
Tidak lama kemudian,Henri dan Alea masuk ke dalam dan memaklumkan bahwa mobil mereka udah tersedia.Rio membawa Ayraa turun dan ranjang dan menuntunnya dengan berhati hati agar Ayraa ngga terjatuh.
"Sayang apa kata aku gendong aja??"cadang Rio khawatir sama Ayraa.
"Hubby tenang aja.Aku bukannya lumpuh.Aku bisa jalan sendiri kok"tolak Ayraa lalu mengabaikan ocehan Rio dengan berjalan sendirian.Mahu tidak mahu Rio harus menurutinya agar tidak ngambek lagi.
...****************...
Mereka memasuki mobil limousine dengan kawalan ketat oleh pengawal yang telah dibawa daei Jakarta.Rio seorang pembisinis yang banyak musuh jadi dia ngga mahu meresikokan nyawanya dengan mengambil pengawal dari luar karna mungkin aja musuhnya akan mengambil kesempatan ke atasnya.
"Limousine ini lagi??"tanya Ayraa karna dia pikir akan menaiki kereta sport seperti sebelum ke sini.
"Iya sayang di sini sedikit bahaya jika naik berasingan sama mobil sport.Di Pulau Waiheke aja kita naik limousine.Ntar di sana lagi kita naik mobil sport yaa"pujuk Rio karma dia tahu Ayraa ngga mahu mobil yang begini.
"Iya iya"pasrah Ayraa lalu memeluk badan kekar Rio.Rio tersenyum bahagia lalu memgelus rambut Ayraa dengan lembut.
Mata lain yang memandang mereka berasa iri karna keromantisan mereka berdua walaupun leas berantem.
"Jadi kita mahu ke mana hubby??"tanya Ayraa mendongak ke arah Rio.
"Jalan jalan.Kamu aja milihnya mahu ke mana"seru Rio memandang Ayraa.
"Tapi aku ngga tahu di sini ada apa.Kamu aja yang milih.Lagipula hari udah dekat sore jadu kita ngga bisa berlama di sini"ujar Ayraa membuat Rio mengangguk.
"Kita ke Oneroe sama Stonyridge aja.Kamu bisa santai aja di sini sebelum kita ke Pantai Onetangi"cadang Rio membuat Ayraa mengangguk setuju karna dia udah membaca beberapa tempat yang spesial di sini.
"Ya udah kita ke sana aja Henri"perintah Rio kepada Henri.
Mobil melaju ke arah tempat tujuan pertama mereka,Stonyridge.Sepanjang perjalanan,Ayraa menyandarkan kepalanya di pundak Rio untuk mencari keselesaannya.
"Hubby kita pulang kapan??"tanya Ayraa karna dia udah merindukan makanan Jakarta.
"Maybe lusa.Emang kenapa??"bingung Rio.
"Aku pengen makanan Jakarta.Udah lama rasanya ngga makan"jujur Ayraa membuat Rio terkekeh.
"Baru beberapa hari nggak makan sayang.Kamu pengen apanya??"kekeh Rio membuat Ayraa cemberut.
"Benar hubby.Bakso beranak ya ampun kok jadi ileran begini"gumam Ayraa menelan ludahnya membayangkan bakso favoritnya.
"Sayang ngga usah mikirin makanan ngga sehat begitu.Nanti di Indonesia aku nyuruh bibi masakin"cegah Rio karna tahu di mana tempat favoritnya Ayraa.
"Ngga mahu.Bakso langganan aku lebih enak"tolak Ayraa mendebatkan bakso.
"Tapi sayang..."ucapan Rio terpotong karna mobil udah berhenti di Stonyridge.
"Aku ngga kira.Bakso itu harus dimakan di tempat langganan aku.Titik tanpa bantahan"cemberut Ayraa memalingkan wajahnya.
"Iya iya sayang.Ayo kita keluar ini udah sampai"ajak Rio mengalah demi kedamaian mereka.
"Hurmm"balas Ayraa tanpa senyuman.Mood terus hilang karna mikirin betapa enaknya bakso itu.
"Sayang kamu kenapa??"tanya Rio karna menyadari perubahan Ayraa.
__ADS_1
"Ngga apa apa.Tapi ya udah ayo"ubah topik Ayraa membuat Rio curiga.
"Kamu kenapa sayang??"Rio mengulangi soalannya.
"Gapapa hubby hanya aja aku kangen sama Jakarta"jujur Ayraa membuat Rio tersenyum.
"Bentar aja.Tunggu dua hari aja"tutur Rio tersenyum lalu mereka keluar dari mobil.
"Baiklah.Ayo kita turun aja"ajak Ayraa membuat Rio menganhguk lalu mereka mulai turun dari limousine itu.
"Jaga Tuan Muda dan Nona Muda dengan baik.Pastikan semua aman jangan ceroboh kali ini"tekan Albert sebelum mengikuti Rio dan Ayraa..
"Kamu jalan sama aku aja"ajak Henri membuat Alea memelankan langkahnya untuk seiring sama Henri.
Erudian memutuskan untuk berjalan sama Albert karna dia ngga mahu usik hyungnya itu.Bisa bisa dia terkena piasnya nanti.
Mereka semua mulai berkeliling di sekitar tempat itu.Tidak lupa juga,Ayraa dan Alea menfoto persekitaran itu dan semestinya foto mereka berdua.
Setelah puas berkeliling,Ayraa mengajak Rio planv karna udah merasakan lelah.Dia ngga di lokasi seterusnya dia capek sehingga ngga bisa berjalan lagi.
"Hubby ayo.Aku harus hemat tenaga untuk tempat seterusnya"ajak Ayraa.
"Udah puas fotonya??Kalau udah ayo"setuju Rio mengandeng Ayraa memasuki mobil mereka diikti yang lain.
Seterusnya mereka menuju ke lokasi seterusnya iaitu Oneroe.Sepanjang perjalanan,Ayraa tertidur dibahu Rio membuat ngga tega membangunkannya.Dia mengusap wajah Ayraa yang kelihatan benar benar capek.
"Sayang bangun ayo.Ini udah sampai"seru Rio pelan agar Ayraa tidak kaget sama suaranya.
"Hoammm..Hubby kita udah sampai??Aku ngantuk banget"rengek Ayraa membuat Rio serba salah.
"Turun aja.Kan sayang jika pulang aja"sahut Ayraa menguap lalu bangun dan berjalan keluar meninggalkan Rio.Dengan cepat,Rio mengikutinya dari belakang.
"Kenapa yaa akhir akhir ini badan aku cepat lenguh dan capek??"batin Ayraa merasakan sesuatu yang aneh sama badannya akhir akhir ini.
"Hubby kita cepat cepat aja di sini yaa.Aku capek jika berlama lama di sini"cadang Ayraa karna dia udah merasakan tidak selesa sama kondisi badannya.
"Kamu baik baik aja kann sayang??"tanya Rio karna aneh sama Ayraa.
"Iya iya aku baik baik aja tapi udah lahh ayo kita berkeliling di sini"ajak Ayraa dengan cepat karna ngga mahu mengacau moodnya sekarang.
Walaupum bingung,Rio tetap mengikuti langkah Ayraa.Ayraa berkeliling dan hanya mengambil beberapa fotonya sama Rio tidak lupa fotonya juga sebelum akhirnya mengajak Rio untuk pulang.
"Hubby aku mahu pulang.Udah capek"adu Ayraa menyandarkan kepalanya di bahu Rio.Rio mengusap kepalanya dengan lembut.
"Apa begitu capek??Mahu aku gendong"tawar Rio.
"Ngga usah.Di mobil aja aku mobil baring"tolak Ayraa walaupun dia mahu digendong tetapi melihat persekitarannya yang masih ada orang bikinnya segan.
"Baiklah kalau itu maumu"pasrah Rio lalu mengajak yang lain berangkat.Mereka yang lain hanya diam menuruti perintah Rio walaupun ngga tahu apa yang jadi.
Seperti yang dikatakan Ayraa,dia berbaring di pangkuan Rio karna badannya benar benar capek.Dia memeluk badan Rio sebagai gantian kepada bantal.
"Kamu benar benar capek yaa sayang"lirih Rio membenarkan rambut Ayraa yang terjurai.
__ADS_1
"Kakak ipar kenapa hyungg??"tanya Erudian.
"Capek"jawab Rio ringkas.Erudian hanya mengangguk lalu kembali bermain ponselnya.
"Jadi Tuan muda kita mahu ke mana??"tanya Henri memastikan karna takut Rio mahu mengubah jalannya.
"Kita pantai aja.Mungkin Ayraa mahu ke sana.tapi bentar aja karna kita harus kembali ke hotel"balas Rio.
"Baiklah"sahut Henri lalu mereka meneruskan perjalanan mereka.
Sepanjang perjalanan ke Pantai Onetangi,Ayraa hanya tertidur di pangkuan Rio sambil memeluk dan tidak melepaskan sama sekali pelukannya itu.
"Ada apa sama Ayraa??Tumben dia bermanja di depan orang ramai??"batin Rio merasakan aneh sama perubahan Ayraa.
Tidak lama kemudian mereka tiba di pantai Onetangi.Rio membangunkan Ayraa dengan pelan agar dia tidak kaget samanya.
"Sayang ayo bangun.Ini kita udah sampai"seru Rio membangunkan Ayraa dengan lembut.
"Hoamm hubby.Aku masih ngantuk"rengek Ayraa tidak mahu bangun dari kedudukannya.
"Ayolah.Kamu kan mahu main di pantai"pujuk Rio karna dia ngga mahu Ayraa merajuk karna ngga dapat main di pantai.
"Iya tapi aku ngantuk hubby"manja Ayraa membuat Rio tersenyum geli.
"Ayolah bangun.Aku gendong kamu sampai ke sana"tawar Rio disetujui Ayraa.
"Baiklah kamu gendong aku sampai ke sana okay??"setuju Ayraa membuat Rio terkekeh karna dia ngga nyangka Ayraa bakalan setuju samanya.
"Iya sayang ayo sini aku gendong"ajak Rio lalu dengan perlahan mengangkat Ayraa ke pangkuan dan mulai bangun sambil mengendongnya.
Erudian,Albert dan Alea sudah turun dan mennggu mereka di luar.Henri membantu Rio membukakan pintunya karma pasti sukar untuknya membukanya sendiri.
"Wahhh indah sekali"seru Ayraa sebaik aja mereka keluar dari mobil.
"Hubby biarkan aku jalan"pinta Ayraa mengubah keputusannya.
"Iya iya bentar.Pelan aja sayang nanti jatuh"tegur Rio membuat Ayraa memelankan langkahnya.Dia berlari ke arah pantai sambil menarik Rio bersamanya.Dia bermain air pantai sehingga tidak memikirkan tentang pakaiannya yang basah.
"Ada apa sama Ayraa??"bingung Alea.
......***Bersambungš¤......
Harap kalian terus beri dukungan kepada aku ya.Dan jangan lupa vote novelku ini di acara lomba yang tentera di profile novelku.Vote ya jangan lupa.Aku nunggu voting dari kalian.
Dan jangan lupa ngelike episode episode yang baru aku update supaya semangat aku berkobar kobar untuk menulis ya.
Sekali lagi aku tulus mohon maaf atas ketidakhadiran aku di novel ini setiap hari ya.Aku akan usahain updatenya.
Jangan lupa vote juga ya dan rajinkanlah menyumbang hadiah kepada novelku karna giveaway kedua akan dimulai jika novelku meningkat ya.....
Untuk readersku di sana,jagalah kesihatan kalian mumpung sekarang lagi musim covidnya belum berakhir.Jaga kesihatan kalian ya....Hargai oramg disekelilingmu selagi dia ada dan nggak meninggalkan kamuā¤
Love dari author kesayangan kalian......
__ADS_1
syzlnnfzhh***:)