
"Maafkan aku tapi aku hanya bisa bilang.Apa yang diputuskan Tuan Muda udah benar"lirih Henri lalu meninggalkan Albert dan Erudian.
"Dan apa yang kalian tahu itu bukan sepenuhnya.Terus siasat baru kamu akan tahu apa maksud Tuan Muda"sambung Henri sebelum benar benar menjauh dari mereka
"Ihhh nyebelin banget semua.Kok ninggalin begitu aja"kesal Erudian lalu bangkit dari duduknya meninggalkan Albert yang masih berfikir.
"Apa maksudnya??"pikir Albert.
...****************...
Beberapa jam kemudiam,di kamar Rio,Ayraa terjaga karna merasa perutnya bergelojak.Dia mencoba melepaskan dirinya dari Rio untuk ke kamar mandi.
"Hubby lepaskan pelukannya.Aku mahu ke kamar mandi"pinta Ayraa.
"Tidur aja sayang nanti aja"tolak Rio semakin erat memeluknya.
"Hubby lepas- hoek"Ayraa merasakan mual dan segera menolak Rio lalu nerlari ke kamar mandi dan mengeluarkan semua isinya.Rio yang melihat istrinya itu segera menyusulnya.
"Kamu kenapa sayang?"tanya Rio sambil membantu Ayraa.
"Jauhi aku,aku jorok"usir Ayraa karna merasakan dirinya kotor.
"Ngga sayang.Aku ngga peduli.Kamu kenapa??Apa di mana mana sakit??Bagitahu aku di mana??Apa kita perlu ke rumah sakit aja??"cemas Rio melihat Ayraa yang pucat pasi dan kelihatan lemah.
"N-ngga.Mungkin aja masuk angin"tolak Ayraa.
"Hubby aku lapar"adu Ayraa memelas.
"Iya iya kita bersihkan diri lalu turun makan ya"gemas Rio melihat Ayraa.
"Tapi hanya mandi kan"selidik Ayraa karna dia tahu niat selubung Rio.
"Sayang aku ngga sekejam itu mahu memakanmu sekarang"protes Rio.
"Ya mana tahu aja"jujur Ayraa lalu membalik badannya.
Mereka membersihkan diri bersama di kamar mandi.(Wkwkwk hanya mandi ya)
Setelah selesai,Rio membantu Ayraa mengeringkan rambutnya.Ayraa tersenyum melihat sikap lembut Rio padanya.
"Hubby cepatan aku lapar"gerutu Ayraa karna Rio lambat sekali.
"Sabar sayang.Ini juga mahu siap.Kamu lapar sekali??"lucu Rio karna Ayraa tidak sabaran.
"Sini biar aku aja"pinta Ayraa menarik handuk dari tangan Rio.
"No sayang biarin aku please kali ini"pinta Rio memelas.Ayraa memutar matanya lalu menyerahkan kembali.Rio tersenyum gemas lalu menyambung aktivitasnya.
Tidak lama kemudian,Rio selesai.Dia meletakkan handuk lalu membangunkan Ayraa.
"Ayo sayang"ajak Rio mengandeng tangan Ayraa lalu mereka berjalan keluar dari kamar.
Di luar kamar,mereke terserempak sama Albert dan Erudian yang baru aja ingin memanggil mereka untuk makan siang bersama.
"Kalian kenapa mondar mandir di sini??"tanya Rio melihat mereka berdua.
"Kami mahu mengajak kalian makan siang tapi -"ucapan Erudian terpotong karna Albert menutupi mulutnya..
"Ayo Rio kakak ipar ke cafe mereka udah nunggu"ajak Albert sambil melototi Erudian.
"Hurm iya ayo sayang"ajak Rio mengabaikan mereka berdua.
"Hyung apaan tutup mulutku??"protes Erudian.
"Kamu sih mulutnya dijaga"kesal Albert.
"Cepatan atau aku tinggalin kalian di sini"gertak Rio di dalam lift karna melihat mereka beradu di luar.
__ADS_1
"Iya iya kami masuk"teriak Albert lalu berjalan mendahului Erudian.Erudian menyusulinya.
Di dalam lift,Albert dan Erudian terus beradu mulut membuat Rio menatap jengah ke arah mereka.
"Tutup mulut kalian jika ngga mahu ditendang dari sini"kesal Rio.Ayraa mengelus lengan Rio agar dia tidak terlalu kasar.
Albert dan Erudian langsung diam setelah dimarahi Rio.Mereka seketika hening dan akhirnya lift berhenti dan Rio mengajak Ayraa mendahukui mereka.
Di cafe
Henri,Alea,Leon dan Ditrain sudah menunggu mereka beremoat sedari tadi.Alea menatap ponselnya sementara menunggu yang lain sedangkan Henri mengerjakan sesuatu di ipadnya.
"Maaf bikin kalian menunggu"tegur Rio sewaktu mendekati mereka.
"Ngga apa apa.Duduk aja"ajak Leon.
Henri melihat tuan mudanya tiba langsung menutup ipadnya dan menarik kerusi untuk Ayraa dan Rio.Lalu Henri memanggil pelayan untuk mengambil pesanan mereka.Erudian dan Albert juga mengambil posisi masing masing.
"Sayang kamu makan apa??"tanya Rio dengan lembut.
"Aku mahu spaghetti,steak,burger,meatball.Untuk dessertnya aku mahu cake coklat,ice cream sama strawberry pudding.Dan minumannya Orange juice sama americano ice"jawab Ayraa membuat semua mata memandangnya.
"Kamu serius bisa menghabiskan semuanya??"tanya Rio dengan tatapan kaget.
"Iya pesanin aja"cemberut Ayraa karna semua meremehkannya.
"Hurm iya tapi no americano for you. Ngga bagus untuk lambungmu"pasrah Rio.
"Hurm aku mahu Chocolate Ice Blended kalau gitu"pesan Ayraa.
Rio memesankannya untuk Ayraa lalu menambha beberapa makanan untuknya.Lalu setiap orang memesan makanan masing masing.
"Raa kamu doyan??"bisik Alea karna kaget porsi makanan Ayraa.
"Ngga...hanya pengen aja"santai Ayraa membuat Alea geleng geleng.
"Sayang kenapa??"tanya Rio.
"Suapi aku"pinta Ayraa memelas membuat Rio terkekeh.
"Iya iya aku suapin kamu.Sini dekatin lagi sama biar gamoang disuapi"balas Rio tersenyum.Dia heran sama sikap Ayraa kali ini.
Rio menyuapi Ayraa sehingga semua makanannya habis.Dia sendiri geleng geleng melihat tingkah Ayraa kali ini.
"Kamu belum makan hubby"Ayraa menyadari makanan Rio belum tersentuh.
"Kamu makan aja duluan"balas Rio.
"Ngga ngga.Mahu aku suapi??"tawar Ayraa.Rio tidak melepaskan peluang bermanja sama Ayraa terus menyetujuinya.
Gantian sama Rio,Ayraa menyuapi Rio dengan telaten.Dia menyuapi Rio sehingga makanan habis.
Tidak lama kemudian,dessert yang dipesan Ayraa tiba.Ayraa melahapnya dengan penuh semangat.Tiba di saat pudding,Ayraa merasakam perutnya diaduk.Dia segera berlari ke kamar mandi untuk mengeluarkan semuanya.Rio panik samanya terus mengejarnya tidak ketinggalan sama yang turut berlari.
"Sayang kamu kenapa??"cemas Rio mengelus Ayraa dengan lembut.
"A-aku hoek"sebelum Ayraa menyelesaikan ucapannya dia kembali muntah.
"Sayang ayo ke RS aja yaa"pujuk Rio.
"Ngga mahu"tolak Ayraa lalu berjalan keluar setelah memastikan semuanya udah beres.
Ayraa kelihatan lemas dan pucat banget.Rio mengkhawatirkan keadaan Ayraa mengandengnya.
"Henri kamu periksa ulang makanan istriku jika ada yang aneh lapor aja ke polisi"titah Rio yang merasa ameh sama Ayraa.
"Sayang ayo ke RS aja ya"desak Rio membuat Ayraa kesal.
__ADS_1
"Aku bilang ngga ya ngga la"kesal Ayraa melepaska gandengan Rio.Dia menuju ke kerusinya lalu duduk dan menyambung menghabiskan ice creamnya tetapi tidak dengan puddingnya.
"Sayang udah jangan di makan.Itu ngga selamar untuk kamu"larang Rio.
"Tuan Muda Rio apa ice cream ini aneh??Ngga kan udah la capek aah sama kamu"kesal Ayraa lalu bangkit dari duduknya.
Tetapi hanya beberapa langkah Ayraa kembali terduduk.Rio segera mendekatinya.
"Sayang ada apa??"cemas Rio.
"Pusing.Bawain aku ke kamar yaa hubby"lemas Ayraa meminta Rio mengendong.
Tanpa membuang masa,Rio mengendong Ayraa memasuki kamar.Sebelum itu,dia meminta Henri memanggil dokter ke hotel itu.
"Henri,panggilkan dokter untuk istriku"titah Rio.
"Baiklah tuan muda"balas Henri lalu mengambil ponselnya.
"Hubby aku ngga mahu diperiksa"lirih Ayraa menitikkan air matanya.
"No sayang dengarin aku.Kamu perlukan dokter ya.Aku cemas sama kamu"lirih Rio membalas perkataan Ayraa.
"Aku ngga mahu...Hiks hiks"Ayraa mulai menangis membuat Rio semakin cemas.
"Sayang jangan nangis please"pinta Rio.
"Aku ngga mahu dokter...Hiks hiks hiks hiks"tangis Ayraa membuat semua terdiam.
"Iya iya baiklah.Henri ngga usah aja.Aku ke kamar duluan ya hyung"pamit Rio lalu melangkah menjauhi mereka yang masih terbengong.
"Kenapa sifat kakak ipar beda amat??"bingung Erudian memandang kepergian mereka.
"Aku juga merasakan begitu.Selama ini Ayraa ngga pernah makan sebanyak itu kok"lirih Alea bengong sama sikap Ayraa.
"Udah udah biarin aja.Jadi habis ini kalian mahu ke mana??Ingat ya sore ini kita pulang ke Jakarta"pesan Ditrain menengahi perdebatan mereka.
"Diam diri di kamar aja"balas Alea karna ngga mungkin dia berjalan seorang diri.
"Aku mahu jalan ii di pantai"sahut Albert dan Erudian.
"Hurm aku di sini aja.Ada pekerjaan yang aku harus selesaiin"balas Henri karna semua mata memandangi yang diam.
"Apa nona muda hamil??"batin Henri berpikir keras sejak kepergian Rio dan Ayraa.
...Bersambung❤🌸...
Halo semuanya...Apa khabar??Maafin aku karna baru baru ini aku lagi mikirin untuk suprise buat kalian...Dan akhirnya aku memutuskan untuk bikin novel keduaku dan itu masih rahsia....Terus berikan dukungan aku dan jika ada apa apa update aku akan beritahu di sini dan jangan lupa untuk vote novel When Ceo Fall In Love yaaa🙆♀️
Bantuan dan dukungan kalian bisa bikin aku sampai ketahap sekarang...Maafin aku karna beberapa hari ini aku sibuk mulu dan jarang updatenya.Aku akan coba sedaya mungkin yaaa💜
Dan makasih untuk semua dukungan kalian yaa🤗Aku akan bikin suatu giveaway atas dukungan kalian dan tunggu aja masanya🤍❤
Jangan lupa berikan jempol di akhir membaca karna itu bisa bikin aku gembira dan lebih semangat untuk updatenya...Dan kaliam juga bisa rekomendasi untuk novel kedua aku dari segi tajuk,jalan cerita mahupun genre....Aku akan gunakan idea dari kalian para readers🙆♀️💜
Yang terakhir makasih yaa kalian yang terus beri dukungan buat aku selama ini...Novelku untuk hampir mencapa 100K lohh terus beri dukungan yaaa🙆♀️❤
Follow akun aku juga ya dan ig milik aku @sleepypqnda6_
Aku akan adain pelbagai giveaway jika udah mencapai 100 followers dan jangan lupa follow akun noveltoonku juga...
Makasih kalian🥺Terharu banget punya readers yang baik hati kayak kaliann....Teruslah beri dukungan untuk When Ceo Fall In Love🤍❤💜
Tulus ikhlas dari author kalian
Syazlin Nafizah🤍❤
__ADS_1