When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Bangga


__ADS_3

Ayraa dan Rio keluar bergandengan ke ruang makan.Masih tiada orang di sana kecuali Leon dan Erudian yang menghidangkan makanan mereka.


"Hai semua"sapa Ayraa.


"Hai Kakak Ipar"sapa balik Erudian.


"Apa perlu aku bantu??"tanya Ayraa.


"Nggak perlu sihh.Ini udah mahu nyiap"tolak Leon.Namun Ayraa bersikeras membantu mereka menghidang.


Erudian melihat ke arah Rio karena takut dimarahi malah sebaliknya Rio hanya tersenyum dan memgelengkan kepalanya.Rio melirik Erudian yang menatap dirinya seolah meminta izin menganggukkan kepalanya.


"Ya udah.Kita nunggu yang lain duluan baru mulakan makan siang kita"seru Rio.


"Baiklah"jawab Leon,Erudian dan Ayraa serentak membuat mereka saling melirik.


"Kompak sekalinya kalian"ucap Rio.


"Hahahaha"tawa mereka.


Tidak lama kemudian,semuanya telah berada di ruang makan bersedia untuk makan siang mereka.Ayraa mengambil makanan untuk Rio sebelum mengisi piringnya.Rio tersenyum ke arah Ayraa.


Mereka memulakan makan siang dengan temang tanpa suara dari mana mana pihak.Tiba tiba Rio membuka suaranya.


"Nanti sehabis ini aku mahu keluar sama Ayraa.Apa kalian mahu ikut??"tanya Rio.


"Mungkin jalan jalan.Atau ke pantai"jawab Rio.


"Aku mahu ikut"semangat Albert dan Erudian.


"Mmm aku sama Leon di sini aja.Kami mahu mempelajari beberapa hal tentang perusahanmu"ucap Gion.


"Aku ikut aja Rio.Aku akan jaga dua itu"jawab Ditrain melirik ke arah Albert dan Erudian yang tersenyum riang.


"Aku ikutan juga"balas Charles.


"Kami okay aja.Oh ya!!Henri,Alea dan Kiara apa kalian mahu ikutan??"tanya Ayraa.


"Kak Mike udah keluar sama kekasihnya jadi aku ikut sama Kak Alea aja.Kalau dia ikut aku juga ikut.Jadi aku punya teman"jawab Kiara.


"Aku ikutan sama kamu Ayraa.Ya kamu ngajak aku ke sini jadi aku akan sama kamu"jawab Alea.


"Oleh karena Rio ikutan aku juga ikut.Keselamatannya harus aku jaga"jelas Henri.


"Setia banget asisten pribadimu ini Rio"celetuk Albert.


"Baiklah jika itu keputusan kalian.Habiskan makanan kalian dan bersiaplah.Kita berangkat semobil aja dan satu mobil lagi para bodyguard akan mengikuti kita.Aku nggak mahu ribut nanti jalan jalannya"ucap Rio.


"Ayo sambung makannya"ajak Ayraa membuat semua kembali fokus dengan makanan mereka.


Mereka menghabiskan makanan mereka dengan tenang.Ayraa melirik ke arah Rio yang menatao dirinya.


"Mengapa kamu nggak makan??"tanya Ayraa berbisik.


"Makanan rasa hambar"balas Rio.


"Hah!Hambar??Bukan elu yang bikinnya??"tanya Charles yang mendengarnya.


"IIIHHH berisik aja Hyung ini!!"protes Rio.


"Benar katanya.Mengapa kamu katanya hambar??"backup Ayraa.


"Aku mahu makan disuapi kamu"manja Rio.


"Astaga Hyung ingat umurmu"protes Erudian.


"Aku yang masih muda ini nggak manja sepertimu"sambung Erudian.


"Diam kamu dasar bocah"ketus Rio.


"Iya iya aku suapin kamu.Nggak usah marah"pujuk Ayraa membuat Rio tersenyum.


"Benaran"ucap Rio memastikan.


"Iya benar"jawab Ayraa.


"Mendekat aku akan suapi kamu"ajak Ayraa membuat Rio tersenyum lebar.


"Ya ampun Rio makin bucin sama Ayraa.Ini udah tahap maksimal"batin Albert.


Karena nggak mahu mengundang kekesalan Rio,mereka hanya diam tanpa masuk ke perbicaraan mereka berdua.Ayraa menyuapi Rio sambil mengelengkan kepalanya melihat tingkah Rio.

__ADS_1


"Aku makin gemas samanya"gumam Ayraa.


Setelah selesai makannya,Ayraa mengambil piring Rio dan membawanya ke dapur dan hanya meletakkannya di tempat cucian karena Rio melarangnya untuk melakukannya.


"Kalian pergi bersiap dalam mase 20 menit.Siapa lambat aku tinggal!!"perintah Rio mengeraskan suaranya membuat mereka ternganga mendengar lalu segera ke kamar masing masing untuk bersiap.


"Sayang ayo kita tunggu di mobil aja.Biarin mereka ke sana"ajak Rio.


"Iya bentar aku ngambil tas aku duluan"balas Ayraa pergi ke kamar untuk mengambil tasnya lalu kembali ke Rio.


"Ayo"ajak Ayraa.


Rio tersenyum lalu mengandeng Ayraa keluar apartmentnya.Beberapa bodyguard yang berjaga di hadapan menunduk hormat ke arah Rio yang keluar.


"Sebahagian ikut sama aku dan yang lain tunggu aja mereka siap"perintah Rio melangkahkan kakinya berlalu dari situ.Ayraa hanya mengikutinya tanpa protes.


Mereka sudah sampai di hadapan mobil pribadi.Rio mengajak Ayraa masuk ke dalam mobilnya.Rio tidak memakai jasa supir karena dia ingin Henri yang membawanya.


"Sayang ayo masuk"ajak Rio.


Ayraa mengangguk kepalanya dan mengikuti Rio.Ayraa hanya menatap kagum isi dalam mobil pribadi Rio.Rio terkekeh melihat calon istrinya kagum dengan mobilnya.


"Apa kamu kagum dengan mobil ini??"goda Rio.


"Ini sungguh indah"gumam Ayraa.


"Udah udah jangan kagum duluan.Kamu mahu ke pantai atau jalan jalan di tasik??"tanya Rio.


"Pantai terlalu jauh dari sini.Apa kata kita jalan jalan aja.Lalu kita minum petang di mall milikmu"cadang Ayraa.


"Okay baiklah"setuju Rio.


"Sayang apa mommymu akan merestui kita nanti"lirih Ayraa.


"Sayang aku udah jelasin hal ini berkali kali kepadamu.Mommy akan restuin kita itu bergantung kapan aja ya"jelas Rio.


"Aku cuma takut"lirih Ayraa.


"Takut??Emang kenapa??"tanya Rio.


"Aku takut kamu bakalan ninggalin aku"balas Ayraa menatap Rio.


"Percaya aku nggak akan ninggalin kamu sayang"jelas Rio menyakinkan Ayraa.


Tidak lama kemudian,mereka telah berangkat ke tasik yang berdekatan sebaik aja yang lain telah siap.Seperti yang dibincangkan Leon dan Gion tidak ikut mereka serta Mike juga.


"Kakak kita mahu ke mana??"tanya Kiara.


"Hemmm kita ke tasik aja.Kemudian kita minum petang di mall"jawab Rio.


"Tumben kakak mahu minum petang di mall??Ini pasti ideanya Kak Ayraa!Ya kann??"goda Kiara.


"Ada ada saja kamu ya anak kecil"balas Rio.


"Heyy aku bukan anak kecil ya.Aku udah besar ini.Bisa pacaran juga"celetuk Kiara membuat Rio menatap tajam ke arahnya.


"Awas jika kamu macam macam Kia"ancam Rio.


"Haishh kak Rio tenang aja aku jaga diri aku kok"balas Kiara.


"Lagipula kakak yang harus jagain Kak Ayraa.Kak Ayraa popular lohhh.Ramai lelaki yang mahukan dirinya"pesan Kiara.


"Berani aja mereka mendekati Ayraaku.Cari mati"balas Rio.


"Jadi kamu harus hati hati sayang.Jika kamu ketahuan selingkuh atau bersama mana mana perempuan,aku nggak akan fikir panjang.Aku akan ninggalin kamu"tegas Ayraa.


"Percaya sama aku.Aku ini setia dan nggak akan selingkuh"balas Rio percaya diri.


"Aku perlukan kejujuran darimu bukan kebohongan"sambung Ayraa.


"Iya sayang.Aku akan jujur dalam semua hal ke kamu"ucap Rio sambil memeluk Ayraa.


Mereka akhirnya diam berdebat.Ayraa dipelukan Rio dan yang lain bermain ponsel tanpa menghiraukan mereka berdua.


Henri yang duduk di kerusi pengemudi hanya fokus memandu.Alea duduk di sebelahnya hnay diam.Mereka berdua berada dalam keadaan yang canggung.


Tidak lama kemudian,mereka telah tiba di tasik yang dituju.Mereka keluar dari mobil dan dikawal oleh para bodyguard karena orang umun ingin mendekati mereka.


"Sayang pegang tangan aku"pesan Rio.Ayraa menganggukkan kepalanya.


"Henri kamu jagain Alea baik baik dan Erudian tolong jagain Kiara ya.Pastikan mereka berdua berada di kawasan aman"perintah Rio.

__ADS_1


"Ditrain,Albert,Charles kamu bergerak bersama ya agar tidak ada yang tertinggal"sambung Rio.


Tasik itu sudah diblokir oleh Rio agar tiada yabg menganggu mereka jalan jalan.Namun sebagai tahap keselamatan,Rio juga menyuruh para bodyguard mengawal mereka.


"Ayo kita ke situ"ajak Rio.


Mereka mengikuti dari belakang.Erudian tampak bercanda dengan Kiara kadang kadang menggodanya.Henri dan Alea hanya kadang kadang berborak dalam keadaan canggung.


"Hyung bila kalian mahu memperkenalkan kekasih kalian??"tanya Albert.


"Belum masanya lagi"balas Ditrain disetujui Charles.


Mereka akhirnya bercanda dan berborak sehingga tidak sadar waktu berlalu dengan pantas.


"Apa udah puas sayangg??Ini udah lewat katamu mahu minum petang duluan sebelum pulang"tanya Rio.


"Ya udah ayo"ajak Ayraa.


"Kalian ayo kita berhenti di sini aja.Kita minum petang di cafe favourit aku"ucap Ayraa.


"Ayo!!"semangat Albert.


Mereka akhirnya bergegas meninggalkan tasik itu.Ternyata kawasan mobil mereka digerumuni oleh para wartawan yang kecoh mahu menemubual mereka.


Ayraa mengelengkan kepalanya.Ayraa mengambil sesuatu dari tasnya dan menarik Rio lalu menyuruh mereka yang lain mengikutinya.


"Sayang ada apa??"tanya Rio penasaran.


"Nggak ada apa.Alea,Kiara ini ambik scarfnya ini dan gunakannya agar kita tidak tersorot dalam gambar nanti.Erudian gandeng Kiara masuk ke mobil dan Henri tolong Alea ya"jelas Ayraa.


"Aku cuma nggak mahu ada rumor tentang hubungan kami.Dan Erudian,Albert dan Hyung Charles sama Ditrain kalian pakaiin masker ini buat tutupin wajah kalian.Buat Rio sama Henri nggak usah ditutupi karena itu jelas dong mobil milik Rio Adrian William"sambungnya.


"Makasih"ucap mereka serempak.


"Wow kamu udah punya persiapan ya"kagum Rio.


"Aku udah dapat menjangkanya akan berlaku ini.Jadi aku bawain aja mungkin berguna"jelas Ayraa.


"Terbaik la pemikiran kakak ipar"puji Charles.


"Makasih.Ya udah ayo kita masuk ke mobil.Sayang kamu lindungi aku ya"pinta Ayraa.


"Nggak disuruh aku akan lakuin sayang"balas Rio mengandeng Ayraa dan mereka bergerak masuk ke mobil.


Para bodyguard sedang menghalangi para wartawan untuk menyoroti mereka.Mereka agak kewalahan karena mereka berdegil untuk mendekat.


Akhirnya mereka masuk ke mobil tanpa kecederaan atau tertangkap.Ayraa tersenyum ke arah Rio dan memeluknya.


"Aku akan coba untuk kawal perasaan traumaku agar kamu nggak khawatir"bisik Ayraa membuat Rio tersenyum senang ke arahnya.


"Aku tahu kamu bisa"bangga Rio membalas pelukan Ayraa.


"Makasih juga buat kamu karena selalu beri dukungan kepada aku.Aku akan jaga hati ini buatmu"gombal Ayraa.


"Sayang kamu belajar dari mana??Kok aku cair"goda Rio membuat Ayraa tergelak.Ayraa kemudian menutup matanya menghilangkan lelahnya.Rio melihat itu mengusap pelan rambutnya.


"Perjalanan masih lama.Kalau kamu ngantuk tidur aja.Nanti aku bangunin kamu"bisik Rio.


"Makasih"balas Ayraa lalu memeluk Rio dan memejamkan matanya.


Rio tersenyum dan mengenggam tangan Ayraa laku mengecupnya sebelum mengambil ponselnya untuk mengecek beberapa dokumen.Erudian,Albert,Charles,Ditrain sama Kiara hanya diam melihat keromantisan mereka berdua.


Tanpa mereka sedari,ada sebuah mobil hitam yang mengikuti mereka dari tasik tadi.Kelihatan mereka seperti suruhan seseorang.




...Bersambung🐣...


Siapakah yang mengutuskan para penguntit itu??Berniat baik atau sebaliknya??Ikuti selanjutnya untuk mengetahui apa yang akan berlaku.


Terus semangati aku dengan jempol kalian di akhir membaca.Maafin aku jika ada kekurangan di mana mana.Jangan khawatir aku akan double check kadang kadang di novelku sendiri.Terus bersama aku ya.Tinggalkan juga jejak kalian di ruang comment.


Dan akhir akhir ini mental aku juga down karena ada beberapa yang ingin aku berhenti daripada menulis.Aku nggak ngerti salahku di mana.Maafin ya aku jika aku ada salah di mana mana.Jika ada kesalahan tinggalkan di komentar.Aku akan membacanya dan membaikinya tentu aja.


Aku baru aja masuk ke dunia menulis.Aku mohon pinta bantuan dari senior senior di sini.Maafin aku ya kalian.Teruskan semangati aku dengan berikan aku jempol dan juga sedikit hadiah🤭


Untuk pengetahuan kalian giveawaynya aku tangguh duluan karena ini lagi pandemik akan sukar untuk aku fokus memilih pemenangnya.


Jangan lupa follow aku ya.Untuk sosmetnya nanti aku akan tag di episode seterusnya okey.Saranghae kalian yang terus beri semangat kepada aku..

__ADS_1


syzlnnfzh🌸💐


__ADS_2