When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Selesa


__ADS_3

Di kantin hospital


Henri dan Alea sudah duduk di meja yang dipilih mereka.Henri mengangkat tangannya untuk memanggil pelayan di situ.


“Selamat siang.Mahu makan apa??”tanya pelayan itu dengan sopan.


“Aku mahu spaghetti carbonara sama jus jeruk saja.Alea kamu mahu makan apa?”jawab Henri lalu menanyakan makanan yang akan dimakan oleh Alea.


“Samain aja ya”jawab Alea kepada pelayan sambil tersenyum.


“Baiklah tunggu sebentar ya.Kalau tidak ada apa apa lagi saya pergi dulu”ujar pelayan itu.


Henri dan Alea ditemani kecanggungan apabila perginya pelayan itu.Mereka seolah bungksm untuk bercakap antara satu sama lain.


“Oh ya Sekretaris Henri.Apa selama Ayraa tidak sadar Tuan Rio tidak makan apa apa?Bukan mahu menyibuk tapi aku jarang melihatnya bergerak dari ruangan Ayraa”tanya Alea memecah kecanggungan dianatara mereka.


“Haihhh.Tuan Muda memang degil.Dia nggak makan apa apa selama beberapa hari ini.Namun Tuan Rico berjaya membuatnya makan dengan sedikit ancaman”jawab Henri menghela nafasnya.


“Ancamann??Abang Rico mengancamnya dengan bagaimana??”tanya Alea penasaran.


“Tuan Rico bilang akan menjodohkan Nona Ayraa dengan pria lain jika Tuan Muda tidak makan.Pada mulanya Tuan Muda tidak bergeming namun ancamana demi ancaman diberikan akhirnya Tuan Muda makan juga”jelas Henri.


Oh begitu.Sekretaris Henri bisa nggak aku mahu nanya soalan??”tanya Alea.


“Panggil Henri aja.Apa dia soalannya?”jawab Henri.


“B-baiklah.Henri apa selama ini Tuan Rio berdekatan dengan mana mana perempuan atau berkencan dengan sesiapa??”tanya Alea.


“Nggak.Tuan Muda nggak pernah dekat dengan mana mana perempuan.Itu yang buat aku bingung pada mulanya.Tuan Muda tidak dekat dengan mana mana gadis sejak kematian Orang Tuanya tiba tiba ingin menikahi Nona Ayraa”jawab Henri.


“Benarkahh!!Aku senang mendengarnya.Aku bisa tenang sekarang jika begini.Aku cuma takut Ayraa kembali dengan traumanya dengan lelaki”lirih Alea.

__ADS_1


“Kamu bilang apa?”tanya Henri yang kurang dengar ucapan Alea.


“Nggak apa apa.Ayo makan itu makanannya udah sampe”alih Alea.


Henri hanya mengenyitkan dahinya melihat tingkah laku Alea namun mengabaikannnya dan menikmati makanannya dengan tenang.Tiada obrolan antara merena berdua semasa makan.


...****************...


Selepas selesai makan,Henri dan Alea menuju ke ruangan Ayraa.Setibanya di ruangan Ayraa,dia melihat Anna dan yang lainnya ingin memasuki ruangan tersebut.Dengan cepat,Henri melarangnya kembali.


“Tunggu.Kalian sebaik pulang aja.Biarkan mereka berdua berehat.Nanti kasian sama Nona Ayraa harus melayani kerenah manja Tuan Muda.Nanti saya akan kabari Tuan Kenzo jika mereka sudah bisa dilawat”cegah Henri.


“Ya udah.Aku juga udah capek.Kami pamit duluan ya”pamit Kenzo lu menarik tangan Anna yang ingin memprotes.David juga mengikuti Kenzo pamit lau menarik Alesya bersamanya.Alea melihat mereka berempat merasa iri kerna mereka sudah memiliki pasangan masing masing.Hanya dirinya Jomblo Akut.


“Kamu nggak mahu pulang Nona Alea.Jika mahu aku bisa antarkan mu ke rumahmu”tawar Henri yang melihat Alea melamun.


“Apa tidak merepotkanmu?Kalau akan merepotkanmu nggak usah.Driver aku udah dalam perjalanan ke sini”tolak Alea.


Alea hanya benging dengan sikap Henri yang berubah dingin namun diendahkannya.Alea kemudian menuju ke lobi untuk menunggu drivernya.


...****************...


Di dalam ruangan Ayraa,Henri dipanggil masuk oleh Rio yang menyebabkannya terburu buru meninggalkan Alea tanpa pamit.Dia masuk dan melihat Rio dan Ayraa sedang berpelukan mesra di ranjang.


“Aduh Tuan Muda bermesraan di hadapanku.Jiwa jombloku meronta ronta dech tuan”batin Henri.


Rio yang meyadari Henri benging segera melemparkan bantal ke arahnya.Henri yang melamun terkejut menerima bantal yang dibaling.


“Makanya jangan melamun.Apa yang kamu pikirkan?Mahu bilang pikir pacar pacar aja nggak ada”sindir Rio.


“S*** tuan muda menghina aku di hadapan Nona Ayraa.Suka suka hati dong Tuan Muda”batin Henri.

__ADS_1


“Udah melamunnya.Aku mahu kamu beliin makan malam buat Ayraa.Dan pastikan kebersihannya terjamin.Ayraa nggak mahu makan makanan hospital jadinya aku nyuruh kamu membelinya.Oh ya sayang kamu makan bubur aja ya.Kamu baru sembuh dong”perintah Rio lalu menoleh ke arah Ayraa.


“Ikut aja asalkan bukan makanan hospital.Oh ya sayang kamu nggak makan?”jawab Ayraa lalu menanyakan tentang Rio.


“Aduh calon istriku perhatian banget sama aku.Nggak sayang.Aku nggak lapar”jawab Rio menggoda Ayraa.


“Tapi Tuan Muda kamu baru makan sedikit saja setelah beberapa hari tidak makan.Sebaiknya aku beliin kamu makan juga ya”kata Henri dengan khawatir.Ayraa yang mendengar Rio tidak makan selama beberapa hari menoleh ke arah Rio.


“Kamu tidak makan selama aku koma?Kenapa?”tanya Ayraa menatap Rio yang memeluknya.


“Sialan sihh Henri.Kenapa bilang aku nggak makan lagi”batin Rio geramm.


“Iya Nona Ayraa.Selama Nona Ayraa koma,Tuan Muda menjadi degil dan tidak makan.Aku udah berkali kali nyuruh namun hasilnya nihil”adu Henri dengan polos.


“Udah udah Henri kamu beliin aja bubur buat Ayraa dan makan malam buatku.Apa apa saja.Cepatan Henri”usir Rio yang tidak mahu Henri membuka mulut terlalu lama.


Selepas keluarnya Henri,Ayraa menatap tajam Rio.Rio yang ditatap tidak berani melihatnya dan hanya menunduk.


Bersambung✨


Maaf jika ada kesilapan yang dilakukan.Jangan lupa untuk like share dan comment.Berikan juga bintang kepada novelku.Jangan lupa untuk vote novelku.


Kalian juga bisa follow ig aku yang baru dicipta @beautifulmariagewithceo


Aku akan buat secara rawak untuk follow back akun korang🧸


****************


Salam jumpa ya readers semua.Maafin kerna aku jarang updatenya kerna aku sibuk.Aku harap kalian faham dengan keadaan aku.Sekali lagi maafin aku ya.Aku akan cuba sebaik mungkin untuk update setiap hari.Insyaallah dan aku harap dokongan dari kalian.Sokongan kalian amat penting untuk aku.Nunggu aja ya.


🔥🔥🔥🔥

__ADS_1


__ADS_2