When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Hari Bahagia


__ADS_3

Keesokan harinya,Ayraa telah bangun karena dikejut oleh Sang Mommy mengingat hari ini merupakan harinya yang sangat bersejarah.


Ayraa sungguh gugup dari tadi.Dia mondar amandir dari tadi membuat temannya mengelengkan kepalanya.


"Apa sudah benar keputusan aku ini??Apa benar aku nikah hari ini??Ya ampun kenapa aku gugup begini"racau Ayraa tidak henti.


"Ayraa tenang okay.Kamu harus rilexkan diri kamu.Apa kamu mikir kamu bisa batalim semua ini sekarang??Terlambt Raa"balas Allea memegang pelipisnya melihat pusing melihat Ayraa.


"Benar kata kamu.Rilex Ayraa rilex!!Semua akan baik baik aja.Jalani aja semuanya dengan baik"coba Ayraa menenangkan dirinya yang gusar.


"Ya udah nanti 30 menit lagi MUA akan tiba untuk membantumu bersiap jadi kamu bisa tenangkam dirimu duluan.Apa yang akam jadi biarkan semua mengalir searusnya"tegur Anna dengam bijak.


"Tapi aku gugup"gerutu Ayraa cemberut melihat temannya memarahinya.


"Iya kami tahu.Tapi kontrol sikit rasa panikmu itu.Rio akan pastikan semua berjalan lancar"balas Alesya.


"Okay aku tenang"ucap Ayraa sembari duduk di kasurnya.


"Aku nggak nyangka kawan aku ini akan nikah tak lama lagi"lirih Alesya.


"Kok kamu jadi sedih pula Lesyaa"balas Ayraa menatap Alesya.


"Aku cuma sedih memikirkan kamu akan jarang ketemu kami.Pasti kamu akan sibuk"seru Anna.


"Kalian ngomomg apa??Aku nggak akan lupakan kaliam tahu.Kalian keluarga aku.Stop bilang itu"cegah Ayraa memeluk mereka bertiga.


Pelukan mereka terhenti apabila ketukan pintu dari luar.Anna bangkit dan membukanya.Terlihat Sri dan beberapa orabg MUA suruhan Rio di hadapan pintu.Anna menyuruh mereka masuk.


"Masuk aja.Ayraa ada di dalam"ajak Anna.


"Ayraa sayang mereka suruhan Rio dan kamu harus bersiap sekarang.Anna,Alea,Alesya kaliam juga.Baju kalian bertiga di dalam wardrobe Ayraa sekalian baju Ayraa"perintah Sri.


"Baiklah mommy"serentak mereka.


"Mommu keluar duluan.Kalian bersiaplah"pamit Sri lalu keluar dari kamar Ayraa.


"Ayo nona kami bantuin"seru seorang MUA itu.Ayraa mengangguk dan mengikuti mereka.


Sedangkan itu di suatu tempat lain,Rio yang tidak kalah gugup juga mondar mandir di kamarnya.Albert dan Ditrain yang menemaninya meminjat pelipisnya.


"Apa bisa kamu diam Rio??"cegah Albert daripada terus mondar mandir.


"Aku gugup"seru Rio.


"Jika musuh bisnismu melihat kamu begini pasti mereka akan tertawa"seru Ditrain.


"Rilex okay.Semua akan berjalan lancar.Henri juga telah uruskan semuanya"tegur Albert.


"Tapi aku perasaanku nggak enak dari tadi"balas Rio.


"Nggak akan apa yang terjadi ya.Hyung Gion nggak akan biarkan ada yang mengacau majlis ini"seru Albert.


"Mungkin saja"lirih Rio.


Tidak lama kemudian,Gion,Erudian,Charles dan Leon masuk ke dalam kamar Rio.


"Rio kamu bersiap sana.Udah nggak lama lagi.Dan kamu jangan khawatir aku udah nyuruh bodyguard membiarkan tetamu yang punya undangan masuk yang nggak ada tidak dibiarkan masuk"jelas Gion.


"Makasih Hyung"tulus Rio.


"Semestinya aku memastikan keselamatan mu di hari bahagia mu"jelas Gion.


"Jelas dari tadi hyung,Rio mondar mandir karena gugup"tawa Albert.


"Udah tenang semua akan baik baik okay.Kamu itu kayak anak kecil"gerutu Ditrain.


"Iya iya aku tenang"cemberut Rio.


"Sana ganti pakaianmu.Tamu nggak datang untuk acara nikah.Jangan lambat.Kasian sama orang lain harus menunggumu dengan lama"tegur Charles.


"Iya hyung aku pergi"pasrah Rio lalu pergi untuk menganti pakaiannya.


"Lucu juga ya Sang Mafia Kejam seperti itu bisa gugup"tawa Leon.


"Itu biasa hyung.Tunggu aja giliranmu nanti"celetuk Erudian.


"Emang kamu pernah rasa??"tanya Leon.


"Iya iyalah nggak.Aku masih single okay"gerutu Erudian.

__ADS_1


"Kalian aja nikah duluan.Terumtamanya hyung Ditrain.Udah tua nggak sadar"sambungnya.


"Kenapa nama aku juga yang kena??"seru Ditrain.


"Nggak ada apa apa"tolak Erudian lalu sambung melihat ponselnya.


Tidak lama kemudian,Rio keluar dari kamar gantinya.Rio mendekati temannya.


"Aku udah siap ayo"ajak Rio.


"Ayo"balas Gion.


Mereka bertujuh keluar dari kamar Rio menuju ke ruang tengah.Mereka berada di mansion besar mengingat di mana semalam daddy menelefon untuk pulang.


Flashback on...


"Hello Henri.Kalian di mana sekarang??"tanya Daddy Faris.


"Di club"balas Henri.


"Nanti nyuruh Rio pulang ke mansion aja ya.Besok pernikahannya"seru Daddy Faris.


"Maaf tuan besar saya harus tanya sama Tuan Muda duluan"balas Henri.


Henri mendekati Rio dan memberitahu tentang permintaan Daddynya.


"Maaf tuan Faris Rio menolaknya"balas Henri setelah mendapat jawaban dari Rio.


"Berikan ponselmu kepadanya"perintah Daddy Faris.


"Iya dad ada apa??"malas Rio.


"Daddy mahu kamu ke sini malam ini.Please ini permintaan Daddy sebelum kamu menikah.Daddy harap kamu setuju"jelas Daddy Faris.


"Baiklah nanti aku ke sana"jawab Rio lalu mematikan panggilannya.


"Kalian nanti nginap bersama aku di manisom aja.Nanti kalian bisa berangkat sekalian aku"seru Rio.


"Baiklah"kompak mereka berenam lalu sambung dengan aktivitas mereka.


Flashback off...


"Mommy ini hari pernikahan aku.Aku harap mommy nggak mengacaukan sebelum aku akan memandangmu seperti orang asing"ketus Rio lalu berlalu dari ruang tengah diikuti Henri dan yang lain.


"Kakak aku ikut sama Kak Erudian aja ya"seru Kiara diangguki Rio.


"Mereka bersiap untuk berangkat.Daddy Faris hanya menghelakan nafasnya lalu segera bangun dan menuju ke mobilnya diikuti Mike dan juga Mommy Julia yang mengandeng tangan seorang wanita.


"Mommy nggak akan berubah"batin Mike.


Di mobil Rio,Albert menenangkannya.Ditrain dan yang lain hanya bisa diam dan melihat.


"Rio tenangkan dirimu.Ini hari bahagia kamu"tegur Albert.


"Sampai kapan mommy harus begitu??"lirih Rio.


"Udah Rio abaikan aja.Kamu harus percaya sama diri kamu sendiri bahwa kamu bisa melindungi Ayraa"cegah Gion.


Semua kembali diam dan larut dalam fikiran masing masing.Tidak lama kemudian mobil Rio tiba di tempat persatuan mereka.Mereka turun dan masuk ke dalam dengan penuh keamanan.


Di tempat lain,Alea menenangkan Ayraa yang gugup sedari tadi.Alesya dan Anna mengelengkan melihat Ayraa.


"Raa tenang okay.Semua akan baik baik saja.Nggak usah tegang begitu"gerutu Alea tidak tahan melihat Ayraa yang gugup.


"Aku takut"lirih Ayraa sebelum duduk.


Tiba tiba pintu ruangan mereka diketuk dari luar.Ayraa menyuruh Alea membukanya dan terlihat Sri di hadapan.


"Sayang ayo keluar.Pengantin lelaki udah tiba dan mereka menunggu kamu sebelum lanjutin acaranya"ajak Sri.


"A.....apa benar udah tiba"gugup Ayraa.


"Iya sayang"balas Sri tersenyum.


"Mom aku gugup"seru Ayraa.


"Tenang okay"tegur Sri.


Ayraa mengangguk lalu berdiri mendekati Sri dan mengandengnya agar mengurangkan gugupnya.

__ADS_1


Mereka menuju di mana sang pengantin menunggunya.Sri menyerahkan Ayraa kepada Atmadja sebelum menyerahkannya kepada Rio.


"Sayang princess kita lagi gugup"ucap Sri sambil tertawa.


"Hahaha tenang sayangnya daddy.Lihat sana calon suamimu udah nggak sabar sahkan diri kamu syaang"goda Atmadja.


"Ihh daddy udah dong goda aku"cemberut Ayraa.


Atmadja tersenyum lalu mengandeng tangannya Ayraa dan membawanya ke sisi Rio.Dari jauh Rio tersenyum kagum dengan pernampilan Ayraa hari ini.Sungguh cantik.


Atmadja menyerahkan Ayraa kepada Rio.Rio menyambutnya dan mengandengnya.Mereka memulakan acaranya.


Tidak lama kemudian,mereka berdua telah sah menjadi suami istri.Rio sungguh gembira.Ayraa menghelakan nafasnya dengan lega.


"Ya udah sang mempelai lelaki bisa mencium sang istri"goda Atmadja melihat Rio menatap Ayraa.


Rio mendekati Ayraa dan mengecup singkat bibir Ayraa membuat Ayraa bersemu merah karena malu dilihat orang ramai.


"Jangan malu dong sayang.Kita udah sah"goda Rio mendapat cubitan dari Ayraa.


"Ini lagi ramai orang"gerutu Ayraa.


"Udah udah jangan gaduh sekarang kalian pergi tukar pakaian untuk majlis nanti.Masa ada mase untuk berehat ingat ya BEREHAT jnagan lakuin apa apa"perintah Sri.


"Mommy sihh apaan"cemberut Ayraa.


"Baiklah mommy ayo ke hotel tempat resepsi aja agar senang dan nggak usah terburu buru nanti"ajak Rio.


"Ya uda ayo"balas Atmadja.


Rio mendekati Faris dan Julia yang berdiri tidak jauh darinya.Ayraa mengikutinya karena tangannya digandeng Rio.Namun mata Ayraa teralih oleh seorang wanita di sisi sang mertuanya.


"Mom Dad ayo kita berangkat ke hotel untuk acara resepsi nanti malam"ajak Rio.


"Baiklah ayo"balas Faris.


"Rio kamu sama Audrey satu mobil ya karena kasian samanya nggak bawa mobil tadi"cadang Julia.


"Apa mommy gila???Aku udah nikah.Dan ini istriku.Udah la mom aku capek harus ribut selalu.Dan ingat ya jangan sampai aku coret nama kaliam dari daftar keluarga William"gertak Rio kemudian menarik Ayraa menjauhi mereka bertiga.


"Mommy kamu apaan ucap begitu??Bikin ribut mulu ya.Udah ahh daddy capek harus ribut"ketus Faris lalu berlalu ke mobil.


"Dasar perempuan sialan.Tunggu aja kamu pembalasan aku"batin Julia.


"Ya udah ayo Audrey nggak usah pedulikan ucapan Rio"ajak Julia.


"Dasar ibu sihir nggak berhenti lagi gangguin Ayraa ya"gerutu Alea.


"Emang kenapa Leaa??"tanya Anna.


"Kamu tahu sewaktu kami ke mansionnya,dia bikin ribut dan nyuruh Rio batalin pernikahannya sama Ayraa.Aku kasian lihat Ayraa dan kalian tahu nggak Ayraa hampir diculik karena ulahnya"jelas Alea.


"Ya ampum jika aku jadinya Ayraa udah lama mulut si nenek sihir itu aku cili aja.Dasar ya nenek sihir"gerutu Alesya.


"Kalian mahu di sini sampai kapan??Ayo berangkat"tegur Rico yang datang sama Tiara.


"Hehehe Kak Rico kagetin kami aja.Ya udah ayo"balas Anna.


Satu persatu meninggalkan tempat itu dan hanya beberapa orang anak buah Rio di situ untuk membersihkan kawasan.


...Bersambung🐣...



Baju Nikah Ayraa



Rio Adrian✨



Cincin perkahwinan Ayraa dan Rio.


Halu semuanya..Maafin aku ya karena bahasa aku sedikit baku ya karena aku asalnya bukan dari Indonesia..Maaf banget ya...Aku sedang renovasi bahasa bahasa di novel ini dan aku harap kalian tetap bersama aku dan jangan luap beri dukungan untuk karya aku yang pertama ini.Dan jika tiada apa apa halangan,giveaway yang aku janjikan akam dimulakan minggu ini...Jadi kalian stay tune ya semuanya dan sekali lagi maaf ya atas segala kesilapan aku....


Seperti biasa jangan lupa vote dna berikan dukungan kepada aku...Ngelike juga ya selepa bacanya....Sokongan daripada kalian akan membuat aku lebih bersemangat..Teruskannga bersama aku dengam kisah Ayraa dan Rio yaa....


salam kasih dari authormu✨

__ADS_1


__ADS_2