You Are My Wife Not My Enemy ( Kamu Adalah Istriku Bukan Musuhku )

You Are My Wife Not My Enemy ( Kamu Adalah Istriku Bukan Musuhku )
Chapter 42


__ADS_3

Sebelum baca cuman mau ingatin ya teman-teman, di Like dulu oke ๐Ÿฅฐ


Jangan sinder ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


๐ŸŒน Happy Reading ๐ŸŒน


Freya menjambak rambut Aiden sambil menekanya agar terus berada di sana, dan melakukanya lebih dalam lagi.


Bahkan rasanya dia sudah tidak mampu menahan desahanya, rasanya di ingin sekali berteriak kenikmataan di saat Lidah dan jari suaminya sedang berkerja di dalam sana.


Aiden memasukan dua jarinya dan menggoyangkanya ke dalam apom istrinya yang sudah basah itu, untuk memberikan pelumas agar Freya bisa menerima kukubirdnya.


"Aahhh,, Dearr, aku mau, aahhh," ucapnya terhenti di saat Aiden memberhentikan permainanya.


Namun di detik selanjutnya Aiden langsung memasukan kukubirdnya hingga Freya berteriak kesakitan, "aaahhh pelan Dear,,sakitt," rintihnya membuat Aiden hanya tertawa melihat reaksi istrinya dan mulai menyesuaikanya di dalam sana.


"Bergeraklah Dear," pinta Freya di saat merasa bahwa Apomnya sudah bisa menerima permainan suaminya.


Dan dengan pelan Aiden mulai menggerakan kukubirdnya perlahan agar istrinya bisa merasakan kenikmataan yang setara.


Desahan demi desahan mereka lewati dalam permainan ini, bahkan mereka sampai melewati makan malam mereka dan melakukanya lagi dan lagi hingga dini hari.


Di saat tubuh mereka sudah lemas tak bertenanga, keduanya langsung ambruk tanpa ada kata-kata.

__ADS_1


Bahkan Freya sampai tak mampu membuka matanya lagi dan merasakan sakit di sekujur tubuhnya di saat Aiden baru saja mendapatkan pelepasaanya untuk yang ke sekian kalinya.


"Makasih ya sayang, dan maaf udah buat kamu kecapeaan," ucapnya tulus.


Namum Freya hanya menganggukan kepalanya singkat dan lalu memejam kam matanya, tanpa perduli dengan kukubird suaminya yang masih tertanam di dalam.


Waktu menunjukan pukul 4 sore, dimana mereka lagi-lagi melewati waktu sarapan dan juga makan siang.


Freya yang terbangun lebih dulu kini mulai mengamati wajah Aiden, cupp, "terima kasih untuk segalanya," gumamnya lembut, lalu mulai mengeluarkan kukubird Aiden dari tempatnya dan segera untuk membersihkan dirinya.


Dia menyiram kepalanya dengan air dingin agar seluruh pikiran serta rencanya kali ini berjalan dengan mulus.


"Tuhan, lancarkan lah jalan ku kali ini," batinya sambil terus meyakinkan hatinya sendiri bahwa semuanya akan baik-baik saja.


Tak membutuhkan waktu lama baginya untuk menyelesaikan ritual mandinya, dan kini melihat Aiden yang juga terbangun dan ingin masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


"Aku pasti bisa," batinya dan mulai menjalankan peranya.


Beberap saat kemudian dirinya melihat Aiden yang telah selesai Mandi kini terdiam dan mulai mengatur nafasnya.


"Sayang apa yang sedang kamu lakukan," ucap Aiden dengan memeluk tubuh istrinya.


Freya tersenyum sinis mendengar jawaban itu, dan kini membalikan tubuhnya untuk mencium segala sudut jengkal suaminya.

__ADS_1


"Sayang," lirih Aiden bingung melihat istrinya yang menciumnya secara kasar.


"Sayang apa yang terjadi? Kenapa kamu menjadi agresif seperti ini?" tnya Aiden penasraan dengan apa yang sedang di pikirkan oleh istrinya.


Freya tak memperdulikan tatapan suaminya, dia bahkan terus menerus mencium Aiden tanpa henti.


Hingga tanpa Aiden sadari jika salah satu tangan Freya sedang mengeluarkan pistol dari belakang tubuhnya dan menembakanya ke arah jantung Aiden.


Dooorrrrr, satu peluru paling mematikan kini melesat di tubuh Aiden, membuatnya langsung melepaskan pelukanya dan menatap Freya penuh amarah.


"Freeeeyyyaaaaaaaaaaaa," teriak Aiden begitu marah melihat istrinya yang telah melarikan dirinya.


Bahkan pengawal bayangan kini sedang lengah dan tidak bisa melihat kemana langkah Freya pergi.


Melihat langkah istrinya yang sudah tidak ada lagi, membuat Aiden ambruk dengan dada yang terus mengelurkan darah, serta kesadaraanya yang perlahan mulaih hilang, membuatnya menangis dalam rasa sakitnya, "kembali lah sayang, aku akan memaafkanmu," lirihnya pelan dan lalu menutup matanya.


Dan dengan sigap para pengawal rahasia kini langsung membawanya untuk segera mendapatkan pertolongan, membiarkan istri Tuanya untuk beralari sejauh mungkin sebelum dianketangkap.


To be continue.


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya๐Ÿ˜Ž


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal ๐Ÿ˜ญ*Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜ *

__ADS_1


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ


Terima kasih๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป


__ADS_2