
"Sekaya mana kamu??"tanya Ayraa yang benar benar penasaran.
"Nggak usah mikirin sayang.Kamu hanya tinggal menikmatinya"ujar Rio snatai.
"Sultan mah bebas"gumam Ayraa didengari Rio.Rio tersenyum ke arahnya.
"Sekarang mahu ke mana??"tanya Albert dari belakang mereka.
"Arena game yang ada di tingkat bisa??Aku mahu bermain di sana"pinta Ayraa mencadangnya.
"Apa di sana kosong??"tanya Rio kepada salah soerang anak buahnya.
"Kosong tuan muda"balasnya.
"Hurmm baiklah kita ke sana"ajak Rio mengandeng Ayraa ke sana.Albert,Erudian dan Charles mengikuti mereka dari belakang.
"Tumben hyung mahu ke sana??Bukan ka itu tempat memorinya sama Fiola??"tanya Erudian bingung.
"Rio nggak akan mengabaikan permintaan Ayraa.Dia sayang banget sama kakak ipar.Dian jangan menyebutnya di hadapan kakak ipar"tegur Albert.
"Hurmm baiklah"balas Erudian kemudian berjalan bersama.
****************
Mereka tiba di arena game.Ayraa menarik Rio untuk masuk.Rio mencoba meneutralkan dirinya agar tiada pergaduhan lagi yang berlaku di antaranya dan Ayraa.
"Ayo sayang"ajak Rio.
"Hubby bisa aku bermain sama Erudian??Dia juga pernah ke sini.Please"pinta Ayraa menbuat Rio tersenyum.
"Pergilah aku menunggumu selesai bermain"balas Rio tersenyum.
"Aku juga sering kok ke sini"gumam Rio menatap nanar ke arah Ayraa yang menarik Erudian menemaninya.
"Rio kamu baik baik??"tanya Albert.
"Aku harus melupakannya jika aku ingin bahagia sama Ayraa"lirih Rio.
"Sabar Rio.Kamu pasti bisa"tegur Albert.
"Kamu nggak mahu bergabung sama mereka??"tanya Charles melihat Rio hanya memerhati Ayraa dari kejauhan.
"Nggak.Biarkan dia bermain sama Dian aja.Aku mahu dia lupakan masalah yang dialaminya beberapa waktu ini"bijak Rio.
"Apa tentang daddy Ayraa kamu telah ceritakan kepadanya??"tanya Albert.
"Nanti di honeymoon aja aku jelaskan segalanya.Aku nggak mahu di fikiran tidak tidak sama aku"jujur Rio.
"Iya kamu benar Rio.Kamu harus jelasin semuanya agar pergaduhan antara kalian bisa dielakkan di hadapannya"tegur Charles.
"Iya hyung.Hyung Leon juga kelihatan marah sama aku"tutur Rio memandang Ayraa dari kejauhan.
"Wajar jika dia marah Rio.Dari dulu dia paling sayangkan kamu dan dialah yang menyesal sewaktu ortumu meninggal.Dia hanya lihat kamu bahagia.Tujuannya nggak salah.Jadi kamu harus dengarinnya Rio.Aku yang paling rapat dengannya jadi aku tahu dia mahu yang terbaik untuk kita semua termasuk kamu Rio"jelas Charles.
"Aku ngerti kok hyung"lirih Rio.
"Tenang aja.Hyung Leon nggak akan marah kamu lama lama.Kamu kan baby mochinya dia"hibur Albert membuat Charles dan Rio tersenyum.
"Hubby ayo main"ajak Ayraa dari jauh.
"Kamu main aja.Aku di sini"tolak Rio membuat Ayraa cemberut.
"Rio lebih baik kamu ikut sana.Kakak ipar bakalan marah sama kamu"tegur Albert.
"Huhh aku malas sekali main di sini"keluh Rio yang akhirnya bangun dan mendekati Ayraa.
"Sayang"panggil Rio dengan lembut.
"Apa??"acuh Ayraa yang kesal.
"Jangan marah iya aku temanim kami main di sini ya"pujuk Rio.
"Beneran??"tanya Ayraa gembira.
"Iya sayang"balas Rio tersenyum dan mengelus kepala Ayraa dengan penuh kasih sayang.
Mereka menghabiskan masa di arena itu sehingga makan siang.Hanya Charles dan Albert bergabung setelah sekian menunggu mereka karena tertarik dengan arena itu.
"Sayang udah kita stop ya.Ini udah telat makan siang kita.Aku nggak kamu kenapa kenapa nanti"ajak Rio setelah melihat jam di tangannya.
"Iya ayo.Aku udah puas mainnya"ajak Ayraa.
"Dian ayo"ajak Albert.Erudian memgangguk dan mereka mulai meninggalkan arena itu.
__ADS_1
Dari kejauhan,Henri melihat Rio dan yang lain berjalan mendekatinya.Ayraa kaget melihat Henri yang tiba tiba muncul.
"Tuan muda,nona muda selamat siang"sapa Henri.
"Kamu udah di sini??"tanya Rio.
"Iya saya sedari tadi ada di sini hanya saya menunggu kaliam selesai bermain"balas Henri.
"Apa kamu udah sediakan restoran untuk kami makan siang??"tanya Rio.
"Iya tuan muda.Tuan Ditrain telah memerintahkan untuk menyiapkannya"jawan Henri.
"Apa di mall ini atau di luar??"tanya Albert.
"Di luar"balas Henri.
"Ya udah kalau gitu kita berangkat aja ya"ajak Charles.
"Baiklah"setuju Rio mengandeng tangan Ayraa.
"Hubby,sekretaris Henri kayak jalangkung aja.Tiba tiba muncul"bisik Ayraa merasa ngeri.
"Sayang nggak usah mikirin.Dia udah kayak giti dari dulu.Biarkan aja"bisik Rio menbuat Ayraa terdiam.
Mereka menaiki mobil yang sama dan hanya menaiki yang lain.Ayraa tertidur di bahu Rio di sepanjang perjalanan karena kelelahan bermain.
"Kamu lelah ya.Kasian banget.Siapa suruh kamu begitu semangat"gumam Rio melihat Ayraa.Dia membetulkan rambut Ayraa yang terurai.
Tidak lama kemudian,mobil mereka tiba di restoran yang dipilih.Rio menyuruh mereka turun duluan karena dia akan membangunkam Ayraa.
"Sayang!!Ayo bangun.Kita udah sampai"bisik Rio membuat Ayraa terjaga.
"Hurmm hubby,kita udah sampai??"tanya Ayraa demgan suara serak khas orang bangun tidur.
"Hemm ayo"ajak Rio tersenyum.
Rio turun duluan dan diikuti Ayraa.Mereka memasuki restoran dan berjalan mendekati yang lain.
"Sayang sini"ajak Rio menarik Ayraa duduk di sebelahnya.
Di sisi lain,Nyonya Julia sedang dalam perjalanan menyusul Rio ke restoran bersama Audrey yang tersenyum senang di sebelahnya.
"Apa Rio nggak marah sama kita tante??"tanya Audrey was was.
Setelah memaksa beberapa pengawal Rio,akhirnya mereka menemukan keberadaan Rio sekarang.
"Aku akan pastikan kamu jadi milikku Rio Adrian"gumam Audrey.
Di restoran
"Hubby kamu pesanin buat aku ya.Aku masih mengantuk"lirih Ayraa memaksa matanya terbuka.
"Apa kita perlu pulang aja sayang??Makan di kamar??"tanya Rio kasian sama Ayraa yang benar benar kelelahan.
"Gapapa hubby.Aku ingin makan di sini aja.Mumpung kita di sini.Kamu pesanin makanan untuk aku ya"tolak Ayraa tersenyum.
"Hemm"pasrah Rio.
"Chicken grill dan jus oren aja Bert.Dan kata sama pelayan itu bikin dua porsi tetapi satu pinggan aja.Aku akan menyuapi istriku"jelas Rio.
"Hubby aku bisa makan sendirian"tolak Ayraa.
"No protes sayang.Hyung kita pindah ke meja yang tempatnya sofa aja sana"ajak Rio yang ingin Ayraa berehat seketika.
"Hemm baiklah ayo"setuju Charles berdiri dan menuju ke tempat yang dituju Rio.
"Sayang ayo kita pindah ke sana"ajak Rio membangunkan Ayraa.Ayraa mengangguk dan mengikuti Rio.
Rio menyuruh Ayraa berbaring di pangkuannya sementara makanan masih belum siap.
"Sayang kamu berbaring di pangkuan aku ya.Kasian sama kamu"perintah Rio.
"Nggak mahu.Malu hubby"tolak Ayraa.
"Tiduran aja.Aku nggak akan biarin sesiapa marah kamu.Dan Henri bisa ambilkan selimut untuknya"pinta Rio.
"Baiklah"balas Henri segera pergi mengambil yang dimintanya.
"Sayang ayo sini baring"ajak Rio.
"Baiklah"setuju Ayraa yang akhirnya berbaring di pangkuan Rio.Tidak lama kemudian,Henri datang sambil membawakan selimut untuk Ayraa dan Rio mengambilnya dan menutup kaki Ayraa yang sedikit terekspos.
"Kayaknya kakak ipar benar benar capek bermain di arena"seru Erudian terkekeh.
__ADS_1
"Dia bersemangat sekali di sana pantasan kelelehan seperti ini"ujar Rio.Rio mengusap rambut Ayraa dengan penuh kasih sayang.
"Henri kamu di sini aja.Sekalian makan"tawar Charles.
"Tapi...."ucapan Henri terpotong.
"Nggak ada bantahan Henri"cegah Rio tegas.
"Baiklah tuan muda"pasrah Henri lalu duduk di sebelah Albert.
Mereka masing masing larut dengan aktivitas masing masing termasuklah Rio yang bergiliran bermain ponsel dan mengelus wajah Ayraa yang terlelap.
Tiba tiba Henri tegang selepas melihat salah satu message dari anak buahnya.Dia meneutralkan perasaannya dan mula berucap kepada Rio.
"Maaf tuan muda ada hal yang penting perlu di sampaikan"seru Henri membuat semua mata memandangnya.
"Apa??"tanya Rio memerhati wajah Henri yang tegang.
"Nyonya besar dan Nona Audrey ada di hadapan restoran ini dan memaksa untuk masuk"jelas Henri.
"Mommy??Kenapa mereka tahu aku di sini??"tanya Rio tegang.
"Saya kurang pasti Tuan Muda"ucap Henri menunduk.
"Huhhh dia masih tidak puas ya"gerutu Charles.
"Biarkan mereka masuk"putus Rio memandnag Ayraa yang masih tertidur.
"Aku khawatir Ayraa akan terjaga"cemas Rio yang kasian sama Ayraa.
"Huhh Hyung kamu khawatir sama tidurnya kakak ipar apa kamu nggak cemas sama perasaannya nanti"kesal Erudian.
"Biarkan aja mereka mahu bikin ulah.Asalkan tidak menyentuh istriku"tegas Rio.
"Semoga aja mereka tidak bikin ulah"gumam Albert.
Tidak lama kemudian datanglah Nyonya Julia dan Audrey bersama Henri.
"Selamat siang Rio"sapa Audrey yang diacuhkan Rio.Rio lebih memilih mengusap wajah Ayraa.
"Ada apa kaliam ke sini??"tanya Rio.
"Rio mommy hanya ingin kita makan siang bersama"tutur Julia.
"Ya mahu makan pesan sana.Dan duduk di meja lain.Di sini udah penuh"usir Rio.
"Henri kamu bisa minta pelayan gabungkan meja ini??"tanya Julia.
"Bisa nyonya"patuh Henri lalu pergi dari sana.Pelayan yang di panggil segera msngabungkan meja itu.
"Audrey kamu di sebelah Rio aja"seru Julia membuat Audrey senang.
"Nggak usah.Henri kamu di sebelah aku"tolak Rio menatap dingin ke arah Mommynya.
"Baik Tuan muda"balas Henri lalu duduk seperti dimintanya.
Audrey kesal namum dia menahannya.Juliaa mengelus Audrey untuk bersabar.Audrey melihat Ayraa yang berbaring di pangkuan Rio segera merasakan kesal yang teramat.
"Rio bila kamu mahu ke mansion??"tanya Julia membuat Rio menatap dengan tajam.
"Mom jika ingin di sini jangan berisik.Istriku tertidur.Jangan menganggu"ketus Rio.
"Istri macam apanya??Tertidur di restoran.Norak"kesal Audrey
"Jangan sesekali kamu mengata istriku Nona Audrey.Jangan aku hancurkan kamu sehancurnya"marah Rio membuat Audrey terdiam.
"Rio kamu nggak bisa kasar begini sama Audrey.Dia calon istrimu"bela Julia.
"Kata siapa??Aku nggak mengatakan apa apa"kesal Rio.
"Rio nggak usah teladani mereka.Kakak ipar bakal tersadar jika kamu tinggikan suaramu"cegah Albert.
Rio menghelakan nafasnya dan menahan emosinya hampir meluap.Dia menyadari bahawa Albert benar.
"Jangan memancing emosiku terus Mom"kesal Rio lalu memgalihkan pandangannya ke wajah Ayraa yang bisa membuatnya tenang.
Bersambung🐣
Maafin aku udah lama nggak updatenya karena jadualnya aku sedikit sibuk karena ujiannya.Maaf ya.Aku telah double update untuk harini atau selebihnya.Doakan aku rajin dan semangat ya.Berikan aku dukungan dan semangat juga untuk aku makin bersemangat intuk sentiasa upnya.Kalian yang hanya membaca tanpa meninggalkan jempol dan komen di komentar membuatku sedikit kurang bersemangat.Aku perlukan dukungan dari kalian.
Jangan khawatir aku akan sentiasa up jika kalian bersemangat dan sentiasa mengevote aku.Oh ya jangan lupa berikan like di akhir membaca dan juga hadiah kepadaku ya..Akan ku tunggu dari kalian ya.Semoga kalian menikmati perjalanan ceritanya ini.
Love u alls💜💜
__ADS_1