
Rio berusaha melindungi Ayraa daripada disorot pengawal.Anak buahnya juga menghalang wartawan wartawan bergerumunan untuk mengambil foto Ayraa.Ayraa hanya mengikuti Rio tapi protes karena dia tahu Rio akan menjaganya.
Akhirnya,Rio dan Ayraa sampai di mobil yang telah dikawal oleh beberapa orang pengawal.Rio membawa Ayraa masuk ke mobil dengan berhati hati agar luka di perutnya telah terluka.
Pada awalnya,Ayraa sedikit meringis karena terasa perih di lukanya.Rio segera menidurkan Ayraa di pangkuannya agar lukanya tidak terlalu tegang.
Ayraa hanya menurut tanpa protes karena dia memang merasakan kesakitan.Rio yang melihat Ayraa diam hanya bisa mengusap lembut kepala Ayraa.
“Kamu jangan tegang ya!Itu hanya wartawan yang ingin mengambil fotomu.Maafin aku ya.Kamu resiko apabila bersamaku”lirih Rio.
Ayraa melihat Rio menunduk sedih terasa bersalah.Dia cuba untuk bangun namun lukanya masih perih.Ayraa memeluk badan Rio.
“Gapapa sayang.Kita sudah janji akan lindungi satu sama lain.Ini udah resiko aku untuk menikahimu.Aku tahu kok kamu bakalan lindungi aku ya kan?Aku nggak perlu khawatir karena aku punya kamu yang cintai aku sepenuh hatimu ya kan?Atau kamu nggak cinta sama aku”pujuk Ayraa memelankan suaranya.
Rio segera menatap Ayraa dengan tajam apabila mendengar Ayraa meragukan cintanya.Ayraa hanya bisa menunduk.
“Apa yang kamu ngaco!Aku cinta sama kamu sepenuh hatiku.Jika kamu nggak ada aku bakalan gila.Please jangan tinggalin aku.Aku cinta kamu ikhlas kok.Tiada paksaan dan tiada alasan”ketus Rio.
“Iya iya aku percaya kok.Itu kenapa aku nggak usah khawatir jika ini berlaku.Aku ada kamu yang akan lindungin aku”semangat Ayraa tersenyum manis.
“Iya iya.Aku bakal taruh nyawa aku demi keselamatan mu sayang”ucap Rio.
Mereka bercanda ria sepanjang perjalanan.Rio tertawa dengan tingkah konyol Ayraa.
Sopir yang membawa mobil melirik ke belakang dan sedikit tersenyum.Sopir itu sudah lama bekerja dengan keluarga William.
“Sejak peninggalan tuan besar dan nyonya,tuan muda tidak pernah tertawa seperti ini.Harap Nona Ayraa bisa sembuhin luka yang tergores di hati tuan muda”batin sopir itu.
Lamunan sopir itu dihentikan oleh suara Rio yang memanggilnya.
“Pak Han hantar kami ke mansion Atmadja ya.Kita hantar Ayraa duluan baru berangkat ke kantor”perintah Rio.
“Baik Tuan Muda”jawab Pak Han sopan.
“Kamu mahu ke kantor?Kenapa nggak istirihat aja.Kamu pasti capek jagain aku!”tanya Ayraa menatap Rio.
“Nggak kok sayang.Aku masih kuat untuk berangkat ke kantor.Aku cuma mahu nyelesaiin sedikit pekerjaanku.Besok aku jemput lagi ya.Kita akan lihat gedung resepsi kita”ucap Rio.
“Ikut kamu dech!Kalau aku larang juga kamu nggak akan dengar”ketus Ayraa memalingkan wajahnya.
“Sayang aku cuma sebentar di kantor.Sore nanti aku pulang kok.Kasian sama Henri jika dia urus semuanya terus”pujuk Rio yang tahu Ayraa ngambek dengan dirinya.
Ayraa tetap nggak mengendahkan Rio.Bukannya tanpa sebab,Ayraa cuka khawatir sama kesihatan Rio.Rio pasti akan lembur lagi.Ayraa sangat mengenali Rio.
“Sayang jangan ngambek dong.Janji aku akan pulang sebelum sore oke.Nanti aku akan kirimin foto jika aku tiba di apartment ku”pujuk Rio.
“Janji??”tanya Ayraa memastikan.
“Janji sayang”ucap Rio kembali.
“Okay aku izinin kamu pergi dan pastikan kamu nggak merokok dan kamu nggak minum minuman alkohol lagi!”pesan Ayraa.
__ADS_1
“Ooops kalau yang itu aku nggak janji”canda Rio.
“Iya iya lah Sayang.Aku cuma mahu kamu sehat dan bisa bersama keuarga kecil nanti.Emang kamu nggak mahu lihat anak anak kita membesar??”ancam Ayraa.
“Baik baik.Aku nggak akan minum itu kok.Tenang aja aku masih mahu belahin duren”goda Rio gang membuat Ayraa tersipu malu.
“IIIIIHHHH kamu nyeselin banget.Mesumnya minta ampun”ketus Ayraa.
“Hahahahhahha”tawa Rio.
Akhirnya,mereka saling berpelukan.Mereka berdua terlelap dengan saling berpelukan sepanjang perjalanan.Pak Han melihat Rio dan Ayraa terlelap memerlahankan kelajuan mobil itu agar mereka akan tidur lebih lama.
...****************...
Setah berpuluh-puluh menit memakan masa,akhirnya mobil yang dipandu oleh Pak Han tiba di perkarangam mansion Atmadja.Pak Han tidak tega membangunkan pasangan itu.Dia hanya menunggu kedua duanya sadar dengan sediri.
Beberapa menit menunggu,akhirnya Ayraa yang sadar terlebih dahulu cuba untuk melihat ke arah Rio yang masih terlelap.Dia kemudian melihat ke arah pemandu.
Pak Han yang melihat Ayraa sedar hanya tersneyum.Dia lega akhirnya salah seorang bangun jua.
“Pak Han kita udah sampai?”tanya Ayraa dengan perlahan.
“Udah Non.Dari lima menit dari tadi kita udah nyampe tapi Pak Han nggak tega membangunkan kalian”jelas Pak Han.
“Oooh baiklah begitu.Aku bangunin Rio duluan ya”ucap Ayraa.
Ayraa segera mengoyangkan badan Rio yang masih terlelap.
“Sayang bangunlahh.Badan aku udah pegal ni”ucap Ayraa meninggikan suaranya.
Rio yang bari tersadar segera ke arah Ayraa yang berada di pangkuannya.Tanpa malu,dia mengecup bibir Ayraa sekilas.Ayraa terus bersipu malu dengan kelakuan Rio.
“Morning Kiss sayang”goda Rio.
“Morning Kiss apaan!Ini udah jam 11”cerca Ayraa.
“Iya iya aku salah.Ayo turun”ajak Rio.
Ayraa hanya memalingkan mukanya.Rio melihat itu segera mengendong Ayraa keluar mobil.
“Apaan sih Rio!Aku bisa jalan sendiri”protes Ayraa.
“Kamu ni cerewat ya.Bising mulu.Aku cuma nggak mahu kamu sakit dan pasti lukamu belum sepenuhnha pulih”geram Rio.
“Emang kenapa aku cerewat?Mahu batalin pernikahan kita?Batalin aja”rajuk Ayraa.
“Eeeee,siapa bilang mahu batalin?Aku udah habiskan uangku untuk sediain itu malah batalin.Orang bego aja yang akan lakuin itu”gerutu Rio.
“Kamu nggak ikhlas nih.Aku nggak nyuruh kamu bikin mewah mewah.Bagiku cukup akad nikah aja udah cukup.Kamu yang maunya pesta besar besaran”ketus Ayraa.
“Udah udah.Iya aku yang salah!Puas kamu”ucap Rio mengaku kalah kerna menurutnya nggak akan menang jika berdebat dengan Ayraa.
__ADS_1
Ayraa diam di dalam gendongan Rio.Dia melingkarkan tangannya di leher Rio.Rio tersenyum melihat kelakuan calonnya itu.
Mereka masuk ke dalam mansion selepas pintunya dibuka oleh Bi Inah yang mendengar ketukan Ayraa.Nyonya Sri iaitu Mommy Ayraa melihat Ayraa dan Rio segera mendekati mereka.
“Raa kamu udah recharge?”tanya Nyonya Sri.
“Iya mom.Aku maksa Rio untuk pulang.Aku nggak betah di sana mommy”adu Ayraa.
“Kamu ini nggak berubah ya.Kamu udah mandi belum.Apa mahu Mommy bantuin??”tanya Nyonya Sri.
“Iya mom.Aku nggak mandi lagi.Aku nggak mahu repotin Rio”jawab Ayraa.
“Iya iya udah.Nak Rio bantuin Tante bawain Ayraa ke atas ya!Tante nggan bisa gendongannya.Terlalu berat gorilla ini”canda Nyonya Sri.
“Mommy ingat aku gorilla ya.Ngaco dech mom”gerutu Ayraa.
Nyonya Sri membawa Ayraa dan Rio naik ke atas menggunakan lift private.Hanya keluarga Atmadja yang mengetahui terdapatnya lift di mansion itu.Rio dengan betah terus mengendong Ayraa.
Rio membawa Ayraa ke kamarnya dan meletakkan dengan perlahan di kamar mandi milik Ayraa.
“Terima kasih Sayang”ucap Ayraa mengecup pipi kanan Rio.
“Hanya di pipi.Kalau ini belum”goda Rio sambil menunjuk ke arah bibirnya.
“Itu mahu mu”gerutu Ayraa.
“Ya udah.Nak Rio tunggu di bawah aja ya.Biar Mommy mandiin Ayraa.Kita bakal makan siang sama sama ya.Daddy dan Rico akan nyampe sebentar lagi”suruh Nyonya Sri kepada Rio.
“Baik Tante”jawab Rio lalu meninggalkan Nyonya Sri dan Ayraa di kamar mandi dan menuju ke bawah untuk menunggu.
Di kamar mandi
“Raa,Rio kelihatan baik banget ya.Apa kamu betul betul nerima cintanya?”tanya Nyonya Sri yang masih khawatir sama Ayraa.
“Yes Mom.He take a good care of me.I know he will never leave me and hurt me.Mommy don’t worry with me.Everything will be okay.Just trust me mom”ucap Ayraa.
(Ya mom.Dia jaga Ayraa dengan baik.Aku tahu dia takkan tinggalkan aku dan sakitkan hati aku.Mommy jangan risau tentang aku.Semua akan baik baik aja.Percayakan aku Mom)
“Baiklah kalau begitu.Mommy cuma risau tentang mu.Mommy nggak mahu putri mommy akan sakit nanti”ucap Nyonya Sri.
“Terima kasih ya mom.Udah beri aku kasih sayang selama ini.Aku sayang Mommy sampai bila bila”lirih Ayraa memeluk Nyonya Sri.
“Mommh juga sayang sama Ayraa.Ayraa adalah jantung mommy.Mommy nggak tega jika kamu disalitin oleh siapapun sayang”jelas Nyonya Sri.
Mereka pun kembali melanjutkan ritual mandi yang terhenti akibat obrolan mereka.Nyonya Sri mandikan Ayraa dengan penuh kasih sayang.
...Bersambung✨...
Jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian di comment ya.Jangan lupa untuk lle dan votenya.Terus dukung aku ya.Dukungan kalian amat penting untuk aku sebagai author.
Salam sayang,para readersku😉💜
__ADS_1