia memutuskan untuk membawa Ayraa ke kamar untuk melanjutnya hal yang seterusnya.Ayraa hanya pasrah dibawa Rio.


Tanpa mereka sedari,ada yang memerhatu mereka dari kejauhan dan mengambil foto mereka berdua.Hanya mengambil foto lalu pergi dari situ membuat beberapa bodyguard yang berjaga merasakan keanehan di situ.Mereka memutuskan menghubungi Henri dan memaklumkannya.


"Apa??Ada yang membututi Tuan muda dan Nona muda??"pekiki Henri.


"Iya tuan.Kami merasaka curiga karena mereka mengambil foto mereka berdua lalu menelefon seseorang lalu pergi dari sana"jelas bodyguard itu.


"Teruslah berjaga.Dan jangan lupa kirimkan Cctv yang kamu ada"perintah Henri lalu mematikan panggilan mereka.


"Siapa ya??"gumam Henri mulai bertanya tanya.


"Ada apa Henri??"tanya Albert memerhati wajah Henri yang berubah.


"Salah seorang bodyguard kita katanya ada yang membututi Tuan Muda dan Nona Muda dan sekalian mengambil foto mereka.Tapi mereka kelihatan seperti mengawasinya"jelas Henri.

__ADS_1


"Apa??Biar aku maklumkan kepada Hyung Gion duluan"ujar Albert mengambil ponselnya dan memaklumkannya kepada Gion lalu Gion menyuruh mereka melakukan seperti biasa dan jangan bertindak gegabah.


"Ya udah kita lanjuti apa yang tertangguh tadi.Biarkan hal ini hyung yang beresin"putus Albert.Henri mengangguk.


Sedangkan di lain tempat seorang lelaki terlihat memerika laporan yang diberikan oleh anak buahnya terhadap kerja yang dimintanya.


"Jadi mereka aman aman aja.Dia nggak apa apa kan??"tanya sang pria kepada anak buahnya.


"Iya tuan.Kami mengawasi mereka dan kondisi mereka saat ini masih aman"balas anak buah itu.


"Baiklah terus mengawasi tanpa disadari"perintah sang pria lalu mematikan panggilannya.


"Aku akan jaminin keselamatanmu buat masa sekarang"gumam sang pria termenung ke arah jendela kantornya.


Berbeda dengan di mansion William.Julia snag mommy sedang menjamu Audrey yang datang ke mansionnya.Audrey kelihatan mencari keberadaan Rio di sana.


"Rio nggak ada di sini sayang.Dia di mansion miliknya.Anak itu nakal sekali jika diminta tinggal di sini"ujar Julia yang memahami tatapan Audrey.


"Eh tante.Tahu tahu aja aku lagi carinya.Di kantor aku selalu diusir dan Rio nggak mahu bertemu dengan aku.Jika kami terserempak dia seakan tidak melihatku.Jika begini bagaiman aku harus bertahan"lirih Audrey mengemis simpati Julia.


"Nak Audrey bertahan ya sikit lagi.Tante akan jaminin kamu.Nggak usah sedih ya.Nggak enak dilihat.Kasian kamu jangan cemas nanti tante akan membawa kamu menjumpainya"pujuk Julia mengelus pundak Audrey yang sedang berakting.


"Apa kita batalin aja rencana ini tante??Aku nggak mahu terus dibenci Rio lagi"lirih Audrey.


"Ehh nak jangan.Jangan putus asa dong.Tante janji akan bantuin kamu.Tenang aja sayang"pujuk Julia memeluk Audrey.Audrey merasa kemenangan karena berjaya meraih simpati Julia.


"Awas aja kamu nanti aku nikah sama Rio.Aku bakalin jauhin kalian.Aku hanya ingin gunakan kamu untuk ini dan buangmu selepas ini dan harta William Corps akan menjadi milikku seutuhnya"gerutu Audrey melihat sikap Julia itu.


"Makasih tante.Aku sayang tante"senyum Audrey membuat Julia tenang dan memeluknya.


"Jangan khawatir akan tante cari cara untuk kalian bersatu"tutur Julia membuat Audrey bahagia.


Skip kepada Ayraa dan Rio yang ada di Maldives🤭


Mereka berdua berbaring di ranjang dengan keringat yang baru dikurasnya.Ayraa terengah engah akibat perbuatan Rio.Rio tersenyum dan mengecupnya sekilas.


"Makasih sayang"tutur Rio dengan perasaan bahagia.


"Aku harap disini udah ada benih cinta kita.Aku nggak sabar untuj dipanggil Daddy kelak"sambungnya mengelus perut datar Ayraa.


"Jangan terlalu berharap hubby.Aku takut kamu kecewa nanti"tutur Ayraa yang takut mengecewakan Rio.


"Gapapa sayang.Aku nggak terlalu inginkan bayi saat ini tetapi jika udah ada rezeki yahh aku nerima.Santai santai aja.Kita baruan nikah nggak usah terburu buru.Dan aku masih imgin melahapmu sepuasnya sebelum sang jabang bayi itu mengambilmu dari ku"goda Rio.Ayraa mencubit pelan dada keras Rio.


"Auchh sayang sakit"Rio berpura pura meringis kesakitan.


"Nggak usah lebayy.Aku tahu nggak sakit malahan nggak terasa cubitannya"gerutu Ayraa memanyunkan bibirnya.Rio yang gemas ******* bibir dengan pelan.Rio terbakar ***** melihat tubuh Ayraa yang polos terlihat di bahagian atas karena dia hanya dibaluti selimut aja.


"Sayang ayo lanjutkan"gumam Rio terus melahap Ayraa tanpa memberi jeda kepadanya.Ayraa hanya pasrah dilahap oleh Rio habis habisan.Dia hanya bisa menikmati sentuhan itu.


...Bersambung🐣...


Aku udah double update hari ini.Jika ada masa terluang lagi aku akan up lagi ya.Jangan lupa tekan jempol di akhir membaca ya.Aku menghargainya❤


Maafin aku udah lama nggak updatenya karena jadualnya aku sedikit sibuk karena ujiannya.Maaf ya.Doakan aku rajin dan semangat ya.Berikan aku dukungan dan semangat juga untuk aku makin bersemangat intuk sentiasa upnya.Kalian yang hanya membaca tanpa meninggalkan jempol dan komen di komentar membuatku sedikit kurang bersemangat.Aku perlukan dukungan dari kalian.


Jangan khawatir aku akan sentiasa up jika kalian bersemangat dan sentiasa mengevote aku.Oh ya jangan lupa berikan like di akhir membaca dan juga hadiah kepadaku ya..Akan ku tunggu dari kalian ya.Semoga kalian menikmati perjalanan ceritanya ini.

__ADS_1


Love u alls💜💜


__ADS_2