
"Wahhh indah sekali"seru Ayraa sebaik aja mereka keluar dari mobil.
"Hubby biarkan aku jalan"pinta Ayraa mengubah keputusannya.
"Iya iya bentar.Pelan aja sayang nanti jatuh"tegur Rio membuat Ayraa memelankan langkahnya.Dia berlari ke arah pantai sambil menarik Rio bersamanya.Dia bermain air pantai sehingga tidak memikirkan tentang pakaiannya yang basah.
"Ada apa sama Ayraa??"bingung Alea.
...****************...
Ayraa bermain pantai tanpa menghiraukan larangan dari Rio.Dia berlarian sana sini memghindari tangkapan Rio.Rio sebernanya bimbang samanya tetapi melihat tawa Ayraa membuat dirinya membiarkan Ayraa menikmati waktunya sejenak.Mungkim hal itu bisa bikin dirinya bebas dari apa apa masalah dan fikirn saat ini.
"Hubby ayolah kejar aku.Kok kamu berhenti"pekik Ayraa dari jauh karna Rio berhenti.
"Udah sayang.Aku capek larian mulu"dengus Rio karna sedari dia tidak berhenti berlarian sana sini.
"Lembikk.Aku aja masih punya tenaga"ejek Ayraa menjulurkan lidahnya mengejek Rio yang udah lelah.
"Awas aja kamu.Aku dapat kamu aku pastikan kamu ngga bisa terlepas"geram Rio sambung mengejar Ayraa di pesisir pantai.
Henri,Albert dan Erudian menganga ngga percaya Tuan Muda Rio yang dikenali sang mafia yang kejam berlarian seperti anak kecil di tepi pantai itu.Mereka seakan ngga bisa melupakan apa yang di depan matanya sekarang.
"Kalian kenapa??Kayak lihat hantu aja??"tegur Alea yang bersama mereka sejak tadi.
"Kamu lihat itu Nona.Hyung itu ngga pernah kelakuan seperti itu selama walaupun di hadapan kami.Dia hanya akan memasang wajah dingin nan datranya kepada sesiapapun"tunjuk Erudian.
"Apa kalian pernah dengar kata kata bahawa lealki akan menunjukkan semua sisi manjanya,kekanakannya jika telah bersama wanita hanv benar benar dicintainya.Iya jelaslah sekarang aku yakin Tuan Muda benar benar menyayangi Ayraa sepenuh hatinya dan tulus bersamanya"jelas Alea dengan senyuman di wajahnya seakan dia udah bisa melepaskan sahabatnya untuk lelaki bernama Rio Adrian itu.
"Jadi selama ini kamu anggap Rio hanya main main???"tanya Albert mengulang maksud ayat Alea.
"Iya.Tapi tenang aku bukannya tidak percaya tapi hanya aja waswas karna lihatlah perbedaan mereka.Tuan muda memiliki segalanya sedangkan Ayraa hanya anak angkat aja.Dan satu yang kalian harus tahu.Ayraa memiliki suatu keistimewaan yang membuat ngga ada yang bisa membohonginya atau semacamnya"jelas Alea membenarkan ucapan Albert itu.
"Keistimewaan???Maksudmu??"tanya Erudian.
"Tenang aja.Nanti kalian bakalan tahu kok"tenang Alea memandangi Ayraa dari kejauhan.
"Arghhh"pekik Ayraa dari kejauhan sambil menunduk memegang perutnya.
Rio cemas segera berlari ke arahnya.Yang lain juga turut mendekati Ayraa dan Rio.
"Sayang ada apa???"cemas Rio.
"Kakiku berdarah"tangis Ayraa pecah karna merasakan sakit di kakinya.
"Darah??Sini aku lihat"pinta Rio meletakkan Ayraa dengan pelan dan benar katanya,kaki Ayraa benar benar berdarah.
"Henri siapkan handuk dan juga pembalut segera dan bawa minyak juga"perintah Rio lalu mengendong Ayraa ke pesisir pantai di mana telah ada tikar untuk mereka duduk.
Ayraa meringis kesakitan karna kakinya.Rio tidak tergamak melihat Ayraa kesakitan segera menyuruh Albert dan Erudian untuk memeriksa kawasan tadi karna dia tahu ini pasti akalan seseorang.
"Sayang tahan bentar.Henri sedang ambilkan handuk serta pembalut"pinta Rio yang ngga bisa menyembunyikan wajah khawatirnya.
"Auchh hubby perih"rengek Ayraa terisak isak.
__ADS_1
"Shutt sayang jangan nangis pleasee.Bentar.Henriiiii cepatan!!!!"pujuk Rio sebelum memekik ke arah Henri yang berjalan tergopoh gapah membawa barang yang diminta.
"Sayang kamu pakai handuk ini duluan agar ngga dingin"pinta Rio menyerahkan handuk kepada Ayraa selepas mengambil paksa dari Henri.
Ayraa menerimanya dan terus merintih kesakitan di kakinya.Alea segera memberikan jubah mandi yang diambil dari Henri karna pakaian Ayraa sudah basah dan bentuk badannya kelihatan dari luar.
"Ayraa kamu makai ini duluan yaa.Baju kamu basah dan pakaianmu sedikit tembus pandang"pinta Alea memakai jubah mandi kepada Ayraa.
Rio yang mendengar ucapan Alea di akhir ayatnya membuat dirinya mengalihkan pandangannya ke arah Ayraa dan benar aja apa yang dikatakan Alea.
"Sayang rileks jangan tegang.Aku mahu keluar ini dari kakimu agar darahnya berhenti"pujuk Rio karna ngga mahu Ayraa kesakitan dan terusan menangis.
"Hiks sakitt"lirih Ayraa.
Rio dengan lembut membersihkan lukanya agar tidak terinfeksi.Dia menyapu obat di luka Ayraa membuat Ayraa meringis perih.Kemudian Rio meniup pelan kaki Ayraa untuk menghilangkan rasa pedih itu.
"Sayang ini udah siap.Kita naik ke boat aja.Panggilin mereka"perintah Rio lalu mengendong kembali Ayraa.
Henri menyuruh Alea memanggil Erudian dan Albert karna dirinya harus mengawal Ayraa dan Rio agat tidak ada yang berlaku lagi.
"Erudian Albert ayo.Tuan muda udah manggil untuk naik ke boat.Kita harus bergerak sekarang"ajak Alea mengeraskan suaranya agar didengari mereka.
"Iya baiklah kamu masuk duluan.Nanti kamu nyusul"balas Erudian dari jauh membuat Alea segera berlari mendekati Ayraa dan Rio di belakang depan Henri.Dia berjalan sejajar dengan Henri membuat Henri bingung bukankah dia telah menyuruh Alea memanggil Albert dan Erudian.
"Mereka kata mereka akan menyusul"seru Alea seakan memahami pandangan Henri.Henri hanya mengangguk lalu kembali berjalan bersama mereka.
Sedangkan Albert dan Erudian sedang mengirimkan pesan kepada Miko tentang spesies duri yang sangat aneh.Ayraa terpijak itu mungkin karna hanya itu yang ada di kawasan ini.
"Kamu pikir ini disengajakan atau ngga??"soal Albert.
"Benar katamu.Ambilin aja gambarnya dan suruh sesiapa ambilnya dengan sarung tangan sebagai sampel untuk dibawa pulang"suruh Albert lalu memanggil salah seorang bodyguard di situ untuk mengambilnya dan menyuruhnya mengambil bukti itu sebelum membawanya ke boat mereka.
Di dalam boat
Rio menenangkan Ayraa yang masih menangis di dekapannya.Dia berulang kali mengusap air mata Ayraa yang tidak henti henti.
"Sayang shutt jangan nangis.Jelek sih kamu nangis.Udah udah nanti aku rawat kaki demgan baik yaa.Udah jangan nangis ntar makin sakit"pujuk Rio mengusap pipi Ayraa dengan lembut.
"Hiks hiks aku masih main di sana"isak Ayraa membuat Rio tergamam.
"Iya sayang nanti kita ke pantai lagi ya.Tapi bukan di sini.Ntar kakimu darah lagi"pujuk Rio membuat Ayraa semakin menangis.
"Huaaa aku ngga bisa bikin istana pasir lagi.Hiks hiks kenapa ada benda tajam di situ sih"tangis Ayraa semakin kuat membuat Rio memeluknya lagi.
"Nanti aku tanya sama Albert dan Erudian.Udah jangan nangis nanti aku bawain kamu ke pantai lagi ya.Kamu bisa bikin istana pasir sepuasmu"pinta Rio menghapus air mata Ayraa di pipinya.Ayraa mulai tenang.Tanpa disedari,Ayraa tertidur di dekapan Rio.
Tidak lama kemudian,Erudian dan Albert memasiki boat itu.Mereka mendekati Rio dan yang lain.Erudian melirik ke arah Ayraa sebelum membuka mulutnya.
"Ini disengajakan hyung"lirih Erudian menunduk karna dia merasakan kali ini mereka harus extra menjaga Ayraa.Ini udah kali ke berapa mereka diperdaya lagi dan sasaran musuh mereka tetap sama iaitu Ayraa Adelia.
"Tapi Rio kali ini aku pikir musuhmu itu tahu tentang latar belakang kakak ipar yang sebenarnya.Ini hanya prediksi aku.Kita harus terus gali hal selanjutnya.Nyawa kakak ipar benar benar menjadi taruhan untuk kamu kali ini Rio Adrian"jelas Albert yang menyadari sesuatu yang aneh tentang masalah kali ini.
"Henri minta anak buahmu mencari Carlos.Dia adalah kunci kepada semua ini"perintah Rio karma sejak kejadian keracunan itu dia merasakan Carl ada kaitan atas latar belakang Ayraa yang disembunyikan buktinya dia ngga pernah menunjukkan wajahnya sejak kejadian itu.
__ADS_1
"Baiklah tuan muda"balas Henri lalu mengambil ponselnya.
Rio kemudian diam sambil menatap wajahnya Ayraa yang terlelap di pelukannya.Dia seakan menyadari sesuatu yang aneh sama istrinya ini tetapi dia ngga berani mengungkapkannya selagi dia ngga ada bukti di tangannya.
"Apapun yang terjadi aku janji akan melindungi kamu demi apapun sayang.Aku mencintaimu sepenuh hati aku"gumam Rio memandangi Ayraa kemudian larut dalam pikirannya.
Skip di pesawat pribadi Gion.
Ditrain dan Leon telah mendengar kabar kecederaan Ayraa.Mereka sungguh kaget karna bagaimana bisa dalam hari dan tempat yang sama pelbagai hal yang terjadi.
"Ditrain sebenarnya aku udah tahu sesuatu tentang latar belakang Kakak ipar.Ianya bahaya pantesan aja keluarga kandung cuba menyembunyikan kakak ipar"ucapan Leon tiba tiba membuat Ditrain kaget.
"Maksudmu Leon???"tanya Ditrain seakan bisa menbaca raut wajah Leon yang datar.
"Maksudku........
...Bersambung 🐣...
Ayraa Adelia
Rio Adrian
Alea Citra
Albert Marcelino
Erudian Wijaya
Halo semuanya...Apa khabar??Maafin aku karna baru baru ini aku lagi mikirin jntuk suprise buat kalian...Dan akhirnya aku memutuskan untuk bikin novel keduaku dan itu masih rahsia....Terus berikan dukungan aku dan jika ada apa apa update aku akan beritahu di sini dan jangan lupa untuk vote novel When Ceo Fall In Love yaaa🙆♀️
Bantuan dan dukungan kalian bisa bikin aku sampai ketahap sekarang...Maafin aku karna beberapa hari ini aku sibuk mulu dan jarang updatenya.Aku akan coba sedaya mungkin yaaa💜
Dan makasih untuk semua dukungan kalian yaa🤗Aku akan bikin suatu giveaway atas dukungan kalian dan tunggu aja masanya🤍❤
Jangan lupa berikan jempol di akhir membaca karna itu bisa bikin aku gembira dan lebih semangat untuk updatenya...Dan kaliam juga bisa rekomendasi untuk novel kedua aku dari segi tajuk,jalan cerita mahupun genre....Aku akan gunakan idea dari kalian para readers🙆♀️💜
Yang terakhir makasih yaa kalian yang terus beri dukungan buat aku selama ini...Novelku untuk hampir mencapa 100K lohh terus beri dukungan yaaa🙆♀️❤
Follow akun aku juga ya dan ig milik aku @sleepypqnda6_
Aku akan adain pelbagai giveaway jika udah mencapai 100 followers dan jangan lupa follow akun noveltoonku juga...
Makasih kalian🥺Terharh banget punya readers yang baik hati kayak kaliann....Teruslah beri dukungan untuk When Ceo Fall In Love🤍❤💜
__ADS_1
Tulus ikhlas dari author kalian
Syazlin Nafizah🤍❤