
Ayraa memeluk Rio dengan bergelinang air mata.Rio membalas pelukannya Ayraa dengan mengusap air mata Ayraa yang tidak henti jatuh.Tiba tiba mereka dikejutkan dengan....................
“Oops!Mommy salah waktu ya”ucap Sri yang kaget melihat mereka berpelukan.
“Mom!!”pekik Ayraa.
“Mommy cuma mahu ngajak makan malam.Ini sudah sore.Kalian mahu makan di kamar atau di ruang makan??Jika di kamar mommy akan nyuruh Bi Inah membawakannya untuk kalian”tanya Sri menatap mereka.Ayraa dan Rio berpandangan sebelum menjawabnya dengan serentak.
“Kamar , ruang makan!!!”ucap mereka bersamaan.
“Jadi di kamar atau ruang makan?”tanya Sri sekali lagi.
“Di sini aja tante.Ayraa masih belum sembuh.Rio takut besok akan tertunda jika dia terluka lagi”jawab Rio dengan cepat.
“Baiklah.Mommy akan nyuruh Bi Inah ya.Kalian lanjutkan obrolan kalian”ucap Sri lalu berjalan keluar.
Ayraa menatap Rio dengan tajam seakan dia tidak setuju dengan keputusan Rio.Rio menyadarinya mendekatinya.
“Sayang.Aku nggak mahu kamu terluka!Besok kita udah janjian mahu lihat gedung kita.Ya kan??Kamu harus rehat total jika ingin pergi”pujuk Rio.
Ayraa hanya mengerucutkan bibirnya.Dengan gemas Rio memeluknya.Diusapnya kepala Ayraa sambil mencubit pelan pipi Ayraa.
“Auchh.Sakit sayang”manja Ayraa.
Mereka akhirnya melanjutkan guraun sambil menunggu makanan mereka tiba.
Di ruang makan
Henri makan bersama oleh kerana paksaan dari Atmadja dan Rico.Dia akhirnya mengalah dan menuruti arahan Atmadja.
“Mom di mana Ayraa?”tanya Rico yang heran ketidakhadiran adiknya.
“Ayraa dan Rio makan di kamar.Luka Ayraa kan masih belum sembuh total.Jadi mereka makan di kamar aja”jawab Sri dengan santai.
__ADS_1
Rico hanya manggut manggut mendengar jawapan Sri.Mereka akhirnya melanjutkan makan malam mereka dengan tenang tanpa suara.
...****************...
Sedangkan di kamar Ayraa,Rio sedang menyuapi Ayraa makanan yang telah dihantar oleh Bi Inah sebentar tadi.
“Sayang kamu nggak makan??”tanya Ayraa melihat Rio tidak makan dan hanya menyuapinya.
“Nggak nanti aja aku makan.Aku melihat kmau makan aja udah kenyang”gombal Rio.
“IIIH KAMU KOK NYEBELIM BANGET”kesal Ayraa.
“No no no!Jika kamu nggak makan aku juga nggak mahu makan”tolak Ayraa.
“Sayang aku akan makan nanti.Kesihatan mu penting ya kan?”pujuk Rio.
“Apa maksudmu?Kesihatanku penting!Apa kesihatanmu nggak penting gitu!!!”hardik Ayraa.
Rio menghelakan nafasnya.Dia tidak akan menang jika terus berantem dengan Ayraa yang notebane yang ratu segalanya.
Ayraa tersenyum manja melihat Rio.Dia memeluk Rio dari tepi.Rio hanya tersenyum dan membalas pelukan Ayraa sambil menyuapinya.Mereka makan dengan bahagia tanpa mengingat hal yang terjadi siang tadi.
Selepas selesai makan,Rio mengelap sisa makan di mulut Ayraa.Ayraa bersemu merah dengan kelakuan Rio.Rio hanya ketawa melihat Ayraa yang masih malu dengannya.
“Sayang aku pulang ya.Ini udah malam.Nanti aku akan jemputmu besok ya!Kamu rehat aja jangan keluar dari kamar”ucap Rio.
“Iya iya.Kamu pulang aja.Nanti bilang sama aku jika udah sampe di apartment mu ya.Ingat jangan bergadang.Aku nggak mahu calom suamiku akan kelihatan jelek nanti”goda Ayraa.
“Kamu jangan khawatir.Calon suami ini akan kelihatan tampam di hadapan kamu.Tenang aja”canda Rio.
“Iya iya.Pulang gih.Kasihan sama Henri yang menunggu mu”ucap Ayraa.
“Iya iya kamu istirihat ya.Goodnight sayang.I love you”ucap Rio lalu mengecup kening Ayraa.
__ADS_1
“Bye bye my prince.I love you too”balas Ayraa.
Rio berjalan keluar dari kamar Ayraa dan turun ke bawah.Sebelum pulang,Rio pamit dengan Sri dan Atmadja yang bersantai di ruang tamu.
“Om tante aku pulang duluan ya”pamit Rio dengan sopan.
“Iya nak Rio.Hati hati ya”ucap Sri tersenyum.
“Hati hati berkenderaan”balas Atmadja.
“Makasih Om Tante.Selamat malam”pamit Rio lalu menuju ke arah mobilnya.
Sri dan Atmadja hanya tersenyum lalu melanjutkan aktivitas mereka yang tertunda akibat Rio.
Henri sudah menunggu Rio di dalam mobilnya.Dia segera melajukan mobilnya apabila Rio sudah masuk ke mobil.
“Henri apa semua baik baik aja?”tanya Rio tanpa melihat Henri.
“Baik baik aja Tuan Muda.Setakat ini mereka tidak melalukan sebarang pergerakan”jawab Henri.
“Terus pantau mereka Henri”perintah Rio dengan tegas.
Rio melanjutkan aktivitasnya di ponselnya.Dia mengecek beberapa email yang dikirim oleh Henri informasi yang telah dapat mengenai pengkhianat di kantornya.Suasana di dalam mobil amat sepi.
Henri dan Rio masing masing diam dan fokus dengan aktivitas mereka.Tiada obrolan yang dilanjutkan.Mobil melaju ke arah Apartment Rio.
...Bersambung✨...
Penasaran dengan apa yang akan berlaku.Teruskan membaca.
Maafkan aku jika ada kekurangan.Tinggalkan jejak kalian di comment dan jangan lupa untuk berikan 👍🏻.
I PURPLE YOU💜
__ADS_1
syzlnnfzh✨