
Di restoran Indah
Henri memberhentikan mobil di depan restoran.Rio dan Ayraa keluar bergandengan tangan.Rio tidak mengosongkan restoran itu kerna Ayraa melarangnya.Kata Ayraa dia nggak mahu makan dengan keadaan sunyi.Disebabkan Ayraa merengek akhirnya Rio bersetuju.
Keadaan restoran terlihat ramai pengunjung.Henri membawa Rio dan Ayraa di satu meja yang masih kosong.Ramai pengunjung dengan kedatangan Rio kerna Rio jarang sekali makan dengan keramaian.
Rio kelihatan risih dengan keramaian tersebut namun melihat Ayraa yang tersenyum membuatnya gembira.Satu seorang pengunjung mengambil gambar Ayraa namun Henri segera mencegahnya.
Ketika Henri ingin pergi meninggalkan mereka,Ayraa bersuara.
“Sekretaris Henri,makan siang sama kami dong.Lagi ramai lagi asyikk”ajak Ayraa.
“Oh ya sayang bisa aku mengajak temanku kemari?”tanya Ayraa.
“Ya udah ajak aja.Henri duduklah dan makan bersama kami.Kamu telefon aja temanmu”jawab Rio senyum.
“Tenkiu sayang”ucap Ayraa lalu mencium pipi Rio yang membuat Rio terbengong dengan tindakan Ayraa.
Ayraa menelefon temannya.Selepas selesai menelefon,Ayraa kembali di meja makan.
Beberapa menit kemudian,keempat temannya datang dan makan bersama.Mereka menunggu makanan dengan penuh candaan semestinya daripada Ayraa.Henri dan Rio hanya diam dan memerhati Ayraa dan temannya.Semua candaan stop apabila pelayan datang dan menghidangkan makanan di meja makan.
Selepas selesai makan,Rio memberi kode kepada Henri untuk membayarkan tagihannya.Rio pamit kepada Ayraa untuk ke kamar mandi.
“Sayang aku ke kamar mandi duluan ya.Kamu tunggu di sini aja”kata Rio mengusap pipi Ayraa dengan lembut.
“Oke sayang”jawab Ayraa tersenyum.
Selepas kepergian Rio,Alea,Alesya dan Anna melihat ke arah Ayraa seolah ingin menerkam Ayraa.
Ayraa yang sedang menghabiskan minumannya tersedak kerna kaget dengan tatapan temannya itu.
“Kalian kenapa sihh?Kenapa lihatin aku gituan?”tanya Ayraa.
“Kami kenapa?Sepatutnya kami yang nanya sama kamu.Kamu ke mana aja kemarin.Kami mencarimu tetapi katanya tante kamu tidur dengan Rio.Kami mahu tahu dari mulutmu sendiri Ayraa sayang”kata Alea.
“Upss sorry guys.Swear dech semalam nggak jadi apa apa.Kemarin aku bertengkar sama Rio dan aku pengsan kerna maagku kambuh.Tapi sekarang nggak apa apa.Aku udah sehat sepenuhnya kok”jawab Ayraa santai.
“Kamu sakit?Kenapa kalian bertengkar?”tanya Anna.
“Sudah nggak ya.Semalam hanya aku telat makan saja.Udah udah jangan dibahas.Itu Rio sudah datang”jawab Ayraa yang melihat Rio mendekati mereka berempat.
Rio mendekati Ayraa dan mengajak Ayraa pulang.Sedangkan Henri sudah di mobil.Alea,Anna dan Alesya pamit kepada Ayraa dan memberitahunya agar menghidupkan ponselnya.
Ayraa dan Rio menuju ke mobil di mana Henri sedang menunggu mereka.Rio menghantar Ayraa pulang ke kediamannya dan memberutahu Ayraa bahwa dia akan datang esok menemui keluarga Ayraa.Ayraa membalasnya dengan tersenyum.
__ADS_1
Rio pamit kerna dia harus ke kantor untuk menyelesaikan masalah yang berlaku di kantor sepanjang ketidakhadirannya.
Ayraa masuk ke dalam rumahnya.Ayraa disambut oleh bibinya.Mommy dan daddy sedang menghadiri acara teman bisnisnya Daddy.Sedangkan Rico sedangkan makan siang sama Kak Tiara.
“Bi aku masuk ke kamar duluan ya.Mahu istirihat capek”pamit Ayraa kepada bibinya.
“Ya la nona.Bibi juga harus ke belakang untuk menyelesaikan kerja Bibi”jawab Bibi tersenyum.
...****************...
Ayraa masuk ke kamarnya dan berbaring untuk menghilang kecapekannya.Ayraa terlelap akibat terlalu capek.Ayraa lupa untuk menghidupkan ponselnya kerna ponselnya masih berada di tasnya.
Ayraa terlelap sehingga sore.Mommy Ayraa membangunkan Ayraa di kamarnya agar Ayraa bersiap dan mandi untuk makan malam.
Ayraa segera bangkit kerna hari sudah gelap dan perutnya juga udah lapar.Ayraa menuju ke kamar mandi dan bersiap siap.
Setelah bersiap,Ayraa turun ke bawah dan menuju ke dapur untuk membantu mommynya.Ini sudah menjadi kebiasaan Ayraa menolong mommynya di dapur pada waktunya yang senggang.
...****************...
Setelah beberapa minit bergulat di dapur,akhirnya makan malam siap dihidangkan di meja makan.Ayraa segera memanggil Abangnya yang berada di kamarnya.
“Bang ayo makan.Makanannya udah siap”ajak Ayraa dari luar kamar abangnya.
“Iya iya bentar lagi aku bakalan turun sih”jawab Rico dari dalam kamar.
...****************...
Di meja makan kelihatan mommy dan daddy sedang menunggu kedatangan Ayraa dan Rico.Ayraa menduduki tempat biasanya yang berada di tepi mommy.Beberapa menit kemudian,Rico turun dan duduk di sebelah daddy.
“Ayo kita makan.Ayraa bentar lagi daddy mahu ngomong sama kamu.Da kamu juga Rico”tegas Daddy.
Ayraa dan Rico menelan salivanya mendengar pertuturan tegas dari sang daddy.Mereka makan dengan senyap.Hanya bunyi sendok dan garfu di meja makan itu.
...****************...
Setelah selesai makan malam,Daddy bangkit dan menuju ke ruang tengah yang disusuli mommy.
“Raa kamu bikin apa sih yang buat daddy gini?”tanya Rico.
“Aku nggak lakuin apa apa kok!Aku baru mahu nanya abang”kata Ayraa.
“Ya udah ayo kita ke ruang tamu sebelum daddy ngamuk”ajak Rico.
Mereka berdua menuju di ruang tamu di mana Daddy sedang menunggu.Mereka duduk di posisi masing masing.Setelah duduk,Daddy bersuara membuat kami berdua terdiam.
__ADS_1
“Apa kalian sesuatu daripada Daddy dan Mommy?”tanya Daddy.
“Nggak ada Daddy”jawab Ayraa dan Rico serempak.
“Beneran??”tanya balik Daddy.
“Iya daddy.Aku ingatnya aku udah cerita semuanya”jawab Ayraa.
“Iya Rico juga udah ceritain segalanya”jawab Rico.
Hahahahhahaha suara tawa dari Daddy dan Mommy.
“Jangan tegang dong.Daddy hanya canda aja”kata Daddy tertawa.
Ayraa dan Rico membulatkan mata mereka melihat candaan Daddynya yang membuat mereka panik.
“Ihhh daddy.Jantungku mahu copot tahu nggak!”geram Ayraa.
“Hahahahahhahahah.Kalian sih tegang banget jadi orang.Udah udah daddy nggak sanggup tawa lagi”kata Daddy memegang perutnya.
“Oh ya daddy mommy.Ayraa mahu ngomong sama kalian semua.Besok Rio bakalan datang untuk membicarakan hal pernikahan dengan kalian.Jadi kalian free nggak besok?”tanya Ayraa.
“Kami yang free aja tapi Ayraa apa kamu sudah fikir masak masak. Kamu ingat ya Ayraa,Pernikahan hanya sekali dalam hidup.Mommy dan Daddy nggak mahu lihat kamu sedih dan terpaksa menerima ini semua.Kami nggak memaksa kamu kok”jawab Mommy.
“Mommy aku nggak terpaksa kok.Aku ikhlas dan aku udah mulain sayang sama Rio.Dia juga udah baik banget sama.Dia udah cerita semua masa lalunya.Ayraa sudah yakin mahu menerimanya Mom.Kalian nggak usah khawatir sama aku.Aku akan baik baik aja kok”jelas Ayraa yang membuat Rico mommy dan daddynya tersenyum.
“Ya udah kalau kamu ngomong gitu abang setuju aja .Mom dan Dad juga setuju iya kan?”tanya Rico yang dijawab dengan anggukan Mom dan Dadnya.
“Kalau gitu Ayraa ke kamar duluan ya.Badan Ayraa udah capek ini.Selamat malam Dad Mom dan Abang”pamit Ayraa memberi kecupan di pipi untuk mereka bertiga.
Seperginya mereka,Mommy sedih dan Daddy menegurnya.
“Mom nggak usah sedih dong.Princess udah tentukan pilihan hidupnya.Kita harus gembirakan.No crying anymore.That will make Ayraa sad too”pujuk Daddy.
“Mom nggak sedih cuma rumah ini bakalan sunyi tanpanya.Ayraa udah seperi matahari hidup mami.Semenjak mommy keguguran anak kedua yang menyebabkan mommy nggak bisa mengandung,mommy menjadi murung.Tetapi tuhan memberikan anugerah kepada Mommy.Sewaktu dalam perjalanan pulang ke rumah,Mommy melihat ada bayi di tepi tasik.Mommy menyuruh Daddynya berhenti dan turun dari mobil.Alangkah terkejutnya melihat seorang bayi perempuan yang comel ditinggalkan di tasik.Mommy berinsiatif untuk menjaga dan menyanyangi bayi tersebut seperti mommy menyanyangi Rico.Putri Ayraa Adelia ialah nama yang diberikan oleh ibu bapanya yang membuangnya mungkin.Mommy menemui nama itu beserta dengan bayinya.Mommy menamainya Putri Ayraa Adelia Atmadja untuk mengelakkan Ayraa daripada dihina oleh mana mana orang.Sejak kecil Ayraa sangat manja dengan Rico.Rico disuruh untuk menyayangi Ayraa seperti adik perempuannya.Mommy ingat lagi sewaktu Rico kuliah di luar ngeri Ayraa sampai deman panas kerna rindu akan abangnya.Mase itu mommy sangat khawatir akan keadaan Ayraa menyuruh Rico pulang dan akhirnya Rico pulang dan deman panas Ayraa semakin menurun.Selama Rico di Jakarta,Rico menemani Ayraa sehinggakan Tidur aja Rico temani.Mommy amat risau dengan kerenah Ayraa.Akhirnya Ayraa merelakan Rico kuliah.Ayraa tidak lagi demam ataupun apa apa lagi semenjak Rico kuliah”kenang Mommy sambil menangis.
“Ya Dad ingat lagi sewaktu Ayraa bayi dia sangat rewel dan sering sakit sakit.Tetapi Ayraa bayi yang kuat walaupun doktor memberitahu Nyawa Ayraa bergantung pada oksigen dan tak lama selepas itu Ayraa sembuh 100% dan membuat dokter terkejut dengan kesembuhan Ayraa”sambung Daddy sambil mengusap air matanya.
Rico hanya mendengar dan mengenang masa lalu mereka dan menangis dalam diam.Sejak dulu,Ayraa sangat fobia dengan mana mana lelaki kerna Ayraa pernah diculik dan hampir dirogol jika Rico tidak datang pada waktu yang tepat.Ayraa menjadi popular yang menyebabkan ramai lelaki mengejarnya namun Ayraa hanya mengabaikan semua itu dengan dingin.Tetapi kedatangan Rio dapat mengubah trauma Ayraa.Rico berharap Rio dapat menjaga adiknya dengan baik dan penuh kasih sayang.
Tak lama selepas itu,mereka bertiga masuk ke kamar masing masing kerna sudah larut malam.
Bersambung✨
Maafkan ya jika ada kesalahan yang dilakukan.
__ADS_1
Tinggalkan jejak anda di comment dan jangan lupa like share dan favouritkan.
Dan juga jangan lupa untuk vote novelku ini!!!!