When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Hamil??


__ADS_3

"Aku mahu jalan ii di pantai"sahut Albert dan Erudian.


"Hurm aku di sini aja.Ada pekerjaan yang aku harus selesaiin"balas Henri karna semua mata memandangi yang diam.


"Apa nona muda hamil??"batin Henri berpikir keras sejak kepergian Rio dan Ayraa.


...****************...


Henri tidak bisa berhenti berpikir.Alea yang melihatnya mendekati Henri.


"Sekretaris Henri bisa menemani aku jalan jalan di sini??Aku takut sesat"cicit Alea menunduk dengan nada memohon.


Dan tentunya Henri ngga tega membiarkannya.Dia menghela nafasnya lalu mengangguk membuat Alea senang lalu tanpa sengaja memeluk Henri.


Pelukan itu membuat Henri kaget dan terdiam.Alea yang menyadarinya segera mundur dan memohon maaf.


"Maaf lancang.Aku refleks karna terlalu senang"lirih Alea yang sebernanya sedang mencoba menenangkan detak jantungnya yang berdetak laju.


Sama seperti Alea,Henri juga merasakan hal yang sama.Namun,dia menutupi dengan wajah datarnya.


"Lupakan.Kamu tunggu di sini duluan"datar Henri.


"Kamu mahu ke mana??"tanya Alea menarik tangan Henri.


"Ke kamar.Aku mahu menyimpan ipadku di sana"jawab Henri memalingkan wajahnya menatap Alea.


"I-ikut.A-aku takut keseorangan di sini"cici Alea menunduk membuat Henri menghela nafasnya.


"Ya udah ayo.Nanti telat lagi"setuju Henri membuat Alea gembira.Die segera menyusul Henri dengan senyuman manis di wajahnya.


Skip kepada Ayraa dan Rio


Tiba di kamar mereka,bodyguard Rio membantunya untuk membukakan pintu karna Rio sedang mengendong Ayraa dan mungkin kesusahan untuk membukakannya.


Rio mengendong Ayraa memasukikamar dan meletakkannya dengan pelan di kasur.Rupanya Ayraa terlelap di gendongannya.Rio cemas melihat Ayraa yang pucat.


Rio beranjak untuk mengambil ponselnya untuk menghubungi Henri agar meminta dokter ke mari untuk memeriksa Ayraa namun niatnya tertahan karna jeritan Ayraa yang mengigau.


"J-jangan.Aku ngga mahu.Mommy daddy aku ngga mahu sama mereka.Mommy tolong aku.Hubby kamu di mana.Hubby"racau Ayraa di sela tangisannya.


Rio kaget.Dengan gerakan cepat dia menyusul Ayraa di kasur dan memeluknya dan coba menenangkannya.


"Sayang udah.Aku di sini.Aku suamimu.Kamu aman.Aku akan menjaga kamu sayang.Udah tidur aku di sini temani kamu"pujuk Rio mengusap kepalanya Ayraa yang ada di dalam dakapannya.


"Hubby jangan ninggalin aku.Aku takut"lirih Ayraa dengan isakannya.


"Iya sayang.Aku janji sama kamu"pujuk Rio.


Tidak lama kemudian,Ayraa kembali tenang dalam dakapan Rio.Rio mencoba melepaskan pelukan Ayraa namun dipeluk makin erat oleh Ayraa.Rio hanya tersenyum lalu memutuskan menemani Ayraa aja di kasur.


"Ntah kenapa kamu jadi begini sayang.Tapi gapapa walau apa yang terjadi aku sayang kamu sayang.Sayang banget malahan"bisik Rio lalu membiarkannya Ayraa memeluknya.


Sedangkan di suatu tempat


"Apa maksudmu??Dia menutup akses kita??Apa dia udah tahu semuanya??"kesal seorang pria.


"Iya tuan muda.Tuan Muda Rio sudah menutupi segala akses untuk kita.Dan kami udah mencoba membukanya tetapi seperti yang anda tahu tiada siapa bisa menandingi 7 adik beradik itu"jelas bawahan dengan menunduk.


"Cari cara agar bisa tembus.Sana keluar"usir lelaki itu dengan kesal.


"Jadi kamu udah mengetahuinya Tuan Muda Rio Adrian William"batin lelaki itu mengeram kesal.


Skip di kamar Ayraa


Ayraa terbangun karna merasa mual.Dia segera berlari ke kamar mandi dan memuntahlan kembali isi perutnya membuat diri dirinya benar lemas.Rio menyadari itu segera menyusul Ayraa.


"Sayang ayo ke Rumah Sakit.Aku ngga tega lihat kamu begini terusan babe"pujuk Rio memelas membuat Ayraa mengangguk setuju karna dirinya juga udah lemas banget.


"Ya udah bentar aku tukar pakaian lalu kita pergi"pinta Rio lalu berlari ke wardrob untuk menganti pakaiannya.


Dengan cepat,Rio mendekati Ayraa.Kelihatan Ayraa masih mual.Baru aja Rio ingin bertanya tiba ii Ayraa sudah berlari ke kamar mandi mengeluarkan semua isi perutnya.Rio cemas sama kondisi Ayraa.


Tiba tiba Ayraa kehilangan kesedarannya.Untung aja Rio sempat menahan badannya.Dia menjadi cemas seketika.


"Sayang.Sayang bangun.Jamgan bikin aku takut begini"cemas Rio tetap ngga mendapatkan respon Ayraa.Akhirnya dia mengendong Ayraa dan keluar dari kamarnya.


Di luar kamar,Rio kelihatan Alea dan Henri yang baru habis dari jalan jalan mereka.Melihat Tuan mudanya yang cemas membuat Henri turut nerasa cemas.


"Tuan muda ada apa sama nona muda??"tanya Henri mendekati Rio.

__ADS_1


"Henri ayo bawain aku ke rumah sakit.Ayraa pengsan"cemas Rio lalu melangkah menuju ke lift diikuti Alea dan Henri.Albert dan yang lain turut mengikuti mereka karna melihat kecemasan di wajah Rio.


"Ada apa Rio??"tanya Leon.


"Istriku pengsan di kamar mandi"lirih Rio sambil memandang lift yang masih bergerak menurun.Sebaik aja lift berhenti,Rio terus keluar meninggalkan yang lain di belakangnya.Henri mengikutinya dengan laju bersama Alea.


"Tuan muda biar aku aja yang nyetir"pinta Henri disetujui Rio.Dia memasuki ke jok belakang dan mrmbaringkan Ayraa yang masih tidak sadarkan diri.


"Kami akan menyusuli kalian nanti"pesan Albert sebelum mobil mereka melaju meninggalkan hotel itu.


Rio hanya diam tidak membalas perkataan Albert.Dirinya terus mendesak agar Henri mempercepatkan mobil mereka.


"Henri cepatan dong"kesal Rio sambil mengelus pipi Ayraa mencoba membangunkannya.


"Sayang bangun.please jangan bikin aku cemas"pinta Rio mencoba berkali kali namun nihil.


Tidak lama kemudian,mereka tiba di Auckland City Hospital.Mobil mereka berhenti tepat di hadapan pintu utama.


Para bodyguard mengawal laluan mereka karena keadaan hospital sungguh sesak.Mereka mengosongkan laluan kecemasan untuk Rio dan Ayraa.


Rio segera keluar sambil mengendong Ayraa selepas Henri membukakan pintu mobil karena dirinya kesukaran melakukan itu.


Dokter dokter yang bertugas sudah dimaklumkan Leon dari talian tadi karena dia tahu emosi Rio ngga akan terkawal jika apa apa terjadi sama Ayraa.


"Ke arah sini tuan muda"tutur seorang dokter lelaki.


Mereka memasuku sebuah kamar rawatan.Rio meletakkan Ayraa di kasur pesakit dengan hati hati.


Ketika dokter itu ingin memeriksa Ayraa,Rio langsung protes.Protesannya membuat semua diam tidak berkutik.


"Aku mahu dokter wanita.Ngga usah megang megang istriku"protes Rio.


"B-baik tuan muda.Saya akan memangilnya"lirih dokter muda itu lalu segera memanggil rekan kerjanya.Dia ngga mahu berurusan sama sang raja mafia itu.Bisa bisanya tamat riwayatnya.


Beberapa saat kemudian,seorang dokter wanita masuk ke dalam ruangan itu.Dia menyapa Rio dan meminta izin untuk memulakan pemeriksaan.Dia mula memeriksa denyutan nadi Ayraa dan tersenyum seketika.


"Ada apa kamu senyum??Kamu suka istriku sakit??"kesal Rio membuat dokter itu gelabah.


"Ng-ngga tuan muda"cicit dokter Adriana itu.


"Jelaskan"tegas Rio.


"Apa!!Hamil??"kaget Rio karna ngga menyangka Ayraa bakalan hamil secepat ini.


"Iya tuan muda.Sebaiknya ke ruangan kandungan aja.Karna melihat keadaan nona muda agak drop"jelas Adriana pelan.


"Panggilkan aja dokter kandungan ke sini"protes Rio emang dia siapa harus ke sana.


"Saya dokter kandungannya"lirih Adriana.


"Terus periksa aja"kesal Rio dengan Adriana yang bertele tele.


"Izinkan saya ke ruangan saya untuk mengambil beberapa peralatan yang diperlukan"izin Adriana.


"Iya sana cepatan"ketus Rio lalu mendekat ke arah Ayraa dan duduk di sisinya.


Adriana dan Kai (dokter muda) keluar dari ruangan itu dan berjalan laju ke arah ruangan Adriana.Kai menolong Adriana membawa beberapa alatan karna Adriana kesusahan melakukannya sendirian.


Tidak lama kemudian,mereka berdua memasuki ruangan itu kembali.Adriana mencoba menyusun barangannya agar tidak bersepah.


"Maaf tuan muda.Saya akan mulai memeriksanya"pinta Adriana dengan pelan.Rio mengangguk lalu melepaskan tangan Ayraa.


Adriana mulai membuka baju Ayraa di bahagian perutnya namum diprotes lagi sama Rio.


"Kamu mahu bikin apa??"protes Rio.


"Maaf tuan muda..Tapi saya harus mengscan agar bisa melihat sama ada nona muda hamil atau ngga"sopan Adriana walaupun hatinya udah mulai jengkel.


"Hey kamu keluar.Kalian juga sama"usir Rio kepada semua orang di sana.Karna ngga mahu lebih lama,semua orang mengikuti perintah Rio.


Adriana mulai melakukan pekerjaannya dan terlihat senyuman di bibirnya.Dia mulai memeriksa lebih dalam.


"Ini tuan muda.Kantung bayi anda udah ada.Tetapi bayinya masih kecil jadi ngga terlalu kelihatan"jelas Adriana sambil tersenyum.


Rio terbungkam karna terlalu senang.Akhirnya dia mencium pipi Ayraa sebagai reaksi pertamanya.Kemudian dia melihat ke arah Adriana.


"Aku mahu salinan itu"ujar Rio diangguk oleh Adriana.Dia memberikannya kepada Rio.


Adriana mulai membersihkan gel yang ada di perut Ayraa.Dia mengemas peralatannya.

__ADS_1


"Tetapi di sini tuan muda harus siaga menjaga keadaan nona muda karna jika di lihat keadaanya drop dan itu bisa membahayakan bayinya.Dan ingat juga jangan bikin dirinya stress dan tertekan kalau bisa jangan biarkan dia memikirkan apa apa masalah.Itu pengaruh kepada bayinya"jelas Adriana membuat Rio terdiam.


"Benar.Ayraa selalu kepikiran akhir akhir ini"batin Rio membenarkan ucapan Adriana.


"Jadi kapan istriku sadar??"tanya Rio.


"Nona muda kemungkinan kecapekan.Jadi saya sarankan biarkan dirinya berehat di sini semalaman jadi dia bisa kembali fit nanti"ujar Adriana.


"Ngga.Aku harus pulang ke Indonesia hari ini"tegas Rio.


"T-tapi keadaan nona akan mencemaskan jika dipaksakan juga"lirih Adriana.


"Apa maksudmu??"kesal Rio.


"Keadaan nona muda benar benar mencemaskan jadi saya tidak menyarankan perjalanan jauh tuan muda"usul Adriana.


"Ngga usah memceramahi aku.Aku tahu apa yang terbaik untuknya.Udah sana keluar"kesal Rio.


Dalam ketakutan,Adriana keluar dari sana.Dia mendekati Kai dan mengajaknya pergi dari sana.Henri dan Alea menyusul masuk ke dalam ruangan.


Di ruangan Ayraa,kelihatan Rio duduk di sana sambil mengusap perut Ayraa.Henri dan Alea udah memprediksi bahawa nona mudanya benar benar hamil.


"Henri kamu hubungi Dokter Miko untuk bersiap karna kita akan pulang ke Jakarta nanti sore dan minta dia membawa seorang dokter kandungan untuk langkah persediaan jika ada apa apa berlaku"suruh Rio.


"Baik tuan muda"balas Henri lalu keluar dari runagan itu meninggalkan Alea tergamam di sana.


Tetapi tidak lama kemudian,Albert dan yang lain tiba di ruangan itu.Mereka mendekati Ayraa dan Rio.


"Bagaimana??Kakak ipar sakit apa??"tanya Albert.


"Ngga sakit.Tapi aku bakalan jadi daddy"ujar Rio dengan gembira.


"Kakak ipar hamil??"teriak mereka serentak.


"Shushh jangan berisik nanti istriku sadar nanti"kesal Rio karna kehebohan mereka.


"Beneran hyung...Waa topcer sekali kamu"puji Erudian membuat Rio bangga.


"Tapi apa dia bisa naik pesawat??"tanya Leon.


"Dokternya ngga izin tapi aku udah nyuruh Miko jagain kondisinya.Kita ngga bisa terusan di sini.Apa lagi banyak musuh di sini"ujar Rio.Semua membenarkannya ucapan Rio.Mana lagi di sini mereka kekurangan anak buah.


"Iya hyung ikut aja.Kamu lebih tahu tentang istrimu"ujar Ditrain.


"A-a-aku dimana??"lirih Ayraa yang baru tersadar membuat semua mata mulai fokus terhadapnya.Rio segera mendekati Ayraa dan mengengam tangannya.


"Iya sayang.Kamu di rumah sakit.Tadinya kamu pengsan"jelas Rio sambil mengusap pipi Ayraa dengan lembut.


"A-aku mahu pulang"lirih Ayraa memohon.


"Kenapa sayang??"bingung Rio karna Ayraa bangun terus ingin pergi dari sini.


"Aku mahu pulang hiks hiks hiks"Ayraa mulai menangis karna Rio ngga mahu mendengarkan.


Seketika semua orang di ruangan itu membeku sama perubahan sikap Ayraa.Mungkin ini dinamakan perubahan hormon wanita hamil.


...BERSAMBUNG 🌸🦋...


Selamat menyambut bulan puasa ya semua🌸❤


Halo semuanya...Apa khabar??Maafin aku karna baru baru ini aku lagi mikirin untuk suprise buat kalian...Dan akhirnya aku memutuskan untuk bikin novel keduaku dan itu masih rahsia....Terus berikan dukungan aku dan jika ada apa apa update aku akan beritahu di sini dan jangan lupa untuk vote novel When Ceo Fall In Love yaaa🙆‍♀️


Bantuan dan dukungan kalian bisa bikin aku sampai ketahap sekarang...Maafin aku karna beberapa hari ini aku sibuk mulu dan jarang updatenya.Aku akan coba sedaya mungkin yaaa💜


Dan makasih untuk semua dukungan kalian yaa🤗Aku akan bikin suatu giveaway atas dukungan kalian dan tunggu aja masanya🤍❤


Jangan lupa berikan jempol di akhir membaca karna itu bisa bikin aku gembira dan lebih semangat untuk updatenya...Dan kaliam juga bisa rekomendasi untuk novel kedua aku dari segi tajuk,jalan cerita mahupun genre....Aku akan gunakan idea dari kalian para readers🙆‍♀️💜


Yang terakhir makasih yaa kalian yang terus beri dukungan buat aku selama ini...Novelku udah mencapai 100K...makasih banget buat dukungannya..jadi jangan lupa untuk terus beri dukungan yaaa🙆‍♀️❤


Follow akun aku juga ya dan ig milik aku @sleepypqnda6_


Aku akan adain pelbagai giveaway jika udah mencapai 100 followers dan jangan lupa follow akun noveltoonku juga...


Makasih kalian🥺Terharu banget punya readers yang baik hati kayak kaliann....Teruslah beri dukungan untuk When Ceo Fall In Love🤍❤💜


Tulus ikhlas dari author kalian


Syazlin Nafizah🤍❤

__ADS_1


__ADS_2