
Keesokan harinya,Ayraa tersadar saat alarmnya berbunyi.Dia menoleh ke arah tangan di pinggang.Dia tersenyum dan mengusap tangan Rio.Ayraa mengalihkannya agar dia bisa bangun.
Namun Rio makin mengeratkan pelukannya.Ayraa mengerutu kesal.Dengan segala cara akhirnya Ayraa bangun dari kasur.
"Dasar ya tukang kebo"gerutu Ayraa.
Ayraa kemudian keluar dari kamar Rio untuk mandi dan bikin sarapan untuk mereka semua.Ayraa memilih pakaian santainya karena dia hanys ingin memasak sebelum pulang.
Ayraa sengaja tidak membangunin Kiara sama Alea karena pasti mereka butuh istirihat.Ayraa bergegas ke dapur dan melihat Ditrain sudah ada di dapur hendak menyediakan sarapan.
"Selamat pagi Hyungg"sapa Ayraa.
"Kakak ipar!!Selamat pagi juga"balas Ditrain.
"Di mana Rio??"tanyanya.
"Masih di kamar.Lagi tidur.Semalam dia lembur.Mungkin pekerjaannya"jawab Ayraa mengingat di mana Rio kembali bangun dan mengambil laptopnya.
Flashbackk on...
Rio bangun dari tidurnya dan msndekati laptop yang berada di ruang ganti.Dia mengambil lali membawanya ke kasur.Dia mengerjakan beberapa pekerjaan sambil tangannya mengusap rambut Ayraa.
Ayra yang merasa ada yang mengusapnya membuka mata dan melihat Rio memangku laptopnya.
"Ada apa??"tanya Ayraa.
"Kenapa belum tidur lagi??"tanyanya lagi.
"Gapapa.Tidurlah sayang.Aku harus mengerjakan beberapa hal.Maafin aku gangguin kamu"tegur Rio.
"Tidurlah juga.Ini udah lewat.Jangan terlalu keras bekerja ya.Nanti kamu sakit"nasehat Ayraa.
"Kamu duluan aja ya.Biar aku selesaiin ini duluan ya"balas Rio.
"Tapi aku mahu peluk..."manja Ayraa.
"Ya udah sini aku meluk kami.Dekatin sini"panggil Rio tersenyum.
Ayraa mendekati Rio lalu Rio memeluknya dengan sebelah tangannya sedangkan sebelahnya lagi dia menari di keyboard laptopnya.
"Bagaimana aku bisa ninggalin kamu sayang??"gumam Rio.
"Semoga kamu akan tetap sama aku"batin Ayraa memejamkan matanya.
Ayraa tertidur di pelukan Rio.Rio hanya melanjutkan sedikit karena tidak tega melihat Ayraa tertidur dengan keadaan tidak selesa.
Flashback off...
Ayraa tersenyum mengingat dirinya tidur di pelukan Rio.Ditrain yang jahil itu menggodanya.
"Rio bikin apa semalam kakak ipar??"goda Ditrain.
"Ngga ada"malu Ayraa.
"Apa benar??"jahil Ditrain.
"Hyung stop jahilin aku"gerutu Ayraa mendekati bahan bahan yang disediakan Ditrain.
"Oke oke"kalah Ditrain.
"Hyung mahu masak apa untuk sarapan???"tanya Ayraa.
"Aku sihh ngga ada idea"jujur Ditrain.
"Hemm apa kata pajeon sama gyeran-bbang??"cadang Ayraa.
"Idea baguss"setuju Ditrain.
"Ya udah biar kamu sedian Gyeran-bbang aku pajeon"balasnya.
"Oke"jawab Ayraa lalu mengambil bahan bahannya.
Ayraa memulakan masakannya dan membuat pajeon dengan tenang.Ditrain juga memulakan masakannya.Mereka menyiapkan sarapan untuk 10 orang yang tentunya porsi yang banyak mengingat mereka semua sangat rakus dalam hal makanan.
Akhirnya sarapan mereka telah siap dan dihidangkan di meja makan.Ayraa membersihkan peralatan yang digunakannya agar tidak bersepah.Ditrain juga ikut membantu membersihkannya.
"Kakak Ipar kejutin Kiara sama temanmu dan jangan lupa Rio"suruh Ditrain.
"Aku akan bangunin yang lain"sambungnya.
"Baiklah"jawab Ayraa lalu menuju ke kamar Alea dan Kiara duluan.
Di kamar Alea sama Kiara.
"Leaa bangun sana.Udah pagi.Ayo sebelum yang lain menunggu kaliam untuk sarapan"kejut Ayraa.
"Hemm okay"balas Alea setengah sadar.
"Cepatan ya.Kiara kamu juga"balas Ayraa sebelum keluar dari kamar.Kiara dan Alea bangun dan bergantian menggunakan kamar mandi.
Ayraa menuju ke kamar Rio.Dia membuka pintu dan melihat Rio udah nggak ada di kasur.Dia terdengar suara dari kamar mandi.Ayraa mendekati kasur dan mengemasnya sambil menunggu Rio selesai.
Tidak lama kemudian,Rio siap mandi dan sudah berpakaian dengan pakaian yang Ayraa siapkan sebelum keluar tadi.Rio melihat Ayraa merebahkan dirinya di kasur sambil memejamkan matanya.Dia mendekatinya dan memeluk Ayraa membuat Ayraa terkejut.
"Sayang"panggil Ayraa.
"Iya.Ada apa??"tanya Rio.
__ADS_1
"Lepasinnya.Ayo sarapan"jawabnya.
"5 menit lagi Sayang"balas Rio sambil memeluknya.
"Ini sangat nyaman"serunya di pelukan Ayraa.
Ayraa hanya membiarkannya karena tahu Rio pasti ada masalah.Dia mengelus rambut Rio dengan lembut.Dia hanya diam tanpa penolakan.
Akhirnya Rio melepaskan pelukanmya selepas 10 menit berlalu.Ayraa tersenyum melihat tingkahnya kekanakan.
"Sayang kita sarapan duluan nanti kita rehat lagi okay"ajak Ayraa.
"Beneran??"tanya Rio.
"Iya nanti kamu bebas meluk aku aja jangan lebihin batas aja"balasnya tersenyum.
"Oke ayo turun"ajak Rio bersemangat.Ayraa menggelengkan kepalanya melihat tingkah Rio.Rio mengandeng Ayraa keluar dari kamar dengan wajah ceria membuat Ayraa semakin terkekeh.
Mereka berdua menuju ke meja makan yang telah ditunggu sama yang lain.Rio masih tidak sadar dirinya tersenyum ceria memikirkan perkataan Ayraa yang membuat dirinya terbang tinggi.
Albert yang melihat Rio tersenyum ceria ingin menegurnya tetapi dilarang oleh Henri disebelahnya.Erudian yang tidak mengendahkan larangan Henri menanyakannya membuat semua terbelalak.
"Hyung ada apa kamu senyum sama seperti orang tidak betul"celetuk Erudian membuat Rio menatapnya dengan tajam.
"Aku baik baik aja"ketus Rio.Ayraa memberikan code kepada Erudian untuk tidak membalasnya.Ayraa mendekati Rio dan berbisik sesuatu membuat Rio tersenyum lalu menarik Ayraa ke meja makan.
Semua yang ada di situ penasaran dengan bisikan Ayraa membuat Rio tersenyum.Namun nggak mahu melanjutkan ketegangan mereka diam.
"Siapa yang masak ini??"tanya Rio tiba tiba.
"Kakak ipar sama aku"jawab Ditrain.
"Tapi ini ideanya kakak ipar karena aku nggak ada idea lagi jadi aku minta dia memilih"sambungnya.
"Apa kamu nggak suka??"tanya Ayraa cemas Rio nggak suka masakannya.
"Nggak kok aku hanya terkejut sudah lama kami nggak makan makana seperti sejak...."jawab Rio lalu memberhentikan ucapannya.
"Sejak apa??"penasaran Ayraa.
"Sejak kita tidak berjumpa"sambung Rio.Ayraa merasakan Rio membohonginya namun nggak mahu merosak suasana sarapan mereka.
"Ya udah ayo makan"ajak Rio.Rio menyuapi Ayraa walau sudah banyak kali ditolaknya.
"Sayang aku suapin ya"pujuk Rio.
"Haihh kamu suka sekali maksanya aku.Apa aku punya pilihan"gerutu Ayraa membuat Rio tersenyum.
"Nggak"balas Rio lalu menyuapi Ayraa.
Selepas selesai bersarapan,Gion menyuruh semua orang berkumpul di ruang tengah.Rio yang tahu apa yang akan dibicarakan menyetujuinya.
"Rio, Hyung sudah bilang dari semalam sama kamu.Mulai hari ni kemana pun kamu atau Ayraa keluar harus dikawal dan hyung udah beresin segalanya.Dan satu lagi nggak ada penolakan"jelas Gion memulakan percakapan mereka.Ayraa kaget melirik ke arah Rio.
"Haihh baiklah.Tapi aku nggak tahu dengan Ayraa dia mahu atau nggak??"balas Rio membuat Ayraa melotot ke arahnya.
"Ayraa kamu harus mahu.Ini demi keselamatan kalian.Apa kamu mahu ada korban lagi di masa depann"desak Gion.Ayraa yang kebingungan hanya bisa meremas tangan Rio yang digenggamnya.
"Baiklah hyung kami terima keputusanmu.Aku sama Ayraa ke kamar duluan.Kami pamit ya"balas Rio yang tidak ingin apa apa terjadi memilih pamit duluan.
Gion mengangguk membiarkan mereka pergi dari situ.Albert mendekati Gion untuk meminta penjelasan.
"Hyung ada apa ini??"tanya Albert.
"Aku khawatir sama Rio.Mommy Julia nggak akan nerima Ayraa sampai kapanpun sehinggalah jati diri Ayraa terungkap"jawab Gion lirih.
"Dari dulu aku akan pastikan keselamatan kalian karena bagi aku kalian tanggungan aku.Karena aku kenal banget sama Rio aku hanya takut Rio akan kehilangan cintanya dengan perangai sang mommy.Rio pasti nggak tega Ayraa selalu dalam bahaya seperti sekarang.Aku udah suruh beberapa anak buahku menyiasat latar belakang Ayraa namun masih nggak ada perubahan.Ayraa seakan susah untuk disiasat"sambungnya benar benar putus asa.
"Kami faham perasaanmu Gion.Dari dulu kamu selalu pastikan kami aman walaupun aku yang lebih tua dari kamu.Aku juga akan menyuruh Neo menyiasat Ayraa juga.Aku akan membantumu kali ini"balas Ditrain dengan bijak.
"Apa itu kaitan sama pencarian latar belakang Ayraa??"ucap Alea tiba tiba.
"Maksudmu??"tanya Henri.
"Nggak salah aku beberapa tahun yang lalu tepatnya saat kami berumur 14 tahun ada seorang laki menemui Ayraa di tepi jalan selepas dirinya menghilang selama beberapa jam.Semasa dokter memeriksanya nggak akan luka sama sekali tetapi dokter mengesyaki ada yang mengambil darahnya karena terdapat titidan darah di tangannya"jelas Alea.
"Jadi maksudmu orang yang menculik Ayraa dulu melakukan DNA dan apabila dapat yang dikehendakinya mereka menutup akses pencarian Ayraa??"tanya Henri.
"Iya aja mungkin karena sejak itu paman dan bibi merasakan ada yang menolong serta melindungi Ayraa seperti kejadian yang membuatnya trauma"sambung Alea.
"Trauma??"tanya Erudian.
"Iya dulu Ayraa mengalami sesuatu kejadian yang hampir membuatnya kehilangan mahkotanya jika saja Kakak Rico tidak menerima message dari seseorang dan bergegas ke lokasi"balas Alea.
"Jadi keluarga kandung Ayraa mungkin melindunginya dari jauh??"tanya Leon.
"Mungkin iya dan mungkin tidak"jawab Alea.
Semua orang memikirkan tentang hal itu mmebuat semua sunyi sepi.
Sedangkan di kamar Rio
Rio menarik Ayraa ke kamarnya dan duduk di kasur.Rio memeluk Ayraa dan meletakkan kepalanya di pangkuan Ayraa.Ayraa mengelusnya dengan lembut.
"Sayang aku harap kamu bisa menerima cadangan Hyungku.Ini juga demi keselamatanmu"ucap Rio.
"Iya tapi...."jawab Ayraa terpotong apabila Rio mengecup bibirnya.
__ADS_1
"No tapi tapi"bantah Rio.
"Tapi sayang aku nggak nyaman"gerutu Ayraa.
"Itu resikomu.Aku harap kamu nggak membantah sayang untuk kali ini.Apa kamu mahu lihat meninggal karena selamatkan kamu duluan sebelum mahu dengarin aku???"ancam Rio.
"Sayang!!!Jangan bicara tentang mati pleasee!!Aku nggak sanggup untuk hilang kamu buat waktu ini.Oke oke aku dengarin tapi janji jangan ninggalin aku"lirih Ayraa menatap dalam mata Rio.
"Kata siapa aku mahu ninggalin kamu??Aku sangat menyayangimu jadi nggak mungkin aku ninggalin kamu sayang"balas Rio mengusap wajah Ayraa yang di atasnya karena posisinya di pangkuan Ayraa.
"Aku hanya takut lama kelamaan kamu akan ninggalin sendirian"lirih Ayraa.
"Nggak kok.Kita akan bersama hingga ke tua"janji Rio.
"Makasih sayang"ucap Ayraa.
"Untuk??"tanya Rio.
"Untuk segalanya.Walaupun cara mu pada awalnya bikin aku nggak suka tapi aku bersyukur kamu ikhlas sama aku"jawab Ayraa tersenyum.
"Aku juga bersyukur karena ketemu kamu dalam hal tidak diduga.Aku janji akan jagain kamu dan sentiasa bahagiakan kamu sayang"balas Rio membuat Ayraa tersenyum ceria.
"Apa kita akan begini hingga malam??Tapi aku harus pulang hari ini"tegur Ayraa melihat Rio semakim erat memeluknya.
"Sayang aku masih kangen"manja Rio.
"Rio hanya sehari kita berpisah rumah dan kasur selepas itu kita akan sentiasa bersama ya.Nanti siang kita lihat persiapannya oke.Karena petang aku udah janjian sama Kak Rico katanya mahu luangin masa sama aku sebelum aku jadi istrimu"jelas Ayraa membuat Rio cemberut.
"Iya memang sehari tapi ntar aku nggak bisa tidur"gerutu Rio dengan manja.
"Ishh kamu ini sayang.Ingat ya hanya semalam dan aku akan jadi milikmu.Jangan protes ya"ancam Ayraa.
"Iya iya.Tapi biarkan aku memeluk kamu duluan.Kamu udah janjian sama aku agar membiarkan aku melakukan apa pun sama kamu"balas Rio.
"Janji jaga batas.Ingat ayat terakhirku"sambung Ayraa membuat Rio terkekeh.
"Iya iya jaga batas"canda Rio.
"Aku mahu tidur terus meluk kamu ganti untuk nanti malam"ujarnya.
"Ya ya baiklah.Tapi ingat siang ini kita harus melihat persiapan semuanya.Jangan sampai nggak jadi karena kamu"ancam Ayraa.Rio mengangguk lalu bangun dan menarik Ayraa agar berbaring menghadapnya dan kemudiannya ikut berbaring dengan memeluknya.
"Tidurlah aku tahu kamu capek"ujar Ayraa.
"Apa bisa kamu elus elus kepalaku sehingga aku tertidur??tanya Rio.
"Kamu manja ya.Ya udah aku akan lakuinnya"gemas Ayraa.
"Makasih"manja Rio lalu memeluk Ayraa dengan erat.Ayraa mengelus kepala Rio dengan lembut dan penuh kasih sayang.
Ayraa hanya tersenyum melihat tingkah manja Rio kepadanya.Rio perlahan menikmati elusan Ayraa hingga tertidur.Ayraa yang merasakan Rio tertidur menjauhkan dirinya daripada Rio dan mengambil ponsslnya di nakas sebelahnya.
"Aku harus menposting gambar untuk kali ini.Udah lama aku nggak postingnya"gumam Ayraa.
Ayraa memikirkan apa yang harus dipostingnya untuk kali ini.Berkali kali Ayraa menatap sekelilingnya dan akhirnya ideanya muncul apabila melihat wajah Rio.
Ayraa memutuskan untuk mengambil gambar tentang tangannya dan tangan Rio yang berpegangan dengan romantis lalu diposting dengan beberapa caption yang romantis.
MY LIFE IS IMPERFECT WITHOUT YOU🌸
Rio menyadarinya tetapi hanya membiarkan apa yang dilakukan Ayraa.Dia akhirnya dibuai mimpi yang indah.
Ayraa tersenyum sendiri melihat beberapa komentar iri sama dirinya.Tidak lupa juga Alea,Alesya dan Anna mengkomentar juga.
Alea:Raa kamu bikin jiwa aku meronta ronta.
Alesya:Hey babe miss you.Wow ada perubahan mendadak ya🤭
Anna:Goodluck for you.
Itulah komentar dari sahabatnya.Ayraa tersenyum melihat itu dan kembali menatap Rio.Ayraa sungguh bersyukur dengan adanya Rio traumanya hilang sikit demi sedikit.
Ayraa akhirnya memutuskan untuk tidur bersama Rio karena rasa kantuknya juga menyerang selepas beberapa lama menatap wajah tenang Rio.Mereka tidur bersama dengan hati yang tenang.
Jam10:00,Rio terjaga mendengar alarm miliknya yang disetel agar tidak terlambat bangun.Ayraa juga ikut terjaga dan melihat Rio menatap dengan senyuman yang sungguh manis di matanya.
"Apa tidurmu nyenyak??"tanya Ayraa.
"Sangat"balas Rio sambil tersenyum.
"Baguslah kalau begitu ayo bangum dan bersiap kita akan berangkat nanti"ajak Ayraa.
"Baiklah.Aku mandi duluan"balas Rio.
"Oke.Aku ke kamar aja sambil nyimpan pakaianku dan mandi"pamit Ayraa.
"Bisa siapin baju aku nggak??Aku mahu baju couple sama kamu"pinta Rio.
"Oke sayangku"balas Ayraa.
"Makasih.Ya udah nanti lepas kamu siapin bajuku kamu bisa ke kamarmu bersiap oke.Ntar kopermu aq akan ke sana dan ambilin untuk kamu"ucap Rio lalu masuk ke kamar mandi.
Ayraa segera ke wardrobe Rio dan memilih pakaian yang sesuai untuknya.Selepas siap,Ayraa bergegas ke kamarnya untuk beresin segalanya.
"Huhh!Aku nggak bisa bayangkan kehidupan aku nanti"gumam Ayraa sambil berjalan ke kamarnya.
__ADS_1
......BERSAMBUNG🐣......