When CEO Fall In Love

When CEO Fall In Love
Alergi Ayraa


__ADS_3

Ayraa,Kiara dan Alea membawakan dessert untuk mereka.Ayraa bikin kek strawberry cheese sebagai dessert mereka dan juga minuman dingin.


"Wah Kak Ipar susah aja"ucap Erudian.


"Nggak kok"balas Ayraa.


"Ini semua dimakan ya.Hanya ini bahan untuk bikin dessert.Rio nggak bagitahu awal awal"jelas Ayraa.


Rio menyuapi Ayraa dengan telaten.Ayraa yang tidak tega menerimanya dan berdoa agar semua akan baik baik saja.


"Nggak apa apa kak Ipar.Kami oke aja"balas Ditrain.


"Oh ya apa kalian sama umur dengan Rio??"tanya Ayraa.


"Nggak kok.Ditrain hyung paling tua 29,Gion sama Charles 26,Hyung Leon 28 aku sama Albert sama umur 25 dan Erudian sama umur dengan kamu sayang"jelas Rio.


"Jadi Ditrain itu hyung kamu ya.Maaf ya aku kira Gion"tawa Ayraa.


"Haishh mengapa semua mengatakan Gion hyung tertua sedangkan aku paling tua di sini"lirih Ditrain.


"Hahaha karena sikap Gion lebih matang berbanding kamu"potong Rio.


"Jadi kalian nggak usah manggil aku kakak ipar dong karena Rio berada di maknae line"seru Ayraa.


"Nggak bisa juga Kakak Ipar.Kami udah sepakat siapa yang kahwin duluan istri akan dipanggil kakak ipar"celetuk Albert.


"Hah Ya udah.Aku jadi segan sama kalian.Kalian pasti dari keturunan bangsawan sedangkan aku hanya anak angkat"lirih Ayraa membuat Rio emosi.


"Ayraa Adelia udah banyak kali aku bilang jangan pernah bilamg itu.Aku nggak suka.Kamu udah jadi pilihanku sejak awal.Aku nggak pernah mempersoalkan kedudukan denganmu.Jadi tolong jangan bikin aku sakig"amarah Rio membuat Ayraa menunduk.


"Iya aku tahu.Tapi...."ucap Ayraa terpotong akibat Rio memciumnya.Semua orang membelalakan mata.Terkejut dengan tindakan Rio.Ayraa bersemu merah dan menyembunyikan wajahnya di pelukan Rio.


"Dengar ya sayang.Jangan pernah ulangi ini lagi.Awas aja jika berani bantah aku"balas Rio mengusap pelan rambut Ayraa di pelukannya.


"Iya sayang"lirih Ayraa.


"Wah Rio kamu keren sekali ya.Aduhh kamu menodai mata kami semua"sahut Erudian.


"Ya udah udah.Habisin makanannya dan dipersilakan semuanya pulang ya"usir Rio.


"Oh gitu ya.Kakak Ipar bisa nggak kami nginap di sini??"pujuk Albert.


"Aku sihh okay aja.Tapi ini kan apartment Rio bukan aku jadi nggak ada hak"balas Ayraa.


"Kok gitu Kakak Ipar apa Rio nggak beri hak untuk menentukan"balas Ditrain memanaskan keadaan.


"Iya"polos Ayraa menjawab.Rio membelalakan matanya mendengar ucapan Ayraa.Yang laim hanya menahan tawa.


"Jahat banget sihh kamu Rio"tuduh Leon.


"Heyy sayang jangan ngomog begitu.Kamu berhak kok tentuin apa apa untuk aku"jelas Rio.


"Apa benar??Ntar kamu memarahiku karena seenaknya"ketus Ayraa.


"Nggak akan sayang"pujuk Rio lembut.

__ADS_1


"Jadi Kakak Ipar apa kami bisa menginap di sini??"tanya Albert mengambil kesempatan.


"Bisa aja"jawab Ayraa membuat Rio membelalakan matanya.


"Kenapa kamu izinin mereka nginap??"tanya Rio.


"Rio tadinya kamu bilang aku bisa bikin keputusan untuk pihakmu.Nyatanya kamu masih memarahiku.Ya udah mulai sekarang jangan nyuruh aku bikin apa apa keputusan"rajuk Ayraa bangun dari tempat duduknya berjalan memasuki kamarnya.


Rio melotot ke arah Albert dan Ditrain.Henri,Gion,Leon dan Charles hanya menahan tawa mereka melihat Rio marah.Erudian hanya santai sambil memainkan ponselnya.Rio bangun dan menuju ke kamar Ayraa.


"Waduhh Rio si kulkas udah bucin sekarang ta"seru Ditrain.


Rio masuk dan melihat Ayraa di kasur sambil memasukkan pakainnya di dalam koper.Rio bergegas mendekatinys.


"Heyy sayang.Kamu mahu ke mana??"tanya Rio.


"Pulang"ketus Ayraa.


"Malam malam gini??No wayy.Lagipula kamu udah janji akan tinggal di sini dua hari"balas Rio mengambil pakaian di tangan Ayraa dan meletakkan kembali.


"Give it backk.Nggak usah.Aku mahu pulang aja"ketus Ayraa membuat Rio menghelakan nafasnya.


Ayraa sebernanya menyembunyikan rasa sakit di tengkoroknya karena dirinya sebernanya alergi kepada strawberry.Pada awalnya dia enggan memakannya namun Rio terus menyuapinya membuat dirinya nggak bisa menolak.Alea telah mengingatkan dirinya sewaktu di dapur.


Flashback on....


"Ayraa bukannya kamu alergi sama strawberry.Aku nggak mahu apa apa terjadi sama kamu"khawatir Alea.


"Hanya ini ada di sini.Gapapa aku nggak akan makan"balas Ayraa menyakinkan.


"Ya udah.Ingat pesanan aku"seru Alea.


Tiba tiba Ayraa merasakan pening di kepalanya.Rio menyadari Ayraa kelihatan akan kehilangan kesadarannya segera memegang tangan Ayraa.


"Sayang kamu sakit??"khawatir Rio melihat Ayraa pucat.


"Nggak aku baik baik"bantah Ayraa melepaskan genggaman Rio.


"Tapi kamu pucat"panik Rio.


"Aku okay"balas Ayraa tersenyum.


"Aku panggilin doktor duluan ya"tawar Rio.


"Nggak us...."ucap Ayraa terpotong akibat dirinya hilang kesadaran.


Rio panik melihat Ayraa pengsan.Dirinya mengangkat Ayraa masuk ke kamarnya.Yang lain yang masih berkumpul di ruang tamu kaget melihat Rio mengendong Ayraa yang tidak sadarkan diri.


Alea yang menyadari hal itu segera bangun dan menyusul Ayraa dan Rio diikuti yang lain.Alea masuk dan melihat Rio menelepon dokter untuk ke sini.


"Ayraa kamu baik baik aja"panik Alea.


"Ayraa pengsan dan aku udah manggil dokter"balas Rio.


"Ini pasti karena strawberry cheese cake itu"lirih Alea.

__ADS_1


"Apa maksudmu??"tanya Rio.


"Nggak nanti aku jelaskan.Sekarang ambil antibiotik di beg aku Kiara.Ayraa bakalan hilang nyawa jika lambat"perintah Alea.Kiara bergegas dan memberikannya kepada Alea.


Alea memasukkan obat itu ke dalam mulut Ayraa.Rio melihat itu hanya diam.Tidak lama kemudian,dokter yang dipanggil tiba dan langsung memerika Ayraa.Setelah memeriksa,Dokter Neo menerangkan keadaan Ayraa.


"Kondisi Nona Ayraa sangat memprihatinkan jika saja Nona Alea nggak berikan obat antibiotik itu.Sekarang kita tinggal nunggu kesadarannya"jelas Neo.


"Makasih Dok"ucap Alea.


Rio mendekati Ayraa yang diinfus.Dia mengenggam erat tangannya dan mengecupnya dengan pelan.Rio juga mengusap wajah pucat Ayraa.


"Ayraa punya alergi yang sangat teruk terhadap strawberry.Dulu dia bahkan hampir kehilangan nyawanya akibat temannya menaruh strawberry dengan senyap kita dalam minumannya.Alerginya amat langka dan dokter juga pernah bilang bahwa alergi Ayraa bisa membawanya kepada keluarga kandungnya.Ayraa harus dirawat dengan baik dan mahu pesan kondisi Ayraa akan manja diwaktu dirinya sakit"jelas Alea.


Rio hanya diam mengelus tangan Ayraa yang diinfus.Alea dan Kiara yang melihat itu menghelakan nafasnya.Ditrain dan Gion mendekati Rio.


"Rio kakak ipar bakalan baik saja"jelas Ditrain.


"Kami keluar duluan"pamit Gion yang mengetahui Rio ingin ruang bersama Ayraa.l


Semua orang meninggalkan Ayras dan Rio di dalam kamar itu.Rio hanya diam tidak menanggapi kepergian mereka.


"Sayang maafkan aku.Aku nggak peka sama kamu.Ayo bangun.Aku akan tebusin kesalahan ini"lirih Rio.


Akhirnya Rio memutuskan untuk berbaring di sebelah Ayraa dan memeluk erat Ayraa.Rio terlelap dengan memeluk Ayraa dengan erat.Gion yang bsru masuk untuk memeriksa Ayraa dan Rio keluar untuk memberitahu Rio tertidur dan sebaiknya mereka berehat aja.


Semua orang memutuskan untuk berehat di kamar yang ada.Kiara dan Alea di kamar yang telah diberikam sedangkan yang lain berkongsi tiga kamar lain yang ada.


Di tengah malam Ayraa terbangun akibat haus.Dirinya melihat sebuah tangan di perutnya.Ayraa mengalihkan pandangannya kepada sang empunya tangan.


Ayraa menatap Rio yang nyenyak memeluknya.Ayraa mencoba untuk melepaskan pelukan Rio.Gerakan itu membuat Rio terbangun.


"Sayang ada apa??Apa sakit??"tanya Rio beruntun sambil mengumpulkan nyawanya.


"Aku oke.Hanya aja aku haus.Dan aku mahu tukar pakaian aku.Ini bikin aku gerah"jelas Ayraa.


"Ini minumannya"Rio mengambil segelas air mineral di nakas.


"Kamu tidur aja.Aku mahu nukar pakaian dan kembali ke kamarku"balas Ayraa.


"Tuh lihat tangan kamu.Malam ini kamu tidur sama aku.Aku masih khawatir sama kamu.Pakai baju tidur aku aja ya.Nggak usah ganggu Kiara sama Alea"balas Rio.Ayraa mengangguk kepalanya tanda setuju.


"Ayo sini aku bantuin nukar baju"tawar Rio.


"Nggak usah.Aku bisa sendiri.Tapi bisa bawa aku ke kamar mandi.Aku susah gerak sama infus ini"tolak Ayraa.


"Aku bakal masuk sekalian.Jangan risau aku akan berputar kok masa kamu nukar.Aku khawatir sama kamu"seru Rio membuat Ayraa mengiyakan karena nggak mahu berdebat di tengah malam begini.


Akhirnya Ayraa selesai menukarkan pakaiannya.Rio menuntun Ayraa ke kasur dan merebahkannya dengan hati hati.Ayraa tersenyum melihat perlakuan Rio.


"Sayang mengapa kamu nggak bilang kamu alergi sama strawberry??"tanya Rio kembali berbaring dan memeluk Ayraa.


"Gapapa.Aku baik baik aja.Ya udah ayo kita tidur.Ini udah malem"ajak Ayraa memejamkan matanya membuat Rio mendesah kecewa.Namun nggak mahu berdebat Rio akhirnya memejamkan matanya menyusul Ayraa yang dibuai mimpinya.


...Bersambung🐣...

__ADS_1



Ayraa in loose pyjama.....


__ADS_2